
Lisa sampai dirumahnya saat hari sudah gelap. Sepulang sekolah tadi dia latihan bersama teman-temannya yg akan tampil di acara sekolah.
Tapi karena hari sudah mulai petang, Ervin sebagai ketua osis membubarkan latihan itu dan dilanjutkan lagi besok.
"Huh capek banget gue " ucap Lisa sambil membaringkan tubuhnya di ruang tamu.
"Udah selesai sayang latihannya "?? tanya mama yg baru datang dari dalam.
Aku tersenyum kearah mama lalu melambaikan tangan meminta mama duduk disampingku.
"Udah ma, tapi besok bakalan telat lagi pulangnya. Ma, mama masak apa "?? tanyaku sambil berbaring di pangkuan mama.
Rasanya sangat nyaman ditambah belaian tangan mama di rambutku.
" Mama masak makanan kesukaan kamu dan papa " jawab mama.
"Yess,, mama paling tau deh kalo Lisa lagi kepengen banget makan rendang. Oya, papa mana ma"?? tanyaku.
" Papamu masih di jalan. Sebentar lagi juga nyampe ".
" Oh, gitu..
Ma, Lisa capet banget " ucapku manja.
"Ya udah sana buruan mandi, makan terus istirahat ".
" Siap nyonya " jawabku sambil mengangkat tangan dikepala.
Aku berdiri lalu berjalan menaiki tangga menuju kamar.
"Ahh kasurku, aku merindukanmu " teriakku sambil melompat keatas kasur.
Aku menggerak-gerakkan tubuhku diatas kasur kesayanganku sebelum masuk ke kamar mandi.
****
"Lisa lagi ngapain ya "?? ucap Rian yg baru selesai mandi.
Hari ini dia terus mendekati Lisa saat mereka berada diruang latihan.
Tapi sayang, mereka belum sempat latihan bersama karena hari sudah mulai malam jadi Ervin meminta mereka untuk pulang dan melanjutkan kembali besok setelah pulang sekolah.
" Apa gue kerumahnya aja ya, bilang aja mau latihan " ucap Rian lagi.
Setelah menimang-nimang tujuannya, akhirnya Rian bersiap-siap datang kerumah Lisa. Tidak lupa dia membawa gitar yg akan mereka gunakan untuk latihan nanti.
****
"Sayang, ada temanmu datang "!! panggil mama Lisa.
Lisa yg masih menggunakan kimono mandi membuka pintu saat mamanya memanggilnya.
" Ada apa ma, Lisa baru selesai mandi ".
" Ada teman kamu datang, dia menunggumu diruang tamu " jawab mama.
"Siapa ma, Lisa gk ada janji ko ma temen Lisa" jawab Lisa bingung.
"Itu teman kamu yg malam itu datang kesini Kalau gk salah yg namanya Rian, Lis".
__ADS_1
" Haahhhhh,,,, Rian datang kesini.
Dia mau ngapain ma"?? tanya Lisa kaget.
"Ada apa ya, kok tumben dateng gk
ngabarin gue dulu" pikirnya.
"Mana mama tau Lis, udah sana ganti baju. Kasian Rian sendirian ".
Lisa segera masuk kekamar mengganti baju. Dia mengenakan hotpants dan kaos berwarna putih. Dia mengurai rambutnya yg masih sedikit basah lalu segera turun kebawah menemui Rian.
" Hai Lis " sapa Rian saat melihat Lisa menuruni tangga lalu menghampirinya.
"Hai juga Rian. Tumben lo kesini gk ngabarin gue dulu. Ada apaan emang "?? tanya Lisa sambil duduk disebelah Rian.
Hatinya senang bercampur kaget karena Rian tiba-tiba datang kerumahnya.
" Nggak, gue cuma pingin ngajak lo latihan bareng. Kan tadi kita gk sempet latihan " jawab Rian sambil memamerkan gitar yg dia bawa.
"Kan kita bisa latihan besok disekolah "?? tanya Lisa yg belum paham maksud kedatangan Rian kemari.
"Gue pingin ketemu lo. Nggak papa kan"??.
Lisa tersipu mendengar ucapan Rian. Ternyata Rian datang kesini karena ingin bertemu dengannya.
Saat mereka berdua sedang mengobrol, papa Lisa yg baru pulang kerja masuk ke rumah.
Dia melihat kearah anaknya yg sedang duduk berdua bersama seorang lelaki.
" Papa " panggil Lisa lalu menghampiri papanya untuk mencium tangannya.
"Malam, kamu temennya Lisa "?? tanya papa Lisa.
" Iya om. Nama saya Rian. Saya teman sekolah Lisa ".
" Oh, ya sudah. Om tinggal masuk ke dalam dulu ya Rian "??.
" Iya om, silahkan ".
