Gejolak Masa Muda

Gejolak Masa Muda
Bab 19


__ADS_3

Sejak tragedi kipas-mengipas kemarin, Melly jadi semakin malas menemui Tristan di kantin. Dia mulai memikirkan tempat yang bisa didatangi untuk menghindarinya. Melly tidak bisa tetap di kelas karena Tristan pasti akan menyuruh Robbin mendatanginya.


Tentu saja Melly tidak akan bersembunyi di toilet cewek seperti yang pernah dia lakukan. Daripada menyiksa dirinya sendiri dan akhirnya tetap ketahuan, dia mencari tempat lain yang lebih baik untuk bersembunyi. Pilihannya kemudian jatuh pada perpustakaan. Suasananya yang selalu sepi cocok menjadi tempat persembunyian. Lagi pula Melly yakin anggota geng Tristan alergi pada perpustakaan sehingga mereka pasti tidak akan mencarinya ke sana.


Jadi, pada salah satu jam istirahat Melly memasuki perpustakaan dan menyelinap melewati Bu Gina. Pustakawati sekolah yang lebih sering tidur daripada melaksanakan tugasnya.


Melly langsung menuju bagian belakang perpustakaan. Ada beberapa meja di sana. Di meja yang paling kanan bertengger dua orang cowok kelas sebelas yang tidak dia ketahui namanya. Melly mendesah kecewa melihat mereka. Padahal tadinya dia berharap perpustakaan dalam keadaan kosong sehingga dia bisa tidur-tiduran di situ, tapi mereka malah mengambil kenikmatan itu darinya.


Apalagi ternyata mereka tidak sedang membaca buku, melainkan mengobrol dengan suara keras. Sayangnya, Bu Gina sedang tidur sehingga tidak ada yang menegur mereka. Salah satu dari mereka yang berambut kribo tampak terkejut ketika melihat Melly.


"Eh, ada Melly!" serunya girang.


Ternyata Melly cukup terkenal karena cowok yang tidak dia ketahui namanya itu saja tahu siapa dirinya. Tapi, lalu Melly sadar cowok itu tahu dirinya pasti karena Melly pesuruh Tristan.


"Kok lo nggak bareng Tristan sih?" tanya cowok yang satu lagi. Kulitnya yang hitam terlihat begitu kontras dengan bajunya yang putih bersih.


Benar saja dugaan Melly. Dia memilih untuk tidak menanggapi mereka dan mencari meja yang bisa ditempati.

__ADS_1


"Melly," panggil si Rambut Kribo. "Beliin kita makanan dong."


"Iya, Mell," dukung si Kulit Hitam. "Kita laper banget nih."


Melly pun memelototi mereka. "Apa nggak salah mereka nyuruh gue? emangnya pangkat mereka apa?"


"Beli aja sendiri!" sahut Melly bete.


"Jangan gitu dong, Mell," kata si Kulit Hitam. "Masa cuma Tristan aja yang lo layanin? Kita kan juga mau punya pesuruh secantik lo."


"Ayo cepat beliin!" paksa si Rambut Kribo. "Pilih makanan yang paling mahal, ya. Sekali-sekali boleh lah lo nraktir kita."


"Udah gue bilang, kalo kalian mau makan, ya beli sendiri!" bentak Melly marah. Si Rambut Kribo dan si Kulit Hitam langsung terdiam.


Mulanya Melly pikir itu karena mereka takut mendengar bentakannya. Tapi ketika tatapan mereka justru terpaku kebelakangnya, Melly tahu tebakannya salah. Perlahan, Melly berbalik dan melihat Tristan sedang berdiri di belakangnya sambil memasang tatapan membunuh pada kedua cowok itu.


Tristan terlihat begitu menyeramkan. Melly saja sampai takut, padahal dia tidak sedang marah padanya.

__ADS_1


"Berani-beraninya lo berdua gangguin Melly!" gertak Tristan dengan suara pelan tapi berbahaya.


"M-maaf," kata si Rambut Kribo dengan takut-takut.


"Kita cuma iseng doang kok," tambah si Kulit Hitam.


"Apa kalian pikir gue ngizinin kalian buat godain Melly?" balas Tristan.


Si Rambut Kribo dan si Kulit Hitam semakin mengkeret, apalagi ketika Tristan mulai maju menghampiri mereka. Tinjunya sudah terangkat, siap mematahkan hidung kedua cowok itu, tapi Melly segera menahannya.


Tristan langsung mengalihkan tatapannya pada Melly. Lebih tepatnya pada tangan Melly yang sedang memegang tangannya. Melly tahu dia tidak suka disentuh. Vionna saja sudah diperingatkan berkali-kali olehnya. Tapi Melly tidak menarik tangannya. Dan anehnya, Tristan juga tidak langsung menepisnya.


Tatapan Tristan berpindah ke mata Melly. Baru kali ini Melly menatapnya dalam jarak sedekat ini. "Ohhh My God... dia ganteng banget! Kenapa cowok seganteng dia harus sebrengsek ini?"


🍃Bersambung🍃


Jangan lupa Like, Komen, Rate, dan Vote. Biar Author makin SEMANGAT 💖💕Thx.

__ADS_1


__ADS_2