Gue Jadian Sama Elo?? Mimpi...

Gue Jadian Sama Elo?? Mimpi...
Kena Getah


__ADS_3

"Na,, na,, na,, na,, na ".....


Saat ini, Lisa sedang mencuci tangannya sambil bersenandung didalam toilet sekolah.


Sesekali dia melihat kearah cermin memperhatikan rambutnya yg terlihat sedikit berantakan karena tertiup angin.


" Duuhh, gue lupa bawa iket rambut lagi " ucap Lisa sambil merapihkan rambutnya.


"Pinjem ke Maya aja deh ntar di kelas. Tu anak pasti bawa seperangkat alat dempul sama perkakas buat rambut juga " ucap Lisa lagi.


Maya adalah paket lengkap buat Ervina dan Lisa. Selain ratu gosip, Maya adalah orang yg paling tidak suka kalau harus meminjam barang milik orang lain..


Karena itu, dia selalu membawa lengkap alat make up nya, jepit rambut dan bahkan pembalut pun dia bawa.


"Untung punya sahabat yg mirip kayak toko berjalan. Jadi gue gk susah deh ".


Setelah selesai dengan ritualnya, Lisa segera keluar dari toilet.


Saat Lisa keluar, tiba-tiba ada seseorang yg menutup mulutnya.


Mata Lisa melotot saat dirinya di seret ke belakang toilet sekolah.


" Ya Tuhan, tolong kirim malaikat penolong buat gue sekarang " do'a Lisa dalam hati.


Lisa memejamkan matanya rapat saat orang yg menyeretnya tadi berhenti.


Pikiran buruk tentang pembunuhan dan pemerkosaan tiba-tiba saja muncul di kepalanya.


Membuat tubuhnya gemetar takut dan bergidik ngeri.


"Lo kenapa merem Lis "??.


Lisa tersentak saat orang itu menyebut namanya.


Tangannya semakin gemetaran.


" Orang ini pasti udah ngincer gue. Mana dia tau nama gue lagi " batin Lisa.


"Lisa, lo kenapa sih "???.


Rian bingung melihat kekasihnya hanya berdiri diam sambil menutup mata.


Dia lalu memegang wajah Lisa yg terasa sangat dingin.


" Lis, lo kenapa merem gitu "??.


" Please, jangan sakitin gue. Gue anak baik-baik. Tolong lepasin gue "??.


Rian terkejut mendengar ucapan kekasihnya. Jadi kekasihnya ini mengira kalau dia adalah orang jahat.


" Ppffftttttt,,, hahhhahhaaa....


Lisa, ini gue Rian. Gue bukan orang jahat.


Sekarang buka mata lo " ucap Rian sambil tertawa keras.


Lisa kaget mendengar suara tawa Rian. Dia lalu membuka sedikit matanya.


Tiba-tiba saja dia merasa sangat kesal karena ternyata yg menyeretnya kesini adalah kekasihnya sendiri yg saat ini sedang menertawakannya.


"Dasar brengsek lo, lo sengaja ya mau bikin gue mati ketakutan ya "!!!! teriak Lisa lalu melepas sepatunya.


Dengan brutal, dia memukuli badan Rian yg masih terus tertawa.


" Hahhaha,,, aduhh ampun Lis.


Kenapa lo bisa mikir kalo gue orang jahat sih "??? jawab Rian setelah Lisa menghentikan pukulannya.


" Gimana gue gk mikir gitu. Gue di seret kesini, mulut gue juga di tutup. Mana mungkin gue kepikiran kalo lo yg ngelakuin hal itu " omel Lisa sambil berkacak pinggang.

__ADS_1


Dia benar-benar ketakutan tadi. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya kalo tadi itu memang orang yg ingin berbuat jahat padanya.


"Ya sorry lah Lis, gue cuma becanda doang tadi " sahut Rian sambil memegang tangan Lisa yg masih gemetar.


"Sorra sorry, becanda lo kelewatan tau nggak si Yan.


Nggak suka gue kayak gini-gini ".


" Iya-iya maaf. Gue gk bakal becanda kayak gini lagi.


Udah,, jangan marah lagi dong Lis " rayu Rian.


Lisa menghembuskan nafasnya pelan. Rian lalu menarik tangan Lisa untuk duduk disebuah kursi.


"Lo ngapain nyusulin gue ke toilet "?? tanya Lisa setelah rasa kesalnya hilang.


" Gue kangen aja ke elo.


Nggak boleh emangnya "?? jawab Rian.


" Nggak boleh "!!.


" Kok gk boleh sih Lis " tanya Rian heran.


"Harusnya lo ngerti kondisi dong Yan. Sahabat gue disakitin temen lo, dan sekarang lo bilang lo kangen ke gue "??.


" Kan bukan gue yg nyakitin Ervina Lis. Kenapa lo marahnya ke gue sih ".


