
"APA YANG KAU LAKUKAN BRENGSEK!!" Geram Gayle, dilemparnya bantal pada Legolas yang mengganggu kegiatannya bersama Lucas.
Sontak Legolas langsung menutup pintunya kembali. Ia sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya. Bukan karena Gayle yang sedang bercinta dengan seorang pria, namun yang mengganggu pikirannya adalah sosok pria itu. Legolas bisa melihat jika pria itu bukanlah pria biasa karena pria itu memiliki tanduk juga seperti Lucia. Bahkan ukuran tanduknya jauh lebih panjang dari milik Lucia.
"Apakah dia iblis juga?" Tanya Legolas kebingungan.
Pasalnya selain tanduk yang menunjukan pria itu adalah iblis, hal-hal lainnya tidak memperlihatkan seperti itu. Rambut berwarna perak dan bola mata berwarna abu-abu muda, membuatnya tidak seperti seorang iblis.
"Sialan kau Olas!!" Gayle membuka pintu dan langsung mencengkram Legolas yang masih berdiri di depan pintu kamarnya karena sibuk berpikir. "Kenapa kau membuka pintu tanpa mengetuknya?! Kau tahu, tadi itu sangat tanggung!! Aku jadi tidak bisa menikmatinya lagi!!"
Legolas tidak menghiraukan perkataan Gayle, dan menoleh ke arah ambang pintu di mana Lucas berdiri melihatnya. Pemuda itu menyingkirkan tangan Gayle dan mendekati Lucas segera.
"Kau ini iblis atau malaikat?" Tanya Legolas pada Lucas.
"Keduanya." Jawab Lucas dengan senyum menawannya.
Legolas menoleh pada Gayle mencoba meminta penjelasan dengan yang terjadi.
"Gayle, siapa dia? Kenapa kau bisa mengenalnya?" Tatap Legolas pada Gayle.
"Dia adalah budakku." Jawab Gayle.
"Aku adalah kakak Lucia, Lucas." Jawab Lucas karena Gayle tidak menjawabnya dengan benar. "Aku datang untuk membawa adikku kembali ke neraka sebelum dia melebur menjadi abu."
"Apa maksudmu?" Legolas terkejut mendengar perkataan Lucas yang menurutnya sangat menyeramkan. "Melebur menjadi abu?"
"Panas api neraka yang ada di tubuhnya perlahan akan membakar dirinya saat berada di dunia manusia. Semakin lama warna bola matanya akan semakin pekat hingga semua akan berubah menjadi hitam dan saat itu terjadi, dia akan melebur menjadi abu."
"Be—benarkah?" Legolas terlihat terkejut mendengar jawaban Lucas. "Lalu kau datang ke sini untuk membawanya kembali ke neraka?"
"Ya, aku berencana membawanya kembali ke neraka segera sebelum raja iblis yang merupakan ayah kami datang ke dunia manusia untuk membawanya. Jika raja iblis datang ke dunia manusia, dia akan membinasakan seluruh umat manusia di muka bumi." Terang Lucas dengan santai.
"KALAU BEGITU KENAPA KAU TIDAK MEMBAWANYA SEGERA DAN MALAH ENAK-ENAKAN BERCINTA DISINI?!!" Teriak Legolas dengan sangat kesal.
__ADS_1
Legolas menahan emosinya dan mencoba untuk tenang. Pemuda itu tidak habis pikir dengan pria yang ada di hadapannya. Baru saja pria itu mengatakan hal menyeramkan itu mengenai adik dan umat manusia, tapi apa yang dilakukannya berbanding terbalik. Legolas jadi berpikir jika semua iblis memang seperti itu karena memang adalah iblis.
"Pantas saja, kau memang seorang iblis." Ucap Legolas.
"Aku setengah malaikat juga." Ralat Lucas yang tidak terima dengan perkataan Legolas yang mengatakan dirinya hanyalah seorang iblis. "Aku satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan yang terbuat dari cahaya surga dan api neraka."
Legolas tidak menghiraukan perkataan Lucas dan memilih untuk berjalan ke kursi meja makan dan duduk di sana. Pikirannya di penuhi dengan Lucia yang bisa melebur menjadi abu jika ia tidak kembali ke neraka segera.
"Kau tidak mendengar perkataanku?!" Seru Lucas kesal mengikuti Legolas.
