GADIS IBLIS MENCARI CINTA

GADIS IBLIS MENCARI CINTA
Iblis Tidak Memiliki Cinta?


__ADS_3

Legolas menunggu Chloe menjawab pertanyaannya karena gadis itu tampak terkejut dan tidak langsung menjawab ucapannya. Pemuda itu terdiam menatap gadis itu dengan perasaan bingung karena dirinya sendiripun bingung kenapa kalimat itu keluar dari mulutnya.


Apa yang dikatakannya pasti terdengar sangat aneh untuk Chloe, karena bagaimanapun mereka baru saja menjadi sepasang kekasih hari ini namun hari ini juga dirinya dengan tiba-tiba mengajak gadis itu untuk menikah.


"Olas, ini terlalu terburu-buru." Akhirnya Chloe mengeluarkan suaranya. "Aku sangat terkejut sekarang."


"Maafkan aku, anggap saja aku tidak pernah mengatakannya padamu." Ujar Legolas dengan perasaan yang menjadi tidak enak pada Chloe.


"Aku akan memikirkannya." Senyum Chloe.


Mendengarnya, Legolas membalas senyum Chloe.


...----------------...


"Sebaiknya kau tidak berusaha kabur, Lucia!!" Seru Lucas sambil melepaskan rantai belenggu yang dibawanya ke arah Lucia.


Tiba-tiba Cedric membuka pintu kamar tersebut hingga Lucas menarik kembali rantai yang sudah terjulur ke arah Lucia dan menoleh ke arah pintu.


"Apa yang terjadi?" Tanya Cedric dengan kebingungan melihat sosok Lucas yang tampak aneh dengan tanduk di kepalanya. "Apa kau juga iblis?"


"Bisa dibilang seperti itu." Jawab Lucas.


"Lalu ada apa ini?" Tatap Cedric melihat satu persatu mereka bertiga dengan tatapan bingung.


"Jadi kau sudah tahu kalau Cia adalah iblis?" Gayle mendekati Cedric yang masih berdiri di dekat pintu masuk.


"Ya, beberapa jam yang lalu aku baru mengetahuinya." Cedric mengangguk tipis menjawabnya. "Lalu kenapa ada iblis lainnya disini?"

__ADS_1


"Sebaiknya kalian pergi, aku tidak akan pernah mendengarkan perkataan siapapun." Ujar Lucia. "Untuk kau, jangan pernah mengganggu aku lagi!!" Tatapan Lucia mengarah dingin pada kakaknya sendiri, Lucas.


"Katakan padaku apa yang terjadi?" Cedric terlihat sangat ingin tahu dengan apa yang terjadi, ia bisa melihat kemarahan terpancar dari wajah Lucia saat ini.


"Dengarkan Ced, dia adalah kakaknya Cia, dia ingin membawa Cia kembali ke neraka karena jika tidak Cia akan melebur jadi abu, dia tidak bisa bertahan lama hidup di dunia manusia. Tapi ayah mereka yang adalah raja iblis tidak akan membiarkan Cia melebur jadi abu, karena itu ia berencana datang ke dunia manusia untuk membawanya tapi itu akan membuat kebinasaan untuk umat manusia."


"Apa yang kau katakan?" Tanya Cedric dengan tatapan yang sangat tidak mempercayai perkataan Gayle. "Jangan membual, itu sesuatu yang aneh."


"Apa maksudmu?" Gayle mengernyitkan dahinya karena tidak mengerti dengan reaksi Cedric.


"Cia ingin kalian pergi, lebih baik kalian dengarkan perkataannya, siapapun tidak akan ada yang percaya pada cerita aneh itu." Ujar Cedric dengan senyum skeptis.


"Kau tidak percaya dengan semua itu?" Kekesalan terpancar dari wajah Gayle. "Apa kau tidak memperhatikan ada perbedaan warna di bola matanya? Saat semua matanya berubah menjadi hitam dia akan melebur jadi abu tapi sebelum itu terjadi Lucifer akan datang ke dunia dan kita semua akan musnah."


"Kau tidak mendengar ucapanku tadi?" Tatapan Cedric terlihat dingin. "Pergilah dari rumahku sekarang!! Dan kau, jangan coba membawa Lucia, apa kau mengerti?"


...----------------...


"Aku membawakan apel untukmu, Cia." Cedric masuk ke dalam kamar Lucia dengan sekeranjang apel setelah dirinya mengantar Gayle keluar dari rumahnya, sebenarnya lebih tepatnya pemuda itu mengusir Gayle tadi. "Kau belum makan malam kan? Tumben sekali kau tidak ingin makan malam, Cia?"


