
Keenan menatap dingin ke arah layar ponselnya, kemudian dia pun segera melangkahkan kaki ke arah depan, dimana Aleena dan juga Kenzy saat ini tengah bermain dengan sangat riang.
Meskipun Aleena masih mempergunakan pakaian milik pelayan kediaman Ferdian, tapi tak membuat aura kecantikan wanita itu berkurang. Bahkan Keenan merasa jika semakin hari istrinya itu terlihat semakin menawan, Aleena berhasil membuat Keenan jatuh cinta setiap hari, hingga pria itu siap melakukan apapun demi untuk bisa melindungi keluarga kecil yang baru seumur jagung dibinanya.
Kenzy melirik ke arah sang ayah, kemudian bocah kecil itu pun segera berlari menyambut kedatangan Keenan, kedua tangannya direntangkan untuk memeluk tubuh kekar Keenan sambil tertawa dengan sangat riang.
"Dady...!" teriak Kenzy.
Keenan pun segera menyambut pelukan putra kecilnya, dia begitu merindukan bocah itu yang telah sekian lama tak dilihatnya. Sudut mata Keenan terlihat berkaca-kaca, kebahagiaan bersama keluarga kecilnya adalah yang paling dia rindukan.
.
.
.
"Jadi itu anak Keenan Ferdian?" ucap seorang pria dibalik kaca mobilnya, saat ini dia menatap dingin kearah kediaman milik keluarga Ferdian.
Kemarahan besar terlihat dimatanya, setelah mengetahui kenyataan yang sangat menyakitkan jika mantan istrinya itu ternyata masih sangat mengharapkan, untuk bisa kembali dengan Keenan Ferdian.
Padahal selama ini dia telah melakukan berbagai macam cara untuk mempertahankan rumah tangganya, bahkan dia juga telah memberikan banyak sekali aset berharga miliknya untuk memuaskan hati istri tercintanya itu.
Namun ternyata wanita itu tetap saja tidak pernah merasa puas, sehingga melakukan berbagai macam cara agar bisa lepas darinya dan kembali kepada Keenan Ferdian.
Sekalipun dirinya telah melakukan sebuah tindak kejahatan dan membuat Keenan Ferdian akhirnya koma selama 1 bulan, tapi ternyata wanita yang begitu dia cintai bahkan rela bolak-balik dari kota E ke kota C hanya demi seorang Keenan Ferdian.
Hingga akhirnya rasa benci dan dendam yang selama ini menggunung di dalam dada pria itu pun meluap, dan membuat dia menghalalkan segala macam cara untuk bisa menghancurkan bisnis dan juga kehidupan keluarga Ferdian.
"Selidiki siapa istri dari Keenan Ferdian, setelah kau mendapatkannya, segera berikan informasi itu padaku!" ucap pria itu kepada bawahannya.
__ADS_1
Kemudian dia pun segera memerintahkan agar kembali melanjutkan perjalanan, sementara Aleena saat ini telah menyadari jika sejak tadi ada yang memperhatikan kedekatannya bersama Kenzy dan juga Keenan, nasib baik saat ini dia masih berpakaian seorang pelayan, sehingga mungkin orang itu akan mengira jika dirinya hanyalah babysitter dari putra Kenan Ferdian.
"Lebih baik kita masuk! Sepertinya mobil hitam itu sejak tadi memperhatikan kita bertiga." ucap Aleena dengan pelan.
Keenan pun mengalihkan pandangannya dan melihat mobil hitam yang baru saja melaju dari depan rumahnya, pria itu segera menggendong Kenzy untuk kembali memasuki kediaman keluarga Ferdian, sementara Aleena saat ini mulai berkutat dengan laptopnya.
Untung saja dia telah melihat plat nomor mobil yang dikendarai oleh orang itu, sehingga tidak sulit untuk melacak siapa pemilik dari mobil hitam yang sejak tadi memperhatikan keluarga mereka.
"Beny Arianto? Siapa pria ini?" tanya Aleena.
Selama ini dirinya memang telah mengetahui beberapa perusahaan yang telah bergabung untuk bisa menjatuhkan perusahaan milik Keenan Ferdian dan juga telah mengantongi identitas dari kelompok mafia yang juga turut bergabung untuk menghancurkan keluarga kecil yang dia bina bersama dengan Keenan.
Hanya saja dia masih belum mengetahui satu persatu nama dari orang yang memiliki masalah dengan suaminya itu, Keenan yang mendengar nama itu disebut akhirnya segera mendekat. Dia pun segera menceritakan kisah masa mudanya saat masih duduk di bangku sekolah bersama dengan Beny Arianto dan juga Letta.
