
John tiba kembali di rumah keluarga Duke Marlborough lewat tengah malam. Dia turun dari kudanya dan masuk ke dalam rumah setelah pintu dibukakan penjaga malam.
Dia langsung berlari menuju kamar tidur kedua orang tuanya, Lord Wallace dan nyonya Constanza.
Sebenarnya Duke John bisa mendengar penjelasan dari orang tuanya besok pagi, tapi John sangat ingin tahu siapa dia sebenarnya selain itu dia juga kelelahan setelah berkuda semalaman.
\Tock...tock...tock...tock!!////
"Ayah....ibu....ini John bisakah saya masuk?" Tanya John sopan.
"John, engkau kemana saja....kami semua mencemaskanmu." Jawab nyonya Constanza membuka pintu kamar.
Setelah masuk kamar tidur kedua orang tuanya dan memastikan tidak ada orang lain selain mereka bertiga. John memberitahukan tujuan kedatangannya.
"Ayah...ibu...saya adalah John Marlborough...anak laki-laki kalian berdua. Benarkah ini?" Tanya Duke John cemas.
"Kenapa engkau bertanya seperti ini, John?" Tanya Lord Wallace khawatir.
"Tadi saya menemui Pangeran Williem dan mengungkapkan siapa saya sebenarnya. Saya juga menyatakan kalau saya telah memutuskan berhenti menyamar cross-dressing sebagai Jeanny." Ungkap John.
"Tapi saat saya melepaskan pakaian wanita yang saya kenakan. Tanda-tanda fisik pria saya menghilang dan berganti menjadi fisik perempuan. Bagaimana ini bisa terjadi!" John putus asa menjelaskan keadaannya.
"LIHAT INI!!!" John melepas pakaiannya dan menunjukkan fisik wanita di dadanya kepada ayah dan ibunya.
"....." Lord Wallace tidak berkata apa-apa.
"Ohh....my Godness....John. Engkau yakin bisa melihat tanda-tanda fisik wanita di badanmu?" Tanya nyonya Constanza.
__ADS_1
"IYA IBU!! Saya bisa melihat jelas dan merasakan nyata semua ini. Sebenarnya apa yang telah terjadi?" John pasrah.
"Siapa saya ini?" Tanya John kepada ibu dan ayahnya.
Lord Wallace melihat ke arah nyonya Constanza dan memberi tanda kepada istrinya. Mereka berdua kemudian maju ke depan dan berlutut di hadapan anak mereka, John.
\Salam sejahtera kami kepada Yang Mulia Putri Anastasia. Semoga anda sehat dan diberkahi Tuhan selalu.//// Sambut suami istri Duke Marlborough senior.
"Ayah...hentikan semua omong kosong tentang Putri Anastasia ini. Saya anak kandungmu." Bantah John.
"TIDAK....sayangku....anakku....engkau bukan John yang sesungguhnya....anak laki-laki kami telah meninggal di Italia puluhan tahun yang lalu.....uhhhuuhuu." Nyonya Constanza menjelas sambil menangis teringat masa lalu.
"Apa....apa kata ibu! Saya ini John. Anak laki-laki kandung ibu." John masih belum percaya.
"Nak....ada sesuatu yang harus kami jelaskan......" Lord Wallace akhirnya berbicara terus terang kepada John.
Puluhan tahun yang lalu. Pasangan muda Duke Marlborough punya seorang anak laki-laki bernama John Marlborough. Suatu saat mereka bertiga berlibur ke negara Italia.
Liburan Italia ini sebenarnya hanya kamuflase karena sebenarnya Duke Wallace Marlborough punya misi rahasia dari pemerintah Inggris untuk bertemu informan yang mengetahui lokasi keberadaan anak Putri Alice.
