Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Panik


__ADS_3

Nathan memeluk Alya. Alya kadang duduk , kadang berbaring , Alya sangat kesakitan. Nathan sangat takut , melihat kesakitan yang Alya alami .


Jalan masih lumayan macet , karena sisa badai semalam .


" Sakit banget mas...., " ujar Alya kembali duduk dan merasakan kesakitan lebih lagi .


Biasanya jarak ke rumah sakit yang hanya memakan waktu 15 menit , ini menghabiskan waktu 45 menit .


Tiba - tiba Alya merasakan air membasahi kakinya .


" Mas.....ini air apa ....? "


" Itu air ketuban yaaang , mas ada di beritahu mama , dan mas juga membrowsing di google.


" Waktu melahirkan twins tidak pernah gini mas, Alya langsung di operasi karena Bima terlilit tali pusar di leher ".


Alya merasakan perutnya semakin sakit .


Mereka pun sampai di rumah sakit .


Pak Iwan langsung mengantarkan mereka ke pintu UGD .


Alya kemudian di gendong menempati sebuah brankar dan di bawa ke ruangan bersalin .


Dokter Sarah mengecek keadaan Alya .


" Sudah buka 9, kita tunggu ya pak ...bu ....


, hingga pembukaannya sempurna ."


Alya menggenggam tangan Nathan , baju Nathan sudah banyak kena air dan darah , Nathan tidak perduli .


" Mas....itu ada pakaian , mandilah mas....biar mas bersih menggendong anak kita nanti, ujar Alya ."


Nathan pun bergegas mandi , di ruangan yang ditujukan sang perawat , ruangan yang akan dipakai Alya nanti .Nathan bergegas mandi .


Ketika dipintu ruang bersalin , Nathan mendengar dokter mengarahkan pada Alya .


" Tarik nafas...hembuskan.....".


" Tarik dan dorong kan perlahan ."


Keringat membasahi dahi Alya .

__ADS_1


Nathan menggenggam tangan Alya , kemudian melap keringat di dahi Alya .


" Tarik nafas panjang bu.....dorong dengan tenaga bu.....".


Akhirnya terdengar tangisan bayi , Alya merasa sakitnya hilang seketika .


" Bayinya cantik banget , putih...".


Sang dokter meletakkan sang bayi di dada Alya untuk menyusui Dini .


Nathan mencium dahi Alya .


" Makasih sayang..... makasih....ujar Nathan dengan mata yang berkaca - kaca ".


Nathan menatap bayi mereka , Nathan sangat takjub .


" Namanya Kirana artinya cahaya


Annette artinya baik budi pekertinya , Nathania : Tuhan yang memberikan .


Kirana Annette Nathania .


Kirana , nama pemberian Alya , Annette nama pemberian ibu , dan Nathania nama pemberian Nathan .


Nathan menelepon ibu , sesudah Alya di bersihkan dan menempati ruangan VVIP .


Nathan menyuruh ibu , membawa kedua twins .


Karena Alya sangat merindukan mereka.


Kini di dalam kamar , ada ibu dan kedua twins , juga bi Oni dan baby sitter .


Ibu menggendong sang cucu .


"Ibu sangat bahagia , tidak bisa melahirkan anak perempuan , tapi Tuhan beri cucu perempuan , " ujar sang ibu .


Mata Kirana mirip mata Alya , wajah nya dominan Nathan .Bayi itu begitu cantik , berkulit putih .


Arjuna dan Bima memandang sang adik .


" Pi....kok dedeknya cewek sihhhhh".


" Bima mau dedeknya cowok...bisa main bola bersama pi....".

__ADS_1


" Dia istimewa di rumah , biar ada teman mami dan nenek , teman papi kan kalian.Tapi kalian temani juga dedeknya , nanti dia nangis , gak ada teman ".


" Baiklah pi....., " ujar mereka kompakan .


" Nanti mami akan melahirkan 1 dedek bayi laki - laki ya nak....minta sama Tuhan....".


" Gak kapok yang melahirkan ? " ujar Nathan tertawa ".


" Sebenarnya lebih sakit cesar mas , siap habis bius waduh nyeri banget perut ."


" Kalau lahiran normal kan boleh tahun depan punya baby lagi , makanya Alya mau secara normal mas ".


" Ibu senang nak...jangan seperti Nathan , hanya sendiri , setelah adik Nathan di dalam perut Ibu, meninggal , sejak itu ibu tidak pernah hamil lagi , dsn tidak lamanya papi Nathan ke dua meninggal".


Setelah kedua twins pulang , Nathan menyuapi Alya , Alya perlahan makan .


Nathan tidak berubah , Nathan mengantarkan kedua twins sampai ke mobil , menciumi mereka .Ibu juga tidak berubah , menjaga Arjuna dan Bima dengan penuh kasih sayang .


Setelah beberapa hari , Alya di ijinkan pulang , Alya di sambut dengan kejutan Nathan dan Ibu , kamar Kirana di hiasi aneka hiasan balon dan sangat indah .


Alya tersenyum mendapatkan kejutan dan pelukan dari Nathan .Nathan memberikan buket bunga dan sebuah kalung limited edition buat Alya .


Nathan kembali membantu Alya di malam hari , menjaga Kirana . Kirana sangat aktif dan menyukai Nathan .


Kelembutan Nathan mampu mengikis rasa pedih dan bayangan masa lalu Alya .Perhatian Nathan tidsk pernah berubah.


Nathan tetap menjadi suami yang baik , ketika banyak mata memandang iri pada Alya , Nathan selalu menunjukkan bahwa tidak usah memerdulikan apapun perkataan orang .Nathan tetap setia , itu bisa di lihat dari sepupu Akya yang bekerja di restoran , dan teman - teman Nathan dan Alya , selalu mengatakan Nathan pria pemilik satu hati , dan hatinya buat isteri dan anak - anaknya.


Kini , tidak terasa usia Arjuna dan Bima menginjak 4 tahun dan usia Kirana pun sudah berusia 1thn 6 bulan .


Kirana sangat lucu , memaksa kedua saudaranya bermain masak- masakan , terkadang memaksa mereka bermain boneka , Nathan tertawa melihat Arjuna dan Bima menemani Kirana bermain.


Terkadang kirana bermain robot - robotan dan bermain bola , jika Nathan tidak mengikut sertakan Kirana bermain , maka dia akan ngambek dan menangis .


Kesibukan setiap pagi sangat terasa , karena sudah terdapat 3 balita di dalam rumah , ibu mengurus Arjuna , Nathan mengurus Bima , Alya mengurus Kirana , bi Oni mengurus masakan , setiap hari suasana rumah sangat hangat , anak - anak akan berlari di sore hari , menunggu kehadiran Nathan .


Nathan membiasakan diri mandi di perusahaan , baru pulang , karena anak - anaknya selalu tidak bisa dikalang nempel disisinya , memeluk dan menciumi wajahnya begitu pulang kerja .


Nathan sangat bahagia , bahagia memiliki Alya dan ketiga anak nya .


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan lupa like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2