Duchess Jeanny

Duchess Jeanny
Chapter 47 Duchess dan pengakuan


__ADS_3

Ketika Anastasia (Jeanny) membuka matanya dia telah berada di kamar tidurnya. Disebelahnya tampak Pangeran Williem menemaninya dengan setia.


"Ahh....akhirnya engkau bangun Jeanny...err...maksud saya John." Sang Pangeran salah tingkah.


"Maafkan saya. Saya sungguh menyesali semua perbuatan saya kepada anda selama ini. Ribuan kali maaf pun tidak mungkin bisa menghilangkan akibat perbuatan saya ini. Tapi saya mohon maafkan saya." Tambah Pangeran Williem.


"......" Putri Anastasia hanya diam saja.


"Sebenarnya ada hal lain yang hendak saya bicarakan....maukah....maukah anda tetap sebagai Jeanny." Sang Pangeran berusaha menutupi rasa malunya.


"......" Mata violet sang Putri tampak membesar terkejut mendengar pernyataan ini.


"Ini sungguh tidak masuk akal. Tapi, saya benar-benar menyukai dan jatuh hati kepada persona Duchess Jeanny. Belum pernah dalam hidup saya mengalami hal ini." Tambah Pangeran Williem.


"......." Sang putri tetap diam.


"Saya akan membiayai semua kebutuhan anda dan akan mengatur agar identitas anda sebagai Jeanny bisa legal." Sang Pangeran berusaha menyakinkan Putri Anastasia.


"Saya.....uhhhh.....jika perlu akan melepas gelar pangeran dan semua kebangsawanan saya.....uhhh....asalkan saya bisa kembali melihat Jeanny....uhhh." Williem tampak mulai menangis di depan Putri Anastasia.


"Uhhuuhuu....ijinkan saya bertemu dengannya, John,....saya mohon....uhhuuuhhuu." Sang pangeran putus asa.


"....Yang Mulia Pangeran Williem. Ada sesuatu yang ingin saya katakan......" Putri Anastasia mulai menjelaskan semua kronologis tentang Jeanny.


#######


Saat Putri Anastasia selesai menceritakan kisahnya kepada Pangeran Williem. Sang Pangeran langsung semboyongan terkejut, senang dan terharu.


"HUWAAA.....Anastasia. Aku mencintaimu. Engkau adalah penyelamatku dan kasihku. Aku mohon terimalah cintaku ini.....huwaaaa!!!" Williem menggemgam tangan kiri sang Putri dan menangis seperti anak kecil.

__ADS_1


"Pangeranku...berhentilah bersedih...saya bersama anda...sebagai Anastasia dan Jeanny...ummm." Ungkap sang Putri mulai ikut menangis.


"Panggil saya Williem....apakah ini artinya engkau menerima cintaku, putri cantikku?" Tanya Williem antusias.


"Iya....iya....Williem...saya menerimamu." Jawab Putri Anastasia.


"jika boleh tahu....sejak kapan engkau mulai jatuh hati kepada saya?" Tanya sang Pangeran.


"Hmmm....sejak engkau membawakan set teh herbal di booth gedung opera. Sejak saat itu saya tertarik kepada dirimu." Jawab sang Putri sambil tersenyum.


"Semudah itu....kukira engkau masih belum tertarik kepada saya saat itu." Ungkap Williem tidak percaya.


Putri Anastasia bangun dan mencubit pipi kanan dan kiri Pangeran Williem.


"OUCHHH!!" Williem kesakitan kedua pipinya dicubit.


"Itu karena engkau terlalu berambisi ingin menguasai diriku hingga tidak menyadari perasaanku." Jawab sang Putri.


Putri Anastasia dan Pangeran Williem saling memandang satu sama lain kemudian Williem mendekati Anastasia dengan penuh cinta.


"KYAAA....apa mereka mau berciuman?"


"Fufufu....mereka berdua seperti saat kita masih muda dahulu. Apa engkau mau begitu denganku malam ini, Wallace honey?"


"Jika Countess Angelica atau Earl Peter melihat ini mereka pasti meledak marah....ohohoho."


"Bukan itu saja. Bagaimana kita menerangkan hal ini kepada Ratu Victoria..."


"HAHAHAHA!!!!"

__ADS_1


Anastasia dan Williem baru sadar jika Lord Wallace, nyonya Constanza dan Lady Diana juga berada di ruangan itu.


"KYAA...!!!" Anastasia berteriak.


"KALIAN...sejak kapan kalian berada di ruangan ini?" Tanya Putri Anastasia panik.


"Sejak Pangeran Williem minta maaf kepada John, kak Jeanny....fufufu." Jawab Lady Diana.


Putri Anastasia dan Pangeran Williem langsung memerah malu serasa ingin bersembunyi mendengar semua anggota keluarga Duke Marlborough mengetahui pernyataan cinta Anastasia dan Williem.


#######


Enam bulan kemudian istana Buckingham menerbitkan pengumuman kepada publik Inggris.


".......akhirnya setelah puluhan tahun tidak diketahui keberadaanya. Anak terakhir mendiang Putri Alice kembali kepada kita. Anggota keluarga kerajaan Inggris yang hilang telah kembali." Ratu Victoria membacakan pidato kenegaraannya.


"Saya perkenalkan kepada hadirin dan publik negara Inggris....Yang Mulia Putri Anastasia!" Tambah sang Ratu bangga.


Putri Anastasia maju ke podium utama istana Buckingham dan melihat lautan manusia menyambutnya. Ribuan masyarakat Inggris ingin melihat putri yang hilang tersebut.


"Waaww....lihat-lihat. Duchess Jeanny adalah Putri Anastasia....tidak bisa dipercaya."


"Kyaaa.....saya sudah duga Duchess Jeanny adalah seorang putri. Beliau terkenal ramah, baik hati, sopan, pandai bergaul dan merakyat....semua orang pasti mendukung beliau."


"Berita-berita tentang Duchess Jeanny di koran-koran London selama ini membuktikan beliau wanita yang sederhana dan bersahaja. Pasti sifatnya tidak akan berubah walau beliau menjadi Putri Kerajaan."


"Aaahhh....Putri Anastasia....WAAAW....Duchess Jeanny....WAAAW!!!


Semua warga negara Inggris bersorak ramai menyambut Putri Kerajaan Inggris terbaru dan terakhir di era Victoria.

__ADS_1


Sementara Putri Anastasia melambaikan tangannya kepada publik kerajaan Inggris. Ratu Victoria memandang dengan marah ke arah calon menantunya, Pangeran Williem, karena Williem telah berhasil mencuri cucu kesayangan sang Ratu.


__ADS_2