Gadis Kesayangan Bos Mafia

Gadis Kesayangan Bos Mafia
Bab 51. Pertemuan Empat Keluarga


__ADS_3

Cullen pulang ke mansion dengan tangan kosong tanpa mendapatkan informasi Xana,


"Dony siapkan senjata kita!" perintah Cullen kepada Dony yang merupakan pengikut setianya sejak awal hingga menjadi tangan kanannya.


"Siap tuan!" sahut Dony mantap


"Hari ini aku akan mengakhiri semua permasalahan semua keluarga" gumam Cullen


"Siapkan pertemuan diruang tertutup malam ini tepat pukul 8 tepat! Undang keluarga Amartha, Elvano dan Flowen untuk menuntaskan seluruh masalah yang terjadi 5 tahun terakhir ini!" perintah Cullen setelah dia berfikir dengan matang untuk mengakhiri semua masalah dengan anggota keluarga kelas atas.


Tidak lama setelah itu undangan tersebut menyebar diketiga keluarga yang bersangkutan,


"Hahh! Kita lihat apa yang dia inginkan" ucap Theo ketika menerima undangan Cullen.


"Wowww tumben!" ucap spontan seorang pria yang sudah lama tidak memiliki koneksi di pasar gelap, tapi saat ini dia malah menerima surat undangan yang mengejutkan dari teman lama nya yang merupakan keluarga tunggal Alfarizi.


"Hehh aku tidak tertarik!" gumamnya seraya membuang undangan itu tapi dengan cepat dicegah oleh seorang wanita paruh baya


"Alex apa yang kau lakukan! Kenapa kau selalu bersembunyi dari permasalah ini!" gerutu wanita itu kepada pria yang bernama Alex,


"Sudahlah Madam Alice aku paling benci dengan sesuatu yang hanya membuang-buang waktu ku saja!" gerutu Alex


"Alex Flowen!!" teriak Madam Alice


"Sudah lama kita tidak berkoneksi dengan keluarga Alfarizi dan Amartha, ini waktunya kau membangun dunia mu sendiri!" ucap tegas Madam Alice


"Hehh dunia ku atau dunia kalian para penjahat!" ketus Alex Flowen seraya tersenyum sinis, lalu pergi meninggalkan Madam Alice.


"Huhh bocah itu tidak pernah mau mengambil kesempatan yang langka seperti ini!" gerutu Madam Alice kesal.


Beberapa jam kemudian tepatnya pukul 8 malam, beberapa mobil mewah memasuki bagasi khusus ruang tertutup milik Cullen. Tepatnya berlokasi dipelabuhan milik keluarga Alfarizi, Cullen yang sudah sedari tadi duduk menunggu kedatangan para tamu nya siap menyambut apapun yang terjadi malam ini.


"Hy tuan arogan!" sapa seorang wanita yang merupakan sepupu Alex Flowen, dia bernama Anetha Flowen yang sudah sejak lama mengikuti ekonomi dipasar gelap. Dan dia hadir saat ini untuk mewakilkan Alex Flowen yang sama sekali tidak ingin terlibat,


"Hy Cullen, sudah lama kita tidak bertemu?" ucap wanita paruh baya yang berjalan tertinggal dibelakang Anetha Flowen

__ADS_1


"Iya sudah sangat sangat lama Madam Alice" sahut Cullen


"Apa yang membuat mu mengundang kami semua disini sayang?" tanya Madam Alice yang selalu ramah seperti biasanya


"Nanti akan saya jelaskan Madam.." sahut Cullen singkat dan Madam Alice hanya tersenyum kecil disertai anggukan ringan saja.


Tidak lama kemudian keluarga Amartha dan Elvano pun datang secara bersamaan, terlihat seorang pria yang begitu familiar langsung duduk dikursi yang telah disiapkan.


Sekarang empat keluarga besar sudah terkumpul, untuk yang pertama kali setelah lima tahun dahulu.


Cullen yang merupakan anak tunggal keluarga Alfarizi hanya dia sendiri, sedangkan dari pihak keluarga Flowen ada Anetha Flowen dan Madam Alice. Lalu di pihak keluarga Amartha ada Theo Welman Amartha serta Efendy Amartha dan Welio Amartha, kemudian dipihak keluarga Elvano ada Morvin Elvano dan sepupunya Yuko Elvano dari jepang.


