
..."terkadang semesta emang sebercanda ini ya, kasih luka tanpa aba aba"....
Bian Kusuma
VOTE
Sebuah hotel mewah nampak kian mewah sebab dekorasi yang tak kala mewah.suara suara bising mulai terdengar dari luar, jangan lupakan orang orang yang juga berlalu lalang dengan menggunakan pakaian yang harganya tidaklah sedikit. Maklum saja didalam sana salah satu pesohor negri ini sedang melakukan pernikahan untuk yang kedua kalinya.
Sementara itu diluar sana tiga orang cowok menggunakan pakaian yang tak kalah mewah sedang berdiri tepat didepan pintu masuk, oh ya jangan lupakan seorang gadis yang juga menggunakan pakaian mewah serta wajahnya yang cantik .Ia berdiri sambil mengandeng tangan Bian ,sesekali ia melihat bergantian kearah 3 pria yang sejak tadi hanya diam berdiri.
"kita jadi masuk Bi?".Ucap Della melihat raut wajah Bian.
"hmmm, ayo".ajak Bian kemudian menggandeng tangan Della dengan erat, seakan ia meminta kekuatan dari genggaman tangan itu. mereka berjalan dengan dagu yang diangkat dengan posisi ,Bian berada didepan dengan Della, kemudian diikuti Yuda dan juga Verel.
Mengenai perkataan Minggu lalu ia sudah meminta maaf, dan ya seperti ini lah yang terjadi mereka kembali bersama. Bukankah seperti itu lah sahabat, ada kalanya bertengkar kemudian kembali menjadi orang yang layakanya tak ada masalah?,aneh namun menyenangkan.
"maaf atas nama siapa?".tanya seorang pria yang berjaga di pintu Hotel.
"Bian Kusuma, dan juga teman teman gue".jawab Bian acuh kemudian berlalu masuk ke dalam acara.
Saat mereka masuk kedalam acara, Della kembali dibuat kagum dengan dekorasi pesta ini, elegan namun tetap mewah.
didepan sana seorang pria yang tak lain adalah Aldi Kusuma ayah Bian sedang tertawa bahagia layaknya kalangan muda, ia sesekali mencium kening wanita yang berada disampingnya, menunjukkan betapa mereka saling mencintai. Hal yang tidak pernah Bian lihat saat bersama mamanya. Nyatanya pernikahan karna perjodohan memang takkan pernah berhasil seperti yang mama dan papanya alami.
"selamat pa".sela Bian membuat kedua orang yang sedang bermesraan itu berhenti dan menatap kearahnya dan juga teman temannya.
"ah, Bian kamu datang son, makasih papa senang kamu ada disini, dan oh ya ini siapa?". tanya Aldi melihat kearah Della.
seakan mengerti Della maju dan melepaskan genggaman dari tangan Bian dan maju.
"kenalin om, nama saya Fredella Dirgantara , sahabat baiknya Bian,"ucap Della menjabat tangan Aldi dan juga wanita disamping Aldi.
"anak Dirgantara?".tanya Aldi memastikan.
"iya om".jawab Della.
"terus yang ini siapa?".tanya Aldi melihat kearah dua pemuda yang sejak tadi hanya diam.
"saya Yuda om, Yuda Argantara".ucap Yuda maju memperkenalkan diri.
"keturunan Argantara?".tanya Aldi memastikan yang langsung diangguki oleh Yuda.
"saya Verel om, Verel Bramantyo".ucap Verel memperkenalkan diri.
__ADS_1
"hmmm, selamat menikmati pestanya ya anak anak".ucap Aldi kepada empat pemuda didepannya ini.
Yuda ,Bian , dan juga Verel berjalan turun dari pelaminan setelah mengalami tangan Aldi dan juga wanita disamping Aldi yang sejak tadi hanya diam.
saat Della akan turun,Aldi menahan tangannya kemudian berujar.
"kamu sering sering main ke rumah ya Dell, dan om juga titip Bian sama kamu".pesan Aldi.
"iya om, saya usahain".jawab della.kemudain ia menyalam tangan wanita disamping Aldi dan berpelukan ala perempuan.
"makan makan yu Dell, kuy berburu".ajak Verel menarik tangan Della meninggalkan Bian dan Yuda .
Della dan Verel mengambil banyak makanan yang menurut mereka menggugah selera, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat, dan jangan lupakan berbagai minuman, serta beberapa desert yang yang tidak boleh ketinggalan. Setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan , saatnya kembali ke meja yang diduduki oleh Yuda dan juga Bian.
"Lo yakin bisa ngabisin semua ini".tanya Bian pada Della yang di angguki oleh Della.
"jangan makan terlalu banyak gula, nanti sakit".nasehat Yuda menyingkirkan beberapa coklat dari hadapan Della.
"kali ini aja plisshh,". rengek Della yang dijawab gelengan kepala oleh Yuda.
"nyebelin" sungut Della, dengan pipi yang dihembuskan tanda sebal, tapi bukannya iba Yuda malah acuh kemudian mencubit pipi Della. sementara Bian yang melihat itu mengelus lembut pipi Della.
