
Ucapan yang dilontarkan oleh bocah yang belum genap berusia 5 tahun itu tentu saja membuat sekelompok pria berpakaian hitam ternganga, mereka tak menyangka jika bocah itu sanggup melayangkan kata-kata kasar.
Namun mengingat kembali tugas yang diberikan oleh majikan mereka untuk menahan Aleena dan juga Kenzy, membuat pria-pria berpakaian hitam itu pun terdiam, mereka tak berani mengambil tindakan terhadap bocah yang saat ini berdiri di hadapan mereka. Apalagi setelah mengetahui identitas nya yang merupakan anak kandung dari sang bos, sehingga membuat mereka merasa segan.
Siapa yang berani menyakiti anak bosnya? bukan hanya gaji yang akan dipotong, melainkan bisa saja mereka juga mendapatkan hukuman yang lebih parah dari itu. Sejenak mereka saling berpandangan, kemudian bergidik ngeri mengingat betapa kejamnya Keenan selama ini terhadap orang-orang yang berani mengganggu ataupun mengacaukan keluarganya.
Tak Sampai 10 menit, akhirnya tiga mobil mewah meluncur ke bandara. Keenan beserta seluruh keluarganya segera keluar dari dalam mobil yang mereka tumpangi, kemudian berjalan dengan sangat cepat ke arah Aleena dan juga Kenzy.
Pemuda itu mengarahkan tatapan tajam terhadap ibu dari putranya, kemudian segera memegang kedua bahu wanita itu dan mengguncangnya dengan kasar.
"Apa yang telah kau lakukan? Siapa yang memberimu izin untuk pergi dariku? Apa kau sengaja menghilang dengan membawa putraku? Apa kau fikir bisa melepaskan diri begitu saja?" tanya Keenan.
Melihat hal itu, tentu saja amarah Kenzy pun langsung naik, dengan gerakan yang sangat cepat dia pun segera menarik tangan kekar milik Keenan dan segera menjauhkannya dari Aleena.
"Berani sekali kau bertindak tidak sopan terhadap Mommy ku!" ujar bocah itu seraya melayangkan tatapan kebencian terhadap Keenan, yang saat ini telah termundur beberapa langkah ke belakang, akibat dorongan yang sangat keras dari tubuh bocah berusia kurang dari 5 tahun itu.
Keenan hampir saja melampiaskan kemarahannya terhadap Kenzy, namun begitu dia melihat wajah yang sangat mirip dengan dirinya saat masih kecil, Keenan pun segera mengusap dada, ternyata benar apa yang dikatakan oleh keluarganya, Putra Aleena benar-benar sangat persis dengan dirinya.
Aleena segera meraih tangan Kenzy dan mencoba untuk menenangkan putranya itu, namun Kenzy masih tak menghilangkan kewaspadaannya terhadap Keenan, dia tak ingin pria tak dikenal itu kembali membuat ulah dan menyakiti ibunya.
__ADS_1
Keenan segera mendekat, dia ingin memeluk Kenzy, namun sayangnya bocah itu kembali mendorong tubuh Keenan untuk yang kedua kalinya, dia sama sekali tak membiarkan pemuda itu mendekatinya.
"Jauhkan tangan kotormu dariku! Jangan pernah memiliki niat untuk bisa mendekati aku atau pun mommy ku. Jika tidak, kau akan tahu apa yang bisa dilakukan oleh bocah kecil ini." ucap Kenzy dengan penuh arogansi yang sangat tinggi, bahkan saat ini bocah kecil itu melipat kedua tangannya di depan dada, sambil menatap sinis ke arah Keenan.
"Dengar! Aku adalah ayahmu." ucap Keenan berusaha untuk kembali bangkit dan mendekat ke arah Kenzy.
"Sejak kapan kau jadi ayahku?" tanya Kenzy dengan suara yang datar.
Sikap yang ditunjukkan oleh Kenzy benar-benar sangat mirip dengan Keenan, sepertinya akan segera ada pertarungan antara ayah dan anak untuk memperebutkan Aleena tak lama lagi.
Hal itu telah disadari oleh seluruh keluarga Ferdian yang melihat betapa posesifnya Kenzy terhadap sang mommy, sepertinya perjuangan Keenan untuk bisa mendapatkan kembali hati Aleena tidak akan semulus jalan tol.
