
Legolas melepaskan pelukan Lucia karena tidak ingin Chloe yang melihatnya salah paham. Cedric yang berdiri di belakang Lucia juga menatapnya. Pemuda itu menjadi merasa tidak enak dengan situasi yang terjadi saat ini.
"Cia, kau datang?" Sapa Chloe yang beranjak mendekati pintu. "Masuklah dulu."
Lucia dan Cedric segera melangkah masuk ke dalam. Mata Lucia teralihkan ketika melihat sofa baru yang ada di dalam rumah Legolas, dengan cepat ia segera duduk di sana.
"Kau membeli sofa baru, Olas?" Tanya Lucia pada Legolas yang masih memperhatikan kehadirannya dengannya tatapan kaku. "Ini tidak sebagus di sofa rumahmu, Ced, tapi ini sangat nyaman." Lucia sedikit menekankan tubuhnya ke sofa yang ia duduki bersama Cedric.
"Kalian ingin minum teh hangat? Penghangat ruangannya sedang rusak jadi pasti kalian kedinginan kan?" Ujar Chloe setelah itu menuju meja dapur.
"Maaf ya kami datang di jam segini. Cia memintaku mengantarnya menemuimu." Seru Cedric menatap Legolas yang masih berdiri di hadapan sofa yang diduduki dirinya dan Lucia. "Apa kami mengganggu?"
Legolas masih diam saja. Ia hanya memperhatikan Lucia yang masih tampak menikmati sofa baru miliknya.
"Sepertinya kami memang mengganggu." Cedric melihat Legolas yang memperlihatkan tatapan yang kurang menyenangkan saat ini.
"Silakan minum dulu, agar kalian merasa sedikit hangat." Chloe meletakan dia cangkir teh hangat di atas meja.
"Ini sudah jam sepuluh malam, tapi kau masih disini, apa sekarang kalian tinggal bersama?" Tanya Cedric pada Chloe yang berdiri di samping Legolas.
"Tidak, kebetulan aku hanya sedang datang menemui Olas. Sebentar lagi aku juga akan pulang." Jawab Chloe memulaa sebuah senyum. "Olas kenapa kau diam saja?"
"Olas, aku akan tinggal bersamamu lagi." Ucap Lucia menatap Legolas.
Perkataannya membuat semua orang terkejut, begitu juga dengan Legolas sendiri. Walaupun begitu pemuda itu masih diam dan hanya menatap Lucia. Dia memperhatikan perubahan warna bola mata Lucia yang sudah tampak semakin berbeda. Itu membuat dirinya menjadi khawatir.
"Kau dengar aku kan, Olas? Aku akan tinggal di sini lagi. Aku suka dengan sofa baru yang kau beli ini." lanjut Lucia sambil memukul-mukul sisi sofa yang ia duduki.
"Olas—"
"Tidak, aku tidak ingin kau tinggal bersamaku lagi." Jawab Legolas dengan sangat dingin. "Tinggalah bersama Cedric atau kau kembali ke tempat asalmu. Aku tidak ingin menampungmu lagi di sini."
Lucia tertegun mendengar jawaban Legolas. Ia merasakan sesuatu di hatinya namun bukan sebuah kemarahan melainkan rasa sakit yang belum pernah ia rasakan. Gadis itu bangkit berdiri dari duduknya dengan tatapan tajam, rasanya ia ingin mengeluarkan bola apinya saat ini namun entah kenapa sesuatu melarangnya melakukan hal tersebut.
Tiba-tiba pintu rumah Legolas terbuka kembali, muncul Ursula dari luar yang membawa sekeranjang apel. Wajah wanita itu terlihat senang ketika melihat Lucia berada di sana.
"Cia, kau datang? Kau sudah kembali?" Seru Ursula yang langsung meletakan keranjang apel di meja dan memeluk gadis iblis itu. "Bagaimana kabarmu?" Ursula menatap mata Lucia yang warna merahnya menjadi merah tua. "Makanlah apel yang banyak, aku membawakannya untukmu."
"Bibi..." Panggil Gayle yang berada di depan pintu.
"Olas, Cia akan tinggal lagi denganmu?" Ursula menoleh pada Legolas. "Lebih baik dia tinggal lagi di sini."
__ADS_1
"Ced, ayo kita pulang." Ucap Lucia dengan tatapan kembali datar melihat pada Legolas.
"Olas, biarkan Cia tinggal denganmu lagi." Seru Ursula.
Legolas tidak menjawab, pemuda itu diam saja ketika Lucia mulai melangkah keluar dari rumahnya bersama dengan Cedric. Ursula mengikuti gadis itu dengan membawa keranjang yang berisi apel yang dibawanya tadi.
"Cia, bawa apel-apel ini." Ursula menghampiri Lucia yang hendak masuk ke dalam mobil.
Cedric mengambil keranjang apel tersebut dan memasukannya ke kursi belakang mobil. Lalu masuk ke dalam mobil menunggu Lucia di sana.
"Kau harus sering datang ke sini, Cia." Ucap Ursula memegang tangan Lucia. "Sering-seringlah memakan apel, itu akan membuatmu sedikit lebih baik."
"Iya, baiklah." Jawab Lucia dengan nada tidak bersemangat. "Aku harus masuk, di luar dingin sekali."
"Ya, cepatlah masuk, sebelum salju turun." Jawab Ursula tersenyum.
Udara dingin terasa begitu menusuk tubuh gadis itu, membuat Lucia langsung masuk ke dalam mobil. Ursula melambaikan tangannya ketika Cedric menjalankan mobilnya meninggalkan tempat tersebut.
