GADIS IBLIS MENCARI CINTA

GADIS IBLIS MENCARI CINTA
Rahasia Tuhan


__ADS_3

Gayle mencium Lucas dan menarik pemuda itu hingga mereka berdua terjatuh di atas tempat tidur. Gayle mengambil posisi di atas tubuh Lucas dan menatap Lucas dengan menyipitkan matanya.


"Dari mana kau tahu mengenai siapa iblis itu?" Tatap Gayle yang duduk di atas tubuh Lucas yang berbaring di atas tempat tidur.


"Ketika Lucifer masih menjadi malaikat, dia turun ke dunia manusia. Malaikat dengan segala macam sifat baiknya saat berada di dunia manusia merasakan sebuah rasa iri yang seharusnya tidak bisa dia rasakan. Namun sebenarnya Tuhan pun menciptakan semua perasaan buruk pada malaikat hanya saja karena cahaya surga tak ada malaikat yang mampu merasakan perasaan buruk itu. Dan ketika Lucifer turun ke dunia manusia, dia bisa merasakannya, rasa iri dan bencinya pada manusia membuat ia melakukan kesalahan dengan berhubungan dengan Lamia sang ratu iblis yang juga merasakan cinta di dunia manusia. Itu artinya Tuhan juga menciptakan iblis dengan rasa cinta. Hanya saja pengaruh api neraka membuat iblis tidak bisa merasakan cinta saat berada di sana sama seperti malaikat yang tidak bisa merasakan rasa benci saat di surga karena pengaruh cahaya surga."


Gayle tersenyum mendengar perkataan Lucas karena apa yang diucapkan Lucas adalah benar. Lucifer yang seorang malaikat dan Lamia yang seorang iblis melakukan hubungan terlarang saat di dunia manusia karena ketika kedua makhluk tersebut berada di dunia manusia, mereka menjadi bisa merasakan semua perasaan yang tidak bisa mereka rasakan saat di dunia mereka masing-masing. Di sinilah Lucas tercipta, di dunia manusia. Itu yang membuat dirinya menjadi satu-satunya makhluk yang bisa keluar masuk dengan bebas ke ketiga dunia yang diciptakan Tuhan.


"Kau benar, karena itu juga kau yang sejak dulu sering keluar dan masuk dunia manusia bisa merasakan semua perasaan tersebut. Apalagi dirimu adalah setengah iblis dan setengah malaikat." Jawab Gayle. "Tuhan menciptakan semua makhluk dengan semua perasaan, namun ke adaan dimana mereka berada mengunci perasaan tersebut hingga mereka tidak merasakannya namun hanya manusia yang mampu merasakan semuanya karena dunia manusia merupakan dunia antara neraka dan surga. Lalu mengenai iblis yang kau bilang—"


Tiba-tiba Lucas merubah posisinya hingga dirinya yang berada di atas tubuh Gayle. Tangan kirinya memegang leher kiri gadis itu dengan ibu jari yang berada di sudut bibir Gayle.


"Aku baru tahu kalau ternyata ibuku yang adalah ratu iblis memiliki seorang adik." Ujar Lucas. "Lamia memiliki saudara perempuan yang dahulu diutus ke dunia manusia untuk melakukan sebuah misi. Namun karena dirinya jatuh cinta dengan seorang manusia, dia tidak melakukan misi tersebut dan menjadi buronan."


Gayle hanya tersenyum merespon semua perkataan Lucas. Perkataan pemuda itu adalah benar.


"Akan tetapi aku tidak tahu apa yang terjadi padanya hingga iblis itu berubah menjadi manusia. Semua itu dirahasiakan dan tidak ada satu pun yang tahu mengenai cara seorang iblis bisa berubah menjadi manusia, sama seperti raja iblis merahasiakan fakta bahwa sebenarnya iblis bisa merasakan cinta." Lanjut Lucas. "Karena itu sepertinya aku harus menanyakannya langsung pada saudara perempuan ibuku, adik kandung dari Lamia... Lilith."


...----------------...

__ADS_1


Legolas keluar dari kamar mandi setelah membersihkan dirinya. Ia mencium aroma yang membuat perutnya menjadi terasa sangat lapar. Chloe sedang memasak mie instan untuknya saat ini.


"Kau tidak perlu melakukannya Chloe." Ujar Legolas yang mendekati Chloe di meja dapur.


"Tidak masalah, kebetulan aku juga sedang ingin makan mie instan." Jawab Chloe sambil menuang panci berisi mie instan yang sudah matang ke dalam dua mangkuk.


