
Ervina berkali-kali melihat gaun yg dia pakai didepan cermin.
Entah bagaimana ceritanya Tante Catherine bisa kebetulan memberikan gaun warna kesukaannya.
tokk.. tokk.. tookk...
"Iya "!! sahut Ervina saat pintu kamarnya di ketuk dari luar.
" Udah belum sayang,??
Mobil Tante Catherine udah dateng tu "?!! tanya Mami-nya.
"Udah Mi, Vina keluar sekarang " jawab Ervina lalu membuka pintu.
"Waahhh,, anak Mami cantik sekali " puji Mami-nya begitu melihat Ervina keluar dari kamar.
Ervina tersenyum malu-malu saat dipuji oleh Mami-nya.
Dirinya memang terlihat sangat cantik saat mengenakan gaun pemberian Tante Catherine.
Ervina sengaja menyanggul rambut panjangnya dan menyisakan sedikit disamping telinganya. Dia juga memoles wajahnya dengan make up yg natural.
"Cantik dong Mi, kan Vina anaknya Mami " jawab Ervina.
"Tante Catherine dan keluarganya pasti kaget banget liat penampilan kamu sayang ".
" Mami bisa aja deh ".
Mereka lalu segera turun dari lantai atas. Disaat yg bersamaan juga pintu rumah mereka di ketuk.
" Nah sayang mereka udah dateng, kamu yg bukain pintu ya..??
Mami mau panggil Papi kamu dulu ".
" Oke Mi "..
Ervina lalu berjalan kearah depan untuk membuka pintu.
****
" Gimana penampilan Ervin Mom, Dad "?? tanya Ervin saat mereka sudah sampai didepan rumah Ervina.
" Pervect boy "!! sahut Daddy-nya.
"Huhft, kenapa jadi gugup gini ya " ucap Ervin sambil terus menggosok kedua telapak tangannya.
"Tenang, kamu terlihat sangat tampan malam ini.
Vina pasti akan terpesona sama kamu " hibur Mommy-nya.
"Sudah, ayo kita masuk ke dalam " ajak Daddy-nya.
Mereka lalu berjalan kedepan pintu rumah Ervina.
Ervin lalu meminta kedua orangtuanya untuk berdiri di belakangnya.
Feeling-nya mengatakan kalau Ervina yg akan membuka pintu.
tokk.. tokk.. tookkk....
Orangtuanya tersenyum geli melihat Ervin yg terus bergerak gelisah.
Tak lama pintu rumah Ervina terbuka.
"Surprise.... "!!!...
Ervin berteriak begitu melihat Ervina yg membukakan pintu untuknya. Feelingnya ternyata tidak salah.
" Ngapain lo disini. Pergi sana "!!
usir Ervina begitu sadar dari keterkejutannya.
__ADS_1
Dia tadi sempat terpesona melihat Ervin yg terlihat begitu tampan memakai kemeja warna Navy kesukaannya.
Sampai akhirnya lamunannya buyar mendengar teriakan Ervin.
" Diihh,, jutek amat sih sama calon suami " goda Ervin.
Dia terpana melihat Ervina memakai gaun dengan warna yg sama dengan kemeja yg dia pakai.
Ervina terlihat sangat cantik meskipun hanya memakai riasan sederhana di wajahnya.
"Gk sudi gue punya calon suami kayak lo " ketus Ervina.
"Halo sayang, apa kabar "?? sapa Mommy Ervin yg sejak tadi berdiri diam dibelakang .
" Lho Tante kok bisa bareng sama Ervin "?? tanya Ervina heran begitu melihat Tante Catherine datang bersama Ervin.
" Ervin kan anak Tante sayang " jawabnya.
Ervina tercengang. Dia lalu melihat kearah Ervin kemudian melihat lagi kearah Tante Catherine.
Pantas saja saat pertama kali bertemu Ervina sangat familiar dengan warna mata Tante Catherine, rupanya dia adalah ibu dari lelaki yg saat ini sedang senyum-senyum tidak jelas padanya.
"Ngapain lo senyum-senyum ke gue " jengkel Ervina.
"Seneng aja liat lo yg cantik banget " sahut Ervin.
"Vina, kenapa gk diajak masuk,??
Itu Tante Catherine kan "?? panggil Mami-nya dari dalam rumah.
" Ya ampun gue lupa "!! batin Ervina.
" Tante Catherine sama Om, ayo masuk kedalam. Mami sama Papi udah nungguin " ucap Ervina mempersilahkan mereka masuk kedalam.
Dia melirik sebal saat Ervin juga ikut masuk bersama mereka.
"Elo cantik banget Er " bisik Ervin saat berjalan masuk.
"Kalo gk ada nyokap lo udah gue tampol pala lo Vin " jawab Ervina.
"Kenapa harus anaknya Tante Catherine sih " gerutu Ervina sambil menyusul mereka semua diruang tengah.
