
" Nah tu dia si Ervina "!! ucap Rendra menunjuk kearah pintu kantin.
Lisa, Maya, Ryan dan Ervin segera melihat kearah pintu. Minus Daffa yg diam tidak peduli.
Mata Ervin berbinar-binar saat Ervina berjalan kearah mereka semua.
" Yaelaa Vin biasa aja kalee matanya. Kayak gk pernah liat cewek cakep aja lo "!! ledek Ryan.
" Tau nih, norak banget si Ervin " timpal Lisa sambil tertawa geli melihat Ervin.
" Gila, cakep bener dah calon bini gue ".
" Gini nih kalo anak upil di kasih nyawa, seenaknya aja ngomong Ervina calon bininya "!! timpal Rendra sambil makan pesanannya.
" Iri bilang boss "!! ledek Maya.
Rendra melirik kesal kearah Maya. Ervin terus menatap Ervina tanpa berkedip. Dia tidak memperdulikan perkataan teman-temannya.
" Halo guy's "!!??? sapa Ervina.
" Halo juga Ervina " jawab mereka bersamaan.
Ervina terkejut saat tangannya di tarik lalu di paksa duduk di sebelah Ervin. Matanya menatap tajam kearah Ervin yg sedang tersenyum tidak jelas padanya.
" Apa lo senyum-senyum gk jelas gitu. Otak lo geser ya "!! ketus Ervina.
" Iya Er. Geser karena kecantikan lo yg ngalahin bidadari dari kayangan " jawab Ervin asal.
" Hhuueeeekkkkkkk "!!!!!.
Maya dan Rendra seperti ingin muntah mendengar gombalan Ervin. Sedangkan Ryan dan Lisa bergidik ngeri mendengar perkataan teman mereka yg tidak tau malu itu.
" Najis banget gue denger omongan lo barusan Vin "!! umpat Rendra tak terima.
" Sama Ren, gue juga. Kayak udah pernah aja ketemu sama bidadari " tambah Ryan.
" Lo berdua gimana si. Gue emang udah pernah ketemu sama bidadari kok " jawab Ervin.
" Dimana lo ketemunya "??.
" Di sekolah ini.Bidadarinya sekarang duduk di samping gue ".
" Uhukk,, uhuukkkk "!! Ervina terbatuk mendengar perkataan Ervin.
" Ciiee,, ciieeee Ervina "!!! ledek Maya dan Lisa.
__ADS_1
Ervina cemberut melihat kedua sahabatnya meledeknya. Sementara Ervin tertawa senang setelah melemparkan rayuan maut untuk gadis cantik di sebelahnya.
" Bisa diem gk lo berdua. Jangan bikin gue jadi bete deh "!! sewot Ervina.
" Habisnya kita berdua gemes sama rayuan cowok yg ngaku calon suami lo Er. Iya nggak May "??.
" Iya Lis, tapi gue agak jijik sih sebenernya. Tapi ya udah lah ya, biar tu bule mukanya gk kusut lagi " jawab Maya.
" Lo bedua apaan sih. Dia bukan calon suami gue ya, jangan asal ngomong deh "!!.
Wajah Ervin langsung masam saat Ervina menolaknya. Dia memasang wajah paling sedih sedunia di samping Ervina. Ryan dan Rendra yg melihat wajah sahabatnya masam tertawa terbahak-bahak.
" Hahahhaha,,, rasain lo Vin. Emang enak di tolak sama Ervina. Hahahaha "!!!!!.
" Liat tuh mukanya, asem kayak jeruk nipis. Hahahah "!!!.
Ervin mendengus kesal kearah sahabatnya. Dia lalu menarik badan Ervina supaya menghadap kearahnya.
" Er, lo kok kejam banget sih sama gue. Liat, mereka ngeledekin gue gara-gara lo gk nganggep gue calon suami lo "!! protes Ervin pada Ervina.
Ervina memutar bola matanya kesal. Dia benar-benar ingin memukul wajah Ervin sekarang juga. Entah apa yg di fikirkan kedua orangtuanya yg mau menjodohkan dirinya dengan cowok idiot di sebelahnya.
" Er belain gue dong. Masa lo diem aja ngeliat gue di hina dua monyet itu "!!.
Hatinya benar-benar sangat dongkol melihat kelakuan Ervin. Entah kemana perginya otaknya yg terkenal cerdas itu. Bisa-bisanya dia memasang tampang seperti idiot hanya gara-gara di ledek oleh kedua sahabatnya.
