
Ervina terus diam sambil memakan makan malamnya.
Dia duduk di samping Mommy-nya Ervin.
Ervin yg duduk diseberang meja beberapa kali melirik kearah Ervina.
Dia tersenyum melihat kedekatan Ervina dan Mommy-nya.
"Sayang, kamu mau udang ini gk " tanya Mommy Ervin.
" Mau Tante " jawab Ervina.
"Kamu harus makan yg banyak ya sayang. Biar kamu sehat terus tambah cantik deh " ucap Mommy Ervin sambil mengambilkan udang untuknya.
"Makasih Tante ".
Mami Ervina terus memperhatikan interaksi Cathrine kepada putrinya.
Mami Ervina lalu menyenggol tangan suaminya sambil berbisik....
" Ris, gimana kalo kita jodohin aja Vina sama anaknya Catherine.
Sepertinya mereka juga sangat menyukai putri kita ".
" Terserah kamu aja sayang, aku ikut pilihan kamu ".
Mami Ervina tersenyum lalu melihat kearah Ervin.
Entah kenapa dia merasa yakin kalau putrinya akan bahagya jika menikah dengan anak sahabatnya yg tampan ini.
" Ervin Tante mau tanya boleh "??.
" Tante mau tanya apa "!! jawab Ervin sedikit kaget karena dia tadi sedang memperhatikan keakraban Ervina dan Mommy-nya.
" Apa kamu serius suka sama anak Tante "??.
" Ervin serius Tante.
Di nikahin sekarang Ervin juga mau " jawab Ervin terus terang.
"Vina yg gk mau Mi "!! sahut Ervina.
Dia sudah kesal sejak tadi, sekarang malah Mami-nya membahas pernikahan dengan Ervin.
"Vina, jangan menyela pembicaraan orangtua "!! tegur Papi-nya.
"Maaf Pi "... jawab Ervina lalu menunduk sambil meremas gelang di tangannya.
" Sayang, Mami tau kamu masih ingin sekolah. Mami cuma ingin ada yg jagain kamu aja kalo Mami sama Papi gk disini.
Mami percaya Ervin pasti bisa jagain kamu ".
" Tapi Mi, Vina baik-baik aja sendirian disini. Mami bisa lihatkan "??.
" Iya Mami tau, tapi kan hal buruk bisa terjadi kapan saja sayang.
Mami jauh dari kamu, Mami khawatir sama kamu " bujuk Mami-nya.
"Pokoknya Vina gk mau di jodohin sama Ervin " teriak Ervina sambil berdiri.
Tiba-tiba saja gelang yg dia pakai tersangkut pada taplak meja.
Dia kesusahan saat ingin melepasnya, akhirnya Tante Catherine yg membantu melepasnya.
"Lho, tangan kamu kenapa bisa memar gini sayang "?? tanya Tante Catherine kaget melihat ada bekas memar yg tadi sengaja Ervina tutupi menggunakan gelang.
Jantung Ervin berdetak kuat. Dia ingat dengan jelas kalau dialah yg menarik tangan Ervina tadi siang.
Ervina diam sambil matanya melihat kearah Ervin yg juga sedang menatapnya.
"Anak Tante yg udah bikin luka memar di tangan Vina " ketus Ervina.
__ADS_1
"Ervina, jaga bicaramu "!!! bentak Papi-nya.
" Tapi memang Ervin Pi yg bikin tangan Vina luka " jawab Ervina mulai menangis karena kaget di bentak Papi-nya.
"Tapi tidak seharusnya kamu bicara tidak sopan pada orangtua.
Papi tidak pernah mendidikmu seperti itu "!!!.
" Haris tenanglah, jangan kasar pada anakmu " ucap Daddy Ervin berusaha meredam emosi sahabatnya.
Setelah Papi Ervina sedikit tenang, dia lalu menatap anaknya yg sedang menunduk diam.
"Daddy tidak suka melihat laki-laki yg berbuat kasar pada wanita.
Jadi sekarang jelaskan kenapa kamu bisa melukai Ervina " tegur Daddy Ervin datar.
Dia merasa malu pada sahabatnya karena anaknya sudah melukai putri mereka.
"Maafin Ervin Om, Ervin tidak sengaja menarik tangan Ervina saat disekolah tadi.
Ervin hanya ingin bicara sebentar tetapi Ervina menolak " jelas Ervin.
"Bohong Pi " !! bentak Ervina.
Mommy Ervin lalu berdiri memeluk Ervina yg menangis. Dia sudah mendengar kejadian yg sebenarnya dari putranya.
Tapi tidak menyangka kalau perbuatan anaknya melukai anak sahabatnya.
"Ervin, Om tau kamu tidak berniat menyakiti Vina, tapi tetap saja perbuatanmu salah " jawab Papi Ervina.
Tiba-tiba dia merasa yakin kalau anak sahabatnya adalah orang yg bertanggung jawab karena berani mengakui langsung kesalahannya.
"Iya Om Ervin tau. Maafin Ervin Om, Tante " sesal Ervin.
