Dikira Babu Ternyata Ratu

Dikira Babu Ternyata Ratu
Chapter 58


__ADS_3

Monica merasa tersentil dengan ucapan dari menantunya, dia merasa tak becus menjadi seorang ibu karena telah lalai sehingga membuat putra kesayangannya itu akhirnya melakukan sesuatu yang menyakiti hati Aleena untuk yang kedua kalinya, andai saja dia bisa melakukan sesuatu untuk memperbaiki hubungan antara Keenan dan juga Aleena pasti dia akan melakukan hal itu dengan senang hati.


Sementara seluruh keluarga Ferdian saat ini tengah berada di ruang kerja milik Rama, tuan besar dari keluarga Ferdian itu sepertinya ingin membahas tentang perubahan yang terjadi pada cucunya, dia tak menyangka jika Keenan sama sekali tak memikirkan perasaan Aleena dan lebih memilih untuk memperlihatkan keintimannya dengan gadis lain yang bernama Letta.


Meski dalam hati Gerald dan juga Rama Ferdian saat ini benar-benar merasa kesal, namun mereka tak bisa melampiaskan hal itu kepada Keenan Ferdian, mengingat selama ini putra dan juga cucu mereka tidaklah memiliki sifat playboy sama sekali.


Apa yang saat ini diperlihatkan oleh Keenan tentu saja membuat semua orang shock, mereka tak menyangka jika pemuda itu akan melakukan tindakan bodoh, di hadapan istrinya sendiri.


Sedangkan Aleena saat ini telah selesai memindahkan seluruh barangnya ke kamar yang paling jauh dari kamar yang ditempati oleh Keenan, hatinya benar-benar merasa hancur. Apalagi saat matanya sendiri melihat bagaimana Keenan memperlakukan gadis itu dengan begitu lembutnya, membuat hati Aleena menjadi semakin perih.


Perlahan dia pun mengambil ponsel yang ada di dalam tasnya, kemudian menghubungi seseorang yang merupakan orang yang paling dia percaya untuk membahas masalah ini.


📱"Hallo Aleena!" terdengar sahutan dari seberang panggilan.


Aleena langsung saja terhenyak, sesaat tadi tanpa disadari wanita itu tengah melamun sambil menunggu seseorang mengangkat panggilan teleponnya.


📱"Kau baik-baik saja sayang?" kembali terdengar suara diseberang panggilan.


📱"Ayaaah..!" panggil Aleena. Ternyata yang saat ini dia hubungi adalah Lukman Alexander.


📱"Kenapa Aleena? Bicara pada ayah." ucap Lukman.

__ADS_1


Aleena pun segera menceritakan semua yang terjadi pada Keenan, termasuk perubahan sikap suaminya itu setelah terbangun dari koma.


📱"Tenanglah sayang, ayah pasti akan mencari tahu semua masalah ini, jangan terlalu larut dalam kesedihan, ingat Kenzy, dia butuh perhatianmu Aleena." ucap Lukman menasehati sekaligus mengingatkan tentang putranya, hingga membuat Aleena langsung tersentak bangun dari tempat tidur.


Sepertinya dia baru ingat jika dalam satu bulan terakhir dirinya terlalu sibuk memikirkan kesembuhan Keenan hingga melupakan keberadaan putra kecilnya.


📱"Ya ayah! Aleena akan selalu ingat pesan ayah." ucapnya sambil menundukkan kepala.


📱"Beristirahatlah... Ayah akan segera mengerahkan orang-orang untuk mencari tahu penyebab masalah ini." ucap Lukman seraya menutup panggilan telepon mereka.


Akhirnya Aleena pun menyimpan kembali ponselnya kemudian segera keluar dari dalam kamar untuk mencari keberadaan putra kecilnya, dia merasa sangat bersalah karena akhir-akhir ini tak pernah lagi bermain-main seperti dulu bersama dengan Kenzy, dia terlalu fokus dengan kesembuhan Keenan Ferdian hingga akhirnya melupakan putra kesayangannya.


"Momy...!" teriak Kenzy begitu melihat Aleena berjalan kearahnya.


Aleena segera saja menggendong tubuh mungil putranya itu menuju kamar barunya, tiba-tiba saja Kenzy mengerutkan kening saat dia menyadari jika Aleena tidak membawanya ke kamar Keenan.


