
Di kehidupan ini , akan banyak badai dan tantangan dalam berumah tangga , tetapi jika saling mencintai , janganlah pernah melakukan penghianatan , karena sakit itu akan terbawa sampai menutup mata .Menyakiti pasangan , baik perempuan berselingkuh dari suami, atau suami berselingkuh dari isteri , hanya kenikmatan sesaat .
Coba mengerti kesibukan isteri mengurus anak , dan keluarga , jangan menuntut di perhatikan lebih, menjadi pria yang baik , turut membantu meringankan pekerjaan isteri .
Saling dalam berbagai hal .Sebagai isteri juga menyediakan waktu berdua , karena suami juga butuh di perhatikan .
Usia Arjuna dan Bima sudah menginjak 1 tahun 5 bulan , selama ini Nathan masih menunda mereka untuk memiliki anak , karena Nathan tau , Alya masih sangat kerepotan dengan kedua twins , tetapi ketika usia twins 1tahun lebih , mereka sepakat menambah momongan , Alya sadar , bagaimana pun Nathan juga menginginkan keturunan dan darah dagingnya sendiri , walau Nathan tidak pernah menuntut Alya .
Mereka sudah tidak menjaga lagi selama 4 bulan dan pagi ini , Alya merasa mual yang begitu mengganggu .
" Yaaang....kenapa ? tanya Nathan ".
" Alya sangat mual mas.... ," ujar Alya kembali ke ranjang .
" Nathan mengusap wajah Alya . Iatirahatlah yaaang , mau mas pijit ? "
Nathan memijit kepala Alya dan kemudian memijit badan Alya perlahan , tetapi kembali Alya mual dan berlari ke westafel , memuntahkan hanya cairan .
Sebuah ketukan membuat Nathan membuka pintu , setelah membaringkan Alya di ranjang .
Ibu Nathan membawa kedua twins di genggamannya .
" Mereka sangat cerewet , mau ketemu sama papi nya , " ujar sang ibu .
Nathan menggendong kedua twins , kedua twins bersandar di dada Nathan , kedua tangan kecil mereka menepuk bahu Nathan , ibu Nathan tersenyum melihat kemanjaan Arjuna dan Bima .
Alya kenapa Nak ? tanya sang ibu . Apa masih tidur ?
Nathan sedang memanggil dokter Merry bu , Alya srjak bangun tadi mual dan muntah 2 kali bu .
Ibu mendekati ranjang , membelai rambut Alya .
Ibu kembali ke dapur , mengambil bubur ayam yang di masaknya buat sarapan .
" Al...makan dulu nak , biar perutnya gak kosong ".
" Makasih bu...." ujar Alya .
Alya dengan lahap memakannya .
" Apa haid bulan ini sudah datang nak? "
__ADS_1
" Ibu curiga , kamu lagi isi ".
" Haid Alya belum datang bu , kalau lagi osi , dulu hamilnya twins gak mual seperti ini bu ."
" Bawaan anak , dan bawaan hamil ,beda - beda nak ."
" Bu...kalau Alya hamil dan kehamilan ini sangat rewel , gimana twins ya bu ?"
Alya sangat gusar .
" Suami kamu itu tidak ngantor full 12 atau 24 jam , orang - orang kepercayaannya banyak nak . Mencek resto dan penjualan serta laporan keuangan tugasnya selesai . Bisa di rumah merawat kamu , memperhatikan twins . Ibu juga ada , suster dan bibi juga ada , jangan kawatir nak ."
" Makasih bu...ibu seperti mama Alya sendiri , makasih ."
" Ciye...peluk - pelukan..., " ujar Nathan sambil tertawa .
" Apa sudah enakan yaaaaang? tanya Nathan ."
" Masih mual mas , tapi gak semua tadi ".
Kedua twins minta naik ke ranjang , menyusup dalam pelukan Alya .
" Okay papi...." jawab mereka serentak dan menutupi mulut mereka dengan tangan mereka .
" Sangat menggemaskan..." ujar Nathan tertawa memeluk kedua twins .
Ketika dokter Merry datang , kedua twins minta di periksa lebih dahulu dari mami mereka, dokter Marry tersenyum dan pura - pura memeriksa mereka.
Arjun membuka bajunya , dokter Merry menempelkan stetoskop nya di tubuh Arjuna , Arjuna sangat senang , demikian juga Bima membuka perutnya , dokter Merry juga memeriksa nya.
Alya , ibu dan Nathan tertawa melihat kecerdasan mereka .
" Tidak ada yang serius Al...hanyaaa.....".
" Hanya apa dok ? " ujar Nathan panik .
" Sepertinya Alya sedang mengandung , baiknya diperiksa dulu dengan test pack dan baiknya setelah hasilnya positif .Pria mu ini sangat menyayangimu , luar biasa , ke tiga jagoan mu sangat menyayangimu , aku iri , " ujar dokter Merry .
" Putri dokter juga sangat cantik , " ujar Alya .
" Sangat manja ....saya juga lagi program bayi ke dua , kamu tau sendiri , saya sangat susah hamil , puteri saya sangat dekat dengan papi nya . Anak perempuan selalu begitu .Tapi Arjuna sama Bima , luar biasa menyayangi Nathan ."
__ADS_1
" Mereka ajudan papi nya dok , mereka juga sangat menyayangi saya dan ibu ".
" Benar....kedua twins seperti maminya , semua orang mereka sayang , cucu yang baik ".
Ibu memeluk kedua twins yang masih mengejap - ngejapkan kedua mata mereka , tertawa terkikik karena mereka mendapat pujian .
" Al... ini ada test peck , nanti kamu coba , saya beri dua , okay ."
" Makasih dok..." ujar Alya .
Sesudah dokter Merry pergi , kedua twins kelihatan mengusap usap matanya .
" Ngantuk ya nak ? " ujar Nathan .
Mereka mengangguk .
Nathan menggendong Arjuna dan Bima sekaligus , membawa mereka le kamar mereka , bi oni dan baby sitter Rini menemani mereka tidur .
Nathan selalu bilang ke mereka , cukup menjaga kedua puteranya , pekerjaan rumah di kerjakan pekerja yang lain.
Alya mencek dan tersenyum , test pack menunjukkan dia positif .
Ibu dan Alya berpelukan .
Alya mengambil tangan Nathan. meletakkan test pack di atas tangan Nathan . Nathan bingung .Maksudnya apa yaaang ? tanya Nathan .
" Kita akan punya baby lagi mas....mas akan jadi papi lagi , " ujar Alya tersenyum dan mata Alya berkaca - kaca .
Nathan memeluk Alya dan mengecup dahi Alya.
" Makasih Al....makasih sayaaang...".
Ibu menghapus air matanya , di hari tuanya , dia bahagia mendapatkan menantu sebaik Alya , sangat bahagia melihat kebahagiaan puteranya .
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa like
Vote
Koment
__ADS_1