FREDELLA STORY

FREDELLA STORY
DEFENISI KELUARGA


__ADS_3

"**Keluarga adalah patah hati pertama dalam hidup saya"


Della


VOTE**


Fredella Dirgantara dalam bahasa Jerman berarti kedamaian, sementara Dirgantara merupakan nama belakang keluarganya. Terlahir dari keluarga serba ada atau bahkan bisa dibilang lebih dari ada nyatanya tidak membuat hidupnya bahagia. Arti namanya tidak menunjukkan sikapnya. sebab dimana ada Della disitu pasti ada kerusuhan. Mengenai keluarganya Della mempunyai seorang ayah bernama Dirgantara, seorang CEO perusahaan ternama di Indonesia bahkan cabangnya sudah ada diberbagai negara. Sementara ibunya Celine Dirgantara seorang pemilik hotel ternama ibukota. Serta seorang kakak laki lak bernama Aksa Dirgantara,yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Inggris dan akan kembali tidak lama lagi.


SMA DIRGANTARA


"WOY, CUPU BAWAIN TAS GUE!",teriak Della saat baru saja turun dari mobil Lamborghini nya.


"i..iya ka",gugup gadis yang tadi dipanggil cupu oleh gadis.


"parah lo Del",ucap Verel geleng geleng kepala.


"kaya Lo gak aja",sahut Arka


"DIAM", desis Yuda kemudian berlalu pergi di ikuti Della dan seluruh anggota Tiger lainnya.


sepanjang perjalanan menuju kelas geng Tiger selalu menjadi perhatian seperti biasanya.


"Yuda Argantara ,ketua Tiger pemilik tatapan datar itu adalah pria yang cerdas ,ia selalu menjadi saingan Della dalam memperebutkan peringkat pertama dalam angkatan mereka . Jangan berpikir karna mereka berada dalam satu geng persaingan itu tidak ada. Della dan Yuda selalu bersaing bukan tanpa alasan ,mereka melakukan hal itu untuk mendapatkan sebuah pengakuan. Tapi terlepas dari itu semua mereka adalah orang yang selalu saling mendukung dan juga menyayangi.


kedua, ada Verel Bramantyo cowok humoris ini adalah anak broken home, kedua orang tuanya bercerai saat ia kelas VIII SMP , masih sangat dini bukan untuk menerima semua hal yang terjadi.


Selanjutnya Pria keriting ini bernama Bian Kusuma , cowok yang tak juga mendapatkan keadilan dalam rumah dimana sejak papanya ketahuan korupsi ,ibunya mulai menggila dan menyukai dunia malam,


Dan yang terakhir Della kalian pasti sudah tak asing bukan sebagai tambahan ia merupakan satu satunya perempuan dalam geng ini.


Geng Tiger mereka dirikan untuk meluapkan segala masalah yang mereka hadapi didalam rumah. Di geng Tiger mereka dapatkan hal yang tidak pernah mereka dapatkan di rumah. Tiger adalah nyawa bagi mereka. Sejujurnya Tiger memiliki lebih dari 100 anggota, namun mereka ber empat lah yang menjadi intinya.


FD


Waktu Istirahat


saat ini Della sedang berada didalam salah satu bilik toilet sekolahnya. Saat hendak keluar ia mendengar dua orang gadis sedang bergosip tentangnya.

__ADS_1


'kak Della ma, menang cantik sama kaya aja. Kalo gak gitu mana mau orang kaya kak Yuda sama gengnya temanan sama dia",kata salah seorang gadis dengan santainya.


"iya benar banget, jangan jangan tu orang Uda di gilir lagi sama gengnya, secara kan dia cewek sendirian",lanjut gadis satunya lagi seakan menyetujui perkataan sahabatnya.


"Jijik gue liat tu orang ,mana sok berkuasa lagi,padahal ma ga bisa ngapa ngapain",cercah gadis pemilik rambut bergelombang .


"orang tuanya gak pernah didik dia kali",kekeh sang lawan bicara..


cukup Della sudah cukup panas mendengar dua gadis sok sempurna ini menghinanya sejak tadi, dengan sekali tendangan ia membuka salah satu pintu toilet yg didalamnya terdapat dua manusia sok sempurna.


Brakkkk...


"Aaaaaaaaa......",teriak kedua gadis itu terkejut dan hendak mengumpat namun mereka urungkan saat melihat siapa yang saat ini berada didepan mereka.