"ckkk, gak usah manjain dia".ketus Yuda tak suka.
"gue kaya ngerasa ga dianggap njing''".sela Verel tiba tiba. Bagaimana tidak sejak tadi ia hanya menonton kegiatan tiga orang didepannya, namun demikian ia melanjutkan makannya setelah berkata demikian.
"ih bang Verel, gak boleh ngomong gitu tau".kata Della kearah Verel kemudian memajukan wajahnya dengan mulut terbuka seakan minta disuapi.
"nih makan uang banyak".sambut Verel dengan menyuapi Della senang hati. Sebenarnya Verel sudah mengaku Della sebagai adik yang harus Nia jaga dan lindungi. terlepas dari perkataan nya kemarin ,ia hanya ingin yang terbaik untuk Della.Ia berjanji jika seandainya kelak ia menemukan wanita yang ia cintai, Della akan tetap menjadi prioritas utama baginya ,baru setelahnya wanita itu.
"makasih abangggg velelll". kata Della manja layaknya anak kecil.lihat saja ia bahkan bersikap layaknya cadel. "menggemaskan". batin ketiganya.
"sama sama adek Abang".jawab Verel mengusap lembut pucuk kepala Della.
...----------------...
kembali ke arah pelaminan ,Aldi sejak tadi tidak bisa mengalihkan perhatiannya dari meja yang diduduki oleh putra serta teman teman putranya. Ia bisa melihat bahwa putri Dirgantara itu menjadi hak yang paling berharga bagi ketiga pemuda disana. Terlebih Putranya ia yakin jika Della bisa memberikan kebahagian pada putranya.
"selamat Al, semoga Sakina mawadda warohmah".kata perempuan yang lagi lagi membaut Aldi tersadar dari lamunannya.
"eh Dirga, Celine, dan juga Aksa, kalian datang juga ,aha makasih atas doanya Lin''kata Aldi melihat kedatangan keluarga Dirgantara ini.
"maaf tadi saya tidak menyadari kedatangan kalian".lanjut Aldi merasa tidak enak..
__ADS_1
'tidak apa apa santai aja".jawab Dirga .
"om emang lagi liatin apa?".tanya Aksa penasaran.
Aldi menunjuk tepat kearah 4 orang yang sedang bersenda gurau dengan bahagianya disalah satu meja . Aksa serta Dirga melihat kearah yang ditunjuk oleh Aldi. Di sana Aksa bisa melihat adiknya tertawa begitu bahagianya, hal yang tidak pernah ia lihat saat bersamanya. tak jauh berbeda juga dengan Dirga ia melihat itu dan tertegun sejenak melihat tawa putrinya.
"cantik'', batinnya.
"gimana soal rencana kita Dir, saya rasa ini akan mudah kedepannya?". ucapan Aldi mengalihkan pandangan Dirga dari meja yang ditempati oleh Della dan juga ketiga pria yang sudah tidak asing dimatanya.
"hmmm, kita lanjutkan". jawab Dirga yakin.
"rencana apa pa, om?".tanya Aksa tidak mengerti . Namun yang ia dapatkan hanya gelengan dari kedua pria paruh baya di dedapnnya.
Celine dan juga istri baru Aldi yang ternyata bernama Widi sedang asik berbincang, mulai dari Fhasion, hingga gosip gosip terbaru mereka mengabaikan keberadaan ketiga pria disamping mereka yang entah sedang membicarakan apa.
"yuk ma turun ,yang lain juga mau salaman".ajak Aksa pada sang mama yang langsung di angguki wanita itu.
setelah berpamitan kepada Kedua mempelai Keluarga Dirgantara itu turun untuk mencari meja yang akan mereka tempati.
saat akan duduk matanya tidak senagaja melihat seorang gadis yang sangat amat ia kenal ,saat akan menghampiri gadis itu, tangannya ditahan oleh Dirga.
"pa , tapi itu''.tjnjuknya pada meja yang tak jauh dari mereka.
"gak usah biarin aja".jawab Dirga.
...----------------...
"gimana perasaan Lo sekarang?".tanya Yuda saat mereka terdiam setelah menghabiskan makanan masing masing.
"kalo dibilang sedih si pasti Yud, tapi mau gimana lagi mungkin ini yang terbaik".jawab Bian.
"lagain ya,terkadang semesta emang sebercanda ini ya, kasih luka tanpa aba aba".lanjutnya.
"Lo akan baik baik aja Bi ,ada kita sama yang lain juga",kata Della mengusap punggung Bian memberikan semangat.
"Della benar, kita akan selalu ada buat Lo".lanjut Yuda.
"yaps asal Lo gak miskin aja".lanjut Verel bercanda yang dihadiahi pukulan di kepalanya oleh Della.
mereka tertawa pada akhirnya ,menertawakan keadaan saat ini.oh tentu saja kecuali Yuda yang hanya tersenyum tipis.
"gue sayang kalian semua".batin Bian melihat satu persatu teman temannya.
__ADS_1