
Semua bukti,semua file,semua bukti visum diserahkan kuasa hukum Papi Anton pada pihak kejaksaan.Juan mendapat hukuman pasal penganiayaan bahkan ke arah pembunuhan karakter dan kekerasan fisik dan KDRT .Juan hanya diam.Menerima hukuman kurungan penjara.
Hakim mengabulkan proses pengajuan perceraian Alya. Negara tempat mereka menikah memberikan pendampingan dokter psikolog terbaik,bimbingan rohani dari seorang Pastor di negara itu.Bahkan pengajuan pembatalan pernikahan di kabulkan , karena Alya masih suci dengan bantuan pemeriksaan medis.
Sudah 3 bulan Alya menerima semua bantuan hukum, maupun bantuan psikis dari beberapa psikolog, media di negara itu mengupas habis kisah perjuangannya.Tidak ada satu pemberitaan setrending kisah perjuangannya.Banyak ibu menghakimi dan menyudutkan mami Elvi.Agata mencurahkan semua apa yang dia rasa dia ungkapkan .Semua kekecewaannya pada Maminya.Kekecewaannya pada seorang Juan.
Alya memaafkan mereka.Dan Alya ingin sendiri,papinya selalu datang menemuinya. Oma Sekarwati tinggal bersama dirinya. Kesehatan oma nya membaik. Beliau menemani Alya melewati hari hari beratnya.
Alya selalu percaya,akan ada karma di balik semua perbuatan yang kita lakukan.Sewaktu persidangan,Alya baru tau,wanita yang tinggal di apartemen yang sama dengan nya adalah seorang wanita pekerja di perusahaan Juan. Wanita itu rela memberikan tub*uhnya demi uang dan hadiah dari seorang Juan.
Wanita itu hamil dari seorang pria tua yang menjadi selingkuhan nya juga. Seorang pria yang sudah mempunyai 3 isteri.Dan berdasarkan hasil test DNA, anak yang dikandungnya adalah anak lelaki tua itu.
Wanita itu hanya dalam perjanjian melahirkan anak lelaki itu,karena lelaki tua itu marah,merasa ditipu , karena wanita itu juga berselingkuh dengan Juan.
Wanita itu meminta maaf pada Alya.Dia menyesal akan perbuatannya.Sanksi sosial dari masyarakat menjadi kesehariannya.
Jane,Liana ,dan Juan sering menemui Alya.Mereka memberi dukungan dan semangat pada Alya.
Siang itu,Jane,Smith dan James datang ke rumah sakit perawatan Alya.Alya sudah di ijinkan keluar dari rumah sakit tersebut.Berdasarkan hasil test Alya sudah pulih.Awalnya Alya ketakutan dj tengah pesta pernikahan yang dia datangi.Sehingga dia kembali menjalani perawatan.Berdasarkan penjelasan dokter,Alya trauma dengan pernikahan.
Setelah 6 bulan lamanya,Alya terbebas dari semua rasa itu.
Jane dan Liana memeluk Alya bergantian.Senyuman Alya pun merekah.
James menghadiahkan kepada Alya buket bunga mawar putih.
Jane memeriksa dahi,dan beberapa tempat yang pernah terdapat luka Alya .
"Tidak ada bekas Jane...ujar Alya".
"Apa kamu oplas?tanya Jane dengan nada serius."
"Alya tersenyum
"Enggak...gak oplas deh....dokter Ruth hanya memberiku salap penghilang bekas luka yang sangat mujarab,ibarat salab dewa,katanya gitu...ujarAlya tersenyum".
"Kamu yakin akan kembali tinggal di Paris?tanya Liana."
"Oma akan bersama ku tinggal.Oma memberiku perusahaannya ,aku akan kembali jadi direktris,ujar Alya tersenyum".
"Kamu sangat cantik...ujar Liana".
__ADS_1
"Selama ini gak cantik?tanya Alya."
"Kamu semakin bersemangat dalam hidup,ujar Jane".
"Sudah...jangan ledekin dong....Kalian harus mengantarkanku ke Paris.Oma jangan sampai menungguku .
"Jane....wajahmu bule banget,duplikat mamimu.Sedangkan wajah mas James lebih banyak ke papi mu Jane...ujar Alya".
"Kalau diperhatikan....kami gak mirip saudara an ya Al?"
"Hehehe...iya....tapi kamu nanti menikah dengan Smith...anak kalian akan lebih bule lagi...ujar Alya
James,Liana ,Smith,dan Alya tertawa.
James mengambil koper Alya.Sedangkan Liana menggandeng Alya,Jane berjalan bersama Smith.
Mereka menaiki 2 mobil.Liana menarik Alya ke seorang pria.Pria itu pun bersalaman dengan Alya.
"Al...ini Joshua.Kamu kenal kan....?ujar Liana".
"Dia banyak membantuku Li..mujar Alya."
"Joshua pacarmu?ujar Alya bahagia".
Liana mengangguk.
Alya kembali memeluk Liana.
"Slamat ya Li...aku bahagia.Semoga kamu selalu bahagia,ujar Alya dengan tulus."
"Al...kamu bareng mas James ya...ujar Jane".
"Iya...jomblo ma sama jomblo...ujar Alya tertawa."
James hanya tersenyum.
Mereka berangkat pada pukul 6 sore.Akan sampai pukul 9 atau pukul 10 di Paris.
Cuaca mendung menyelimuti perjalanan mereka.
"Apa djngin Al?tanya James".
__ADS_1
"Iya mas....Alya lupa ambil Jaket di koper,ujar Alya."
"Di kursi belakang ada hoodie mas Al...sama selimut,kamu bisa ambil?atau mas berhenti saja,ujar James."
"Alya bisa ambil mas...ujar Alya".
Alya pun mengambil paper bag ,Alya mengambil hoodie putih milik James.Sewaktu menarik hoodie ,terjayuhlah baju T shirt dan pakaian dalam James.
James dan Alya tertawa.
"Nih namanya bonus,ujar James".
"Ih......ada ada aja deh....ujar Alya".
Alya mengambil pakaian dalam James dan memasukkannya ke paper bag.James hanya tersenyum menatap bola mata Alya.
"Liat Jalan mas...bahaya...ujar Alya".
Kembali James dan Alya tertawa.
Alya mengambil selimut Di kursi belakang,dan menyelimuti dirinya.
Karena udara sangat dingin Alya pun terlelap.
James menatap wajah Alya.Wanita yang begitu dia cintai.
Sudah pukul 8 malam.Alya mendapat Wa dari Jane.
"Mas....Jane menyuruh kita menepi di sebelah kiri ada restoran Italy,ujar Alya".
Setelah beberapa belokan,di take jalan lurus.James melihat restoran Italy disana.James meminggirkan mobil.
🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤🖤❤
Jangan lupa like
vote
koment
happy reading guysss.
__ADS_1