
Kabar bahwa Duchess Jeanny diculik Phantom Thief menjadi berita besar pada pagi itu. Semua kalangan, golongan aristokrat atau rakyat jelata, pekerja biasa atau elit, orang tua atau muda, dan pria atau wanita. Mereka memberi perhatian, dukungan dan prihatin atas apa yang dialami Duchess Jeanny.
Terutama di wilayah kekuasaan Duke Marlborough. Semua desa besar atau kecil, kota atau desa, yang pernah dikunjungi Duchess Jeanny merasa simpati kepada sang Duchess. Pagi itu di berbagai tempat berkumpul sukarelawan yang berminat membantu pihak kepolisian.
Sementara itu, di suatu tempat yang tidak diketahui oleh orang, Duchess Jeanny yang diculik mulai sadar dari pingsannya. Sang Duchess menyadari dirinya dibawa ke sebuah ruangan gudang yang telah lama tidak dipakai. Disekitar dirinya terlihat banyak tumpukan barang berharga. Jeanny menyimpulkan tempat ini adalah persembunyian kawanan Phantom Thief.
Tangan dan badan Jeanny masih diikat tali dan mulutnya ditutup kain, hanya penutup matanya yang dilepas. Sang Duchess berusaha melepaskan diri ketika dia mendengar suara langkah kaki menuju ruangan tersebut.
\Tap...tap....tap....tap....clak//// Seorang pria bertopeng membuka pintu ruangan tersebut.
"Ohh, nona cantik rupanya engkau sudah sadar." Ucap pria bertopeng tersebut senang.
"Hmmph....hmmph....hmmph....hmmph" Jeanny mendesah karena mulutnya disumpat kain.
"Hooh, engkau masih melawan ya. Jangan khawatir, kami tidak berniat menyakiti anda. Setelah uang tebusan kami terima, engkau kami lepaskan...hehehe." Ungkap pria bertopeng.
"Hmmph....hmmph...ngk...ngk....hmmph" Jeanny kelihatan kesal kepada pria tersebut.
"Hahahaha....tenanglah, nanti saya bawakan makanan untuk anda." Ucap pria bertopeng tersebut.
Pria tersebut kemudian keluar, menutup dan mengunci pintu ruangan tersebut.
#######
Di pinggir kota Burwood, sekitar 3 jam dari kediaman Duke Marlborough. Pangeran Williem dan pengawalnya sedang naik kuda melewati kota tersebut. Mereka melihat semua jalan ditutup atau dicegat untuk pemeriksaan.
"Terimakasih atas kerjasamanya Yang Mulia Pangeran." Ungkap perwira polisi pos pemeriksaan.
"Baik, silakan lanjutkan tugas anda." Jawab sang pangeran.
"Pangeran, jika kita mengikuti jalan itu maka kita akan sampai di sebuah kastil tua yang telah lama ditinggalkan. Bagaimana menurut anda?"
"Baik, tunjukkan jalannya." Jawab pangeran Williem.
#######
Sementara itu di tempat persembunyian Phantom Thief, Duchess Jeanny terikat mencoba merangkak ke pintu, jendela ventilasi dan celah tembok yang mungkin rapuh bisa digunakan untuk jalan melarikan diri.
__ADS_1
Ketika Jeanny berusaha mencari jalan melarikan diri, terdengar suara langkah seseorang datang.
\Tap....tap....tap....tap....clack////
"hooh, tampaknya anda masih baik-baik saja. Saya bawakan makanan untuk anda."
"Hmmph....hmmph....ghh....hmmph" Jeanny menjulurkan kedua tangannya minta dilepaskan ikatannya.
"Maafkan saya, tapi anda masih belum bisa saya lepaskan. Sebagai gantinya biarkan saya menyuapi anda." Ungkap Phantom Thief.
"!!!!"
Duchess Jeanny kemudian didudukkan di pangkuan Phantom Thief. Sang pencuri membuka kain penutup mulut Jeanny dan mulai menyuapi makanan dan memberi minum.
"Aaaaa....."
"......."
