
Hampir 1 jam Danu pingsan dan dibaringkan di sebuah kamar yang ada di dalam rumah milik Shila, saat ini para tetangga yang tadi menolong pria paruh baya itu pun telah kembali ke rumah mereka masing-masing, sedangkan Shila menunggu pria itu terbangun sambil memandang ke arah jendela.
Wanita itu saat ini tengah merasa takut, kalau-kalau Danu memang tengah bermasalah dengan seseorang yang memiliki kekuasaan dan juga kekayaan yang banyak, sehingga orang itu bisa membayar kelompok mafia ataupun yang lainnya untuk bisa merusak keluarga Danu.
Tak lama Danu pun sadar, Shila segera mendekat kemudian menyodorkan segelas air putih kepada pria paruh baya itu, Danu menerima gelas itu dan segera meneguk air yang ada di dalamnya.
Gluk...
Gluk...
Pria itu pun menghabiskan satu gelas air putih itu hingga tandas, hanya dalam dua kali tegukan. Sepertinya saat ini Danu Subroto benar-benar tengah frustasi dan baru saja menyadari jika dirinya telah ketahuan oleh Keenan Ferdian.
Sehingga membuat anak buah dari bosnya itu bergerak cepat untuk segera menculik anak dan istrinya agar Danu menyerahkan diri, hanya saja saat ini dia tak hanya harus bertanggung jawab terhadap anak dan juga istrinya, namun ada Shila yang tengah mengandung hasil dari perselingkuhan keduanya juga.
Danu melirik ke arah Shila, sepertinya pria itu merasa bersalah karena saat ini dirinya tengah mengalami banyak sekali permasalahan pelik, terlebih lagi setelah apa yang dia lakukan ketahuan oleh Keenan Ferdian, membuat Danu Subroto menjadi semakin stress, tak hanya memikirkan seluruh anggota keluarganya yang saat ini berada di tangan anak buah dari Keenan Ferdian namun juga memikirkan tentang David Lee yang tak lagi menjawab teleponnya sejak tadi.
Danu Subroto terus berusaha untuk melakukan panggilan terhadap David Lee, namun nyatanya pria itu seolah enggan untuk menerima panggilan darinya dan memutuskan untuk mematikan ponselnya.
Danu saat ini berpikir untuk meminta pertolongan pada seseorang, namun dia masih belum yakin jika orang itu akan mampu untuk menyelamatkan seluruh anggota keluarganya, mengingat anak buah dari Keenan Ferdian bukanlah orang biasa, melainkan sekumpulan orang-orang yang memiliki keahlian luar biasa dan pastinya meskipun dirinya melaporkan apa yang dilakukan oleh Keenan Ferdian terhadap keluarganya, tidak akan membuat pria itu masuk penjara.
Bahkan mungkin dirinya lah yang akan menggantikannya tinggal di balik jeruji besi.
"Apa yang Papa pikirkan?" tanya shila.
__ADS_1
"Papa tak mungkin membiarkan mama ikut mendapatkan masalah, akan lebih baik jika mama kembali ke kampung. Jika masalah ini nanti telah selesai, biar papa sendiri yang akan menjemput." ucap Danu Subroto.
Namun Shila hanya menggelengkan kepalanya, dia tak ingin berjauhan dengan pria tua itu. Meskipun dirinya akan mendapatkan banyak sekali masalah di masa depan, dia telah siap.
Di tempat lain saat ini terlihat dua orang wanita yang berbeda usia dan juga dua orang pemuda tengah duduk di kursi dalam keadaan tubuh yang terikat, mereka sepertinya telah dibius, sehingga masih dalam keadaan belum sadarkan diri.
Hingga akhirnya setelah 2 jam, satu persatu dari orang itu pun segera membuka mata mereka mulai memperhatikan ke sekeliling dan melihat seluruh anggota keluarganya saat ini dalam keadaan terikat. Hal itu tentu membuat mereka saling memandang.
Apa yang sebenarnya tengah terjadi dan kenapa mereka berada di tempat ini? semua pertanyaan itu terus saja memenuhi otak dan juga kepala dari seluruh anggota keluarga Subroto, mereka masih belum menyadari, jika suami dan juga ayah mereka telah membuat orang yang selama ini memberikannya pekerjaan dan juga gaji yang cukup itu akhirnya mengalami banyak sekali persoalan dan juga kerugian, akibat dari tindakannya yang telah bersekongkol dengan David Lee.
