
...''Seperti gema di hutan, hari akan kembali berputar, seolah-olah tidak terjadi apa-apa, ya, hidup terus berjalan''...
...Life goes on-BTS...
VOTE
"Maaf".bisik Della lirih dengan wajah yang ditenggelamkan di punggung lebar Yuda.
"Gpp kamu gak salah, akunya aja yang egois".balas Yuda berbalik dan memeluk Della dengan erat.
"Tapi kamu marah sama aku?"
''bukan salah kamu, aku aja yg gak bisa ngendaliin emosi aku''
"kamu ada masalah apa hm?"tanya Della lembut dengan tangan yang mengelus rambut Yuda lembut. saat ini mereka sedang berada di ruangan khusus milik Yuda, dengan Yuda yang melettakkan kepalanya di pundak Della.
''biasa, mama sama papa baru balik dari LA dan kamu tau la kelanjutannya, mereka selalu bandingin aku dengan adik aku yg lagi sekolah disana, katanya Dia bisa ini , baru menang ini, ini dan itu lainnya. Mereka bahkan gak tanya gimana keadaan aku selama mereka gak disini ,rasanya sakit dell, tapi gak tau harus kaya gimana".
Yuda memeluk Della guna mencari kekuatan.
"tenang ya, ada aku, aku akan jadi tempat dimana kamu ngerasa dibutuhkan, tempat kami pulang, tempat dimana kamu bisa ngungkapin apapun yang kamu mau". semangat Della kian mengeratkan pelukannya.
"sekarang ayo kita turun ,teman teman yang lain Uda nungguin dari tadi ,"ajak Della lembut.
...----------------...
Anggota geng Tiger sedang melakukan aktivitas masing masing, contohnya Verel ,Bian serta beberapa anggota lain yang sibuk bermain game, dan yg lain ada yg sedang belajar, makan, serta menyelesaikan pekerjaan masing masing.
Nyaman hanya itu kata yang dapat menggambarkan tempat ini untuk anggota Tiger.
tempat ini adalah rumah untuk mereka, atau lebih tepatnya orang orang yang berada didalamnya.
"Uda malam balik Lo pada".Tegas Yuda tak ingin dibantah.
"ya bentar lagi aja bang".bujuk cowok yang sedang asik bertanding dengan Verel .
"gak ada bantahan balik, Uda malam , kalian gak lupa kan besok kita mau ngapain".tegas Arka yang sejak tadi hanya diam dan mengamati.
__ADS_1
"ckkk iya iya, dasar kulkas".ejek Fandi kemudian berlari kearah motornya.
"yok".ajak ajak Bian menarik tangan Della.
"dia sama gue''.kata Yuda menarik tangan Della dan membawanya kearah motor miliknya.
mereka akhirnya pulang dengan dipimpin oleh Yuda di depan kemudian diikuti oleh anggota yang lain.Jalan yang tadinya sudah sepi kemudian kembali ramai akibat deru suara motor mereka. sesekali ada ada saja kelakuan para pemuda ini, contohnya ada yang menunjukkan aksinya, atau bahkan ada yang saling menertawakan kekonyolan teman teman mereka.
lima belas menit berlalu, setiap anggota sudah memilih jalan yang berbeda guna menuju rumah mereka masing masing. menyisahkan Yuda dan juga Della .
"kamu gak mau nginep di apartemen aku aja?".usul Yuda saat mereka sudah tiba di teras rumah Della.
"gak ah, kamu juga pasti lagi butuh waktu sendiri kan?,aku gak mau ganggu". balas Della
"sejak kapan kamu jadi pengganggu, gak pernah dan ya milik aku ya milik kamu juga". bantah Yuda tidak suka dengan perkataan Della.
''hmm, iya maaf, tapi kalau ini kayanya gak de''.kanjut Della.
''kalo gitu aku balik ya, kaku baik baik disini, kalo ada apa apa kabarin aku''.pasrah Yuda kemudian mencium kening Della sebelum menaiki motornya dan berlalu dari sana.
Dengan langkah lesu, Della membuka pintu rumahnya dan masuk begitu saja. yang ada dipikiran nya saat ini adakah tidur dan tidur, sebab badannya terasa lelah. Tapi khayalan tinggal hanya khayalan saat ia hendak menaiki tangga menuju kamarnya. sebuah suara menghentikan langkahnya.
