Gue Jadian Sama Elo?? Mimpi...

Gue Jadian Sama Elo?? Mimpi...
Persiapan


__ADS_3

Ervina masuk kedalam rumah dengan langkah gontai.


Dia melemparkan tas-nya ke atas meja lalu duduk di sofa.


"Lho, Non Vina kapan pulangnya "?? tanya Bi Nuri kaget melihat Ervina sedang duduk di sofa.


" Barusan aja Bi. Bibi nginep disini ya "?? jawab Ervina lalu menghampiri Bi Nuri untuk mencium tangannya.


" Iya Non. Bibi di minta nginep disini sama Mami-nya Non Vina.


Katanya ada temen Mami Non Vina yg mau datang kesini " jawab Bi Nuri sambil mengelus kepala Ervina.


"Oh, iya Bi. Yg mau dateng tu temen dekat Mami pas kuliah dulu.


Namanya Tante Catherine, orangnya cantik sekali Bi ".


" Tapi pasti lebih cantikkan Non Vina-nya Bibi lah " goda Bi Nuri.


Ervina tertawa mendengar Bi Nuri menggodanya. Dia lalu tanpa segan memeluk wanita yg statusnya hanya sebatas pelayan dirumah ini.


"Ekhmm,, ekhhmmm ".


Ervina menoleh kearah suara deheman tadi. Terlihat Mami-nya yg sudah berpakaian rapi sedang tersenyum padanya.


" Mami " panggil Ervina lalu memeluk Mami-nya.


"Iya sayang, baru pulang ya "?? jawab Mami-nya.


Ervina mengangguk dipelukan Mami-nya.


" Maaf Bu, Non, Bibi permisi kebelakang dulu " pamit Bi Nuri yg tidak mau mengganggu kebersamaan majikan dan anaknya ini.


"Oh iya Bi, Bibi jangan lupa makan malam dulu lalu istirahat diruang tamu. Yg lain biar saya saja yg kerjakan. Kasihan Bibi sudah repot sejak tadi siang " ucap Mami Ervina sopan.


"Baik Bu, permisi ".


Bi Nuri lalu bergegas kebelakang. Mami Ervina selalu memperlakukannya dengan sangat baik.


Dia merasa berhutang budi pada Bi Nuri karena sudah menjaga Ervina di sini.


"Ayo sayang kita ke kamar. Ada sesuatu buat kamu " ucap Mami Ervina lalu menarik Ervina ke kamarnya.


Saat mereka sampai dikamar, Ervina melihat sebuah kotak diatas kasurnya.


"Apa kotak itu yg Mami maksud "?? tanya Ervina sambil menunjuk kotak di kasurnya.


" Iya sayang, lihatlah ".


Karena penasaran, Ervina lalu berjalan kearah kasurnya lalu membuka kotak itu.


" Waaahhh,, bagus sekali. Mami yg beli ya "?? senang Ervina saat dia membuka kotak itu. Ternyata isinya adalah sebuah gaun tanpa lengan berwarna Navy kesukaannya.


" Apa kamu suka sayang "?? tanya Mami-nya sambil tersenyum.


" Suka Mi, Vina suka sekali.


Ukurannya juga sepertinya pas ditubuh Vina " jawab Ervina sambil mencocokkan gaun itu pada tubuhnya di depan kaca.


"Itu pemberian Tante Catherine sayang.

__ADS_1


Dia tidak sengaja melihat gaun itu saat sedang berada di mall. Tante Catherine bilang ukuran gaun itu pas buat kamu.


Jadi Tante Catherine membelinya lalu mengirimnya kesini ".


" Ya ampun, Tante Catherine baik banget ya Mi "?? sahut Ervina senang.


" Dia memang baik sayang. Ya sudah, sekarang kamu mandi lalu siap-siap. Mami mau ngurusin Papi kamu dulu. Jangan lupa pake gaun itu ya "??.


" Oke Mi "....


Ervina kembali mematut diri di depan cermin setelah Mami-nya keluar.


Dia sangat senang mendapatkan hadiah dari wanita yg menurutnya memiliki mata yg sangat indah itu.


" Sekarang gue langsung mandi aja deh. Lalu nyobain gaun itu " ucap Ervina lalu mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi.


***********


" Mom, Dad " sapa Ervin pada kedua orangtuanya.


Orangtua Ervin yg tadi sedang menonton tv melihat kearahnya.


Mereka terlihat sudah berpakaian rapi.


"Hai sayang, kenapa baru pulang "?? tanya Mommy padanya.


" Maaf Mom, Ervin tidak usah ikut makan malam dirumah teman Mommy ya "?? ucap Ervin lesu.


" Kenapa gk ikut sayang "?


" Ervin males aja Mom. Capek " jawab Ervin asal.


"Mom, aku kan udah punya pacar.