"Biarkan aku yang membawanya." Legolas langsung membawa kedua mangkuk tersebut ke meja yang ada di hadapan sofa di depan pintu masuk.


Legolas dan Chloe menyantap makanan tersebut tanpa membicarakan hal yang penting hingga mereka berdua menghabiskan makanannya. Legolas merasakan rasa senang karena bisa bersama Chloe dan saat ini mereka berdua adalah sepasang kekasih.


"Terimakasih, Chloe. Aku sangat senang kau datang menemuiku dan memasak mie instan ini." Ucap Legolas menoleh pada Chloe yang duduk di sebelah kanannya.


"Kau tidak perlu melakukannya, aku bisa membeinya dan untukku hanya memakan roti setiap hari juga tidak masalah." Ujar Legolas.


"Tidak, di pekerjaan barumu kau akan lebih banyak berpikir, kan? Karena itu kau harus memakan makanan yang menyehatkan dan tidak mengandung banyak karbohidrat karena itu bisa membuatmu mengantuk. Itu akan menghambat pekerjaanmu nanti."


Legolas tersenyum mendengar ucapan Chloe yang menurutnya itu merupakan sebuah bentuk perhatian dari gadis itu untuk dirinya. Ia jadi teringat mengenai keinginannya untuk menikahi gadis itu. Walau sebenarnya dirinya juga masih ragu, namun saat ini Legolas tidak ingin melepaskan gadis cantik dan baik seperti Chloe.


"Chloe, mengenai keinginanku untuk—"

__ADS_1


"Olas, aku mengerti, tapi aku belum bisa memberimu jawaban untuk hal tersebut." Potong Chloe mengerti apa yang akan diucapkan Legolas padanya. "Kita akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama, sebaiknya kita menjadi lebih dekat dulu sebelum kita menikah. Aku ingin lebih mengenal dirimu, Olas." Chloe memegang lengan Legolas.


Legolas sedikit merasakan sebuah kekecewaan dan membuatnya menjadi menundukan kepalanya. Ia tidak mengerti kenapa Chloe terkesan meragukan dirinya dengan tidak langsung menjawab keinginan dirinya untuk mereka berdua menikah. Pemuda itu berpikir jika Chloe benar-benar mencintainya, seharusnya gadis itu langsung mau menikah dengannya. Apa semua itu karena keadaan Legolas yang masih jauh dari kata tercukupi? Padahal ia mengira jika Chloe tahu mengenai pekerjaan barunya gadis itu akan langsung setuju menikah dengannya.


"Olas, aku tidak masalah dengan semuanya tapi aku merasa ada sesuatu yang mengganjal dan aku ingin menghilangkan perasaan itu dulu sebelum aku menjawabnya." Ucap Chloe yang langsung memeluk lengan kanan Legolas. "Aku harap kau mengerti dan mau menungguku karena aku tidak ingin mengambil keputusan tanpa memastikan kalau keputusanku itu benar."


Mendengar perkataan Chloe dan tangan gadis itu memeluk lengannya membuat Legolas mengangkat kepalanya dan menoleh pada Chloe. Ia menatap wajah cantik Chloe yang sedang tersenyum padanya. Hal itu membuat dirinya menjadi ingin mencium gadis itu.


Dengan segera Legolas memegang wajah Chloe dan langsung menyambar bibir gadis itu, menciumnya. Legolas mencium Chloe dengan sedikit bersemangat dari sebelumnya hingga membuat gadis itu bersandar ke sudut sofa.


"Baiklah, aku akan menunggu jawabanmu, Chloe." Ucap Legolas setelah itu kembali mencium bibir Chloe dan semakin memanas.


Tiba-tiba suara bel berbunyi. Legolas menghentikan ciumannya dan segera membuka pintu setelah dirinya dan Chloe merapikan keadaannya karena baru saja mereka berciuman dengan penuh gairah.


Dengan segera Legolas membuka pintu dengan perasaan sedikit kesal. Namun dirinya tersentak saat melihat siapa yang datang dan langsung menyambar tubuhnya dengan pelukan. Legolas hanya mematung melihat kehadiran Lucia yang tiba-tiba dan langung memeluknya sedangkan Chloe sedang berada di rumahnya juga dan memperhatikannya.


"Olas, aku merindukanmu." Ucap Lucia yang memeluk Legolas.


...–NATZSIMO–...

__ADS_1


__ADS_2