"Kenapa kita kesini mommy? Kamar daddy kan disana." ucap Kenzy sambil menunjuk kamar yang biasanya ditempati oleh Keenan dan juga Aleena.


Aleena hanya menggelengkan kepalanya pelan, dia tak mungkin mengatakan jika saat ini dirinya pisah kamar dengan sang suami. Hal itu tentu akan membuat Kenzy merasa sangat sedih, sehingga Aleena pun menyembunyikan kenyataan itu dari putranya dan memilih untuk tetap tersenyum sambil mengelus surai hitam milik Kenzy.


Tiba-tiba saja Kenzy memberikan ponselnya pada Aleena, sehingga membuat wanita itu mengerutkan dahi karena tak mengerti maksud dari putranya melakukan hal itu, namun Kenzy segera memutar sebuah video yang ada di ponsel miliknya dan menunjukkan pada Aleena.

__ADS_1


Aleena terbelalak kaget melihatnya, dia pun dengan terburu-buru mengirimkan video itu ke ponsel miliknya dan langsung meneruskannya ke ponsel milik Lukman Alexander dan juga Tara.


Saat ini Aleena baru saja mengetahui sebuah kenyataan, jika kecelakaan yang dialami oleh Keenan ternyata sudah direncanakan oleh seseorang, begitu juga dengan kemunculan gadis yang bernama Letta yang ternyata adalah mantan kekasih dari suaminya itu yang telah meninggalkan Keenan 10 tahun yang lalu.


"Darimana kamu mendapatkan video ini, Kenzy?" tanya Aleena.


Kenzy pun segera menceritakan peristiwa saat dia bersama Keenan sedang berjalan-jalan di taman, tiba-tiba saja saat itu Keenan menerima sebuah panggilan dari Arya, sehingga membuatnya menjauh dari Kenzy.


Ada beberapa orang pria tubuh kekar yang tiba-tiba saja mendatangi Keenan, mereka melayangkan sebuah ancaman kepada pemuda itu. Awalnya Keenan menyikapinya dengan diam, namun karena pria-pria bertubuh kekar itu terus saja menyudutkan Keenan, hingga akhirnya perkelahian diantara mereka pun tak terelakkan lagi.


Keenan menghajar habis pria-pria bertubuh besar itu hingga babak belur, namun sebelum pria itu pergi dia sempat mengancam jika dirinya pasti akan menghancurkan keluarga Ferdian. Setelah itu Keenan pun segera menelpon Arya untuk segera membawa Kenzy pergi dari tempatnya, dia tak bisa membawa Kenzy agar tidak ada yang mengetahui statusnya sebagai putra Keenan Ferdian.


Keenan benar-benar memberikan perlindungan yang sangat ketat untuk Kenzy, bahkan sejak hari itu Kenzy tidak diberikan kesempatan untuk keluar dari dalam kediaman besarnya, karena hingga saat ini ancaman yang diberikan oleh pria-pria berbadan kekar itu ternyata benar-benar terjadi.


Nyawa Keenan berada dalam bahaya, sehingga mau tak mau dia harus melindungi seluruh keluarganya, agar tidak ikut terseret dalam masalah yang saat ini tengah menimpa dirinya.


Mendengar hal itu tentu saja Aleena pun langsung membelalakkan matanya, dia tak menyangka jika Keenan bahkan dengan sengaja menyakiti dirinya, demi untuk melindungi Aleena agar tidak menjadi incaran dari musuh-musuhnya.


Mungkinkah jika saat ini suaminya itu sengaja mengkambing hitamkan gadis bernama Letta agar menjadi sasaran para penjahat yang mengincar nyawa orang-orang terdekatnya?


Hal itu tentu saja menjadi pemikiran yang mendalam untuk Aleena, jika memang benar apa yang saat ini ada di dalam fikirannya, maka dia juga harus segera bertindak, setidaknya dia harus segera mempersiapkan orang-orang yang sekiranya bisa melindungi keluarga Ferdian dari ancaman pria-pria berbadan kekar itu.

__ADS_1


Aleena sangat yakin jika mereka bukanlah orang biasa, melainkan kumpulan mafia ataupun gangster yang memang telah lama bersinggungan dengan Keenan.


__ADS_2