
Setelah makan bersama,mereka duduk di ruang nonton.Nampak Jane kelelahan dan di angkat Smith ke kamar tidur.Sedangkan Eline sudah tidur di kamar nya.
Alya permisi ke atas,karena sudah mulai mengantuk.
Alya pun berbaring ,dan sudah memakai baju piyama kesukaannya.
Perlahan Alya merasakan hawa panas dan nafas seseorang.Alya pun membuka matanya.
Alya melihat sosok James menatapnya dengan penuh hasrat.
"Alya ngantuk mas...ujar Alya."
"Hukuman belum mas beri.Hari ini semua makan makanan junk food,ujar James."
"Maaf yaaang...ujar Alya memelas".
James memulai serangannya.Terdengar leguhan dan nafas mereka,berirama memecahkan malam.Alya hanya pasrah saat James memasuki dirinya.Alya tidak menduga James sosok yang bisa melahapnya habis habisan.
Ketika mereka selesai,Alya pun perlahan membersihkan diri dan menukar bajunya.
"Mas...mas gak konsumsi obat?tanya Alya".
"Sudah yaaang.....tetapi obat mas hanya 2 bulan ini di konsumsi.Selebihnya mas hanya cek up sesuai anjuran dokter.Obat mas makan tergolong obat leras.Di hentikan karena mas gak mau,beepengaruh pada baby kita kelak,jika Tuhan mempercayakan kepada kita,mas pingin kita memiliki baby,ujar James memeluk Alya dari belakang."
"Kita harus memperhatikan kesehatan mas,ujar Alya."
"Mas takut ,karena konsumsi obat lumayan dosis tinggi.Mas sudah cek ke dokter ,kata dokter baiknya jika mau program punya bayi,mas di anjurkan menghentikan konsumsi obat.Kebetulan menurut dokter Chang,obat mas memang waktunya hanya ersisa 2 bulan lagi.Selain itu hanya cek darah,cek up dan cek tubuh."
Ketika Alya berjalan,Alya meringis karena masih erasa organ intimnya nyeri.
"Mas pemangsa...ujar Alya."
James tertawa.
__ADS_1
"Kamu menggemaskan Al...ujar James."
James menggendong Alya,dengan lembut membaringkannya di ranjang.James memeluk dan mengecup puncak kepala Alya.
"Tidurlah sayaang...ujar James."
"Kita besok berangkat pagi,ujar James.Kita akan tinggal di apartemen mas dulu.Nanti kita nyari rumah yang kita sukai,atau kita bangun juga boleh yaaang,ujar James."
Mas....Alya membaringkan tubuhnya di dada bidang milik suaminya.James sangat jarang memakai pakaiannya ketika tidur.Hanya kalau di muaim dingin mengenakan baju nya di kala tidur.
"Mas....kalau Juan mengganggu sampai ke Swiss gimana?tanya Alya dalam pelukan James."
"Mas akan menghadapinya,ujar James memeluk Alya."
Malam itu Alya tidur dalam dekapan James.Sejak mereka menikah,berbaring dan dalam dekapan James membuat Alya nyenyak tertidur.
Paginpun datang,koper Alya dan koper James sudah di angkat supir ke dalam bagasi mobil.Demikian juga barang mama,papa,Smith,Jane dan Bella.
Jane dengan usil membuka syal Alya.
"Mas....kamu pemangsa luar biasa.Melebihi Smith.Seram banget deh....gak nyangka mas ku yang kalem,pendiam,gak ngenal namanya wanita dan pacaran,bisa sehebat ini.Cik...cik..
kasihan banget temanku,ujar Jane melirik ke arah Alya".
Alya dengan segera mengambil syal darontangan Jane.
James hanya tersenyum menanggapi ucapan Jane.
"Buasnya James seperti buasnya papa mu,ujar mama James."
Semuanya pun tertawa.
Alya membaringkan bahunya di lengan tangan James.Sambil memandang pemandangan di luar.Alya sangat menyukai Indonesia.Entah kapan mereka akan kembali ke negara ini.
__ADS_1
Papa Rich,James dan Alya membeli ayam goreng kesukaan Alya.James melihat manajer restoran itu sangat mengenal Alya.James bisa melihat,sang manajer sangat menyukai Alya.James mengeratkan pelukannya pada Alya.Papa Rich tersenyum melihat posesifnya sang anak.Terkenang seperti itu lah dirinya sampai sekarang terhadap isterinya.
Mereka sampai di bandara.Mereka pun memasuki jet pribadi milik James.Alya baru mengetahui,ketika menanyakan jet ini kenapa beda dengan yang mereka pakai dulu.Papa Rich menjelaskan,ini Jet milik James pribadi.Kalau James ada tugas ke berbagai negara,James lebih leluasa berangkat dengan Jet pribadinya.
Alya tidak menduga ,keluarga James milyoner.Karena keseharian James dan Jane terlihat seperti keluarga pengusaha lainnya.
Alya kembali mengunyah ayam gorengnya dengan papa Rich.Mereka sesekali tertawa,Eline ikut ikutan mengunyah ayam dan kentang goreng.
"Jatah makan junk food 2 bulan kedepan habis,ujar mama James."
Smith,Jane dan James tertawa.
Sedangkan ke mereka bertiga masih lahap dengan kunyahan ayam goreng,soda dan kentang goreng.
James mengecek beberapa email.James membalas beberapa surat dan membalas Wa asistennya Gery.
James mempunyai beberapa kerja sama dengan perusahaan Elisa.Kerjasama mereka akan di laksanakan 5 bulan mendatang.Telatnya di Bali.
Keluarga Elisa mempercayakan James membangun hotel berskala internasional,serta mempercayakan interior hotel tersebut.
James tau Elisa mengejar ngejarnya.Bahakan sangat sering menarik perhatiannya dengan pakaian sexy nya.James tidak pernah mengacuhkan itu semua.Banyak pesaing bisnis yang ingin mendapatkan tender keluarga Elisa.Ketika pekerjaan skala besar,James selalu mengecek pekerjaan pembangunan,bersama asistennya dan juga selalu rapat dengan arsitek serta pekerja lapangannya.
James memandang Alya.Hati James sangat bahagia bisa menikahi Alya.Jane sudah memperingati James soal Elisa dan Ruth.James pun tau,keutuhan rumah tangganya sangat berarti.
Sesekali James tersenyum melihat Alya dan Jane saling bercanda.Inilah keluarga nya,keluarga yang sangat dia sayangi.Dan akan dia jaga selamanya.
🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝🐝
Jangan lupa like
vote
koment
__ADS_1