Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Mencinta 3


__ADS_3

James berbaring di samping Alya.Menarik tubuh Alya menghadap padanya.James mengecup kedua mata Alya yang terpejam.Membelai kepala Alya dan mengecup bibir tipis dan sexy milik Alya.


"Maksih yaaang,susah mau menjadi isterinya mas.Makasih...".


Alya membuka matanya.Tersenyum dan membalas ciuman James.Alya mengecup bibir James.


James perlahan meletakkan tangannya di tengkuk Alya.Perlahan melu*at bibir ranum isterinya.Mereka saling bertautan.James menyusuri leher Alya,terdengar deru nafas Alya.


"Mas menginginkanmu sayang...ujar James."


"Alya hanya mengangguk."


"Kenapa pakai baju Tshirt dari luaran yaang?tanya James dengan lembut".


"Hmmmm....risih bangetas."


"Kamu sangat sexy.....ujar James.James membuka baju Tshirt Alya.James menatap ister yang sejak tadi sudah sah menjadi miliknya.James menyusri setiap lekukan pada diri Alya."


Mereka terbuai dalam cinta yang mendalam.


"Mas akan memasuki mu sayaang...ujar James dengan lembut."


"Mas akan perlahan,ujar James."


Alya mencengkeram seprai,merintih menahan rasa sakit.Perlahan James berhenti menyesuaikan.Kemudian James kembali melakukan pergumulan mereka.Berulang kali James dan Alya dalam desahan panjang.James baru pertama melakukannya,demikian juga Alya.Alya seutuhnua menjadi milik James.


James teerkejut saat mengetahui bahwa Alya masih Virgin.


James tidak menduga,padahal James menerima apapun keadaan Alya.Karena Alya pernah menikah.James tidak menduga semua ini.Terlihat Alya kelelahan.James memakaikan t shirt Alya kembali,tanpa memakaikan lingerie.James membersihkan diri dan kemudian memberaihkan diri Alya uang berbaring masih merasa nyeri.Bercak darah terdapat di seprai mereka.James pun tersenyum.James memakaikan celana pendeknya pada Alya.


"Tidurla yaang...kamu sangat lelah.Ujar James."


"Sakit...perih...ujar Alya".


"Karena itu masih pertema kali.Mas berharap kita akan mempunyai baby...ujar James."


Alya tersipu malu menutup wajahnya.


Perlahan Alya menyelimuti dirinya,setelah meminjam celana pendek James dan kembali memakai t shirt nya.


James memeluk Alya dalam pelukannya.James mencium puncak kepala Alya.James sangat terkejut dengan penuturan Jane soal Juan.


Bukannya takut dengan Juan.James tau,Alya terkadang trauma dengan beberapa hal.Hanya James yang bisa mengerti apa yang Alya alami selama ini.Pada masa perawatan James,Alya sering bermimpi dan sesekali berteriak karena ketakutan dan trauma nya.James juga membawa Alya terapi,dengan pysikolog.


Tarikan lembut nafas Alya begitu lembut di dekat wajah James.Perlahan James pun tertidur.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’

__ADS_1


Pagi datang begitu terik bersinar.Perlahan pintu pun di ketuk.Alya terbangun dan melihat James sudah tidak di sampingnya.Perlahan Alya bangun berjalan ke arah pintu.Alya merasa sangat perih.


Alya membuka pintu kamarnya.


Alya menatap Jane sudah berpakaian sangat bagus dan menenteng paper bag.


"Selamat siang nyonya James....ujar Jane.Waduh ...ada pertarungan kayaknya.Kamar ini semalam sangat rapi,bisa seperti kapal pecah,ujar Jane."


"Jane....kamu ihhhhh...ujar Alya."


"What.....kamu pakai celana nya mas JamesπŸ˜‚Jane tertawa ngakak sambil memegang perutnya".


"Jane....ini apa?tanya Alya."


"Pakaian mu Al...gak mungkin kan lingerie yang kamu pakai kemana mana,ujar Jane".


"Kamu yang beli atau mama?tanya Alya dengan mata di sipitkannya ".


"Mama...tuh Al....mama yang beliin,mana ada aku.Tapi aku ada buka waktu aku antar ke mas James.Kepo gitu.Aku aja dulu mami hadiahin juga."


"Jane...masuk...ujar Alya."


"Gak.....nanti bisa di telam mas James.Ganggu acara kalian ,ujar Jane."


"Gimana malam pertamanya Al,apa sudah di lahap si mas?tanya Jane".


"Apanya kecanduan Jane.Nih aku sungguh susah jalan.Sakit lagi,ujar Alya dengan polos".


"Beruntung benar mas ku ya Al.....ujar Jane".


"Percuma massage deh Jane....pagi ini tubuhku kembali sakit semua,ujar Alya."


"Gih mandi.Celana mas James kebesaran deh kamu pakai.Mirip badut,ujar Jane cekikan".


"Cepetan mandi,papa sama mama nungguin di restoran.Ujar Jane."


"Jangan sampai di terkam lagi Al...ujar Jane sambil tertawa."


Wajah Alya memerah.


"Apaan sih Jane.Jadi gak kita ke tempat ayam goreng di mall,bisik Alya."


"Pamit sama mas ,dulu.ujar Jane".


"Hmmm..."


"Bye aku mau laporan dulu ke ibu suri,ujar Jane kembali tertawa".

__ADS_1


Alya perlahan duduk di sofa.Daerah intimnya masih sangat nyeri dan tidak begitu nyaman.


Tidak begitu lama,James keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk.Alya pun bengong dan menunduk.


James tersenyum melihat istrinya masih malu.


Alya pun perlahan berdiri dan mengambil paper bag dan handuk.Langkah Alya perlahan menuju kamar mandi.


James melihat Alya masih tertatih berjalan.


"Mau mas mandiin?tanya James".


"Gak...gak mas..ujar Alya gugup dan perlahan memasuki kamar mandi dan mngunci pintunya."


Alya berendam dengan aroma terapi.Bergegas membasahi tubuhnya dengan shower.


Alya mengenakan jumsuit terpisah ,atasan dan bawahan berwarna biru jeans.Alya keluar,terlihat James sedang menelepon.Alya menegeringkan rambutnya dengan handuk.Kemudian memakai bedak dan make up natural.Memoleskan lipstik soft ke bibirnya.


Alya mengambil hairdrayer mengeringkan rambutnya.


James mengambil ahli.Mengeringkan rambut Alya.


Alya menyisir rambutnya ,dan menggeraikannya.


James mengecup pundak Alya.


Alya tersenyum.


"Yukkk ujar James."


Mereka pun turun ke lantai 3 dimana restoran berada.


Disana sudah terlihat nenek,papi dan keluarga James.


Jane masih tersipu sipu mengedipkan matanya pada Alya.Sedangkan Alya menatap Jane dan sesekali melototkan matanya.James ersenyum melihat adik dan isterinya.James tau,Jane pasti meledekin Alya.


Alya dan James mengambil sarapan mereka.Alya sengaja makan sangat sedikit,karena sangat merindukan ayam di mall kesukaannya,dan soda yang begitu dia sukai.


Terlihat papa,nenek dan kedua orangtua James sepakat ,mereka akan pindah ke Swiss.Di Swiss ternyata ada perusaan kakek nya Alya.Dimana sepupu Alya jalankan.Ada 2 perusahaan.Papa Alya sudah tidak mau lagi menjabat di perusahaan.Hanya memantau dan sebagai komisaris saja.


🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱


Jangan lupa like


vote


koment

__ADS_1


salam sehat


jangan lupa jalankan protokol kesehatan.Salam sehat


__ADS_2