Aku gk mau di jodoh-jodohin kayak gitu lah.


Memangnya aku masih kurang tampan ya sampe Mommy yg harus nyariin calon buat Ervin " jawab Ervin kesal.


Hatinya sedang galau karena Ervina sedang marah padanya.


Sekarang malah Mommy-nya mau jodohin dia dengan anak temannya.


"Ey boy, Mommy-mu kan cuma mau ngenalin kamu aja, bukan jodohin.


Nih liat dulu fotonya, baru nolak gk mau kenalan " sahut Daddy-nya lalu meminta handphone Mommy-nya.


Ervin menunggu dengan malas saat Daddy-nya sedang mencari foto gadis itu. Pikirannya terus memikirkan Ervina. Dia bingung harus memakai cara apa supaya Ervina mau memaafkannya.


"Nih liat fotonya " ucap Daddy-nya sambil menyodorkan handphone ke Ervin.


Ervin dengan malas melihat foto itu. Matanya melotot saat tau siapa gadis yg berada dalam foto itu.


"Ervina " teriak Ervin membuat kedua orangtuanya berjingkat kaget.


"Namanya Vina Vin. Cantikkan anaknya "?? tanya Mommy-nya.


" Mom, ini sih bukan cantik lagi namanya. Ini bidadari dari langit " jawab Ervin senang.


"Karena tadi kamu tidak mau ikut pergi kesana jadi Mom & Dad tidak perlu menunggumu lagi.

__ADS_1


Ayo sayang kita berangkat " ucap Daddy-nya.


Dia sengaja ingin menjahili putranya yg sedang memandang terpesona gadis difoto itu.


"Ehh,, jangan dong Dad, Ervin ikut " sahut Ervin.


"Tadi katanya gk mau, berubah pikiran ya "!! ejek Mommy-nya.


" Mom,, Dad,, Vina anaknya temen Mommy itu pacarnya Ervin ".


" Apaa,???? Serius kamu sayang "?? tanya Mommy kaget.


" Iya Mom. Untung Daddy kasih liat foto ini. Kalau nggak, Ervin gk bakalan bisa ketemu Ervina malam ini ".


" Lho, memangnya kenapa "??


Ervin lalu menceritakan kejadian di sekolah tadi. Orangtuanya hanya menggelengkan kepala mendengar ceritanya.


" Kamu jangan kasar pada wanita Ervin. Mommy gk suka " ucap Mommy setelah Ervin selesai bercerita.


"Ervin khilaf Mom. Ervin cemburu ngeliat dia bareng sama cowok lain di taman ".


" Cemburu boleh, tapi tidak harus membuat Vina nangis kan "?? omel Mommy-nya lagi.


" Benar kata Mommy mu Vin. Wanita itu harus di sayang. Kamu lain kali tanyakan terlebih dahulu seperti apa cerita yg sebenarnya, jangan asal nuduh kayak gitu " tambah Daddy-nya.


"Iya Dad Ervin salah langsung ngamuk sama Ervina tadi. Ervin nyesel banget udah bikin dia nangis ".


" Ya sudahlah, nanti kamu ajak Vina bicara baik-baik. Sekarang kamu mandi sana, udah malem takut telat kerumah pacar kamu " goda Mommy-nya.


Ervin tersenyum lalu berlari ke kamarnya. Malam ini dia akan memberikan surprise untuk Ervina.


Dia pasti tidak pernah menyangka kalau anak teman ibunya adalah dirinya.


Setelah mandi, Ervin segera memilih pakaian. Akhirnya dia memilih kemeja panjang berwarna Navy. Dia lalu menggulung sampai sikunya.


"Sangat tampan " puji Ervin begitu dia selesai bersiap-siap.


Dia bergegas turun menghampiri orangtuanya.


"Ayo Mom,, Dad nanti kita telat " ajak Ervin lalu meninggalkan orangtuanya.


Mommy dan Daddy-nya hanya menatap Ervin yg sudah keluar terlebih dulu sambil berlari.


"Tadi bilangnya gk mau ikut, sekarang dia yg paling semangat.


Anak kamu itu Zeth " ucap Catherine pada suaminya.


"Hehe, siapa dulu Daddy-nya " ucap Zeth bangga.


"Sepertinya tidak lama lagi kita akan mengadakan pesta pernikahan Zeth ".


" Aku tidak keberatan kalau anak kita menikahi anak Haris dan Yulia.


Anaknya benar-benar sangat cantik. Adonan yg mereka buat sangat berhasil ".


Catherine mencubit pinggang suaminya. Mereka lalu berjalan kearah Ervin yg sudah berteriak memanggil mereka dari dalam mobil.


Tanpa menunggu lama lagi dia segera melajukan mobilnya kearah rumah Ervina.

__ADS_1


__ADS_2