Saat Lisa dan Rian akan kembali duduk, mama Lisa datang meminta mereka berdua untuk makan malam bersama karena papa Lisa sudah menunggu di meja makan.
" Nak Rian makan yg banyak ya, jangan malu-malu. Anggap saja rumah sendiri " ucap mama Lisa sambil mengambilkan nasi untuk papa Lisa.
"Terima kasih tante. Jadi merepotkan " jawab Rian sopan.
"Nggak merepotkan sama sekali. Jarang-jarang lo Lisa ada temen cowok yg main kerumah. Biasanya ketemuannya diluar terus " sela papa Lisa.
Rian melirik kearah Lisa yg salah tingkah karena perkataan papanya. Sementara kedua orangtuanya hanya tertawa melihat anak mereka yg terlihat malu.
"Udah ah ngeledekinnya, Lisa udah laper banget ini pah " dengus Lisa berusaha mengalihkan pembicaraan.
Mereka lalu mulai makan. Sambil sesekali bertanya pada Rian tentang keluarganya.
Tak lama, makan malam pun berakhir.
"Mah, pah, Lisa sama Rian kedepan dulu ya, mau latihan " pamit Lisa pada orangtuanya.
"Iya sayang " jawab mamanya.
__ADS_1
"Permisi om, tante. Terima kasih untuk makan malamnya. Masakan tante sangat enak " puji Rian sambil berpamitan.
Mereka berdua segera duduk di teras. Rian mulai mengotak atik gitarnya.
"Kita mau bawain lagi apa Yan "??.
" Belum tau gue. Lo aja yg pilih Lis. Gue ikut aja mau lo apa " jawab Rian.
"Tema acara kan tentang Cinta untuk Osis. Gimana kalo kita bawain aja lagunya Dewa 19 yg judulnya Kangen. Kan cocok tu ma temanya " ucap Lisa sambil memilih lagu dari hapenya.
"Boleh deh. Kita coba ya ".
Rian mulai memetik gitarnya. Lisa memperhatikan Rian sambil menunggu nada yg pas untuk mulai bernyanyi.
Suara Lisa yg merdu diiringi petikan gitar membuat lagu yg mereka bawa menjadi terasa sangat indah.
Mereka berdua latihan sambil terus saling memandang.
"Lisa " panggil Rian pelan begitu mereka menyelesaikan lagu itu.
"Ya. Ada apa "??.
" Gue suka sama lo " ucap Rian to the point.
"Hahhhhhh "
jawab Lisa kaget. Lisa tak percaya dengan apa yg baru saja dia dengar.
"Maksud lo apa Yan "??.
"Gue suka sama lo Lis, lo mau nggak jadi cewek gue "?? tanya Rian sambil menggenggam tangan Lisa yg masih kaget.
" Gue.. gue...
Tapi,, sejak kapan lo suka sama gue "?? jawab Lisa gagap. Dia masih belum percaya kalau Rian menyukainya.
" Sejak lama. Udah lama gue suka ke elo Lis "?.
" Tapi, bukannya lo selalu ganti-ganti pacar ya Yan "?? tanya Lisa ragu.
Dia memang sangat menyukai Rian. Tapi tidak pernah mengira kalau Rian juga menyukainya.
" Iya, tapi mereka yg deketin gue, gue gk pernah nembak mereka.Selama ini gue cuma suka ke elo aja Lis. Lo percaya kan sama gue "?? ucap Rian berusaha meyakinkan Lisa yg terlihat ragu.
" Tapi Yan, gue..
"Lis, ini pertama kali gue nembak cewek. Sebenernya gue gk ada niat nembak lo hari ini karena gue gk yakin lo juga punya perasaan yg sama ke gue. Tapi mendengar cerita bokap lo, gue jadi takut lo diambil cowok lain. Gue gk mau kehilangan lo Lis ".
Lisa terkejut mendengarnya. Ternyata ini pertama kali Rian ngungkapin perasaannya. Hatinya merasa sangat bahagya karena menjadi yg pertama untuk Rian.
" Lis, tolong kasih gue kesempatan ya. Please ".
" Gue juga suka ke elo Yan " jawab Lisa malu-malu. Dia lalu menundukkan kepalanya tidak berani melihat Rian.
Rian langsung menarik Lisa kepelukannya. Ternyata cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. Hatinya lega sekali.
"Makasih ya Lis. Gue sayang ma elo " ucap Rian mengecup kening Lisa.
"Iya Yan, gue juga sayang ma elo ".
__ADS_1
Mereka lalu memulai latihan lagi. Jika tadi mereka menyanyi karena saling mengagumi, sekarang mereka menyanyi karena sangat bahagya. Perasaan mereka sama. Dan malam ini mereka kalah pada perasaan yg mereka pendam selama ini.