"Hai Yulia, hai Ris " sapa Mommy Ervin.
"Hai juga Cath,, hai Zeth ".
Orangtua Ervin dan Ervina saling menyapa lalu berpelukan. Terlihat sekali kalau mereka memiliki hubungan yg dekat.
Ervina terus mengumpat dalam hati karena Ervin terus menatapnya.
" Yul, Ris, kenalin ini anak aku.
Namanya Ervin.
Sayang kenalin, ini orangtuanya Vina ".
" Halo Om, halo Tante " panggil Ervin sambil mencium tangan orangtua Ervina.
"Halo Ervin, wahh anak kamu ganteng banget Cath " ucap Mami Ervina memuji ketampanan Ervin.
"Duplikat kamu banget Zeth " tambah Papi Ervina sambil menepuk pundak Ervin.
"Kamu bener banget Ris. Ketampananku menurun padanya ".
Mereka tertawa mendengar Daddy Ervin memuji ketampanannya.
Sama persis dengan anaknya yg juga selalu membanggakan wajah tampannya.
"Vina, ini Daddy-nya Ervin. Kemarin kalian kan belum ketemu.
Panggilnya Om Zeth ".
__ADS_1
" Halo Om Zeth " ucap Ervina sopan.
"Ternyata anak kamu jauh lebih cantik daripada yg di foto ya Ris "?? tanya Daddy Ervin.
" Masa anakku cantik sih Zeth, dia suka ngambek lho kalo dirumah " ledek Papi Ervina.
Mommy Ervin tersenyum melihat Ervina memanyunkan bibirnya saat diledek oleh Papi-nya.
Sedangkan Ervin terus menatap Ervina. Dia masih begitu terpesona dengan kecantikan Ervina malam ini.
"Kamu ni Ris, lihat sekarang calon menantuku ngambek kan "?? ucap Mommy Ervin lalu berjalan kearah Ervina.
Dengan lembut dia membelai rambut Ervina.
" Kamu cantik sekali sayang memakai gaun ini.
Kamu suka tidak dengan pilihan Tante "??.
" Makasih Tante, Vina suka banget gaunnya.
Kebetulan warnanya juga warna kesukaannya Vina " jawab Vina.
"Oh, jadi ini warna kesukaan lo ya Er "?? batin Ervin.
" Oh ya, wahh kebetulan sekali ya " kaget Mommy Ervin.
"Cath, kamu kok bilang kalo anak aku calon menantu kamu sih "?? tanya Mami heran.
" Lho, memangnya Vina gk ngomong ke kamu Yul "??.
" Ngomong tentang apa "?? tanya Mami lagi.
" Vina kan pacarnya anakku Yul.
Iya kan sayang "?? tanya Mommy Ervin.
Ervina yg kaget mendengar perkataan Mommy-nya Ervin tidak tau harus menjawab apa. Dia hanya tersenyum kearah orangtuanya yg sedang menatapnya.
" Iya Tante, Ervina pacarnya Ervin " sahut Ervin.
Ervina melotot kearah Ervin. Sementara Ervin hanya tersenyum senang melihat Ervina yg menahan emosi karena perkataannya.
"Kok Vina gk cerita ke Mami kalo Ervin pacarnya.
Kalo Tante tidak salah malam kemarin kamu yg datang kemari bukan Vin "?? tanya Mami pada Ervin.
" Iya Tante, kemarin malam Ervin dateng kesini " jawab Ervin.
"Tuh kan sayang bener yg aku bilang. Aku udah nebak kalo dia anaknya Zeth, wajahnya sama persis " sahut Papi Ervina.
"Iya Ris, ternyata memang anaknya Zeth.
Tapi Vina bilang kamu cuma temennya Vin "??.
" Ervina malu kali Tan, sekarang aja dia cuma diem " ejek Ervin.
"Kamu kok diam aja sayang "?? tanya Mami-nya.
" Mi, Vina bukan pacarnya Ervin.
Ervin yg maksa Vina buat jadi pacarnya " jawab Ervina kesal.
"Bo'ong Tante. Ervina bilang sendiri kok Tan pas di sekolah ".
" Mana ada. Orang kamu maksa kok "!!.
" Enggak Ervina sayang. Kita kan sama-sama suka.
Nggak papa kok kalo kamu masih malu-malu buat ngakuinnya " ucap Ervin sambil mengedipkan sebelah matanya.
Ervina tertunduk malu saat kedua orangtua mereka tertawa.
__ADS_1
Ervin terlihat sangat puas bisa membuat Ervina tida berkutik lagi didepan orangtua mereka.
Dia merasa orangtua Ervina seperti memberikan lampu hijau padanya untuk mendekati Ervina meskipun sekarang dia harus sedikit berbohong pada orangtuan Ervina.