Gejolak Masa Muda

Gejolak Masa Muda
Bab 17


__ADS_3

Seakan tak pernah lupa dengan tugasnya. Miko menjemput Melly pulang sekolah seperti biasa, dia segera membonceng Melly pulang ke rumahnya. Sesampainya di sana, Miko tidak langsung pulang. Dia bilang, dia ingin bicara dengan Melly. Jadi, Melly mengajaknya masuk dan mempersilakannya duduk di bangku yang ada di teras.


"Besok malem lo ada acara nggak, Mell?" tanya Miko.


"Emangnya kenapa?" Melly balik bertanya.


Miko terlihat agak gugup ketika melanjutkan ucapannya. "Gue mau ngajak lo jalan, itu juga kalo lo mau," katanya.


Kini gantian Melly yang jadi gugup. Apa dia mau ngajak gue kencan?


"Soalnya gue nggak enak udah ngelibatin lo dengan Tristan," kata Miko beralasan. "Jadi sebagai gantinya, gue mau ngajak lo buat senang-senang."


Melly harus jawab apa? Tentu saja dia mau pergi dengan Miko, tapi bagaimana cara dia menjawabnya? Melly tidak pernah menerima ajakan kencan dari cowok sebelumnya. Karena dengan kehadiran mereka di rumahnya saja, Ghevin sudah memastikan para cowok keder sebelum sempat mengajaknya berkencan.


"Mmm... Ghevin bilang apa?" tanya Melly.


Miko tersenyum, seakan tahu bahwa pendapat Ghevin sangat penting untuknya. "Gue udah minta izin sama Ghevin," katanya. "Dia bilang terserah lo aja, Mell."


Sepertinya hanya Miko satu-satunya cowok yang mendapatkan persetujuan dari Ghevin. Tentu saja, karena dia sahabat sekaligus orang kepercayaan Ghevin.


"Kalo Ghevin ngizinin, ya udah, Melly mau," katanya malu-malu.

__ADS_1


Kelegaan terpancar dari wajah Miko, bercampur dengan kesenangan. "Besok malam gue jemput lo jam tujuh, ya," katanya.


*****


Melly sangat bersemangat menantikan kencan pertamanya. Dia bahkan bangun pagi-pagi untuk mempersiapkan baju yang akan dipakainya. Tidak lupa dia juga menyempatkan diri untuk maskeran dan luluran. Ghevin sampai menertawakannya habis-habisan. Untung saja sorenya Ghevin sudah disibukkan dengan kencannya sendiri.


Pukul tujuh kurang sepuluh Miko sudah tiba di rumah Melly. Dia sempat bertemu dengan Mama dan Papanya Melly untuk meminta izin. Mama dan Papanya sudah mengenal Miko sejak lama, jadi mereka merasa aman membiarkan Melly pergi dengannya.


Miko mengajak Melly ke mall. Mereka sempat berjalan-jalan sebentar, kemudian memutuskan untuk bermain ice skating. Sebenarnya Melly tidak bisa bermain ice skating. Dia bahkan lebih sering jatuh daripada berseluncur. Rasanya Melly seperti jadi orang paling kikuk sedunia di atas es.


Suatu kali, ketika Miko sedang memeganginya, Melly terpeleset dan menyeret Miko jatuh bersamanya. Untuk beberapa detik yang rasanya seperti jutaan tahun Miko menindih Melly dan wajah mereka hanya berjarak beberapa senti. Mata mereka bertatapan dan jantung Melly berdetak tidak keruan.


Miko buru-buru bangun dan membantunya berdiri. Wajahnya sama merahnya dengan wajah Melly, entah karena malu atau kedinginan. Setelah menyudahi permainan, mereka kemudian memasuki salah satu restoran untuk makan.


"Mmm… kak Miko. Apa permusuhan antara geng SMA Galaxy dan geng SMA Ganesha terjadi cuma karena tradisi?" tanya Melly ingin tahu.


"Salah satunya itu," jawab Miko. "Tapi Tristan emang punya dendam pribadi sama Ghevin."


Itu hal baru untuk Melly. Ternyata ada alasan lain yang membuat mereka saling membenci.


"Dendam pribadi yang kayak gimana?" tanya Melly.

__ADS_1


Miko tidak langsung menjawab. Sepertinya dia ragu untuk menceritakan hal itu pada Melly. Tapi melihat wajah penasarannya, akhirnya dia menjadi tidak tega.


"Tristan punya adik cewek," cerita Miko. "Namanya Amanda. Dia seumuran kayak lo, sama-sama kelas sepuluh."


"Tristan punya adik cewek seumuran gue, tapi masih aja memperlakukan gue dengan seenaknya. Bener-bener nggak ngerti gue." batin Melly.


"Beberapa bulan yang lalu, Ghevin ketemu sama Amanda," lanjut Miko. "Mereka saling jatuh cinta dan akhirnya mereka pacaran."


Melly benar-benar kaget. "Ghevin pacaran sama adiknya Tristan?" pekiknya. Hampir saja nasi yang sedang dikunyahnya muncrat dari mulutnya.


"Waktu itu dia nggak tahu kalo Amanda itu adiknya Tristan," kata Miko. "Ketika akhirnya tahu, dia langsung mencampakkan Amanda begitu aja. Amanda jadi patah hati karena


dia benar-benar mencintai Ghevin."


"Lagi-lagi Ghevin mencampakkan cewek. Sekali-kali gue harus nasehatin dia." kata Melly dalam hati.


"Tristan benar-benar marah karena adiknya disakitin," tambah Miko. "Dia jadi makin benci sama Ghevin. Akhirnya, hal itu mengakibatkan permusuhan jadi semakin dalam antara kedua geng."


Sekarang Melly mengerti. Inilah alasan identitasnya sebagai adik Ghevin harus dirahasiakan rapat-rapat dari Tristan. Kalau Tristan sampai tahu, bukan tidak mungkin dia akan balas dendam pada Ghevin melalui Melly.


Pantas saja Ghevin mengatakan akan lebih aman kalau Tristan mengira Melly adalah pacar Miko, karena di antara Tristan dan Miko tidak ada dendam pribadi. Miko juga pasti menerima usul Ghevin untuk pacaran dengan Melly karena dia tahu itu yang terbaik untuk Melly.

__ADS_1


🍁Bersambung🍁


Jangan lupa Like, Komen, Rate, dan Vote. Biar Author makin SEMANGAT 💖💕Thx.


__ADS_2