Dikira Babu Ternyata Ratu

Dikira Babu Ternyata Ratu
Chapter 60


__ADS_3

"Jadi wanita ja*ang itu ada di rumah sakit bersama dengan Keenan Ferdian?" tanya Beny pada salah seorang anak buahnya yang telah dia tugaskan untuk mengawasi Letta.


"Benar bos, sejak 1 bulan yang lalu nyonya Letta keluar masuk rumah sakit untuk menjaga tuan Keenan." jawab anak buahnya.


"Dasar wanita sialan! Berani sekali dia meninggalkan aku, hanya demi laki-laki seperti Keenan Ferdian! Benar-benar memuakkan! Lihat saja, aku bahkan bisa membantai seluruh keluarga Ferdian, agar wanita itu tahu jika dia tak bisa bermain-main denganku." ucap Beny sambil menggebrak meja, tangannya terkepal dengan sangat erat menahan marah.


Mata pria itu terlihat memerah, dia benar-benar tak habis fikir dengan mantan istrinya yang terus saja mencari gara-gara, agar bisa berpisah darinya dan kembali pada Keenan Ferdian. Padahal semua orang juga tahu jika kekayaan yang dimiliki oleh Beny Ariyanto jauh lebih banyak dibandingkan dengan Keenan Ferdian.


Tapi ternyata wanita itu benar-benar tidak pernah merasakan puas, sehingga setelah dia menguras harta milik Beny Ariyanto langsung saja pergi meninggalkan pria itu untuk kembali mencari Keenan Ferdian.


"Apakah kita perlu menghabisi pemuda itu agar tak mengganggu nyonya Letta kembali, bos?" tanya anak buahnya.


Beny Ariyanto terlihat menggelengkan kepalanya, "Tak perlu! Biarkan dia menjadi urusanku, sepertinya kecelakaan yang dia alami sebulan yang lalu tidak membuat dia jera, sehingga mengacuhkan perkataanku dan kembali mendekati Leeta. Lihat saja, aku bahkan bisa berbuat lebih kasar dan lebih kejam lagi daripada sebelumnya." ucap Beny.


Dia pun segera menghubungi anggota kelompok mafia Black Eagle untuk bersiap melakukan penyerangan di kediaman keluarga Ferdian. Beny sudah tak bisa bersabar lagi ingin membuat Keenan Ferdian kehilangan segalanya, setelah merebut istri yang paling dicintai oleh Beny.


"Pria itu benar-benar tak tahu diri! Berani sekali dia bermain dibelakangku. Lihatlah... Sebentar lagi aku akan segera menghancurkan seluruh keluargamu dan merebut Letta kembali." umpat Beny dengan sangat geram.


Akhirnya sambungan telpon pun diangkat, Beny langsung saja mengutarakan keinginannya pada ketua mafia black eagle.


📱"Ya...!" terdengar suara seorang pria yang menyahut di seberang panggilan.


📱"Aku ingin kalian melenyapkan seluruh anggota keluarga Ferdian, sepertinya kecelakaan yang kita buat sebulan yang lalu terhadap Keenan Ferdian tidak membuat dia berhenti untuk mendekati mantan istriku." ucap Beny.


📱"Hahaha... Beny, Beny..! Kau ini benar-benar seperti seorang perempuan saja, baiklah... Anggap saja semuanya sudah beres." ucap pria itu lagi.


Beni pun langsung tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban dari rekan bisnisnya.


📱"Itu yang aku suka darimu, kawan. Kau memang selalu bisa diandalkan! Hahaha.. Thanks ya! Aku akan mentransfer sejumlah uang untuk seluruh biayanya." jawab Beny.

__ADS_1


Ketua mafia itu pun tertawa terbahak-bahak, dia sangat suka berbisnis dengan Beny karena sangat royal saat membayar jasa anak buahnya, sehingga mereka mendapatkan untung yang lebih banyak dibandingkan dengan para pengusaha lain.


📱"Oke-oke... Kau tenang saja! Masalah ini biar aku dan anak buahku yang selesaikan." ucap pria itu kembali.


Akhirnya Beny pun segera menutup panggilan teleponnya dan mentransferkan sejumlah uang ke rekening milik ketua mafia Black Eagle itu.


Beny kembali melihat anak buah yang hingga kini masih berdiri di hadapannya, "Pergilah! Awasi terus gerak-gerik Letta, jangan sampai kau kehilangan jejaknya." ucap Beny memberikan perintah.


Anak buahnya pun segera mengangguk, kemudian segera keluar dari ruangan yang ditempati oleh Beny untuk Kembali menuju ke rumah sakit, agar bisa leluasa mengawasi gerak-gerik Letta.


