GADIS IBLIS MENCARI CINTA

GADIS IBLIS MENCARI CINTA
Tidak Bisa Bersama


__ADS_3

Lucas muncul di kamar Gayle untuk memberitahukan mengenai dirinya yang akan membawa Lucia hari ini kembali ke neraka. Pemuda itu sudah tidak memiliki pilihan karena raja iblis Lucifer sudah berencana datang ke dunia manusia hari ini.


"Benarkah? Kau akan membawa Cia hari ini juga?" Gayle tampan terkejut setelah Lucas mengatakan hal tersebut padanya.


"Aku tidak punya pilihan lagi." Jawab Lucas. "Aku juga akan menemui Leviathan. Dia juga menyewa rumah bibimu, kan?"


Gayle berada di dalam rumah sewaan yang ditempatkan Leviathan. Leviathan tampan bingung karena dirinya hampir tidak pernah berbicara dengan gadis itu. Ia juga merasa tidak memiliki kepentingan dengannya.


"Ada apa? Apa kau juga terpesona denganku?" Tanya Leviathan dengan sebuah senyum ciri khasnya.


Gayle mendengus dengan iringan tawa mendengarnya. Sejak awal melihat Leviathan gadis itu sudah tahu jika ia juga seorang iblis.


Seketika Lucas muncul di antara mereka berdiri. Leviathan tampak kaget melihatnya. Tidak ia sangka kalau akhirnya dirinya bisa pulang ke neraka segera.


"Lucas kau di sini?" Leviathan tampak senang melihat kakak dari tunangannya. "Kau pasti ingin membawaku kembali ke neraka, kan?"


"Ya, asalkan kau mau berjanji satu hal." Ujar Lucas. "Kau harus merahasiakan dimana selama ini kau tinggal dari orang tuaku."


"Baiklah, itu tidak masalah." Jawab Leviathan. "Kalau begitu sekarang bawa aku kembali ke neraka."


"Aku akan membawamu bersama Lucia." Seru Lucas. "Dan satu hal lagi yang harus kau pastikan, setelah kembali ke neraka mintalah ayahku untuk menikahkan kalian."


Leviathan sedikit terkejut karena mendengar perkataan Lucas. Biasanya iblis akan menikah ketika usianya mencapai 20.000 tahun, sedangkan Lucia masih 17.000 tahun. Itu adalah suatu permintaan yang mustahil, namun ia tidak akan menolaknya dan akan menyetujuinya karena untuknya yang lebih penting adalah kembali ke neraka secepatnya.


"Ya, baiklah, itu tidak masalah." Senyum Leviathan.


...----------------...


"Aku tahu kalau sebenarnya kau bisa membawa Lucia kembali ke neraka. Tapi kenapa kau tidak membawanya selama ini?" Legolas masih mencengkram Lucas dengan tatapan tajam. "Apa tujuanmu?"

__ADS_1


"Kau benar, aku memang bisa membawanya kapanpun aku mau, tapi aku tidak melakukannya karena aku ingin memastikan sesuatu terlebih dahulu." Jawab Lucas setelah melirik pada Gayle yang berdiri di belakang Legolas. "Dan sepertinya kau pun juga sudah tahu."


"Apa mengenai iblis yang juga bisa merasakan cinta?" Tanya Legolas. "Jadi kau membiarkan adikmu tetap di dunia manusia hanya karena ingin mengetahui hal tersebut?"


"Ya, kau benar." Jawab Lucia. "Iblispun juga bisa merasakan cinta. Aku sudah mendapatkan jawabannya dan akan membawa Lucia kembali ke neraka."


Legolas melepaskan cengkramannya dari Lucas. Ia memikirkan kalau ternyata yang dikatakan Cedric benar, iblis pun juga bisa merasakan cinta.


"Ya, kau harus membawanya ke neraka secepatnya." Ucap Legolas tanpa menatap Lucas.


"Kau tidak ingin tahu siapa yang Lucia cintai?" Lucas menatap dingin Legolas karena timbul rasa kesalnya pada pemuda itu.


"Itu tidak penting. Yang terpenting dia kembali ke tempatnya." Ucap Legolas sambil berjalan keluar dari kamar dan rumah itu.


Pemuda itu melihat pada Chloe yang menunggunya di depan pintu. Saat ini yang ada dipikirannya adalah mengenai Lucia, ia merasa itu hal yang bagus kalau gadis itu kembali ke neraka segera karena dengan begitu Lucifer tidak akan membinasakan manusia dengan kehadirannya ke dunia ini. Namun lagi-lagi sesuatu terasa mengganjal di hatinya.