Lucia langsung bangun dari posisi tidurnya dan duduk di sisi tempat tidur. Ia menatap kehadiran Cedric, dan muncul pertanyaan kenapa Cedric malah mengusir Gayle dan Lucas dari sana padahal ia sudah mendengar dengan semua hal buruk yang akan terjadi jika dirinya masih berada di dunia manusia.


"Ada apa? Apa kau masih tidak enak badan, Cia?" Cedric meletakkan keranjang apel yang dibawanya ke bupet panjang yang berada di kamar itu.


"Ced, apa kau benar tidak percaya dengan semua hal yang dikatakan Gayle?" Tanya Lucia ingin tahu alasan sebenarnya Cedric mengusir mereka tadi. "Tapi semua itu benar. Aku akan melebur jadi abu tapi itu tidak akan terjadi karena ayahku akan datang dan membinasakan semua manusia termasuk dirimu."


"Kau berada di dunia manusia karena ingin merasakan cinta kan? Apa setelah kau merasakannya kau akan kembali ke neraka?" Cedric malah balik bertanya.

__ADS_1


"Sebenarnya itu sesuatu yang mustahil Ced, Tuhan tidak menciptakan rasa cinta pada iblis. Jadi itu sangat mustahil aku bisa merasakannya, bisa dibilang aku tidak akan kembali ke neraka." Jawab Lucia.


"Aku akan membuatmu merasakannya karena aku mencintaimu, Cia." Ucap Cedric. "Aku akan membuatmu mencintaiku juga. Kau akan bisa merasakan perasaan itu."


...----------------...


Gayle masuk ke dalam kamarnya dengan kemarahan hingga membanting tas yang dibawanya ke atas tempat tidur di saat Lucas muncul di sana.


Gadis itu tidak habis pikir pada ucapan Cedric yang tidak mau mengerti dengan apa yang terjadi bahkan pemuda itu terlihat tidak peduli pada semua itu. Itu sangat aneh, entah apa yang ada dipikiran Cedric saat ini.


"Cedric membuatku sangat kesal." Geram Gayle. "Apa yang ada dipikirannya? Aku sangat ingin memukulnya agar dia mengerti dan mencoba membujuk Cia agar mau kembali ke neraka. Ada apa dengannya?"


"Kenapa semua manusia memiliki pikiran yang sangat rumit?" Gumam Lucas yang berdiri menatap Gayle yang masih sangat terlihat kesal hingga berjalan bolak-balik dengan memegang kepalanya dengan kedua tangannya.


Tiba-tiba Gayle berhenti dan menoleh pada Lucas, tidak berapa lama berjalan mendekati pemuda itu untuk mengatakan sesuatu hal yang sangat ingin ia ketahui.


"Ternyata kau benar memiliki rantai belenggu?" Tanya Gayle menatap lekat pada Lucas. "Kenapa waktu itu kau terlihat tidak serius mengatakannya? Dan kenapa kau tidak langsung membawa adikmu dengan benda itu? Bahkan kenapa tadi kau malah melepaskannya saat si bodoh itu masuk?"


Lucas menghindari tatapan Gayle karena saat ini ada hal yang pemuda itu sembunyikan. Sebenarnya sejak awal ia tidak ingin membawa adiknya itu kembali ke neraka karena ingin mengetahui mengenai sesuatu.


"Apa kau punya tujuan lainnya?" Tatap Gayle yang semakin dekat menatap Lucas. "Apa kau menyembunyikan sesuatu padaku?"


Tiba-tiba bukannya menjawab, Lucas menarik kepala Gayle lebih mendekat dan mencium gadis itu. Gayle yang sedang tidak ingin main-main mendorongnya agar melepaskan dirinya.


"Katakan padaku, apa tujuanmu sebenarnya?" Tanya Gayle menatap tajam.


"Sebenarnya aku ingin tahu apakah Lucia juga bisa merasakan cinta atau tidak." Jawab Lucas. "Apakah Tuhan tidak menciptakan cinta untuk para iblis atau iblispun memiliki perasaan itu. Karena aku yang setengah malaikat dan setengah iblis ini bisa merasakannya. Aku mencintaimu, Gayle."

__ADS_1


Ya, ia juga ingin tahu apakah iblis murni memiliki rasa cinta atau tidak?


...–NATZSIMO–...


__ADS_2