" Ya jelaslah gue marah. Ervina tu sahabat deket gue. Gue juga ikut sedih kalo dia sedih.


Dan yg bikin dia sedih tu sahabat lo.


Jadi sekarang gue juga marah ke elo " jawab Lisa kesal.


"Mana ada peraturan kayak gitu " sahut Rian.


"Ada, dan gue barusan yg ngomong. Pokoknya mulai sekarang lo gk boleh nemuin gue sampe sahabat lo itu minta maaf ke Ervina. Titik "!!!!.


"Gue gk peduli Rian. Pokoknya Gue gk mau ngomong sama elo sampe Ervina maafin Ervin. Gue juga gk mau ketemuan dulu sama lo ".


" Berarti kalo Ervina gk maafin Ervin kita gk bakalan jalan bareng lagi dong "??.


" Iya, lo bener "!!.


" Kita putus gitu "??.


" Maybe yes, maybe no " jawab Lisa lalu bergegas pergi meninggalkan Rian yg sedang syok.


Rian tidak bisa berkata apapun saat Lisa meninggalkannya.


Dia dengan lemas berjalan kembali ke kelasnya.


"Ini gk bisa dibiarin. Si bule yg berbuat, kenapa gue ikut kena getahnya.


Gue harus bujukin tu bule. Gue gk mau putus sama Lisa " ucap Rian lalu segera berlari ke kelasnya.


Ervin dan Rendra menatap heran Rian yg terlihat ngos-ngosan saat masuk ke dalam kelas.


"Elo boker sambil main arisan ya Yan. Lama banget " ejek Ervin.


"Tau nih, sambil wik-wik juga kali di toilet. Napasnya ampe mau abis gitu " timpal Rendra sambil tertawa.


Rian segera duduk di kursinya. Dia sibuk mengatur nafasnya setelah berlari dari toilet ke kelasnya.


"Vin, ini gawat. Lo harus secepetnya minta maaf ke Ervina. Nyawa gue jadi taruhannya " ucap Rian yg membuat kedua sahabatnya terkejut.


"Apa maksud lo Yan,,??


Kenapa bisa nyawa lo yg jadi taruhannya "?? tanya Ervin.

__ADS_1


" Yg bener lo Yan kalo ngomong.


Jangan nakutin kita dong "!!???.


" Gue serius Vin. Gue sama Lisa bakalan putus kalo Ervina gk mau maafin elo.


Pokoknya lo harus cepet baikan sama Ervina. Gue gk mau diputusin cewek gue Vin " ucap Rian membujuk Ervin.


" Whhaaattttttt "!!!! ucap Rendra dan Ervin bersamaan.


Rendra dan Ervin lalu saling berpandangan. Kemudian mereka menatap Rian yg terlihat begitu menyedihkan sebelum akhirnya mereka berdua tertawa terbahak-bahak.


" Kenapa lo berdua malah ketawa sih. Ayolah Vin, lo baikan sana sama Ervina " bujuk Rian.


" Hahahha,,, Beneran Lisa bakal mutusin elo Yan kalo gue gk baikan lagi sama Ervina "!!


ledek Ervin sambil tertawa.


" Beneran Vin, Lisa ngomong kayak gitu ke gue tadi " jawab Rian.


"Jangan mau Vin, biarin aja mereka putus. Gue pingin liat dia sekali-kali patah hati. Selama ini kan dia terus tu yg bikin para cewek patah hati ".


Rendra sengaja mengompor-ngompori Ervin. Membuat Rian memelototkan matanya kearah Rendra.


" Apa lo melotot-melotot,,, gk takut gue " ejek Rendra.


"Tega lo berdua " sungut Rian kesal pada kedua sahabatnya.


"Gitu aja langsung ngambek "...... ledek Ervin.


Rian tak mempedulikan lagi ejekan sahabatnya.


Tangannya mulai sibuk mengirimkan pesan pada Lisa.


" Udah deh, kayak anak SD aja lo pake ngambek-ngambek segala.


Tanpa lo minta juga gue bakalan minta maaf ke Ervina. Gue tau gue udah kelewatan tadi ma dia " ucap Ervin sambil menepuk pundak Rian.


"Seriusan lo Vin. Syukur deh kalo elo udah sadar " jawab Rian lega.


"Diiihhhh,,, senengnya yg gk jadi putus " sindir Rendra.


Rian tertawa lalu meninju lengan Rendra.


Mereka lalu tertawa bersama sampai akhirnya bel pulang sekolah berbunyi.


*


*


*


*


*


*


*


*


*


Halllloooooo reader's.....


Jangan lupa untuk Vote terus novel ini ya...


Jangan lupa juga buat like, comment dan klik tombol lope-lope😍😍😍 dibawah sana ya.....

__ADS_1


Terima kasih....


Amicuuuuuuuu....


__ADS_2