Erika Subroto, istri dari Danu Subroto berteriak dengan sangat kencang sambil terus menggoyang-goyangkan kursi yang didudukinya, dia berusaha untuk meminta pertolongan pada siapapun yang berada di luar ruangan itu. Hal itu tentu saja diikuti oleh ketiga orang anaknya, yang saat ini mulai ikut berteriak dan menggerakkan badannya ke arah pintu, mereka berharap ada seseorang yang akan mendengar suara mereka dan bersedia untuk menyelamatkan nyawa dari seluruh anggota keluarga Subroto itu.
"Toloooong..!"
"Toloooong! Apakah ada orang diluar?"
Krieeet...
Pintu terbuka, saat ini di hadapan mereka beberapa orang pria berbadan tegap telah berdiri dengan menggunakan pakaian serba hitam dan juga kacamata hitam.
Tak lama kemudian muncul seorang pemuda tampan yang membuat Erika Subroto terbelalak kaget, Bukankah itu adalah Keenan Ferdian? bos dari suaminya? Lalu apa yang dia inginkan, hingga harus membuat seluruh anggota keluarga Subroto berada dalam tahanannya? Padahal jika Keenan memang memiliki masalah, Erika bersedia untuk membantunya.
Hanya saja saat ini sepertinya wanita itu masih belum menyadari, ada masalah yang sangat besar yang ditimbulkan oleh kelakuan suaminya, sehingga membuat Keenan akhirnya memutuskan untuk menyekap seluruh anggota keluarga Subroto agar menjadikan pelajaran penting terhadap Danu Subroto untuk tidak lagi-lagi mencari masalah dengan Keenan Ferdian.
__ADS_1
"Tuan Keenan Ferdian, Apa yang anda lakukan di sini? dan kenapa kami semua disekap di ruangan ini?" tanya Erika subroto sambil menatap ke arah Keenan Ferdian.
Mendengar pertanyaan yang diajukan oleh wanita itu, Keenan pun segera melirik ke arahnya. Kemudian menatap tajam kepada seluruh anggota keluarga Subroto.
"Apa kau tidak merasa penasaran, dari mana suamimu itu memiliki banyak sekali uang sehingga mampu membelikan segala yang kau inginkan?" tanya Keenan Ferdian.
Erika hanya mengerutkan dahinya, namun kemudian wanita itu pun segera menggelengkan kepalanya perlahan.
"Bukankah Tuan Keenan Ferdian sendiri yang telah menjadikan suamiku sebagai seorang manajer cabang dan memberikan gaji yang sangat tinggi, sehingga bisa mencicil rumah besar dan juga mobil mewah?" tanya Erika.
Keenan hanya tersenyum kecut, kemudian segera menjawab pertanyaan yang diajukan oleh wanita itu.
"Sayangnya bukan aku yang memberikan semua uang itu, melainkan David Lee. Musuhku yang saat ini telah bersekongkol dengan suamimu untuk menghancurkan seluruh usahaku dan juga mengambil alih perusahaanku dengan cara yang sangat kotor." jawab Keenan.
Mendengar hal itu tentu saja Erika beserta ketiga orang anaknya pun segera memelototkan mata, mereka tak menyangka jika ternyata Danu Subroto telah melakukan kecurangan, sehingga membuat seluruh keluarganya harus membayar harga yang sangat mahal atas tindakan bodoh yang dilakukan oleh pria paruh baya itu.
"Lalu untuk apa anda menyekap kami di sini? Jika memang suamiku, Danu Subroto memiliki kesalahan seperti yang anda katakan, Bukankah seharusnya anda segera melaporkan dia ada pihak yang berwajib? Kami memang keluarganya, istri dan juga anak dari Danu Subroto, tapi bukan berarti kami mengetahui seluruh tindak-tanduk yang dilakukan oleh pria itu." ucap Erika seolah saat ini dia tengah berusaha untuk menyelamatkan dirinya beserta ketiga orang anaknya.
Mendengar hal itu Keenan hanya mencebikan bibirnya, kemudian dia pun segera menjawab.
"Aku akan memperhitungkan berapa jumlah yang telah dia korupsi dari perusahaanku dan seberapa banyak juga kerugian yang telah diterima akibat dari tindakan pria badjingan itu." jawab Keenan Ferdian.
Tak lama dia pun segera memerintahkan agar anak buahnya mengirimkan video mengenai anak dan istri Danu Subroto itu kepada pria tua bangka yang tak tahu diri.
__ADS_1
"Jika mereka berani melarikan diri dari sini, habisi saja nyawanya." ucap Keenan dengan sangat dingin.
Kemudian dia pun segera melangkahkan kaki keluar dari tempat itu. Erika dan juga ketiga orang anaknya membelalakkan mata tak percaya, mereka tak menyangka jika ternyata Keenan Ferdian merupakan seorang yang sangat kejam, bahkan dia tak ragu-ragu untuk memerintahkan orang-orangnya untuk membunuh mereka semua.