Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Marahnya James


__ADS_3

James tau Alya menemui pengacaranya , dan James sudah menyuruh pengacaranya memonitor pergerakan Alya.


" Papa tidak setuju , kamu dengan Nathan , tidak."


" Pa...papa gak tau apa yang Alya rasain...".


" Papa paling tau..."


" Pa...ini hidup Alya , biarkan Alya memilih. Akan lebih bahagia apabila kita dicintai daripada mencintai , karena kalau kita mencintai lebih sakit rasanya ".


" Nathan... dan Alya akan hidup bersama ".


Terlihat James memasuki rumah papa Alya .


" Mari kita pulang Al...maafkan mas....mas sangat menyayangimu , semua itu mas lakukan untuk melindungi keluarga kita ,".


" Tidak ...," ujar Alya tegas .


" Mas Nath...please Alya gak akan memilih James ...sudah cukup kebohongan itu mas ".


" Biarkan mereka menyelesaikan persoalan rumah tangga mereka, " ujar papa Alya .


" Semua sudah selesai pa, jangan memaksakan semua . Alya tidak akan kembali memilih orang yang menelanyarkan Alya , orang yang membohongi Alya ."


" Al.....beri mas kesempatan."


" Kenapa kamu semakin keras kepala Al....".


" Apa mas pernah mikirkan kesalahan mas ? kamu terlalu meyakiti perasaanku , cukup .Kamu sudah menerima surat perceraian kita bukan ? jadi sudah selesai ".


" Gak.....".


Alya terisak dan menutup wajahnya dengan tangannya .


Alya beraandar di bahu Nathan .


James meraih tangan Alya dan memeluk Alya sangat erat .


Alya hanya terdiam seperti patung .


" Mas terluka ?" ujar Alya panik .


" Sedikit..." .

__ADS_1


" Pak...minta kotak obat P3K , " ujar Alya .


" Ini non..".


" Makasih pak."


" Alya membuka perban tangan James , melihat luka nya begitu dalam " .


Alya mengganti perban setelah James memberikan salap obat pemberian dokter .


" Kenapa keluar dari rumah sakit? ".


" Mas gak mau kehilanganmu Al...".


" Basi....".


" Maaf kan mas ".


" Gak...".


"Please.......".


" Gak........ ".


" Jangan gendong lagi , biar Alya jalan sendiri ".


" Apa gak susah jalan yaaang".


" Lumayan susah ...kemana aja selama ini mas ..."


" Alya membenci mas...".


" Mas terpaksa...kamu yakin mas sanggup membuangmu dari hidup mas? "


" Gak bisa nilai , manusia bisa berubah, buktinya sejak kita menikah , mas semakin menjauh dan apa pernah kita berkomunikasi? tidak....apa pernah mas peduli? tidak ...Alya hanya sendiri ".


" Gak....mas terpaksa melakukan ini ".


" Mas membohongi ku....".


" Terpaksa sayaaang...James mengusap wajah Alya ".


Alya menepis tangan James .

__ADS_1


James memegang kedua belah tangan Alya , Jame merapatkan Alya ke dinding. Cukup....kita selesai . Jangan ganggu hidup ku dan anakku lagi , aku menganggap mas sama dengan Juan yang hanya mempermainkan perasaan se enaknya .


" Maaf kan mas...".


" Luka ini siapa yang buat ? bukankah mas sendiri ."


Alya kembali terdiam .


" Mas merindukan mu yaaang....". Wajah James merindu dan menginginkanmu Alya ".


" Please..., " ujar James .


" Tidak......aku akan hidup bersama Nathan , lupakan aku , lupakan kisah ini .Kamu akan gampang membuang kami selama ini , jadi tidak akan susah untuk melupakan kami , tidak usah bertanggung jawab apa - apa terhadap kami . Dan tenang , satu dollar pun , tidak akan Alya terima dan manfaatkan dari perceraian ini , dan ini hanya anakku mas , sejak aku mengandung , dia hanya mengenalku ."


" Prediksi dokter akhir bulan depan , twins kita lahir kan ".


" Tidak usah repot - repot ...apapau.n itu , Nathan akan menemaniku ".


" Ya James .....jika Alya memilihku , aku akan pastikan , melindungi Alya , dan akj akan menganggap anak ini , sebagai anakku sendiri .


Aku dan Alya akan bahagia , kami akan bersama ".


" Jangan mempersulit segalanya , kamu yang membuat semua ini , jika Alya merasa kamu mempermainkannya ...wajar .Karena tidak ada wanita yang mau selama hamil di acuhkan dan prianya bermesraan dengan wanita lain , walau akting sekalipun . Aku ikut campur karena Alya sudah memilihku bukan kamu . Kalau kamu mengusik hidup kami kelak , aku tidak tinggal diam ."


" Kita mulai lagi , mas gak pernah meninggalkan mu . Kamu percaya kan....Al" ujar Nathan .


" Ya....hanya mas dan ibu serta nenek yang selalu ada selama ini buat Alya . Makasih mas....".


" Permintaan nenek akan Alya mabulkan pa...jadilah saksi Pa....dalam pernikahan kami, ," ujar Alya .


" Tidak Al...kamu tidak bisa begini in mas...please....".


" Mas tau...kamu kecewa pada mas...sangat kecewa....maaf dan beri mas kesempatan ."


" Tidak ".


" Mas..kita bicara di dalam kamar Alya , Alya menarik tangan Nathan ".


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Jangan lupa like


vote

__ADS_1


koment


__ADS_2