
James tau Alya menemui pengacaranya , dan James sudah menyuruh pengacaranya memonitor pergerakan Alya.
" Papa tidak setuju , kamu dengan Nathan , tidak."
" Pa...papa gak tau apa yang Alya rasain...".
" Papa paling tau..."
" Pa...ini hidup Alya , biarkan Alya memilih. Akan lebih bahagia apabila kita dicintai daripada mencintai , karena kalau kita mencintai lebih sakit rasanya ".
" Nathan... dan Alya akan hidup bersama ".
Terlihat James memasuki rumah papa Alya .
" Mari kita pulang Al...maafkan mas....mas sangat menyayangimu , semua itu mas lakukan untuk melindungi keluarga kita ,".
" Tidak ...," ujar Alya tegas .
" Mas Nath...please Alya gak akan memilih James ...sudah cukup kebohongan itu mas ".
" Biarkan mereka menyelesaikan persoalan rumah tangga mereka, " ujar papa Alya .
" Semua sudah selesai pa, jangan memaksakan semua . Alya tidak akan kembali memilih orang yang menelanyarkan Alya , orang yang membohongi Alya ."
" Al.....beri mas kesempatan."
" Kenapa kamu semakin keras kepala Al....".
" Apa mas pernah mikirkan kesalahan mas ? kamu terlalu meyakiti perasaanku , cukup .Kamu sudah menerima surat perceraian kita bukan ? jadi sudah selesai ".
" Gak.....".
Alya terisak dan menutup wajahnya dengan tangannya .
Alya beraandar di bahu Nathan .
James meraih tangan Alya dan memeluk Alya sangat erat .
Alya hanya terdiam seperti patung .
" Mas terluka ?" ujar Alya panik .
" Sedikit..." .
__ADS_1
" Pak...minta kotak obat P3K , " ujar Alya .
" Ini non..".
" Makasih pak."
" Alya membuka perban tangan James , melihat luka nya begitu dalam " .
Alya mengganti perban setelah James memberikan salap obat pemberian dokter .
" Kenapa keluar dari rumah sakit? ".
" Mas gak mau kehilanganmu Al...".
" Basi....".
" Maaf kan mas ".
" Gak...".
"Please.......".
" Gak........ ".
" Jangan gendong lagi , biar Alya jalan sendiri ".
" Apa gak susah jalan yaaang".
" Lumayan susah ...kemana aja selama ini mas ..."
" Alya membenci mas...".
" Mas terpaksa...kamu yakin mas sanggup membuangmu dari hidup mas? "
" Gak bisa nilai , manusia bisa berubah, buktinya sejak kita menikah , mas semakin menjauh dan apa pernah kita berkomunikasi? tidak....apa pernah mas peduli? tidak ...Alya hanya sendiri ".
" Gak....mas terpaksa melakukan ini ".
" Mas membohongi ku....".
" Terpaksa sayaaang...James mengusap wajah Alya ".
Alya menepis tangan James .
__ADS_1
James memegang kedua belah tangan Alya , Jame merapatkan Alya ke dinding. Cukup....kita selesai . Jangan ganggu hidup ku dan anakku lagi , aku menganggap mas sama dengan Juan yang hanya mempermainkan perasaan se enaknya .
" Maaf kan mas...".
" Luka ini siapa yang buat ? bukankah mas sendiri ."
Alya kembali terdiam .
" Mas merindukan mu yaaang....". Wajah James merindu dan menginginkanmu Alya ".
" Please..., " ujar James .
" Tidak......aku akan hidup bersama Nathan , lupakan aku , lupakan kisah ini .Kamu akan gampang membuang kami selama ini , jadi tidak akan susah untuk melupakan kami , tidak usah bertanggung jawab apa - apa terhadap kami . Dan tenang , satu dollar pun , tidak akan Alya terima dan manfaatkan dari perceraian ini , dan ini hanya anakku mas , sejak aku mengandung , dia hanya mengenalku ."
" Prediksi dokter akhir bulan depan , twins kita lahir kan ".
" Tidak usah repot - repot ...apapau.n itu , Nathan akan menemaniku ".
" Ya James .....jika Alya memilihku , aku akan pastikan , melindungi Alya , dan akj akan menganggap anak ini , sebagai anakku sendiri .
Aku dan Alya akan bahagia , kami akan bersama ".
" Jangan mempersulit segalanya , kamu yang membuat semua ini , jika Alya merasa kamu mempermainkannya ...wajar .Karena tidak ada wanita yang mau selama hamil di acuhkan dan prianya bermesraan dengan wanita lain , walau akting sekalipun . Aku ikut campur karena Alya sudah memilihku bukan kamu . Kalau kamu mengusik hidup kami kelak , aku tidak tinggal diam ."
" Kita mulai lagi , mas gak pernah meninggalkan mu . Kamu percaya kan....Al" ujar Nathan .
" Ya....hanya mas dan ibu serta nenek yang selalu ada selama ini buat Alya . Makasih mas....".
" Permintaan nenek akan Alya mabulkan pa...jadilah saksi Pa....dalam pernikahan kami, ," ujar Alya .
" Tidak Al...kamu tidak bisa begini in mas...please....".
" Mas tau...kamu kecewa pada mas...sangat kecewa....maaf dan beri mas kesempatan ."
" Tidak ".
" Mas..kita bicara di dalam kamar Alya , Alya menarik tangan Nathan ".
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Jangan lupa like
vote
__ADS_1
koment