***


Sementara di kediaman keluarga Ferdian saat ini seluruh anak buah Aleena sudah berjajar rapi, bahkan Susan yang saat itu tengah meretas data tentang seluruh musuh Keenan Ferdian langsung melirik sedikit ke arah Aleena dan menunjukkan dengan jarinya ke arah layar laptop, yang saat ini berada di hadapannya.


"Apa yang kau dapatkan, Susan?" tanya Aleena.


"Apa maksudmu?" Aleena masih belum mengerti maksud dari wanita itu.


"Sepertinya Beny Aryanto telah memerintahkan anggota mafia Black Eagle untuk segera menyerang kediaman ini, sementara dia akan mengurus sisanya." ucap Susan.


"Hohoho... Ini sangat bagus, tubuhku benar-benar kaku karena telah lama tidak digerakkan untuk berkelahi, sepertinya aku bisa segera merenggangkan ototku agar kembali lentur seperti semula." jawab Dhea menyela perkataan Susan, sambil menundukkan bokongnya di atas kursi.


Anak buah Aleena yang lain pun segera membelelakan matanya ke arah wanita yang konyol itu, dia tak pernah serius dalam segala hal, dia selalu saja berbicara cepat-ceplos di hadapan semua orang, namun mereka juga sangat mengetahui jika apa yang dia katakan maka itulah yang akan dia lakukan nanti.


"Kakek akan segera menghubungi anggota mafia blue diamond, sepertinya kita akan membutuhkan bantuan mereka semua." ucap Rama Ferdian seraya mengambil ponselnya, namun segera dihentikan oleh Aleena.


"Kakek tenang saja, masalah itu biar Aleena dan semua rekan-rekan Aleena yang urus." ucapnya.


Aleena pun segera mengambil ponselnya untuk menghubungi Lukman Alexander dan meminta agar anggota mafia red Tiger segera bersiap.

__ADS_1


📱"Halo Aleena." ucap suara dari seberang panggilan.


📱"Ayah, kali ini aku butuh bantuan kalian." ucap Aleena setelah tahu jika yang mengangkat teleponnya itu adalah Lukman Alexander.


📱"Katakan!" sebuah kata singkat terucap dari mulut Lukman.


📱"Aku butuh anggota mafia red Tiger untuk segera menyerang markas Black Eagle dan menghancurkan mereka semua." ucap Aleena.


📱"Lalu bagaimana dengan keluarga Ferdian?" tanya Lukman ikut mengkhawatirkan besannya.


📱"Biarkan anggota mafia Queen Devil yang mengurusnya." ucap Aleena sambil menutup menjaga teleponnya.


Segera Aleena pun membuat sebuah pengaturan yang akan dijalankan oleh seluruh anak buahnya, dia tidak ingin ada kesalahan sedikitpun, sehingga rencana untuk penyambutan kedatangan anggota mafia Black Eagle harus sesempurna mungkin.


Seluruh anggota keluarga Ferdian terlihat menganga menyaksikan bagaimana menantu kesayangan mereka membuat sebuah rencana yang sangat jitu, untuk bisa memberikan tekanan mental kepada seluruh anggota mafia Black Eagle.


Rama Ferdian sendiri hanya memikirkan tentang keluarganya, karena itulah dia ingin menelpon anggota mafia blue Diamond untuk bisa menjaga keselamatan seluruh anggota keluarganya.


Sedangkan yang dilakukan oleh Aleena saat ini, selain menjaga seluruh keluarga Ferdian tetap aman dan nyaman di rumah, dia juga mengirimkan pasukan lain untuk memberantas sekaligus menghancurkan seluruh markas milik anggota mafia Black eagle.


Apa kau sudah mendapatkan satu persatu identitas dari orang-orang yang akan dikirim ke rumah ini, Susan?" tanya Aleena.


Susan pun segera saja memberikan daftar nama-nama orang suruhan dari kelompok mafia Black Eagle, yang akan didatangkan malam ini untuk menghancurkan keluarga Ferdian.


Dengan gerakan yang sangat cepat, Aleena pun membaca satu persatu nama demi nama beserta alamat orang-orang itu, kemudian dia pun menyerahkan kertas itu kepada Rama Ferdian, agar dia segera menghubungi anggota mafia blue diamond untuk segera menangkap seluruh anggota keluarga dari para mafia itu.


Aleena tidak akan memberikan sedikitpun kesempatan kepada mereka, mengingat rasa sakit hati yang dia terima dari Keenan tempo hari adalah ulah dari para anggota mafia itu.


Apalagi setelah Susan berhasil meretas cctv yang ada di jalan, ternyata Kecelakaan yang dialami oleh Keenan adalah perbuatan Benny Aryanto dan juga para mafia Black Eagle.

__ADS_1


__ADS_2