"Sayang, aku setuju kalau Vina kita jodohkan dengan Ervin " ucap Papi Ervina membuat Ervina kaget.
"Tapi Pi, Vina gk mau "!! teriak Ervina lagi.
Papi sama Mami akan merasa tenang di Singapura kalau ada Ervin yg jagain kamu ".
" Pokoknya Vina tetep gk mau "!!!.
Ervina lalu berlari meninggalkan meja makan. Mommy Ervin terlihat begitu sedih melihat Ervina menangis.
" Ris, jangan di paksa kalau Vina gk mau " ucap Mommy Ervin pelan.
"Tidak apa-apa Cath, dia memang mudah merajuk.
Ervin, sekarang Om serahkan anak Om ke kamu. Bujuk dia gih " ucap Papi Ervina.
"Siap calon Papi mertua " jawab Ervin sambil tertawa.
Dia lalu bergegas mencari keberadaan Ervina.
"Selamat, kita akan jadi besan " ucap Papi Ervina lalu berpelukan dengan Daddy Ervin.
Begitupun istri mereka. Mereka sangat bahagya dengan ide perjodohan ini.
***********
"Hikss... hikss.....
Ervina menangis di ayunan dekat kolam renang rumahnya.
Selama ini dia belum pernah di bentak oleh Papi-nya. Hatinya terasa begitu sedih sekarang.
" Ervina... ".
Ervina membuang muka saat Ervin tiba-tiba berjongkok di depannya.
Dia merasa sangat marah dengan sikap Ervin.
__ADS_1
" Ngapain lo disini, puas lo liat gue dibentak Papi gue. Hiksss... "!!!.
" Gue gk suka Er ngeliat lo nangis gini. Udah ya jangan nangis lagi " bujuk Ervin lalu duduk di samping Ervina.
"Harusnya lo nolak pas kita di jodohin. Bukannya malah setuju sama ide Papi Mami gue ".
" Nggak bisa Er, gue sayang sama lo. Gue yg akan jagain elo disini ".
" Tapi gue gk mau nikah muda Vin, gue masih mau sekolah.
Gue mau ngejar cita-cita gue " !! bentak Ervina sambil terisak.
"Sttt,, kita gk bakalan nikah sekarang. Gue juga belum lulus sekolah kan " ?? hibur Ervin lalu memeluk Ervina.
"Tapi di dalam tadi....
" Orangtua kita kan cuma bilang mau jodohin lo sama gue.
Lagian mereka gk mungkinlah mau maksa kita nikah sekarang.
Gue juga gk mau kali Er.
Gue harus sukses dulu baru ngelamar elo " ucap Ervin memotong perkataan Ervina.
"Tapi di dalem tadi kok elo diem aja "?? tanya Ervina sambil melingkarkan tangannya di pinggang Ervin.
Ervin tersenyum merasakan pelukan Ervina di tubuhnya.
Dia mengusap lengan Ervina yg terbuka.
" Kan elo kabur duluan sebelum gue jawab mereka ".
" Tapi lo janji ya Vin jangan mau kalo orangtua kita nyuruh kita nikah sekarang "?!!.
" Iya gue janji.
Oh iya, tangan lo udah di obatin belum,???
Sorry ya Er gue gk sengaja bikin tangan lo kayak gini "?? sesal Ervin sambil melihat luka memar di tangan Ervina.
" Udah gue obatin kok Vin.
Lain kali lo jangan kayak gitu ke gue, gue gk suka Vin di kasarin " jawab Ervina lirih.
"Iya, gue janji gk bakal kasar lagi.
Gue cuma cemburu liat lo ketawa bareng cowok lain Er ".
" Dia cuma nganterin gue pulang doang Vin. Gue yg minta dia berenti di taman pas liat tukang siomay langganan gue " jelas Ervina.
"Iya gue udah tau. Sorry ya " ucap Ervin lalu kembali memeluk Ervina.
Mereka berdua terus berpelukan sambil mengobrol.
Tanpa mereka sadari beberapa pasang mata sedang memperhatikan mereka berdua dari balik jendela.
"Yess,, akhirnya Vina bakalan jadi menantu aku Yul.
Seneng banget aku dapet menantu cantik kayak Ervina " bisik Mommy Catrine.
"Sama Cath, aku juga seneng akhirnya ada yg jagain Vina disini, ganteng lagi yg jagain.
Nggak nyangka ya kita bakal jadi besan " jawab Mami Yulia.
"Ide kamu bener-bener bagus Ris.
Dulu kita sahabatan pas masih muda, sekarang kita bakalan jadi besan " ucap Daddy Zeth sambil merangkul pundak Papi Haris.
"Takdir Tuhan gk ada yg tau Zeth.
Ya udah kita lanjutin ngobrol didepan aja, biarin mereka nyelesein masalah mereka berdua.
__ADS_1
Kita yg sudah tua jangan ganggu " ucap Papi Ervina lalu mengajak istri dan sahabatnya menyudahi acara mengintip mereka.