Gue Jadian Sama Elo?? Mimpi...

Gue Jadian Sama Elo?? Mimpi...
Mood Booster 1


__ADS_3

Maya dan Lisa saat ini sedang berada di kantin.


Mereka sedang menunggu kedatangan Ervina yg sebentar lagi akan segera sampai di sekolah.


"Lis, lo semalem kemana "?? tanya Maya.


" Gue,, gue di rumah aja kok May.


Kenapa emangnya "?? jawab Lisa salah tingkah.


Dia terpaksa membohongi Maya kalau semalam dia berada di rumah. Dia takut Maya marah padanya kalau dia mengatakan semalam dia pergi kencan dengan Rian.


" Yakin lo di rumah aja "??.


" Iya beneran May.


Lo kenapa sih nanya kayak gitu "?? jawab Lisa pura-pura kesal.


" Nggak, soalnya gue semalem liat cewek gandengan sama cowok terus mereka masuk ke restaurant.


Kirain elo Lis, soalnya mirip "!! ucap Maya sambil melirik kearah Lisa.


" Lo salah liat kali May, orang gue di rumah aja kok "?!! jawab Lisa sambil meminum jusnya.


" Tapi kalo gue salah liat kok orang yg mirip sama elo itu ngomongin gue ya "??.


Lisa tersedak mendengar ucapan Maya.


Sekarang dia yakin kalo semalam Maya pasti sudah melihatnya pergi berdua dengan Rian.


" Lo ngikutin gue "?? tanya Lisa.


" Nggak, cuma nguping doang.


Gue khawatir aja lo sekongkol sama kecengan lo " jawab Maya cuek.


Dia puas sekali sudah membuat Lisa tersedak kaget karena dia menangkap basah Lisa dan Rian.


"Terus ngapain lo nanya kalo lo udah tau "!! omel Lisa.


" Pengen tau aja lo jujur apa nggak ".


" Terus "??.


" Ternyata lo ngibulin gue " !! jawab Maya.


"Terus "??.


" Nabrak Lis "!!! ketus Maya.


" Ya di rem lah May biar gk nabrak " sahut Lisa lalu tertawa.


Maya mendengus melihat Lisa menertawakannya.


Lalu matanya menyipit melihat rombongan si bule tengik memasuki kantin.


"Huhh,, mau ngapain sih mereka dateng kesini " gerutu Maya saat Ervin cs berjalan kearah mejanya.


"Kenapa lo May ngedumel sendiri "?? tanya Lisa.


" Pasukan kecebong dateng kemari,kesel gue liatnya "!! jawab Maya.


Lisa lalu menengok kebelakang. Dia tersenyum saat Rian melambaikan tangan padanya.


Rian lalu duduk di sebelah Lisa.


" Hai Lis, lo udah lama di sini "?? tanya Rian.


" Udah daritadi, nih udah mau pergi.


Iya kan Lis "?? tanya Maya sambil melotot kearah Lisa.


" Belum kok May, makanan gue aja belum dianterin " jawab Lisa sengaja.

__ADS_1


Mereka semua menertawakan Maya yg membelalakan mata mendengar jawaban Lisa.


Kecuali Daffa tentunya.


"Udah, lo duduk aja disini bareng kita-kita "!! ucap Rian lalu menarik tangan Maya duduk.


Maya melipat tangannya di dada.


Dia merasa di permainkan oleh Lisa. Mulutnya lalu berkomat-kamit saat Lisa menatapnya padanya.


" Dasar kutil " omel Maya.


"Elo neneknya kutil "!! balas Lisa sambil menjulurkan lidahnya.


" Lo berdua kenapa sih, lagi ngeributin gue ya "?? tanya Rendra.


" Ya ampun ni cireng nyambung-nyambung aja sih.


Apa faedahnya coba ngeributin elo "!! sewot Maya.


" Hah hahahaha..... "!!!!!!!!!


Lisa dan Rian tertawa mendengar ejekan Maya.


Bibir Rendra langsung manyun di tertawakan mereka berdua.


Ervin dan Daffa hanya diam mendengarkan keempat temannya.


Jika Daffa diam karena memang mulutnya yg mahal bicara, lain lagi dengan Ervin.


Dia malas bicara karena calon istrinya tidak datang ke sekolah.


"Kenapa si Ervin lemes gitu Yan,??


Belum makan ya dia "?? tanya Lisa berbisik pada Rian.


" Biasalah, mood booster-nya gk masuk sekolah jadi dia kayak orang yg gk semangat hidup " jawab Rian.


"Lah, banyak gaya tu si Ervin.


