Dikira Babu Ternyata Ratu

Dikira Babu Ternyata Ratu
Chapter 92


__ADS_3

Setelah kematian David Lee, seluruh antek-anteknya hanya bisa terduduk sambil meratapi nasib buruk yang mungkin akan mereka terima, terlebih Keenan Ferdian beserta seluruh anak buahnya ternyata benar-benar orang yang tidak memiliki hati nurani.


Bahkan mereka mampu untuk berbuat sesuatu yang sangat keji dan juga mengerikan di mata semua orang.


Meskipun selama ini keluarga Ferdian terkenal sebagai sebuah keluarga besar yang sangat dermawan, namun dibalik semua itu ternyata Keenan Ferdian merupakan seorang ketua gembong mafia nomor 1 di kota C yang paling ditakuti.


Apalagi istrinya, yaitu Aleena ternyata merupakan seorang ketua mafia Queen Devil, yang berisi 27 orang wanita dengan kemampuan yang luar biasa mematikan dan pantas untuk dihindari oleh kelompok mafia manapun, karena sangat terkenal dengan keganasannya saat membabat habis musuh-musuh mereka tanpa ampun sama sekali.


"Jadi apa keputusan kalian saat ini? Mati dalam keadaan tercabik-cabik di dalam kandang harimau atau terjun ke jurang sendirian?" tanya Keenan Ferdian membuat semua antek-antek David Lee itu langsung memelototkan matanya.


Mereka tak menyangka jika Keenan ternyata tidak memberikan kesempatan, kepada mereka semua untuk bisa menghirup nafas lebih lama lagi.


"Karena kalian semua telah menargetkan putra kecil kesayanganku, sudah sepantasnya jika aku sendiri yang membuat hidup kalian menjadi lebih mengerikan dibandingkan dengan neraka." ucap Aleena seraya memutar-mutarkan pisau berkarat yang kini berada di lengan cantiknya.


Gluk...


Semua orang langsung menelan ludahnya dengan susah payah, bahkan Aleena terdengar lebih kejam dibandingkan dengan Keenan Ferdian.


Wanita itu sedikitpun tidak memiliki belas kasih terhadap musuhnya dan berniat untuk menyiksa mereka hingga titik jenuh yang dimilikinya, 27 orang anggota mafia Queen Devil mendekat, di tangan mereka saat ini berbagai senjata tajam telah menyorot ke arah anak buah David Lee, yang sepertinya mulai tak berdaya.


Selain tubuh mereka yang telah kelelahan, ditambah lagi banyaknya goresan luka akibat pertarungan dengan ke-27 orang wanita itu, bahkan beberapa orang diantaranya telah terkena timah panas dari anggota mafia blue diamond, yang sengaja terus memberikan serangan kejutan dengan senjata api.


Darah mengucur deras dari tubuh orang-orang itu, membuat suasana kediaman keluarga Ferdian semakin mencekam. Meskipun saat ini mereka berniat untuk bisa keluar dari tempat itu, demi untuk menyelamatkan diri sekaligus mencari perlindungan, namun nampaknya semua jalan telah tertutup, karena kini mereka telah dikelilingi oleh hampir 5000 orang anggota mafia blue diamond, yang tiba-tiba saja masuk menerobos ke dalam kediaman dan ikut bergabung bersama rekan-rekannya yang lain.


John beserta seluruh anak buahnya hanya bisa meneguk saliva dengan susah payah, sepertinya mereka benar-benar menyesali karena telah mencari masalah dengan lawan yang tidak sebanding dengan mereka.

__ADS_1


Namun karena tergiur oleh jumlah uang yang ditawarkan oleh David Lee, membuat mereka semua nekat dan memutuskan untuk ikut serta dalam pembantaian seluruh anggota keluarga Ferdian.


"Mari kita mulai permainannya." ucap Tara sambil bergerak kearah orang-orang itu disusul oleh seluruh anggota mafia Queen devil.


Bak! Buk!


Bak! Buk!


Bak! Buk!


Duagh...


Duagh...


Sret...


Sret...


Duagh...


Duagh...


Tendangan beruntun dilayangkan oleh wanita-wanita itu, membuat semua musuh mereka berusaha untuk beringsut menghindari serangan yang sangat buas, mereka masih memiliki keinginan untuk hidup. Sehingga sekuat tenaga terus berusaha untuk tidak terkena serangan mematikan dari ke-27 orang wanita itu.


Meskipun berkali-kali mereka harus mengusap dada dan menarik nafas dengan sangat susah payah, karena ternyata kebringasan dari ke-27 orang wanita itu tidak mereda. Malah semakin lama serangan yang dilakukan oleh mereka, menjadi semakin tidak beraturan dan sangat mengerikan.

__ADS_1


Bruk...


Bruk...


Bruk...


Satu persatu dari antek-antek David Lee itu akhirnya tumbang di atas tanah, dalam keadaan tidak bernyawa. Mereka tak lagi bisa menanggung siksaan dan juga kesakitan yang dibuat oleh ke-27 orang wanita, yang memang memiliki dendam tersendiri terhadap makhluk yang bernama pria itu.


"Ciiih..! Dasar lemah." ejek Tara sambil berlalu dari tempat itu dan kembali mendekat pada Aleena.


Keenan memerintahkan seluruh anggota mafia blue diamond untuk segera membersihkan tempat itu, dan membuang semua mayat dari antek-antek David Lee, dia sangat tidak suka dengan bau darah segar disekitar rumahnya.


Akhirnya semua orang pun mulai bergegas melaksanakan tugas yang diberikan oleh Keenan Ferdian, sementara ke-27 orang wanita itu kembali ke dalam kediaman Ferdian untuk beristirahat. Aleena sendiri saat ini telah kembali tinggal di kamar utama bersama sang suami, apalagi setelah musuh terakhir mereka berhasil dilenyapkan.


Kehidupan Aleena beserta Keenan Ferdian akhirnya kembali damai, seperti sebelumnya. Keduanya terlihat sangat bahagia dan selalu mempertontonkan kemesraannya di hadapan umum, bahkan Keenan mulai memperkenalkan Aleena sebagai istri sahnya.


Dia juga telah mempersiapkan sebuah pesta mewah untuk menggelar resepsi pernikahan yang sempat tertunda, beberapa waktu yang lalu. Akibat terlalu banyaknya orang-orang yang memiliki hati iri dengki terhadap usaha yang dimiliki oleh Keenan Ferdian.


... -------THE END-------...


Terima kasih banyak untuk dukungan dari readers setia hingga akhirnya karya ini bisa author selesaikan, meski menghadapi beberapa masalah dan mengundang pro dan kontra dari beberapa orang pembaca baru, yang baru saja ikut serta bergabung dalam kolom komentar.


Berikut adalah 5 orang readers setia yang berhak mendapatkan surprise gift dari author:


__ADS_1


Yang merasa nama akunnya ada di daftar, mohon untuk chatt author 🙏🙏.


__ADS_2