"Bibi, kau terlalu berlebihan." Kata Gayle yang berada tidak jauh di belakang Ursula sejak awal. Ia terus memperhatikan bibinya tersebutnya sejak tadi.
Ursula tidak menjawab perkataan kemenakannya itu dengan langsung berjalan menuju pintu rumahnya. Gayle pun mengikutinya segera.
Ursula tidak menggubris perkataan Gayle karena sedang fokus membersihkan meja makan saat ini, bahkan wanita itu tidak berekspresi sedikitpun.
Sepeninggalan Lucia, Legolas yang bersama dengan Chloe di rumahnya masih merasakan sesuatu hal yang membuatnya khawatir pada Lucia. Warna mata Lucia yang semakin gelap membuat dirinya tidak bisa berhenti memikirkan gadis itu, bahkan dirinya menjadi sedikit menyesal karena berkata seperti tadi untuk menolak keinginan Lucia yang mau tinggal bersamanya.
Perkataan yang diucapkannya tadi ia katakan dengan spontan karena keberadaan Chloe yang bersama dengan mereka. Tidak mungkin juga dirinya menyetujui Lucia kembali tinggal bersama dengannya lagi sedangkan dirinya dan Chloe sudah menjadi sepasang kekasih. Ia juga tidak ingin menyakiti Cedric yang sudah sangat jelas mencintai Lucia.
"Olas, kau tidak mendengarku?" Tatap Chloe pada Legolas yang sejak tadi melamun duduk di sofa.
Suara Chloe menyadarkan diri Legolas dari lamunannya. Ditatapnya gadis yang sudah berdiri dihadapannya. Chloe sudah memakai syal dan tasnya sudah berada di lengannya. Gadis itu sudah bersiap untuk pulang.
"Chloe, kau ingin pulang?" Tanya Legolas.
Sejak Lucia pergi Legolas terus melamun di sofa. Chloe memperhatikan pemuda itu terus hingga perkataannya tidak ada yang direspon oleh Legolas. Bahkan saat ini ketika dirinya berpamitan pulang, Legolas melihatnya dengan tatapan bingung.
"Aku akan pulang sekarang." Ucap Chloe.
"Aku akan mengantarmu."
Salju mulai turun ketika Lucia dan Cedric berada di perjalanan. Walau pemanas di dalam mobil sudah menyala, tetap saja Lucia merasa sangat kedinginan saat ini. Cedric bisa melihat bagaimana wajah Lucia terlihat bersedih saat ini.
__ADS_1
"Cia, ada apa?" Tanya Cedric sesekali menoleh pada Lucia yang menundukan kepala. "Apa kau masih kedinginan?"
"Apa rasa rindu muncul ketika tidak ada perasaan lainnya?" Tanya Lucia mengangkat kepalanya dan melihat lurus ke depan. "Aku tadi bilang kalau aku merindukan Olas. Aku tidak tahu kenapa aku mengatakan hal itu tadi. Tapi saat melihatnya, aku merasa sedikit senang. Apa benar aku merindukannya?" Lucia menoleh pada Cedric yang melihat fokus ke depan karena sedang menyetir.
"Rasa rindu muncul karena ada rasa cinta didalamnya." Jawab Cedric. Pemuda itu mengatakan hal tersebut dengan sangat berat karena itu sama saja jika dirinya mengakui kalau Lucia mencintai Legolas. "Kau sudah merasakannya, Cia."
"Apa? Apa yang aku rasakan?" Tatap Lucia.
"Iblispun bisa merasakan cinta." Cedric menoleh pada Lucia dengan mata yang memerah.
...–NATZSIMO–...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...PENGUMUMAN...
GIVEAWAY AWAL TAHUN 2023 AUTHOR NATZSIMO
SALDO SHOPEE RP. 100.000 UNTUK 2 ORANG PEMBACA SETIA.
BERIKAN ULASAN MENGENAI SALAH SATU NOVEL FAVORIT KALIAN KARYA AUTHOR (SEMAKIN PANJANG SEMAKIN MENARIK).
ULASAN TERSEBUT BOLEH BERUPA APAPUN SEPERTI KRITIK DAN SARAN, KESAN DAN PESAN ATAU HAL YANG MENARIK YANG TERDAPAT DI NOVEL FAVORIT KALIAN..
ULASAN DIKIRIMKAN MELALUI EMAIL natzsimo@gmail.com DAN BERIKAN RATE JUGA DI NOVEL DENGAN BINTANG 5 (MAKSA) DENGAN ULASAN TERSEBUT.
PALING LAMBAT TANGGAL 6 JANUARI 2023.
WAJIB MASUK GRUP CHAT AUTHOR M911TTM KARENA PENGUMUMAN PEMENANG AKAN DIUMUMKAN DI GRUP CHAT TERSEBUT YA.
WAJIB FOLLOW AUTHOR JUGA YA.
2 ORANG DENGAN ULASAN MENARIK AKAN MENDAPATKAN MASING-MASING 100K SALDO SHOPEE.
UNTUK SESAMA AUTHOR AKAN ADA TAMBAHAN HADIAH BERUPA GIFT KOPI.
CANTUMKAN JUGA USERNAME DI NOVELTOON DAN NOMER HANDPHONE DI EMAIL YA.
DITUNGGU ULASANNYA YA PARA PEMBACA SETIA.
...❤❤❤❤❤...
__ADS_1