Setelah mendengar penjelasan dari Keenan, akhirnya Aleena bisa menyimpulkan jika pria yang sejak tadi memperhatikan mereka adalah Beny Arianto yang ingin membalas dendam karena berpikir jika Keenan Ferdian masih memiliki hubungan dengan Letta.
Apalagi setelah melihat wanita itu dengan sangat ligatnya mengurus Keenan saat tengah dirawat di rumah sakit. Keenan dan Aleena pun saling berpandangan, tak lama keduanya langsung beranjak dari kursi yang saat ini didudukinya, mereka baru menyadari jika saat ini Beny Arianto menargetkan Kenzy, Putra kecil mereka.
Bahkan Aleena saat ini mulai mengajak Susan untuk melakukan sesuatu, sepertinya keduanya akan segera membobol sistem keamanan perusahaan yang dimiliki oleh Beny Arianto.
Jangan tanya dari mana Aleena bisa melakukan semua itu? Sejak dia menjadi putri angkat dari Lukman Alexander, Aleena telah diberikan berbagai macam keterampilan, agar dia bisa menjaga dirinya di masa depan, termasuk bagaimana cara untuk menghancurkan musuh dengan kemampuan seorang hacker.
.
.
.
📱"Apa katamu? Markas mafia black eagle telah rata dengan tanah? Siapa orang yang telah berani berurusan dengan mafia besar sekelas Black Eagle?" ucap seorang pria sambil mengepalkan tangannya, dia benar-benar sangat kesal karena ternyata kelompok mafia yang selama ini selalu membantu setiap rencananya telah dihancurkan.
__ADS_1
📱"Kami masih menyelidikinya, bos!" ucap suara diseberang panggilan.
Beny menatap dingin ke arah layar ponselnya kemudian dia pun segera mematikan panggilan yang sejak tadi tersambung dengan salah seorang anak buahnya, yang telah dia perintahkan untuk mendatangi markas mafia Black Eagle.
Sepertinya saat ini dia harus turun tangan sendiri untuk membereskan masalah dengan keluarga Ferdian, mengingat tak ada lagi kawan yang bisa diajak kerjasama
Baru saja Beny akan meletakkan ponselnya, tiba-tiba saja ponsel itu pun berdering. Ada panggilan masuk dari salah seorang rekan bisnisnya, Beny mengerutkan dahi sejenak, Bukankah saat ini keduanya tidak memiliki janji apapun? Tapi kenapa rekan bisnisnya itu tiba-tiba saja menghubungi?
Tak lama Beny pun segera mengangkat ponselnya, dia menerima panggilan dari rekan bisnisnya itu.
📱"Halo pak Indra!" ucap Beni.
📱"Halo Pak Beni! Bagaimana kabarmu?" ucap pria yang berada di ujung panggilan.
📱"Aku dalam keadaan baik, hanya saja ada sedikit masalah yang harus aku selesaikan saat ini." jawab Beny.
Pria itu pun segera menjawab ucapan Beny.
📱"Aku memiliki sesuatu yang mungkin saja bisa membantu menyelesaikan masalahmu dengan Keenan Ferdian." ucapnya.
Beni sejenak menautkan kedua alisnya, dia tak mengerti dengan maksud dari perkataan Indra yang tiba-tiba saja ingin membantu dirinya.
📱"Apa yang kau miliki?" tanya Beny.
📱"Akan ku kirimkan lewat video." ucap pria itu sambil mematikan ponselnya.
Tak lama dia pun segera mengirimkan pesan berisi rekaman video kepada Beny, Beny langsung membuka pesan yang dikirimkan oleh rekan bisnisnya itu, matanya melotot kaget menyaksikan bagaimana orang-orang suruhan Indra yang telah menculik dan juga menyiksa wanita yang selama ini dia cintai, terlebih saat dirinya menyaksikan sendiri bagaimana ketika tubuh Letta akhirnya dilemparkan dari atas sebuah jembatan, hingga akhirnya terjatuh di sungai.
Tangan Beny semakin terkepal, sepertinya Indra bukan ingin bekerja sama dengan dirinya, melainkan mencari permusuhan. Dia tak menyangka jika pada akhirnya Letta akan menjadi korban, dari rencana balas dendam Indra kepada Keenan Ferdian.
__ADS_1
"Kita bisa menjatuhkan nama baik Keenan Ferdian, dengan menggunakan berita kematian wanita itu." tulis Indra.
Brak...