
"Apa kau menyukai hadiah yang kami berikan, Tuan David Lee?" tanya Tara tiba-tiba saja sambil berdiri bertolak pinggang di hadapan pria yang bernama David Lee itu.
"Apa yang kalian inginkan? Kenapa membantu anggota mafia blue diamond?" tanya David Lee sambil menatap tajam ke arah Tara.
Mendengar pertanyaan konyol yang diajukan oleh pria itu, membuat Tara tertawa terbahak-bahak.
"Pertanyaan konyol macam apa yang kau lontarkan padaku, Tuan David Lee? Bukankah seharusnya kau menyelidiki terlebih dahulu, Siapa yang saat ini telah berani kau singgung?" tanya Tara sambil memelototkan matanya.
"Apa maksudmu? Dengar! Akan lebih baik jika kau dan seluruh rekan-rekanmu pergi dari tempat ini. Biarkan kami mengeksekusi Keenan Ferdian beserta seluruh anggota keluarganya." ucap David Lee sambil menyerahkan cek kosong kepada Tara.
Tara menerima cek itu dengan mata yang berbinar, wanita itu sepertinya tertarik sekali dengan apa yang dilakukan oleh David Lee. Namun tak lama kemudian mata pria itu dibuat terbelalak, karena saat ini Tara dengan santainya merobek cek yang baru saja dia terima dari David Lee.
Padahal pria itu membebaskan dirinya, untuk menuliskan berapapun jumlah yang dia inginkan.
Sret...
Sreet...
Sreet...
Tara melayangkan sobekan kertas itu di atas tubuhnya sambil berputar beberapa kali membuat David Lee langsung mencelos.
__ADS_1
'Apa yang sebenarnya diinginkan oleh wanita itu? dan kenapa dia sama sekali tidak tertarik dengan jumlah uang yang ditawarkan oleh David Lee? Padahal jika hal itu dilakukan terhadap orang lain, bisa saja mereka melakukan apapun demi untuk memuaskan keinginannya, Bahkan mereka akan rela meskipun harus bersujud dan menjilat sepatu David Lee'
"Sayangnya uang yang tidak seberapa ini tidak ku butuhkan! Aku tidak semiskin yang kau pikirkan, Tuan David Lee. Bahkan saat ini aku beserta rekan-rekan ku datang bukan karena bayaran yang mahal, melainkan karena keinginan kami sendiri." ucap Tara sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada.
David Lee hampir saja muntah darah, mendengar ucapan dari wanita itu. Siapa orangnya yang tidak membutuhkan uang di dunia ini? Bahkan mereka yang hidup berkecukupan dan memiliki harta yang melimpah, masih terus saja berusaha untuk menimbun dan menambah pundi-pundi kekayaannya agar menjadi semakin banyak.
"Sepertinya kau terlalu munafik, nona. Bahkan orang kaya sekalipun, masih memerlukan banyak harta untuk bisa menjadi semakin kaya lagi. Apa kau tidak tertarik untuk menjadi seorang milioner yang disegani oleh semua orang?" tanya David Lee.
"Aku tidak membutuhkan banyak harta, dengan membunuhmu aku akan mendapatkan lebih dari yang kau berikan saat ini." ucap Tara sambil melengkungkan senyuman tipisnya.
Wanita itu sepertinya memiliki rencana untuk menghabisi David Lee, yang sejak tadi terus saja mengerahkan anak buahnya, untuk menyerang kediaman keluarga Ferdian.
Duagh...
Sebuah tendangan yang sangat kencang bersarang di dada milik david Lee saat Tara dengan santainya memberikan serangan telak itu, agar membuat pria di hadapannya tersungkur di atas tanah.
"Sial..! Dasar wanita gila!" umpat David Lee sambil memegangi dadanya.
Pria itu pun segera mengambil pistol yang berada di belakang punggungnya, dengan secepat kilat, dia pun menodongkan senjata api itu kepada Tara yang saat ini terlihat masih berdiri dengan sangat malas di hadapannya. Bahkan wanita itu tidak terlihat takut sedikitpun, setelah mengetahui tindakan yang diambil oleh pria itu.
David Lee segera bangkit dan kembali berdiri dengan sangat gagah, kemudian menarik pelatuk pistol yang berada di tangannya.
__ADS_1
Dia berniat untuk menembakkan timah panas yang ada di dalam senjata api itu, namun setelah dia berkali-kali melakukannya, pria itu baru saja menyadari jika ternyata pistolnya dalam keadaan kosong, hal itu tentu saja membuat David Lee langsung pucat pasi.
Wanita yang saat ini berdiri di hadapannya bukanlah wanita sembarangan, yang bisa dia lawan dengan tangan kosong, bahkan dia memiliki kelincahan dalam setiap gerakannya yang membuat David Lee mau tak mau harus memberikan kode kepada anak buahnya untuk segera turun tangan dan membantu menyelesaikan Tara.
"Hohoho... Mau mencari bantuan? Sepertinya kau masih belum tahu, jika saat ini seluruh anak buahmu bahkan tengah berada dalam keadaan terdesak, sama sepertimu." ucap Tara kembali.
David Lee mengerutkan keningnya, kemudian dia pun mengedarkan matanya ke seluruh tempat. Ternyata apa yang diucapkan oleh wanita itu tidaklah salah, saat ini seluruh anak buahnya telah dibuat babak belur oleh anggota kelompok mafia Queen Devil, yang sejak tadi terus saja memberikan pukulan dan juga tendangan yang sangat tajam, sehingga melukai tubuh dari orang-orang itu dan membuat beberapa luka sayatan dengan pisau lipat yang di bawanya.
Bahkan beberapa orang anak buahnya, saat ini telah jatuh di tanah dalam keadaan tak sadarkan diri. Sepertinya dia harus melawan wanita itu sendirian, tanpa meminta bantuan kepada siapapun.
...----------------...
Terima kasih banyak author ucapkan kepada semua readers yang selalu setia mendukung karya receh author yang tidak seberapa ini.
Sebagai apresiasi besar dari author, atas semua dukungan dari anda semua, inilah list dari para penyumbang terbanyak yang masing-masing akan mendapatkan hadiah berupa pulsa 25.000,-
Khusus untuk fans gold, akan mendapatkan pulsa sebesar 50.000 ya.
__ADS_1
Yang merasa namanya ada didalam daftar, bisa langsung chatt author ya.