
Gara-gara ulah Tristan, Melly jadi terlambat masuk kelas. Bu Agatha, guru Biologinya, sudah asyik bercuap-cuap di depan kelas. Untung buat Melly. Bu Agatha masih memberikan toleransi kepadanya. Sehingga dia masih diizinkan masuk dan dipersilahkan duduk untuk mengikuti pelajarannya.
"Lo kemana aja, Mell?" bisik Rani ketika Melly baru duduk di sebelahnya.
"Gue ditahan kak Tristan di toilet," sahut Melly, juga sambil berbisik.
Rani melongo. "Kok bisa?"
"Tadi gue lagi sembunyi di toilet," jelasnya. "Soalnya, gue ngelihat kak Robbin lagi berdiri di depan kelas kita. Lo ngelihat dia juga nggak?"
Rani mengangguk. "Kak Robbin juga tadi malah sempet masuk ke kelas," katanya. "Dia nyamperin gue dan nanyain nomor HP lo."
"Terus lo kasih?" tanya Melly.
"Iya." jawab Rani.
"Oneng. Pantes aja kak Tristan tahu nomor HP gue." Tanpa sadar Melly meninggikan suara. Sebuah pelototan dari Bu Agatha segera melayang ke arahnya, Melly pun langsung memasang tampang malaikatnya.
"Seenaknya aja lo nyebarin nomor HP
gue," omel Melly pada Rani begitu Bu Agatha sudah berpaling.
Rani pun nyengir. "Sorry cuy," katanya tanpa rasa bersalah. "Soalnya, gue nggak mungkin kan bilang kalo gue nggak tahu nomor HP lo. Jelas ketahuan banget lah bohongnya."
__ADS_1
"Tapi gara-gara lo, gue jadi nggak bisa bohong sama kak Tristan kalo gue nggak bawa HP," gerutu Melly.
"Emangnya kenapa lo mesti bohong?" tanya Rani tidak mengerti.
"Dia nyuruh gue nelepon kak Miko dan nyuruh ngajakin ketemuan di Kafe Bob Rock jam lima sore ini," cerita Melly. "Gue takut dia berbuat sesuatu sama kak Miko, apalagi setahu dia, gue ini pacar kak Miko."
"Sejak kapan lo pacaran sama kak Miko?!" seru Rani kaget. Suaranya menggelegar di seantero kelas dan membuatnya mendapat pelototan juga dari Bu Agatha.
"Sekali lagi kamu dan Melly ribut, saya tidak akan segan-segan mengeluarkan kalian berdua dari kelas!" ancam Bu Agatha.
Melly dan Rani langsung menunduk dan pura-pura bertobat. Mereka kemudian melanjutkan acara bisik-bisiknya setelah yakin Bu Agatha tidak lagi melirik-lirik ke arah mereka.
"Gue sama kak Miko cuma pura-pura pacaran," Melly memberitahu Rani. "Itu usulnya Ghevin. Dia bilang lebih baik kak Tristan mengira gue pacar kak Miko daripada dia tahu kalo gue ini adiknya."
"Lo mah emang selalu setuju apa pun kata si Ghevin," gerutu Melly.
"Tentu dong," celetuk Rani. "Gue kan harus selalu mendukung calon yayang gue."
Melly mencubit lengannya. "Jangan bilang calon yayang, ah," protesnya. "Gue geli tahu dengernya."
"Yeee... geli kenapa?" balas Rani. "Lo tuh harus mulai merelakan kak Ghevin buat gue, Mell. Gue nggak bakal nyerah sebelum berhasil ngejadiin dia yayang gue."
Melly mengernyit. "Lo kok mau sih sama dia?" tanyanya heran. "Dia kan playboy."
__ADS_1
"Gue nggak peduli walaupun dia playboy," kata Rani. "Gue udah telanjur cinta sama dia. Siapa tahu gue bisa ngerubah dia jadi cowok setia."
Melly meragukan sahabatnya itu. Sebab Melly tahu sekali bagaimana Ghevin sulit untuk mengubah kebiasaannya bergonta-ganti cewek. Melly bukannya tidak mendukung Rani untuk berpacaran dengan Ghevin. Melly hanya tidak mau Rani sakit hati nantinya.
"Jadi, sekarang yang nganter jemput lo ke sekolah kak Ghevin atau kak Miko?" tanya Rani.
"Kak Miko," jawab Melly. "Biar kak Tristan tambah yakin kalau gue itu emang pacar kak Miko. Lagian, bahaya kalo Ghevin yang nganter jemput gue. Siapa tahu kak Tristan sama teman-temannya masih ngawasin gue."
Rani tampak kecewa. "Yah... gue nggak bisa mencuri-curi kesempatan untuk ngelihat kak Ghevin waktu nganter jemput lo lagi dong," keluhnya.
"Sayang banget ya, Ran," goda Melly.
"Tapi nggak apa-apa." kata Rani bersemangat. "Gue akan sering-sering main ke rumah lo."
"Emang selama ini masih kurang," cerocos Melly. "Perasaan lo sering banget deh main ke rumah gue."
Mereka berdua sontak cekikikan dan baru berhenti ketika mendengar suara Bu Agatha. Sepertinya kesabaran beliau sudah habis melihat tingkah mereka.
"Melly, Rani, cepat kalian keluar dari kelas!" perintahnya.
Melly dan Rani pun menurut. Mereka berjalan dengan lemas seakan-akan menyesali perbuatannya, padahal begitu tiba di luar kelas mereka kembali cekikikan.
🌺Bersambung🌺
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen, Rate, dan Vote. Biar Author makin SEMANGAT 💖💕Thx.