Bilang aja nyesel udah bikin Ervina nangis kemaren " !! sambung Maya yg mendengar ucapan Rian.


"Lo denger ya May omongan gue tadi "?? tanya Rian heran.


" Gimana gue gk denger, orang lo ngomongnya udah kayak pake toa "!!! cibir Maya.


Rian menggaruk kepalanya, dia lalu segera memesan makanan untuk menghilangkan rasa malunya di depan Maya.


" May, lo jangan jutek-jutek lah ke cowok gue.


Kasian tau nggak "!! tegur Lisa.


" Tau nih si Maya, galak bener jadi cewek " timpal Rendra.


"Lo mau gue sleding lagi Ren "?? tanya Maya penuh arti yg membuat Rendra merasa siaga.


Cepat-cepat dia menggeser kursinya menjauh dari Maya.


" Hehehe, gimana rasanya kemaren "?? tanya Maya lagi.


" Nggak enak, ngilu " jawab Rendra.


"Kalo lo gk ngehalangin gue nolongin Ervina gue gk bakalan kasar ke elo Ren " ucap Maya.


"Ya tetep aja gk seharusnya juga lo milih tempat sakral pas nyerang gue May "!! sungut Rendra.


" Justru itu point pentingnya ngalahin musuh Ren.


Sekali serang langsung tumbang, bener kan "?? tanya Maya sampil mempraktekkan tangan seperti sedang meremas sesuatu di tangannya.


" Dasar cewek gila "!! umpat Rendra.


Meskipun dia juga jago beladiri, dia tidak mungkin membalas perlakuan Maya kemarin.

__ADS_1


Apalagi dia yg sebenarnya menyukai Maya, semakin tidak tega lagi untuk membalasnya.


" Mana punya gue Yan "?? tanya Rendra saat melihat Rian datang sambil membawa semangkok soto.


" Ya mana gue tau "!.


" Lo gk mesenin buat gue "??.


" Males amat gue mesenin buat lo.


Kalo mau ya pesen sendirilah, emangnya gue pelayan lo apa " sewot Rian.


"Tega "!!! sungut Rendra.


" Lo mau gue bantu gue pesenin gk Ren "?? tanya Maya lembut.


Insting menjahili Rendra tiba-tiba muncul di otaknya.


" Mau dong "!!! jawab Rendra cepat.


" Lo mau makan apa "??.


" Soto kaya punya Rian May ".


" Tumben lo baik May sama Rendra, ada apa nih "?? tanya Rian heran.


" Ya baiklah, emangnya elo sahabat yg gk ada akhlak " sahut Rendra.


"Gue kan emang baik, iya kan Ren "?? tanya Maya.


Rendra menganggukkan kepalanya. Dia merasa senang melihat Maya yg perhatian padanya.


" Ragu gue May kalo lo tiba-tiba baik gini "?? tanya Lisa.


" Ragu kenapa Lis "?? tanya Maya.


" Biasanya lo kalo mendadak kayak gini lo pasti mau berbuat sesuatu. Gue yakin "!!.


" Nggak lah Lis, gue itu tulus mau nolongin Rendra.


Palingan gue cuma naro bangkai kecoa di dalam sotonya " jawab Maya lalu berdiri ingin memesan makanan.


"Stop "!!!!! teriak Rendra yg syok mendengar ucapan Maya.


" Kenapa Ren "?? tanya Maya pura-pura polos.


" Makasih buat niat buruk lo, dasar nenek lampir "!! sungut Rendra lalu pergi memesan makanannya sendiri.


Maya, Lisa dan Rian tertawa terbahak-bahak melihat Rendra merajuk.


Maya sangat puas bisa kembali menjahili Rendra.


" Jahil banget si lo May, kasian gue sama tu anak " ucap Lisa.


"Biarin Lis, lumayan buat hiburan "?? jawab Maya.


" Gitu-gitu dia tu sahabat gue May.


Jangan di kerjain terus lah " sahut Rian tidak tega.


"Yg bilang dia musuh elo tu siapa Yan "?? tanya Maya.


" Ya nggak ada sih ".


" Ya udah lo diem aja.


Bukannya lo juga suka ya ngerjain temen lo itu "??.


" Kadang-kadang doang kalo ada kesempatan " jawab Rian lalu tertawa.


Maya mencebikkan bibirnya mendengar jawaban Rian.


Dia lalu melihat kearah Rendra yg sedang berdiri memesan soto sambil mengobrol dengan siswa yg lain.

__ADS_1


Bibirnya tersenyum penuh arti saat Rendra tertawa.


__ADS_2