Bahkan saat ini setelah mendengar ucapan dari Keenan tentang pengakuan pemuda itu terhadap statusnya, tak membuat kenzy merubah raut wajahnya, dia masih tetap bersikap keras kepala dan tak mau tahu.
Apalagi saat pertama kali melihat Keenan yang berani mengguncang tubuh ibunya dengan sangat keras, hal itu membuat Kenzy semakin marah dan ingin sekali mencabik-cabik tubuh Keenan di hadapan semua orang.
Lihat saja Kenzy pasti akan melakukan sesuatu, untuk memberikan pelajaran terhadap pemuda yang mengaku-ngaku sebagai ayahnya itu, dia tak segan-segan memberikan hadiah yang sangat menarik untuk Keenan Ferdian, agar tak lagi-lagi mengganggu kehidupannya bersama sang mommy.
Keenan hanya bisa menggerutu di dalam hati melihat kelakuan dari putra kesayangannya itu, sedangkan seluruh keluarga Ferdian saat ini terlihat menggelengkan kepalanya, ternyata Keenan tetaplah Keenan, dia tak tahu bagaimana harus bersikap romantis dengan menyambut Aleena penuh kelembutan.
__ADS_1
Sehingga membuat kesan pertama pertemuan ketiganya menjadi sangat canggung, bahkan saat ini putranya sendiri telah menargetkan dirinya sebagai salah satu orang yang harus disingkirkan agar tak mengganggu ketenangan hidup sang mommy.
Keenan tak menyadari jika sikapnya seperti itu membuat kebencian di hati Kenzy semakin menyala, bahkan saat ini bocah itu terlihat menyeringai dan segera menekan ponselnya.
Tak lama kemudian 20 mobil muncul di hadapan mereka semua, 27 orang wanita cantik telah melangkahkan kakinya untuk menyambut kedatangan Aleena, mereka terlambat Menjemput ke bandara karena kemacetan jalan yang diakibatkan oleh sebuah kecelakaan, membuat akhirnya polisi terpaksa membuka tutup jalan itu berkali-kali sehingga akhirnya perjalanan mereka pun terganggu.
Tara beserta teman-temannya segera berjalan menuju tempat Aleena saat ini, mereka juga bersiaga kalau-kalau Keenan Ferdian akan melakukan sesuatu hal yang menyakiti hati Aleena kembali.
Apalagi Tara yang telah berjuang keras untuk bisa meluluhkan hati Aleena selama hampir 3 tahun, agar dia mau kembali ke kota C dan bertemu dengan Keenan Ferdian.
Melihat kedatangan ke-27 orang wanita itu pun akhirnya semua orang memberikan jalan, saat ini mereka telah mengetahui jika Aleena adalah bos dari ke-27 orang wanita yang terlihat brutal dan selalu melakukan apapun sesuai kehendak hatinya itu.
Bahkan mereka masih ingat jika di masa lalu ke-27 orang wanita itu, bahkan pernah merusak rumah mereka dengan melemparkan batu dan juga berbagai macam botol, untuk memecahkan kaca rumah, sehingga akhirnya keluarga Ferdian lagi-lagi harus menggelontorkan dana yang cukup besar untuk pembelian kaca rumah mereka.
Bukan mereka pelit, melainkan kaca yang digunakan untuk rumah mereka merupakan kaca yang sangat mahal dan hanya bisa dipesan dari kota D, itu pun membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga akhirnya Keenan harus memberikan penjagaan yang lebih ketat lagi di rumahnya, dengan menempatkan 80 orang Bodyguard agar tak ada pencurian, mengingat hingga sampai waktu 2 bulan itu, rumahnya belum dipasang Kaca kembali.
"Hai ganteng! Tante harap saat ini kau baik-baik saja." ucap Dhea seraya melambaikan tangannya, tak lupa dia pun menaik turunkan alisnya untuk menggoda Kenzy.
"Dasar konyol." rutuk semua wanita itu melihat kelakuan dari Dhea yang tak pernah berubah meski telah berusia lebih dari 25 tahun.
__ADS_1