'main pa''.jujyr Della
''jam segini baru pulang, ingat Della kamu itu cewek dan apa apaan pakaian kamu in i, mau jadi berandalan''.sinis Dirga meneliti penampilan Della.
''maaf pa''.Hanya itu yang bisa Della ucapkan.
"ckkk, dasar gak tau aturan''.ketus Dirga dingin kemudian berlalu meninggalkan Della seorang diri.
keesokan harinya.
Della sudah bersiap untuk berangkat ke sekolahnya, seragam rapi dan juga rambut yang diikat asal. dengan langkah pelan ia berjalan kearah ruang makan.
''kamu hari ini gak usah sekolah''.perintah Dirga mutlak
''kenapa pa, hari ini aku ada ujian''.elak Della
__ADS_1
'saya gak mau tau, hari ini kaku ikut saya ketemu sama rekan bisnis saya, dan saya tidak menerima penolakan''.
''kan ada kak Aksa ''.bantah Della lagi. ia melirik kearah Aksa yang sejak tadi hanya diam dan makan dengan tenang begitu juga dengan mamanya
''saya mintanya kamu bukan Aksa, dan lagi hari ini dia mimpin rapat besar yang pastinya kamu tidak bisa melakukan itu bukan?''.remeh Dirga kearah Della.
''Aksa berangkat''.kata Aksa berdiri dari kursinya kemudian memeluk dan menyalami sang mama serta papanya. saat akan memeluk Della , Della langsung menghindar dengan pura pura melanjutkan makannya. Aksa hanya bisa menarik nafas berat dan berganti mengacak rambut halus Della kemudian ia pergi berlalu. saat suara mobil milik Aksa sudah terdengar jauh, Dirga mengatakan hal yang lagi lagi membaut Della muak.
''kamu harus nya bersyukur karna punya kakak seperti Aksa, sempurna, dan tidak pernah membaut saya kecewe.''
sementara itu ditempat lain , seorang pemuda sedang sibuk mengatur strategi untuk tawuran dengan musuh bebuyutan sekolah mereka.
''lo ,Lo dan Lo nyerang dari arah timur, dan untuk Lo bertiga jaga jaga dari arah barat,untuk selanjutnya yang lain kita nyerang langsung, kata biasa gue gak mau satupun dari kalian ada yg terluka, usahakan saling melindungi dan yang terpenting kita harus menang''.arahanya lada semua anggota.
''kalian ngerti?''.tanyanya.
''ngerti ketua''.jawab semua anggota serempak.
''kita berangkat sekarang, dan oh ya Bian mana?''.tanya Yuda kearah Verel.
''kali ini dia gak bisa, ada urusan penting kayanya''.jawab Verel yang langsung di angguki oleh Yuda tanda mengerti.
''gue pikir Lo gak bakal datang''.ujar ketua geng semut saat Yuda dan anggotanya tiba diarea twauran.
'bacot, ''.kekeh Verel.
''ckkk, siap siap aja kali ini kalian bakal kalah sama kita, dan ya kali ini gue mau taruhan yang berbeda''. lanjut ketua geng semut dengan nada remeh.
''mimpi aja Lo mau menang, tapi well Lo mau taruhan apa?''tantang Yuda.
''kalo kalian menang perusahan properti milik gue buat kalian, tapi kalo kalian kalah gue mau-''
orang tersebut menjeda kalimatnya. membuat Yuda dan anggotanya menaikkan sebelah alisnya tanda bertanya apa?.
''gue mau cewek yang selalu sama kalian jadi milik kita''.katanya enteng.
Yuda mengeraskan rahangnya mendengar hal tersebut, begitu juga dengan yg lain.mana mau mereka menukar Della dengan apapun. namun satu kata dari Yuda membuat mereka syok dan juag mengumpati Yuda.
__ADS_1
''deal''.setuju Yuda.
halo guys ketemu lagi kita, btw cerita ini ada yang baca gak si , dan kalo boleh jujur gue juga kurang pede sama cerita ini. tapi semoga ada yang nikamatin ya. btw jangan lupa kasih vote dan juga komen ya guys. see you next part guys.