Pasangan Duke Marlborough menemui informan tersebut di kota Venesia, Italia. Sang Informan tersebut mengantar Duke Wallace ke tempat persembunyian pengasuh anak mendiang Putri Alice. Sementara nyonya Constanza dan John berkeliling tempat wisata di sekitar Venesia.
Saat Duke Wallace sampai di rumah pengasuh anak mendiang Putri Alice. Sang pengasuh telah sakit keras dan hampir tidak bisa disembuhkan lagi.
Duke Wallace menemukan anak mendiang Putri Alice tersebut sebagai seorang anak perempuan yang tomboy, rambutnya silver, mata berwarna violet, tubuh kecil dan ramping. Hampir mirip anak laki-lakinya, John.
Sang pengasuh dengan tenaga terakhirnya menyerahkan bukti-bukti kelahiran dan identitas asli anak gadis tomboy tersebut kepada Duke Wallace yang menyatakan bahwa anak itu adalah Putri Anastasia.
__ADS_1
Sang Putri mengalami trauma berat sejak kecil karena kehilangan ibu dan ayah kandungnya karena perselisihan tahta kerajaan Prussia dan Jerman.
Sebelum meninggal, mendiang Putri Alice mengatur supaya anak bungsu perempuannya diselundupkan keluar Prussia bersama pengasuhnya lari ke negara Russia.
Tetapi situasi aman di Russia tidak berlangsung lama karena konflik aristokrat Russia saat itu. Sang pengasuh Putri Anastasia kemudian lari dan bersembunyi di wilayah Crimea.
Tanpa disangka terjadi perang semenjung Crimea antara Russia melawan koalisi Inggris, Perancis dan Ottoman. Sang pengasuh mengungsi bersama Putri Anastasia menuju Bulgaria dan terakhir ke Italia.
Selama waktu itu, Putri Anastasia menolak hidup sebagai seorang gadis dan menganggap dirinya seorang laki-laki. Pengalaman hidup selama pelarian ini menjadi referensi John di militer Inggris.
Sang Putri telah belajar berburu, berkuda, hidup di hutan, menghadapi cuaca panas atau bersalju, menaklukan kuda liar dan teknik bertahan hidup. Putri Anastasia bahkan bisa ilmu bela diri khas Russia dan mahir pakai senjata api atau tajam.
Akhirnya sang pengasuh menyerahkan Putri Anastasia kepada Duke Wallace Marlborough dengan damai dan sang Duke menerima dengan terbuka.
Pada waktu yang sama terjadi kecelakaan menimpa John. Saat dia sedang bermain di tepi sungai tiba-tiba dia terpeleset kemudian jatuh ke dalam sungai dan terbawa arus deras. Nyonya Constanza berusaha menyelamatkannya tapi tidak berhasil. Sejam kemudian jasad John ditemukan polisi Italia di pinggir sungai.
Duke Wallace sangat terpukul mengetahui kejadian tersebut. Sementara nyonya Constanza memohon ampunan kepada suaminya karena gagal menyelamatkan anaknya.
Saat pasangan suami istri Duke Marlborough sedih menangisi kematian anak laki-lakinya. Tiba-tiba sang Duke mendapat ide tidak masuk akal.
Putri Anastasia yang tomboy akan disamarkan sebagai John Marlborough, anak laki-laki Duke Marlborough. Semula nyonya Constanza menolak identitas anak laki-lakinya dipakai untuk menyelundupkan Putri Anastasia. Tetapi setelah sang Putri di rias dan dipakaikan pakaian anak laki-lakinya terlihat kemiripan mereka.
Perasaan kehilangan yang dialami nyonya Constanza hilang. Sang nyonya menerima usul tersebut.
Mereka bertiga pulang ke negara Inggris tanpa menimbulkan kecurigaan. Sejak saat itu, Putri Anastasia memulai hidup sebagai John Marlborough di Inggris.
Tetapi, kemudian timbul masalah dalam kehidupan John (Anastasia) Marlborough di tempat tinggal barunya.
__ADS_1