Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Sekarwati


__ADS_3

Air mata sang oma jatuh.Alya tidak menyangka,dia akan bertemu dengan omanya di lantai 1.Karena omanya berada di lantai 6 rumah sakit ini dirawat inap , khusus tempat perawatan manula.


"Wajamu Al...kenapa...? ujar wanita renta itu".


"Alya hanya terbentur pintu oma..., " ujar Alya.


"Tidak...kamu di pukul. Siapa yang melakukannya nak...ujar oma zsekarwati".


"Tidak ada siapa- siapa oma.Maaf.....Alya kemari hanya berobat."


"Ini bukti visum nak...oma dulu seorang dokter. Apa kamu lupa? ujar nya pada Alya."


"Maaf Oma...belum waktunya Alya cerita. Kita kembali ke ruangan oma ya...ujar Alya."


"Obati wajahmu dulu. Disini ada dokter kecantikan yang oma kenal. Ayuk nak...," ujar oma perawat yang menemani oma pun mendorong kursi roda oma.


Alya mendapat penanganan medis. Luka tamparan itu membiru. Alya memfoto lukanya dan kembali mengirimkan filenya pada 2 email. Mengirimkan jufa hasil visum yang keluar 1 jam kemudian ke email yang Alya tuju .


Ketika malam tiba, Alya permisi pamit pada omanya.


Alya pergi ke apartement nya.


Selama 6 hari Alya mengurung dirinya dalam kamar. Memakan makanan instant, duduk di balkon terasnya , Alya sangat frustasi dengan hidupnya .


Siang itu, pintu apatemennya di ketuk seseorang.Alya pikir hanya petugas apartemen.


Alya terkejut sosok Juan menahan pintu tersebut. Juan berpenampilan sangat berantakan. Alya tidak bisa mengalahkan sosok itu.


Saat pintu terbuka, Juan segera menguncinya. Ada perasaan takut dalam diri Alya.


"Al...kita bisa bicara baik - baik kan...ujar Juan".


"Bisa ...silakan duduk, ujar Alya".


"Kamu sangat kurus Al...ujar Juan memegang erat tangan Alya".


"Aku biasa aja Juan...ujar Alya".


"Aku minta maaf.Beri aku kesempatan Al...


kita perbaiki hubungan kita yah...ujar Juan".


"Kamu bilang memberimu kesempatan? kamu melukaiku Juan.Kamu menamparku dengan sekuat tenaga mu.Itu kesempatan yang mau kamu lakukan.Kamu kalau mau membun*hku....bunuh saja , ujar Alya dalam tangisannya".

__ADS_1


Juan kembali menarik lengan Agata ,ketika Agata akan berdiri. Lengan Agata tergores sudut kaca meja. Ketika Alya menarik tangannya, Juan mencengkeran tangannya kembali , hingga membentur , dan meninggalkan bekas memar.


"Kamu kurang menyiksaku Juan...baru 5 hari...kamu kehausan darah lagi. Kamu kehausan objek yang kamu lukai."


"Aku tidak ada maksud Al...."


"Kamu sangat kasar bukan. Belum memperoleh mahkotaku. Kamu masih penasaran? iyahhhhh teriak Alya sekuat kuatnya."


Juan mengangkat tubuh Alya, Alya memberontak , Alya menendang kaki Juan. Tetapi ketika rambut Alya dia tarik, Air mata Alya keluar. Begitu sakitnya. Kembali kepala Alya terbentur di tempat tidur kayu, darah pun mengalir di sudut kepala Alyax.


"Bu*uh saja Aku Juan...jika itu yang kamu inginkan...Kamu tidak akan lepas dari karma mu, ujar Alya dalam tangisnya."


Juan menarik pakaian Alya, dengan sisa tenaganya, Alya melawan Juan.


Badan Alya penuh dengan memar karena Juan menahan lengan Alya dengan kedua kakinya yang lumayan berat.


Kaki juan mengenai bibir Alya, darah mengalir dari dalam mulut Alya.


Tiba tiba pandangan Alya mengabur. Alya sayup sayup mendengar jeritan Liana, sahabatnya, kemudian jeritan Jane dan maminya. Alya pun tersenyum dan tidak melihat apa- apa lagi.


😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭


Aku berjalan seakan tiada pijakan


Kembali mami bertengkar pada papi, papi memukul Juan saat kejsdian itu , aku mengetahuinya dari Liana.


2 minggu sejak kejadian itu.Aku Kembali hidup bersama Juan , karena pemaksaan mami , aku berusaha memaafkannya.


Hidup terlalu lelah.Pertengkaran selalu terjadi karena membahas diriku di rumah papi Anton.


Mami dan papi saling beda pendapat.Mami kekeh aku dan Juan kembali membina rumah tangga walaupun bukti perselingkuhan sudah tersaji di depan mata mami di tayangkan.


Oma Sekarwati tidak mengetahui peristiwa ini.


Setelah 1bulan, Alya kembali mengunjungi oma nya. Hanya bersama omanya Alya bisa merasakan sedikit kebahagiaan.