"Ka Della",cicit mereka berdua takut, sungguh pengecut dimana tadi suara mereka yang menghina dan memfitnah dirinya itu.


"Kalo nyokap sama bokap gue gak pernah ngedidik gue lo pada mau apa?,tanya Della berusaha santai.


"maaf ka'',kata keduanya gugup.


''bukannya tadi Lo semangat banget ya ngehina gue'',kata Della mendekat pada dua orang gadis didepannya. sementara dua gadis itu perlahan mundur hingga mereka berhenti saat punggungnya menyentuh dinding toilet.


''plak...palakkk, dan ini buat Lo yg Uda dengan lancang secara gak langsung bawa bawa nama sahabat gue'',kata Della setelah menampar kedua gadis itu.


Tak cukup sampai disitu , Saat ini Della menyiram mereka hingga bentuk badannya terlihat jelas sebab basah. Dan yang lebih lagi Della kini memotong rambut keduanya. Jika kalian bertanya kenapa mereka tidak melawan?,jawabannya adalah melawan seorang Fredella Dirgantara adalah hak yang sia sia, yang ada semakin kalian melawan Della malah akan semakin brutal.


Setelah puas bermain Della pun berlalu kearah kantin, meninggalkan kedua mangsanya yang sudah pingsan ,ia berjalan dengan wajah yang selalu datar namun tidak mengurangi kecantikannya.


"Dasar munafik',decihnya. Bagaimana tidak ,mereka adalah orang yang selalu berteriak layaknya teman bagi Della ,namun dibelakang mereka menjelekkannya . Manusia manusia seperti itu memang layaknya tidak ada didunia ini. Menambah nambah polusi udara saja.


FD


Kantin SMA DIRGANTARA


'Si Della kemana ngab?,tanya Verel .


'mana Aing tau njing'',jawab Bian kemudian melanjutkan makan baksonya.

__ADS_1


melihat tatapan sahabatnya, Yuda menjawab dengan malas.


''Toilet'',katanya.


saat akan bertanya lagi ia dikejutkan dengan tangan yg menoyor kepalnya.


"Anjing'',umpatnya hendak mengamuk. Namun ia urungkan saat ia melihat Della yang menyengat kearahnya.


"Hehehe maaf atu bang Verel",katanya nyengir.


''makan Dell'',kata Bian.


''yoi bang'',jawabnya ,duduk disamping Yuda dan langsung mengambil makanan pria itu yang masih tersisa banyak.


''ckkk kebiasaan'',decak Yuda ,namun tangannya mengelus lembut pucuk kepala Della.


FD


saat ini Della, Yuda, Bian, dan juga Verel sedang berada didalam sebuah kafe guna untuk mengerjakan tugas yang guru mereka tadi berikan. Yang mana tugas kali ini sebenarnya cukup sensitif bagi mereka. Dimana mereka diminta untuk membuat cerita bertema keluarga. Kekanakan sekali guru mereka itu, namun apalah daya demi sebuah nilai mereka harus tetap mengerjakannya bukan.


"Keluarga adalah patah hati pertama bagi saya'',tulis Della tanpa sadar diatas kertasnya


setelah tersadar ia kemudian menyobek nyobek kertas tersebut Dan menggantinya dengan kata


''Keluarga adalah tempat dimana saya merasa bahagia, dan juga merasakan kenyamanan.....''kemudao melanjutkan dengan kata kata berikutnya.


sementara Yuda tak jauh berbeda dengan Della ia memulai ceritanya dengan kata.


'' Keluarga adalah tempat dimana saya merasa dibutuhkan dan dihargai.....''tulisnya. Walau sebenarnya ia sudah merobek kertas yg ia tulis pertama tadi.


''Satu kata untuk Keluarga. Mengerikan''


,isi kertas yang Yuda robek.


sedangkan Bian dan Verel hanya diam dan sibuk bermain ponsel, bagi mereka tugas tersebut tidak ada gunanya.toh mereka tidak harus seperti Della dan Yuda yang masih berjuang hanya demi sebuah pengakuan. Bagi mereka berdua diakui atau tidak luka yang mereka terima sudah terlalu membekas dan mendarah daging.


"Pulang sekarang , saya ingin bicara sama kamu''

__ADS_1


isi pesan yang Della terima saat baru saja ia membuka ponselnya setelah tadi menyelesaikan tugasnya. Della tidak berniat membalas pesan yang ia terima dari kontak yang ia namai ''PAPA'' tersebut.


__ADS_2