Sang Duchess menuruti permintaan Phantom Thief dan mulai makan makanan yang disuapi kepadanya. Sang pencuri tampak senang melihat Jeanny menuruti permintaannya.
Jeanny disuapi Phantom Thief seperti sepasang kekasih. Hingga makanan dan minum yang dibawakan habis dimakan Jeanny. Sang pencuri ini kelihatan seperti seseorang yang berpendidikan atau perhatian sekali.
"Hmmph...hmmph!!" Jeanny berusaha menolak disumpat mulutnya.
"Terimakasih atas kerjasamanya." Sang pencuri memuji Jeanny kemudian keluar ruangan sambil membawa piring dan gelas yang dipakai untuk menyuapi sang Duchess.
"......"
Jeanny kembali sendirian di ruangan tersebut.
Ditempat lain, rombongan pangeran Williem dan pengawalnya berpapasan dengan sekompi tentara kerajaan Inggris yang diperbantukan untuk mencari lokasi persembunyian Phantom Thief.
"Jadi kesatuan anda diperintahkan untuk membantu operasi penangkapan ini?"
"Benar Yang Mulia Pangeran. Angkatan darat kerajaan Inggris menerima perintah langsung dari Yang Mulia Ratu Victoria untuk menangkap Phantom Thief." Kata perwira pasukan tersebut.
"Hooh...sungguh menarik. Mari bersama-sama kita periksa kastil tua tersebut." Sambut pangeran Williem.
__ADS_1
Ditempat lain, Duchess Jeanny kembali berusaha merangkak dan mengelilingi ruangan tersebut mencari jalan keluar. Jeanny menyadari dia disekap disuatu basement bangunan karena hanya ada satu jendela ventilasi yang cahayanya menerangi ruangan tersebut.
Saat sedang berpikir bagaimana cara dia bisa melarikan diri dari tempat tersebut. Jeanny mendengar suara orang-orang sedang berbicara diluar atau dihalaman bangunan tempat dia disekap.
"kalian periksa bagian timur, kalian bagian barat, kalian periksa bagian utara dan kalian periksa bagian selatan!!"
"SIAP PAK!!!"
"!!!!"
Jeanny menyadari suara orang-orang tersebut adalah regu polisi yang ditugaskan mencari persembunyian Phantom Thief.
"HMMPH....HMMPH....HMMPH...hmmph!!!" Sang Duchess berusaha berteriak tapi mulutnya disumpat kain.
Jeanny berusaha berteriak tapi tidak berdaya. Dia segera berpikir bagaimana memperingatkan para polisi tersebut tentang keberadaan dia. Jeanny teringat pelatihan militer yang pernah dilakukan Duke John untuk memperingatkan pasukan teman mempergunakan bunyi atau suara yang keras.
Sang Duchess melihat sebuah kotak perhiasan dari emas dan perak. Dia merangkak dan mengambil kotak tersebut mempergunakan kedua kakinya. Kemudian Jeanny memukul-mukul kotak tersebut ke bagian rapuh di ruangan tersebut menggunakan kakinya.
"BUM....BUM....BUM....BUM!!!"
"Hmmph....hmmph....hmmph!!" (Kumohon dengarkan bunyi ini). Dalam hati Jeanny.
"Hei...kalian...dengar sesuatu?"
"BUM....BUM....BUM....BUM!!!"
"Suara apa itu...hei lihat ada jendela dibalik semak-semak ini!"
"BUM....BUM....BUM....BUM!!"
"Aku lihat sesuatu di dalam sana....tunggu ada seseorang disana!"
"BUM....BUM....BUM....BUM!!"
Duchess Jeanny merasa lega mendengar para polisi tersebut menyadari keberadaannya. Tetapi, saat ada harapan di depan Jeanny.
\BRAK!!!////
__ADS_1
"APA YANG ENGKAU LAKUKAN!!!" Phantom Thief tiba-tiba membuka pintu ruangan tersebut dan menyerang Duchess Jeanny.
"Hmmph....hmmph...hmmph!!!" Sang Duchess berusaha melawan sang pencuri.