Legolas dan Chloe segera masuk ke dalam rumah. Sebisa mungkin Legolas menghilangkan Lucia dari pikirannya. Ia hanya ingin fokus pada kebersamaannya dengan Chloe saat ini.


"Aku membawa makanan untukmu, Olas. Aku akan menyiapkannya untukmu." Senyum Chloe setelah itu berjalan ke meja dapur.


Tak ada jawaban dari Legolas, pemuda itu hanya duduk di sofa. Walau ia terus berusaha untuk menghalau pikirannya dari Lucia namun tetap tidak bisa. Jika Lucia kembali ke neraka, itu berarti dirinya tidak akan pernah bertemu dengan gadis itu lagi.


"Mari kita makan, Olas." Chloe berjalan membawa nampan berisi beberapa piring yang berisi makanan ke arah sofa dan meletakannya ke meja. "Kau pasti sudah lapar karena hanya sarapan roti kan? Ayo kita makan."


Legolas menerima sendok yang diberikan Chloe padanya. Pemuda itu mulai makan bersama kekasihnya tanpa berkata apapun.


"Oh iya, ini untukmu, Olas. Selamat natal." Ucap Chloe memberikannya pada Legolas, sebuah hadiah berbentuk kotak kecil yang diambilnya dari tas. "Bukalah."


Dengan segera Legolas membuka hadiah tersebut. Sebuah syal berwarna hijau. Gadis itu langsung memakaikan syal tersebut ke leher Legolas karena udara masih saja terasa begitu dingin walau pesanan ruangan sudah menyala. Legolas memulas sebuah senyum pada Chloe.

__ADS_1


"Kau suka warna hijau kan?" Ujar Chloe.


"Terimakasih, Chloe." Jawab Legolas. "Tunggu sebentar, aku juga sudah menyiapkan sesuatu untukmu."


Dengan segera Legolas berjalan ke arah lemari pakaian yang dekat dengan kasurnya berada. Ia membuka lemari tersebut dan melihat dua buah hadiah di dalamnya. Sejenak ia menatap kedua hadiah tersebut dan mengambil salah satunya.


"Aku tidak tahu apa yang harus aku berikan pada seorang gadis." Seru Legolas saat berjalan kembali ke sofa dimana Chloe menunggunya. "Selamat natal, Chloe." Legolas memberikan hadiah yang dibawanya pada kekasihnya tersebut.


Dengan sebuah senyum senang Chloe menerimanya dan langsung membukanya segera. Sebuah boneka rusa kecil dengan hidung berwarna merah.


"Rudolph?" Senyum Chloe saat melihat boneka tersebut yang merupakan rusa penarik kereta Santa Claus. "Ini sangat lucu. Aku menyukainya, Olas. Terimakasih."


"Aku berharap Rudolph bisa menarik keretamu dan membawamu ke tempat yang indah. Jauh lebih indah melebihi saat bersamaku." Ucap Legolas.


"Apa maksudmu, Olas?" Tanya Chloe yang merasa aneh dengan ucapan pemuda itu.


"Kemarin kau bilang padaku kalau kau akan merasa lebih menyakitkan jika bersama dengan orang yang tidak benar-benar mencintaimu. Maafkan aku Chloe, aku sudah menyakitimu." Tatap Legolas.


Chloe mengerti dengan perkataan Legolas. Itu berarti Legolas mengakui kalau pemuda itu tidak mencintainya lagi. Chloe bisa menerimanya karena sejak awal hal itu yang ingin dirinya pastikan.


"Seharusnya aku tidak memintamu untuk menjadi kekasihku di saat rasa cintaku padamu sudah tergantikan. Aku jadi semakin merasa buruk karena memintamu untuk menikah denganku."


Walau perasaannya sangat sedih namun gadis itu tetap memulas sebuah senyuman pada Legolas.


"Aku mengerti apa yang kau rasakan. Aku tidak marah padamu." Jawab Chloe. "Lalu apa yang akan kau lakukan? Sejujurnya apa yang terjadi membuat aku bingung. Aku tahu kau dan Cia saling mencintai, tapi saat ini Cia bersama Cedric sedangkan Levi bilang mereka akan segera menikah karena mereka berdua bertunangan."


"Ya, kau benar, aku tidak akan melakukan apapun karena tidak ada yang bisa aku lakukan." Jawab Legolas. "Aku akan membiarkan Cia kembali ke tempat asalnya walau itu sangat menyakitkan. Karena kami berdua tidak bisa bersama."


...–NATZSIMO–...

__ADS_1


__ADS_2