" Lo jahat banget si Er. Masa lo tega ngeliat gue di kukus ".
" Lagian elo sih, bikin gue kesel aja. Cuma di ledekin mereka aja lo ngadu ke gue ".
" Gue kan pingin di belain sama calon istri gue Er "?? rajuk Ervin lagi.
" Dihh, siapa juga yg mau jadi istri lo. Denger ya, gue masih mau sekolah. Jadi gk ada nikah-nikahan sekarang "!!.
" Tapi nanti kalo udah selesai sekolah lo mau kan jadi bini gue "??.
" Iya gue mau "!!.
Ervina langsung menutup mulutnya saat dia sadar kelepasan bicara. Wajahnya memerah saat teman-temannya bersorak menggodanya.
" Hmmm,,, ciieee yg udah siap nikah abis lulus sekolah "?? ledek Lisa.
" Jangan lupa undang gue ya Er "?? tambah Maya sambil menaik-turunkan alis matanya.
" Wahh, bisa ae lu Vin nyari kesempatan dalam kesempitan " ucap Rendra.
__ADS_1
" Hehehe,, bukan Ervin namanya kalo gk bisa bikin calon bini gue nyerah Ren. Gue pepet terus sampe dapet pokoknya " ucap Ervin bangga.
" Kalo umpamanya Ervina tetep nolak elo gimana Vin "?? tanya Rendra penasaran.
" Gue paksa sampe dia mau Ren "!!.
Rendra dan Ryan menggelengkan kepala mereka melihat kegilaan sahabatnya. Sedangkan Ervina, Maya dan Lisa menatap tajam kearah Ervin.
" Gue gk setuju "!! protes Maya.
" Kenapa elo yg gk setuju si nenek lampir. Yg mau di jadiin calon bininya ni bule kan Ervina. Kenapa elo yg protes "!! tanya Rendra.
" Ya jelas gue protes lah. Ervina tu sahabat gue, gue gk mau ya dia di paksa-paksa. Apalagi yg maksa bule tengik ini "!! jawab Maya berapi-api sambil matanya melirik kearah Ervin.
" Ngapain lo ngelirik-lirik gue May. Setuju gk setuju sahabat lo yg cantik ini bakalan tetep jadi bini gue. Soalnya kita.... ummpptthh".
Ervina segera menutup mulut bocor Ervin. Dia menampilkan cengirannya kearah teman-temannya yg sedang bingung melihat apa yg dia lakukan ke Ervin.
" Lo kenapa nutup mulutnya tu anak Er "?? tanya Maya curiga.
" Ngg,, nggak kenapa-napa kok May " jawab Ervina gugup.
" Bo'ong. Kalian berdua pasti nutupin sesuatu dari kita semua kan. Jujur Er "??.
Ervina bingung sambil melihat kearah teman-temannya yg terlihat penasaran. Dia sampai lupa kalau tangannya masih berada di mulut Ervin. Ervin sendiri hanya diam sambil menciumi tangan Ervina dari dalam dalam.
" Kalian ini kenapa sih. Gue gk nutupin apapun dari kalian. Gue, gue cuma males aja denger omongan gk jelas dari ni anak. Kalian pasti ngertilah apa maksud gue" elak Ervina.
" Ooooohhhhh " jawab Maya, Lisa, Ryan dan Rendra bersamaan.
Ervina bernafas lega setelah berhasil menutupi kebohongannya. Dia melepaskan tangannya lalu melotot kearah Ervin.
" Awas lo kalau berani ngomong ke mereka. Gue bakalan bilang ke Mami buat batalin perjodohan kita " ancam Ervina sambil berbisik.
" Siap cinta " jawab Ervin sambil tersenyum.
" Lo berdua bisik-bisik apaan si, kayaknya bahagya banget. Ikutan dong gue " tanya Rendra sambil melihat kearah Ervin dan Ervina.
" Mau tau aja lo sama urusan rumah tangga orang " jawab Ervin terkekeh pelan.
" Huhh, mentang-mentang mood bosternya ada di sini sekarang langsung belagu. Lupa gimana wajah lo tadi Vin "!! ejek Maya.
" Ahh, rese' lo May " sewot Ervin.
Mereka masih saling mengejek sampai akhirnya bel sekolah berbunyi. Semua siswa segera kembali ke kelas masing-masing.
__ADS_1