Jane kembali ke negaranya, setelah Jane dan Liana bertengkar dengan Juan. Jane memukul Juan ,sedangkan Liana menampar wajah Juan.


Pertikaian itu begitu sengit.Alya mengetahuinya dari CCTV yang dia pasang di apartemennya.


Kadang aku bertanya....sebenarnya aku ini apa artinya bagi mami. Kenapa masih ada hati seorang ibu kandung seperti mami ku. Apakah aku harus mati baru ada penyesalan dalam dirinya?


Malam itu...aku kembali ke apartemen.

__ADS_1


Aku melihat William memasuki flat apartemen , yang bukan apartemen kami. Aku hanya mengikuti Juan dan Wanita itu.


Mereka berjalan mesra memasuki rumah,saat pintu akan tertutup,aku mengganjalnya dengan ujung sepatuku.Aku melepaskan sepatuku.


Mereka kembali bergulat saling berciuman di ruang tamu,wanita itu kemudian menghidupkan penerangan. Juan kembali mencumbui tub*uh wanita itu.


Kembali aku harus menelam rasa getir ini. Aku mengirimkan adegan video yang berlangsung di apartemen itu ,ke handphond papi Anton, handphone papi Hogan,ke handphone mami Raisha dan mami Elvi. Aku juga meng email beberapa video ke email Liana dan Jane.Hanya itu yang aku pikirkan. Aku ingin mereka mengerti aku sehancur apa saat ini.


Desahan ,erangan...canda tawa pun menghiasi percintaan mereka. Ketika mereka bergulat di ranjang. Aku sengaja menghancurkan mood bejat mereka sebelum mereka saling melepaskan. Dan di saat aku tau ,papi sudah menuju ke flat ini, akupun menepuk tanganku , membuat mereka berdua terkejut .


"Penjelasan seperti apa lagi yang akan kamu berikan padaku, aku merusak mood bejat kalian, ujar Alya tertawa sangat menyedihkan ."


Juan dan wanita itu terkejut.Juan meremas rambutnya.Dan memohon kembali di hadapan Alya .


Terlalu muak Alya melihat wajahnya.Ingin Alya lud*ahi karena kesakitan ini.


Tangan Alya di tekan Juan. Kembali Alya di tariknya , Juan hanya mengenakan pakaiannya secara sembarangan. Juan menarik dan membenturkan Alya di pintu kamar tersebut.Kembali kepala Alya berdarah,hanya 1 bulan jaraknya dari kesadisannya yang lalu .Dan kembali dia mengumpet secara kasar.Dia menekan tubuh Alya ke dinding.


"Sampai kapanpun aku tidak akan melepaskanmu.Walau sampai aku mati.Tubuhku bisa dengan siapapun...tapi hatiku hanya untuk kamu Alya kusuma.Hanya untuk kamu.Kamu sangat berarti bagiku Al...aku mencintaimu sejak perjumpaan di pesta Robi.Kenapa begitu bodohnya kamu terbentur di pintu,ujar Juan".


"Bukankah kamu yang melakukannya? benturan di pintu kau apa aku yang melakukannya Juan?"


" Kamu lihat saat ini kakiku pun tertancap pecahan kaca karena perbuatanmu.Dan lenganku kamu cengkeram membiru.Bunuh saja aku....jika aku salah padamu...aku minta maaf Juan.Kamu belum puas melepaskanku bukan....ujar Alya."


"Tidak......jerit suara seseorang , kau harus menceraikan cucuku...ujar sosok oma Sekarwati."


"Kalau kamu masih bersikukuh mempertahankan rumah tangga dengan cuxuku ...akan yang akan menceraikan kalian ,ujar papi ".


" Ibu apa sepertimu.Kamu tawan anakku dalam rumah tangga sesadis ini.Luka apa yang tidak anakku alami? luka seperti apa yang tidak anakku dapati dalam tubuhnya.Lupa seperti apa lagi , jerit papi Alya dengan sangat marah .Kamu seperti bukan seorang manusia , seorang wanita yang melahirkan kamu bukan ?."


Mami Elvi hanya terduduk diam. Jane dan Liana memeluk tubuh Alya.


James memberikan tinjunya pada Juan. Pukulan bertubi- tubi James dan sepupu Alya bernama Ronald memberikan pukulan pada Juan.Orangtua Juan hanya diam, James sudah melaporkan kejadian ini pada pihak berwajib.Dan semua bukti polisi kumpulkan. Jane, Liana, oma Sekarwati dan papi Anton memberikan keterangan pada pihak kepolisian. Alya dirawat di sebuah rumah sakit.


Dokter ahli kecantikan terbaik James datangkan dari Jerman.Dokter itu sepupunya mereka. Pemerintah juga menyediakan bantuan perawatan dan dokter kecantikan terbaiknya.Sehingga yang menangani Alya ada 2 dokter.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


jangan lupa like


vote


koment

__ADS_1


hapoy reading guys


__ADS_2