
(Berita artis.com) Beredar berita mengejutkan dari seorang aktor terkenal berinisial (JF)sedang menjalin hubungan dengan mantan aktris (L) dan sudah dikonfirmasi oleh (L) bahwa mereka sudah menjalin hubungan 4 tahun lamanya. Diwawancarai langsung Sabtu pekan lalu di kediaman apartemen (L) ia menerangkan tentang kisah asmaranya bersama (JF) sudah pada hubungan yang serius dan akan melangsungkan pertunangan mereka dalam waktu dekat. Namun tanpa diduga usut punya usut kini hubungan mereka harus kandas dikarenakan kehadiran pihak ketiga. Menurut keterangan (L) pihak ketiga tersebut berinisial (A) berumur 23 tahun dan bekerja sebagai CS girl disalah satu perusahaan terkemuka. Namun hal ini belum terkonfirmasi oleh pihak agensi (JF) sendiri. Karna adanya insiden ini (L) merasa dirugikan dan di khianati mentah-mentah oleh (JF).
(beritaartis.com ziko)
Komentar,
Ayuputri; "Waduh! Siapa nih JF? Jangan bilang Jordan Fransisco? Soalnya cuma aktor ini yg punya inisial JF."
Meldimeti;" Ya ampun tega banget sih selingkuh? Padahal aku ngefans banget tapi ternyata dia playboy. Jadi ilfil!"
Rosamawar; Masa iya Jordan Fransisco? Inisial L itu mungkin yg dimaksud mantan aktris Liona kali yah! Secara mereka dulu pernah deket!
(3.350 komentar)
Dalam kurun waktu kurang dari dua jam. Artikel yang diunggah Ziko di akun blog pribadinya sudah di banjiri banyak komentar. 30% masyarakat menyanggah dan 70% berkomentar negatif. Liona menyeringai sembari menatap monitor laptop. Merasa puas dengan hasil kinerja Ziko.
"Sebentar lagi kau dan Ana akan hancur! Rasakan itu!"
****
Di luar negri,
Ting tung! Ponsel Niko berdering menandakan pesan singkat masuk. Niko meraih ponselnya, tertera nama salah satu staf yang bekerja di agensi yang sama.
"Jordan sedang dalam masalah! Buka googli sekarang! Namanya menjadi berita trending paling atas sekarang!" tulisnya.
Kalimat itu membuat Niko mengernyitkan alisnya. Niko komat-kamit sembari menatap ponselnya berharap yang terjadi tidak seburuk pemikirannya. Niko menghela napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan agar dirinya bisa tenang. Ia mulai mengoperasikan ponselnya dan matanya melotot membaca artikel itu. Dibacanya kalimat demi kalimat Niko menggigit bibir bawahnya dengan getir. Hampir semua isi dari artikel itu adalah fakta.
"Siapa Ziko? Dari mana dia bisa tahu tentang ini?"
"Niko! Kau sedang apa?" tanya Jordan yang tiba-tiba datang.
"Jordan apa kau sudah memeriksa berita viral hari ini?"
Jordan menggeleng."Belum... Kenapa? Apakah ada hal penting hari ini?"
"Kau lihat ini."
Niko menyerahkan. Ponselnya dan Jordan tampak terkejut sama halnya dengan Niko.
__ADS_1
"Kau mengenal Ziko?" tanya Niko pada Jordan yang masih fokus membaca.
"Ziko? Bukankah dia wartawan yang waktu itu?" ucap Jordan mencoba mengingat-ingat.
"Apa kalian dekat? Bagaimana bisa dia mengetahui hal ini?" tanya Niko yang masih bingung.
Jordan menggeleng."Tidak, kami bahkan hanya bertemu beberapa kali. Aku juga heran kenapa dia bisa tahu."
"Aku akan mencoba mencari tahu dan menyelesaikan masalah ini. Kau hanya perlu fokus pada pekerjaanmu."
Jordan mengangguk pelan. Perasaannya di gerogoti rasa khawatir dan bingung. Siapa sosok Ziko sebenarnya? Meski artikel itu hanya menyebut inisial dan masih menjadi pertanyaan di masyarakat tapi tak lama lagi berita lain juga akan ikut memprovokasi dan mencari kebenarannya. Ia tidak peduli jika pekerjaannya akan hancur setelah ini. Ia hanya cemas pada Ana yang akan mendapat cemoohan dari masyarakat karna dirinya.
"Aku harus menghubungi Ana sekarang!"
Jordan segera meraih ponselnya dan jemarinya bermain di layar ponsel.
