Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Perjalanan


__ADS_3

Di kehidupan ini , akan banyak badai dan tantangan dalam berumah tangga , tetapi jika saling mencintai , janganlah pernah melakukan penghianatan , karena sakit itu akan terbawa sampai menutup mata .Menyakiti pasangan , baik perempuan berselingkuh dari suami, atau suami berselingkuh dari isteri , hanya kenikmatan sesaat .


Coba mengerti kesibukan isteri mengurus anak , dan keluarga , jangan menuntut di perhatikan lebih, menjadi pria yang baik , turut membantu meringankan pekerjaan isteri .


Saling dalam berbagai hal .Sebagai isteri juga menyediakan waktu berdua , karena suami juga butuh di perhatikan .


Usia Arjuna dan Bima sudah menginjak 1 tahun 5 bulan , selama ini Nathan masih menunda mereka untuk memiliki anak , karena Nathan tau , Alya masih sangat kerepotan dengan kedua twins , tetapi ketika usia twins 1tahun lebih , mereka sepakat menambah momongan , Alya sadar , bagaimana pun Nathan juga menginginkan keturunan dan darah dagingnya sendiri , walau Nathan tidak pernah menuntut Alya .


Mereka sudah tidak menjaga lagi selama 4 bulan dan pagi ini , Alya merasa mual yang begitu mengganggu .


" Yaaang....kenapa ? tanya Nathan ".


" Alya sangat mual mas.... ," ujar Alya kembali ke ranjang .


" Nathan mengusap wajah Alya . Iatirahatlah yaaang , mau mas pijit ? "


Nathan memijit kepala Alya dan kemudian memijit badan Alya perlahan , tetapi kembali Alya mual dan berlari ke westafel , memuntahkan hanya cairan .


Sebuah ketukan membuat Nathan membuka pintu , setelah membaringkan Alya di ranjang .


Ibu Nathan membawa kedua twins di genggamannya .


" Mereka sangat cerewet , mau ketemu sama papi nya , " ujar sang ibu .


Nathan menggendong kedua twins , kedua twins bersandar di dada Nathan , kedua tangan kecil mereka menepuk bahu Nathan , ibu Nathan tersenyum melihat kemanjaan Arjuna dan Bima .


Alya kenapa Nak ? tanya sang ibu . Apa masih tidur ?


Nathan sedang memanggil dokter Merry bu , Alya srjak bangun tadi mual dan muntah 2 kali bu .


Ibu mendekati ranjang , membelai rambut Alya .


Ibu kembali ke dapur , mengambil bubur ayam yang di masaknya buat sarapan .


" Al...makan dulu nak , biar perutnya gak kosong ".


" Makasih bu...." ujar Alya .


Alya dengan lahap memakannya .


" Apa haid bulan ini sudah datang nak? "

__ADS_1


" Ibu curiga , kamu lagi isi ".


" Haid Alya belum datang bu , kalau lagi osi , dulu hamilnya twins gak mual seperti ini bu ."


" Bawaan anak , dan bawaan hamil ,beda - beda nak ."


" Bu...kalau Alya hamil dan kehamilan ini sangat rewel , gimana twins ya bu ?"


Alya sangat gusar .


" Suami kamu itu tidak ngantor full 12 atau 24 jam , orang - orang kepercayaannya banyak nak . Mencek resto dan penjualan serta laporan keuangan tugasnya selesai . Bisa di rumah merawat kamu , memperhatikan twins . Ibu juga ada , suster dan bibi juga ada , jangan kawatir nak ."


" Makasih bu...ibu seperti mama Alya sendiri , makasih ."


" Ciye...peluk - pelukan..., " ujar Nathan sambil tertawa .


" Apa sudah enakan yaaaaang? tanya Nathan ."


" Masih mual mas , tapi gak semua tadi ".


Kedua twins minta naik ke ranjang , menyusup dalam pelukan Alya .


" Okay papi...." jawab mereka serentak dan menutupi mulut mereka dengan tangan mereka .


" Sangat menggemaskan..." ujar Nathan tertawa memeluk kedua twins .


Ketika dokter Merry datang , kedua twins minta di periksa lebih dahulu dari mami mereka, dokter Marry tersenyum dan pura - pura memeriksa mereka.


Arjun membuka bajunya , dokter Merry menempelkan stetoskop nya di tubuh Arjuna , Arjuna sangat senang , demikian juga Bima membuka perutnya , dokter Merry juga memeriksa nya.


Alya , ibu dan Nathan tertawa melihat kecerdasan mereka .


" Tidak ada yang serius Al...hanyaaa.....".


" Hanya apa dok ? " ujar Nathan panik .


" Sepertinya Alya sedang mengandung , baiknya diperiksa dulu dengan test pack dan baiknya setelah hasilnya positif .Pria mu ini sangat menyayangimu , luar biasa , ke tiga jagoan mu sangat menyayangimu , aku iri , " ujar dokter Merry .


" Putri dokter juga sangat cantik , " ujar Alya .


" Sangat manja ....saya juga lagi program bayi ke dua , kamu tau sendiri , saya sangat susah hamil , puteri saya sangat dekat dengan papi nya . Anak perempuan selalu begitu .Tapi Arjuna sama Bima , luar biasa menyayangi Nathan ."

__ADS_1


" Mereka ajudan papi nya dok , mereka juga sangat menyayangi saya dan ibu ".


" Benar....kedua twins seperti maminya , semua orang mereka sayang , cucu yang baik ".


Ibu memeluk kedua twins yang masih mengejap - ngejapkan kedua mata mereka , tertawa terkikik karena mereka mendapat pujian .


" Al... ini ada test peck , nanti kamu coba , saya beri dua , okay ."


" Makasih dok..." ujar Alya .


Sesudah dokter Merry pergi , kedua twins kelihatan mengusap usap matanya .


" Ngantuk ya nak ? " ujar Nathan .


Mereka mengangguk .


Nathan menggendong Arjuna dan Bima sekaligus , membawa mereka le kamar mereka , bi oni dan baby sitter Rini menemani mereka tidur .


Nathan selalu bilang ke mereka , cukup menjaga kedua puteranya , pekerjaan rumah di kerjakan pekerja yang lain.


Alya mencek dan tersenyum , test pack menunjukkan dia positif .


Ibu dan Alya berpelukan .


Alya mengambil tangan Nathan. meletakkan test pack di atas tangan Nathan . Nathan bingung .Maksudnya apa yaaang ? tanya Nathan .


" Kita akan punya baby lagi mas....mas akan jadi papi lagi , " ujar Alya tersenyum dan mata Alya berkaca - kaca .


Nathan memeluk Alya dan mengecup dahi Alya.


" Makasih Al....makasih sayaaang...".


Ibu menghapus air matanya , di hari tuanya , dia bahagia mendapatkan menantu sebaik Alya , sangat bahagia melihat kebahagiaan puteranya .


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2