Dokter Manis Itu Sahabat Ku

Dokter Manis Itu Sahabat Ku
pencarian sang pelaku 3


__ADS_3

Akhirnya aku melakukan rencana yang sudah di susun oleh kak Satria untuk kembali membuka toko dan menjual beberapa kue, walaupun sangat sepi tapi ada beberapa orang yang membeli, uang hasil penjualan hari ini sengaja ku taruh di kasir dan tidak membawa nya pulang itu juga termasuk rencana ku dan Kak Satria kalau memang mereka hanya ingin mengambil uang yang berada di kasir saja maka setelah itu mereka akan pergi melarikan diri sejauh mungkin agar tidak dapat di lacak oleh polisi, tetapi kasus ku beda niat mereka bukan hanya ingin menggasak habis uang ku saja melainkan ada rencana lain dibalik semua ini.


Kak Satria menghampiri ku dan mengangguk kan kepala aku tau apa yang di maksud oleh nya.


"Kak Refan, Kak Zidan." panggil ku.


"Iya dek kenapa?!" saut mereka. Aku pun menarik mereka keruangan ku dan membisikkan sesuatu mereka terlihat khawatir karna saran dari ku, memang penyergapan ini sangat membahayakan nyawa ku karna disini akulah yang menjadi umpan nya agar mereka keluar dan memberi tahu siapa dalang sebenarnya.


"Oke kalau memang itu adalah satu-satunya jalan buat membersihkan nama baik kamu dek serta toko kamu dan bisa menutup kasus ini kakak bakalan dukung, tapi... kalau mereka macem-macem sama kamu kakak ngga bakalan tinggal diam, dan tetap selalu berhati-hati dan jaga diri ya!" seru Zidan dengan mengelus pucuk kepala adik kesayangannya.


Satria pun mendekat dan memberikan sebuah bros yang sudah di pasang kamera serta bisa merekam apa yang Nafisa bicarakan nanti nya dengan sang pelaku.


"Nih...kait kan di kerudung kamu biar kita bisa mantau kamu selalu walau dari belakang!" seru Satria memberikan bros itu ke tangan Nafisa. Sayang nya yang menerima bros tersebut adalah tangan Refan sang kakak,keposesifan nya memang sudah melebihi tingkat provinsi.


"Ya elah Fan Fan, gua yang ngasih ke Nafisa kenapa lu yang main serobot." ketus Satria. Aku pun menahan kedutan di bibir,karna jikalau aku tertawa maka bisa dipastikan aku akan kena semprot juga oleh kakak.


"Sama aja, ngga usah milih-milih toh juga bakalan gua kasih ke orang nya!" saut Refan dingin.


"Kuatkan hamba ya Allah, niat hati pengen ngambil hati adek nya malah kakak nya yang nyosor. Gini banget nasib jomblo!! dapet pacar tapi ngga setia! giliran sekarang ada bidadari yang setia banget tapi bodyguard nya ngalahin hulk serem nya!" batin Satria.


"Ngga usah ngedumel, ngga mempan air mata lu mah!!" seru Refan.


Satria pun menganga di buatnya. "Dari mana dia tau gua lagi ngomel?!" fikir Satria.


Tawa ku pun meledak melihat wajah kak Satria seperti orang habis di tagih hutang oleh rentenir wajah nya pucat pasi ketika kak Refan menimpali omelan nya.


"Ngapain ketawa dek?!" seru Refan dengan alis menukik tajam setajam silet.


"Hah? engga kak, Fisa ngga lagi ketawa sama kakak kok liat kak Zidan tuh bawaan nya pengen ketawa." ucap ku ngeles seperti layak nya bajaj. Sedangkan orang yang di fitnah oleh Nafisa geleng-geleng kepala melihat tingkah absurd adiknya tidak pernah berubah.


Akhirnya Kedua kakak ku pun sudah setuju dan kami semua memulai rencana nya dari sini. Di malam itu tepat pukul 10 malam aku menaruh beberapa kamera kecil dengan di bantu Citra Dan Fatima kami menaruh beberapa kamera di sudut-sudut yang tidak bisa mereka jangkau,dan satu kamera lagi ku taruh dibawah meja kasir kamera-kamera itu sudah di modifikasi untuk bisa merekam percakapan mereka, apa sebenarnya rencana mereka dan apa tujuan utama mereka menghancurkan toko ku. Setelah semua nya selesai aku dan yang lain pun pulang dan menunggu hari esok rasanya hati ku sangat tak tenang dan gelisah untuk memikirkan hari esok jujur saja aku tak bisa tidur dengan tenang, kepala ku rasa nya seperti ingin pecah memikirkan itu semua membuat otak ku tersulut amarah, karna tidak tenang akhirnya ku singkap selimut dan turun kebawah untuk mengambil air wudhu dan sholat tahajjud semoga saja setelah ini hati ku kembali tenang dan tidak mudah di hasut oleh s3tan.