Cullen menatap tajam wajah Theo Welman Amartha,


"Baiklah karna kalian semua sudah ada disini, aku akan mengatakan sesuatu yang penting" ucap Cullen dingin dan semua orang yang berada dalam ruangan itu menatap ke arah Cullen Alfarizi.


"Aku akan berhenti dari pasar gelap" ucap Cullen membuat semua orang tercengang tapi lain halnya dengan orang-orang yang memusuhi Cullen, mereka tersenyum bahagia penuh kemenangan.


"Cullen!" tegas Madam Alice dan langsung dihentikan oleh Cullen


"Tapi jika tanpa dirimu, kita tidak akan aman!" ucap Madam Alice lagi


"Madam, biarkan tuan Cullen melanjutkan pembicaraannya dahulu" ucap Theo dengan lembut karna merasa senang akan keputusan Cullen


"Siapa kamu sebenarnya!" gerutu Madam Alice ketika melihat Theo Welman Amartha


"Ouhh aku lupa memperkenalkan pada kalian semua!" ucap Theo dengan nada suara bersahabat


"Perkenalkan aku Theo Welman Amartha anak tertua di keluarga Amartha, jika tuan Cullen sudah melepaskan kepemimpinannya di pasar gelap. Maka dari itu akan diserahkan pada ku!" ucapnya dengan sedikit angkuh dan percaya diri


"Hehh ternyata itu kau!" ucap Anetha Flowen langsung berdiri menatap tajam Theo


"Apa kau anaknya Daniel?" tanya Anetha Flowen dengan ketus


"Bukan!" sahut Theo singkat

__ADS_1


"Memang kenapa?" tanya nya penasaran membuat Anetha Flowen sedikit kesal


"Asalkan kau tau kehancuran keluarga Flowen itu berasal dari Daniel Amartha!" ucapnya kesal membuat Cullen menatap Anetha penasaran dengan ucapan wanita itu.


"Huhh kalian jangan bermain bodoh! Keluarga Amartha yang memulai permusuhan, Daniel sudah menghancurkan martabat keluarga Flowen dan dia juga yang telah membunuh Liam Welman Amartha!" ketus Anetha Flowen


"Apa maksud mu!" tanya Theo tegas


"Hehh tidak ku sangka ternyata tidak ada yang mengetahui hal ini!" gerutu Anetha Flowen


"Aku adalah istri kedua Liam!" ucap Anetha mantap membuat Theo terdiam


"Ayah ku tidak pernah menikah dengan siapapun kecuali dengan ibuku sendiri!" tegas Theo yang mulai emosi


"Hah ternyata dia sudah memiliki anak" ketua Anetha


"Apa maksud mu sebenarnya Anet?" tanya Madam Alice yang tidak menyangka jika Anetha menjadi wanita simpanan Liam Welman Amartha ayahnya Theo dan Alnerd.


"Liam mengetahui semuanya itulah kenapa dia dibunuh oleh Flind Flower yang dipekerjakan oleh Daniel Amartha" ucap Anetha yang sedikit meredam emosi nya karna ada kemarahan dan kesedihan dalam hatinya.


"Liam tahu jika tetua Xizer telah mencuri dokumen rahasia milik Alfarizi tapi dokumen itu menghilang ketika tetua Xizer meninggal" ucap Anetha


"Kakek ku mencuri dokumen rahasia itu? Hahh sembarangan!" ketus Morvin Elvano yang mulai membuka suaranya


"Memang benar! Keluarga Elvano yang mencuri dokumen itu!" ketus Anetha


"Apa pentingnya dokumen itu?!" sahut Cullen yang mulai muak dengan perdebatan mereka


"Itu hanya dokumen biasa dan sudah aku bakar!" ucap Cullen lagi membuat mereka semua terdiam tidak percaya.


Dokumen itu merupakan harta paling berharga dipasar gelap tapi juga membawa petaka bagi mereka semua.


"Dokumen itu hanya kertas!" ucap Cullen dingin


"Anet ceritakan semua yang kau ketahui tentang kejadian lima tahun lalu dan jangan pernah lewatkan apapun!" perintah Cullen membuat Anetha meneguk kasar salivanya karna ucapan itu sudah tergelincir di lidah nya maka akan ia tuntaskan semua cerita lama itu.

__ADS_1


...Next......


__ADS_2