"Sebaiknya kau membawanya segera agar Dia tidak melebur menjadi abu." Ucap Legolas menatap Lucas yang berdiri didekatnya.
"Memang itu yang ingin aku lakukan." Jawab Lucas. "Masalahnya dia tidak akan mau ikut denganku begitu saja."
"Kau adalah kakaknya, seharusnya kau bisa membawanya dengan mudah." Jawab Legolas. "Aku akan mencarinya agar kau bisa segera membawanya." Legolas bangkit berdiri.
"Olas." Panggil Gayle menghentikan Legolas. "Dia tidak akan mau kembali begitu saja."
"Dengar Olas, sebaiknya kau meyakinkan Cia untuk kembali ke neraka. Cia datang ke dunia manusia hanya karena penasaran ingin merasakan cinta. Kau harus membuatnya merasakan betapa buruknya rasa cinta itu hingga dia memutuskan sendiri kembali ke neraka." Ucap Gayle.
"Apa katamu? Bagaimana aku bisa melakukan hal itu? Dia adalah iblis. Iblis tidak memiliki cinta di dalam dirinya." Jawab Legolas. "Itu juga terdengar sangat jahat untuknya, karena selama ini Cia menganggap cinta adalah sesuatu hal yang baik."
"Kalau begitu biarkan Dia melebur menjadi abu."
Legolas menoleh pada Gayle mendengar ucapan ringan gadis itu. Tidak mungkin dirinya membiarkan itu sampai terjadi. Namun sesuatu terlintas dalam benaknya mengenai Gayle yang tahu Lucia adalah seorang iblis.
"Sejak kapan kau tahu Cia adalah iblis?" Tanya Legolas pada Gayle. "Apa ada sesuatu yang kau sembunyikan Gayle?"
"Tidak, tidak ada yang aku sembunyikan. Aku hanya menebaknya saja." Jawab Gayle berbohong. "Gadis itu pernah bilang dengan jujur kalau dia seorang iblis waktu itu. Aku percaya begitu saja."
"Dan kau bilang, kau pun mengenal iblis lainnya waktu itu." Tatap Legolas lekat. "Apa itu tidak salah? Siapa iblis itu?"
Gayle terdiam. Lucas juga menatap padanya penasaran. Namun gadis itu menatap pada mereka dengan tatapan tajam.
__ADS_1
"Aku tidak akan memberitahu siapa dia." Jawab Gayle. "Aku rasa, aku akan merahasiakannya hingga aku mati."
"Jika seperti itu berarti itu artinya ada beberapa iblis di dunia manusia?" Tanya Legolas menoleh pada Lucas.
"Setiap tahun satu iblis akan dikirim ke dunia manusia untuk melakukan sebuah misi, tapi setelahnya dia akan kembali ke neraka setahun kemudian saat jangka waktunya habis." Jawab Legolas.
"Berarti saat ini ada iblis lain yang berada di dunia manusia? Apa dia iblis yang kau kenal, Gayle?"
"Bukan."
"Tadi kau bilang mengenai kunci neraka, apa iblis yang datang ke dunia manusia memiliki kunci itu?" Kali ini Legolas menoleh pada Lucas.
"Ya, kau benar. Itu cara agar dia bisa kembali ke neraka."
"Baiklah, ternyata seperti itu." Ucap Legolas menghela napasnya setelah itu berjalan ke arah pintu masuk.
"Kau mau kemana, Olas?" Tanya Gayle menghentikan langkah Legolas.
"Aku ada urusan sebentar. Cia sedang pergi dengan Cedric saat ini." Ujar Legolas membuka kenop pintu. "Gayle, apa kau bisa mencari nama orang bernama H. Burke di Kryvcraz atau Parvyzki? Aku harap kau bisa menbantuku."
Setelah berkata seperti itu Legolas segera keluar dari sana dan berjalan menuju suatu tempat.
...----------------...
Saat ini Legolas berdiri di hadapan seseorang setelah dirinya menuju ke restoran tempatnya bekerja. Ia sengaja ke tempat itu untuk menemui seseorang dan berbicara dengannya. Dan saat ini mereka berdua berada di ruang karyawan di restoran.
"Ada apa? Kenapa kau menemuiku? Bukankah ini hari liburmu?"
"Katakan padaku, apa kau juga seorang iblis?"
Tatapan Legolas datar pada Leviathan yang berdiri saling berhadapan dengannya.
...–NATZSIMO–...
__ADS_1