"Ya Allah aku berharap kasus ini segera tuntas dan selesai, karna aku tidak mau membuat orang di sekitar ku selalu khawatir akan keadaan ku, semoga pelaku sebenarnya segera ditemukan dan bisa membersihkan nama baik ku serta toko ku Aamiin..." ucap ku.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi ini aku sudah tidak sabar melihat rekaman dari kamera itu, apa yang mereka rencana kan selanjutnya dan apakah dalang dari semua ini juga ikut serta pergi ke toko semalam. Aku pun berangkat bersama kak Refan dan kak Zidan ke kantor polisi untuk melihat hasil rekaman tersebut. Kak Satria dan yang lain sudah berada disana kalau pun hasil bukti ini kuat maka nanti malam kita semua akan melakukan penyergapan ke TKP untuk segera meringkus semua pelaku kejahatan itu dan menjebloskan mereka ke penjara atas tuduhan pencemaran nama baik serta penggelapan uang.


Sampai nya di kantor polisi disana sudah ada beberapa korban yang terkena imbas nya juga ikut hadir dan melihat semua bukti-bukti agar nama baik ku bersih sebersih-bersih nya.


"Assalamu'alaikum..." seru kami.


"Wa'alaikumussalam..." saut mereka semua.


"Kebetulan kalian dateng cepet, gua ada vidio menarik buat kalian bertiga liat terutama kamu Nafisa! kamu bakalan terkejut nanti nya siapa pelaku sebenarnya yang sudah tega fitnah kamu!" seru Satria membalikkan laptopnya menghadap pada kami.

__ADS_1


"Hah... yank misi kita berhasil udah buat toko butut ini hancur sehancur-hancur nya!" seru syifa.


"Ha ha ha, bener apa yang kamu bilang yank udah misi kita berhasil buat ngehancurin toko ini, dapet duit lagi dalam kasir udah gitu kita juga di bayar sama boss bisa-bisa aku bakalan lamar kamu besok dari duit ini!"saut ryan pacar syifa.


"ha ha ha, bener yank makasih loh aku tunggu janji kamu itu ya!" seru nya dengan manja.


"Iya yank kamu tenang aja, habis misi ini tuntas dan buat cewe bodoh kek dia itu frustasi kalau perlu sampe masuk rumah sakit jiwa sekalipun, baru aku bakalan ngelamar kamu dan kita nanti bakalan bulan madu jauh dan juga kita bisa jalan-jalan dan satu lagi kita bisa gelar acara resepsi besar-besaran nantinya!" saut ryan tertawa jahat membayangkan mereka akan hidup serba kaya raya dan menggelar resepsi besar-besaran layak nya artis papan atas dan jalan-jalan keluar negri.


"ha ha ha, kamu tuh pinter banget yank jadi makin sayang deh aku nya." seru syifa bergelayut manja di lengan ryan.


"Nafisa yang malang, udah bodoh mau-mau nya gua tipu hahaha..."seru syifa lagi dengan tertawa puas di atas penderitaan yang di alami oleh Nafisa dan teman-temannya.


Sangat terlihat jelas oleh kedua mata ku bahwa salah satu pelaku yang sudah tega menfitnah ku dan menggasak habis uang di toko adalah karyawan ku sendiri yaitu Syifa pegawai yang minggu kemarin meminta belah kasih ku untuk memperkerjakan nya karna dia sedang membutuhkan uang untuk membiayai hidup nya. Aku pun menutup mulut ku begitu tega dia kepada ku, apa salah ku kepada nya sehingga dia berbuat kejam seperti ini kepada ku. Dia bukan hanya menfitnah ku saja dan membuat anak pelanggan setia ku jatoh sakit karna obat yang sengaja dia taruh di dalam bahan-bahan kue ketika karyawan lain istirahat, bukan hanya itu saja dia juga mengambil semua uang yang berada dalam kasir, uang yang seharusnya aku gunakan untuk membayar para karyawan juga tambahan biaya kuliah ku dia ambil bersih dan tidak menyisakan sepeserpun.