Nomor yang anda tuju sedang tidak dapat dihubungi atau sedang berada di luar jangkauan. Mohon tinggalkan pesan setelah nada berikut.
Jordan semakin panik karna Ana tidak dapat dihubungi. Sekali lagi ia mencoba menghubungi Ana namun hasilnya nihil.
"Semoga kau baik-baik saja Ana."
Keesokan harinya,
"Ana bangun,ayo kita jalan-jalan."
Neysa mencoba menggoyang-goyangkan tubuh Ana namun Ana tetap berada di posisi yang sama tak berkutik sedikitpun. Neysa menggelengkan kepalanya, melihat Ana yang tertidur seperti orang mati. Neysa memainkan ponselnya dan membuka Instrigum yang selalu menjadi awal aktifitasnya di pagi hari. Selama sepuluh menit Neysa berkutik dengan ponselnya ada sebuah postingan yang sedang heboh saat ini. Neysa penasaran dan membuka postingan itu. Neysa mengerutkan alisnya membaca setiap kalimat yang tertera di postingan itu.
"Ana bangun! Ayo cepat bangun!"
Neysa menggoyangkan tubuh Ana dengan kasar dan kini Ana dibuat terkejut karna Neysa membangunkannya seperti sedang terjadi kebakaran.
"Apa?! Kenapa! Ada apa?!"
Ana mengeracau tak jelas dan membuat Neysa terkekeh melihatnya.
"Haha... kau seperti monyet yang kehilangan induk. Whaha!" tawa Neysa pecah seketika.
Ana melempar bantal ke arah Neysa. Merasa kesal karena Neysa menganggu tidurnya di hari libur seperti ini.
__ADS_1
"Jangan menggangguku! Aku mau tidur."
Ana kembali bersiap-siap untuk merebahkan tubuhnya namun belum sempat Ana melakukannya,Neysa memampangkan ponselnya pada Ana.
"Baca ini, aku yakin rasa ngantukmu akan hilang setelah ini."
Ana menatap bingung pada Neysa. Namun ia juga penasaran apa yang ingin ditunjukkan padanya. Ana membaca perlahan setiap kalimat yang tertera namun ia hanya bisa mengerutkan alisnya.
"Apa ini? Siapa itu JF? Kenapa kau menunjukkan ini padaku?" tanya Ana dengan polosnya.
Neysa melotot mendengar perkataan Ana yang membuatnya terpancing emosi. Neysa menggelengkan kepalanya dan menepuk jidatnya pelan sembari menghela napas. Ana hanya melirik Neysa dengan tatapan heran.
"Kenapa Ney? Apa kepalamu sakit?"
"Tidak, kepalaku baik-baik saja. Sepertinya kepalamu yang perlu dibenturkan sesuatu agar bisa berpikir!" ucap Neysa ketus.
"Kenapa kau marah pagi-pagi begini? Apa karna kau lapar? Mau ku masakkan sesuatu?"
Neysa memutar bola matanya merasa jengah dengan sikap polos sahabatnya itu.
"Sudahlah, biar aku jelaskan padamu. Artikel ini berhubungan dengan Jordan. JF adalah nama inisial dari Jordan Fransisco! Dan L adalah Liona! Apa kau masih tidak mengerti?"
Ana membuka mulutnya lebar-lebar merasa tak percaya dengan apa yang ia dengar. Baru ia menyadari betapa bodohnya ia saat ini. Setelah otaknya mulai bekerja ia mencari-cari ponselnya yang entah dimana keberadaannya.
"Kau cari apa?" tanya Neysa bingung melihat Ana yang sedang membuang bantal dan barang lainnya di atas kasur mencari sesuatu.
"Ponselku." jawab Ana tanpa menoleh.
"Ponsel? Sepertinya itu ada di dalam tasmu. Bukankah kau belum menyentuh ponselmu sama sekali dari kemarin malam."
Ana menghentikan aktifitasnya dan beranjak dari tempat tidurnya.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Halo para readers salam hangat dari author. Terimakasih sudah membaca novel perdana saya. Mungkin banyak dari kalian yang tidak suka dengan karakter Ana yang saya jadikan sebagai pelakor disini. Alasannya adalah karna saya ingin membuat cerita yang sedikit berbeda dari novel sebelah. Dan akhir-akhir ini saya jarang up karna semangat menulis yang mulai down. Mohon kasih author ini semangat lewat like,komen, dan vote. Mohon tidak komen yang membuat author lebih down. Sekali lagi terimakasih banyak atas dukungan kalian.😘