Air mata ku jatuh segitu benci nya mereka pada ku padahal diri ku sendiri tidak pernah mengusik hidup mereka, apalagi aku baru saja mengenal syifa tapi dia malah melakukan hal keji seperti terhadap ku dengan bantuan dari pacar nya. Dalam sekejap mata toko yang ku bangun dengan hasil jerih payah ku dengan teman-teman ku semenjak kita duduk di bangku SMA 1 hingga sekarang hancur begitu saja oleh orang yang baru ku kenal beberapa minggu ini.


"Dek,istighfar...kakak disini kamu ngga usah khawatir mereka semua bakalan masuk penjara dan menerima ganjarannya setimpal dengan semua rasa sakit yang kamu rasakan." seru Zidan menenangkan Nafisa, adik nya menangis histeris melihat cuplikan dari video itu. Sangat jelas di dalam video itu syifa membuka masker yang dia gunakan dan menampilkan wajahnya yang sangat jelas Nafisa dan teman-temannya kenali.


"B@ngsat mereka semua!! gua ngga akan tinggal diam gini aja. Mereka disana enak foya-foya dengan uang hasil kerja keras adek gua! adek gua yang banting tulang tapi mereka yang nikmatin hasil nya!! sampek kapan pun gua ngga akan ngelepasin mereka semua sampek ke kerak neraka sekalipun gua bakalan dapetin mereka dan kasih mereka pelajaran yang bakalan mereka inget seumur hidup!!" seru Refan dengan emosi yang memuncak dada nya naik turun menyaksikan video tersebut kedua pelaku sebenarnya terlihat tertawa bahagia sedangkan adik nya sendiri harus menerima begitu banyak makian dan cercaan dari semua orang termasuk tetangga dirumah nya memandang sebelah mata adiknya yang jelas-jelas berita tentang toko nya yang sudah banyak meracuni para pelanggan nya dan harus di larikan kerumah sakit karna sudah memakan kue dan roti buatan dari adiknya.


"Fan sabar Fan, lu jangan bertindak gegabah gua udah atur semua nya kita bakalan sergap mereka semua sama-sama dan tangkap mereka, gua janji bakalan ngebersihin nama baik adek lu dari semua fitnah keji itu. Lu ngga usah capek-capek buat ngeluarin tenaga cuman gara-gara orang kayak mereka!" saut Satria menenangkan sahabat karib nya. Dia paham rasanya menjadi seorang kakak yang mempunyai adik perempuan yang tengah di hujat habis-habisan oleh semua orang karna fitnah yang tidak benar adanya.


"Mbak Nafisa sebelum nya kita semua minta maaf udah nuduh mbak Nafisa udah ngeracunin anak saya, saya kesini di ajak sama mbak Citra buat liat video. Bukti bahwa mbak Nafisa ngga salah, saya dan ibu-ibu yang lain bener-bener minta maaf yang sebesar-besarnya sama mbak Nafisa. Dan kami juga berharap pak polisi dan juga mas Satria segera menemukan pelaku yang sebenarnya biar langsung di penjara karna udah melakukan hal keji seperti ini." seru para ibu-ibu yang anak nya juga menjadi korban kejahatan ryan dan syifa.


Nafisa mengangguk bahwa dia memang sudah memaafkan ibu-ibu tersebut karna memang benar adanya mereka tidak bersalah mereka juga korban seperti hal nya Nafisa yang menjadi korban kejahatan teman lama nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Yank kamu udah siapin minyak tanah nya kan?!" tanya ryan sambil memastikan kondisi di luar aman.


"Udah yank, udah siap semua nya!" saut syifa.


"Kamu udah ambil kan beberapa barang disini yang bisa kita jual?!" seru nya lagi.


"Udah yank!" saut nya.


Disisi lain Refan sudah tidak tahan lagi untuk segera menghantam cowo br3ngsek seperti ryan. Dada nya sudah naik turun, beda hal nya dengan Zidan dia memang sangat murka terhadap pelaku tersebut tapi sebisa mungkin dia menahan nya sampai rencana berjalan dengan lancar, dan jikalau kondisi mulai tidak kondusif maka dia lah yang menjadi orang pertama untuk menghabisi ryan.


"Gimana terus ini Fisa, mereka mau ngebakar toko kita ini masak kita harus diem aja kek gini, apa tunggu toko kita jadi abu dulu baru kak Satria kasih intruksi!" bisik Citra sudah tak sabar ingin menjambak dan mencakar wajah syifa di kasih hati malah minta jantung!!


"Kak mereka udah masuk,terus kita harus gimana? mereka mau ngebakar toko Fisa kak." ucap ku berbisik memberitahu kak Satria dan kakak-kakak ku untuk segera bertindak.


Satria pun memberitahu polisi yang tengah bersembunyi di dekat toko untuk mengepung mereka berdua dari segala penjuruh.


"Kita kepung mereka sekarang pak, keadaan di dalam sangat genting mereka akan membakar hangus kan toko Nafisa jika kita tidak segera melakukan tindakan!!" seru Satria kepada kapten Danu.

__ADS_1


"Baiklah saya akan memerintah pasukan untuk bersiap mengepung mereka berdua!!" saut kapten Danu.


Sedang keadaan didalam syifa dan ryan akan menuangkan minyak tanah tapi langkah mereka terhenti dikala lampu toko hidup dan di iringi dengan suara yang sangat mereka kenali.


PROK...


PROK...


PROK...


tepukan tangan seseorang...


"Wah wah wah, ck ck ck..."


"Kerja yang bagus, perfect!! patut diberikan penghargaan!!" seru Nafisa bertepuk tangan, melihat drama yang mereka berdua lakukan. Lucu saja mereka baru kenal beberapa minggu tapi balasan mereka sekejam ini kepada Nafisa, sesabar-sabar nya orang baik akan ada saat nya mereka kecewa dan tidak akan lagi bicara baik-baik dengan orang modelan Syifa dan Ryan.


"Dua pasangan yang sangat serasi! kompak! dan licik!!" ucap ku dengan menekankan kata licik.


"Yang satu tukang fitnah! dan yang satu tukang selingkuh!!" tatap ku langsung mengarah pada Syifa yang mendadak diam seribu bahasa.


"Nafisa..." gumam mereka, wajah mereka sudah pucat pasi karna sudah tertangkap basah.


"Wow Syifa wow!! drama lo sungguh memukau, sampek-sampek orang bodoh kek gue bisa lo tipu semudah itu!!" ucap ku mulai tak bersahabat.


"SELAMA INI GUA UDAH KURANG BAIK APA SAMA LO HAH!! " seru Nafisa sudah sangat terpancing.


"GUA KIRA LO BENERAN ORANG NGGA PUNYA DAN LAGI BUTUH KERJAAN BUAT NGEHIDUPIN BIAYA HIDUP LO!! TAPI SEKARANG BALESAN LO APA SAMA GUA HAH?! GINI CARANYA LO BALES SEMUA KEBAIKAN GUA!! HM EMANG BULSHIT LO SYIFA!!"


"Heiii..." tunjuk Ryan tepat di depan wajah Nafisa.


"Jaga mulut lo baik-baik sama pacar gua!!"


"Hah! memang nya kenapa kalau mulut gue ngomong gitu?! karena semua itu memang benar adanya!! pasangan licik seperti kalian berdua ngga berhak buat jalan-jalan keluarga negri, lu berdua lebih pantes membusuk dipenjara!!" seru Nafisa. Inilah sisi lain dari Nafisa yang jarang orang temui dibalik wajah nya yang imut dan sifat nya yang bar bar tersimpan sifat nya yang sangat keras kepala dan tidak mudah kalah dalam hal berdebat dengan semua orang. Diri nya baik tapi hanya kepada orang tertentu saja, tapi orang seperti syifa dan Ryan memang lebih baik dikasih pelajaran yang bakalan mereka ingat seumur hidup bahwa jangan pernah mengusik macan yang tengah tidur karena resikonya akan sangat fatal nantinya.


HAI GUYS SAMPAI SINI DULU YA KITA LIAT SEPERTI APA NANTINYA MEREKA MENGHADAPI SISI LAIN SEORANG NAFISA DAN APAKAH YANG AKAN TERJADI NANTI NYA JENG JENG JENG TUNGGU DI PART BERIKUTNYA😘😘


JANGAN LUPA LIKE


KOMEN


GIFT/TAMPOL SEIKHLAS NYA


FAVORIT


DAN RATE

__ADS_1


SEE YOU ALL❤


TERIMAKASIH BUAT YANG SELALU SETIA DUKUNG KARYA MIMIN GEMOY SEMOGA KALIAN SELALU SEHAT😘😘


__ADS_2