
Alya memesan chiken stik black paper dan spageti.Sedangkan Jane memesan cap cai,chiken wings ,James memesan pizza,sama dengan pesanan Smith.
Terlihat sosok Smith sangat memuja Jane.
"Kenapa kamu memandangiku Al?tanya Jane."
"Salut aja,Smith keliatan banget bucin nya dengan mu Jane,ujar Alya".
"Kamu gak tau sejarahnya seorang Smith mengejar Jane.Sejak kecil kami itu tinggal satu komplek.Smith dari dulu selalu peduli sama Jane.Bolak balik jatuh bangun ngejar Jane.Jane yang beberapa kali pacaran dengan oranglain,gak membuat Smith menyerah,ujar James sambil tersenyum mengingat masa masa perjuangan Smith mengejar dan meraih hati adiknya.Jane buta dengan yang namanya cinta,ujar James".
"Benar Al....aku menyia nyiakan orang yang peduli padaku,orang yang mengerti dan mau tau padaku,orang yang tulus mencintaiku.Aku salah.Tapi ada benarnya,aku melakukan first kiss prakteknya sama Smith,ujar Jane tertawa."
"Kok bisa?tanya Alya sambil tersenyum".
"Kami nonton film saat SMP.Ada rasa penasaran dan yah kami belajar melakukannya,ujar Smith".
"Dan kamu beruntung beb....kamu mendapatkan first kiss dari seorang Jane,ujar Jane tertawa".
"Aku pernah beberapa kali pacaran Al,dari sejak SMA sampai kuliah,teritung ada 3 pacarku Al.Selama SMA hanya seputar pegangan tangan lah,ujar Jane.Begitu kuliah ada 2 orang pria yang pertama aku pisah karena dia sangat over protektif,sedangkan pacarku terakhir,sangat keliatan baik,namun bunglon.Bisa sampai melakukannya bersama 2 sahabatku sekaligus.Rasanya membuat ku pingin menghajarnya.Saat aku sibuk,mereka pun sibuk dengan kegiatan mereka.Ketika aku curiga dengan kelakuannya,aku menyelidikinya dan ternyata benar.Aku kecewa,terpuruk.Kepercayaanku padanya sangat tinggi Al,tapi dia menghancurkannya."
"Pacar yang parah dan teman penghianat,ujar Alya".
"Benar Al....kedua temanku menusukku dari belakang.Dan bodohnya mereka menyerahkan virgin mereka dengan mantan cowokku.Mereka tergila gila dengan status,kekayaan dan kemanisan mulutnya merayu.Padahal dari pacarku sendiri mengatakan,dia hanya membuat kedua wanita itu sebagai objek pemuasnya.Bahkan sewaktu mereka enak enakan,namaku yang dia sebut,brengs*k bukan?Dia mengemis minta balikan,orangtuanya bahkan mohon mohon.Kedua temanku tidak mau dia nikahi,dan yah temanku begitu aja dia buat seperri sampah.Kebodohan wanita mau menyerahkan mahkotanya bukan?ujar Jane."
"Yang ku tau kedua mantan temanku,mereka sudah menikah dengan seseorang yang di jodohkan dengan mereka.Rumah tangga mereka hancur hancuran,kawin cerai sudah beberapa kali.Karma juga kali yah Al...mereka mempermainkan perasaan ku,mereka tidak pernah di cintai dan mendapatkan teman seperri ku lagi.Aku tau dari kakak kandung mereka,kebetulan kakak mereka juga temanku.Kakak mereka baik padaku Al.Dan hidup sang kakak mereka happy dengan pasangan hidup."
"Kakak mereka malahan membenci perbuatan mereka.Memeluk dan menguatkanku.Aku gak bisa menolak persahabatan dengan mereka,aku masih sering bertelepon denganereka,ujar Jane".
"Semoga persahabatan kita juga seperti itu ya Jane...ujar Alya".
"Pasti...kamu sangat baik,wanita paling baik ku jadikan ipar dan sahabat,ujar Alya".
"Mulai deh jadi mak comblang,ujar Alya".
__ADS_1
"Kamu tau Al...awalnya aku pacaran dengan Smith,di jodohin mas James.Kami dia buat dinner bareng.Kalau tentang hal romantis ,mas gue loh Al.Tapi ngenal wanita,dia ogah.Susah katanya tertarik dengan lawan jenisnya.Sampai mamy sama daddy bilang dia aneh dan sangat takut mas ku gayππππππJane atertawa.Kenormalannya memang sangat aneh,ujar Jane".
"Mulai deh menghina mas mu.Kalau mamy tau kamu panggil abang,gak panggil mas,mamy bakal hajar kamu,ujar Jane."
Dua orang pelayan membawa pesanan mereka.Terlihat Agata sangat lahap makan,gak pakai jaga emage dan jaim.
"Gak usah heran,Alya makannya banyak mas,tapi badannya kurus banget kan.Alya itu orangnya apa adanya,gak usah terkejut liat reaksi makannya kemayu.Dia sih main sistim rambo,ujar Jane".
"Uhuk...uhuk....Alya keselek dengan ucapan Jane".
James memberi Alya air putih sambil menepuk pundak Alya.
"Pelan pelan makannya,ujar James."
Jane tersenyum melihat perhatiannya manusia beku,yaitu mas nya.Jane tersenyum.Lirikan mata James menyadarkan Jane,bahwa hanya Alya yang mampu mempesona seorang James.
Sesudah makanan Alya habis,James menyuapkan sepotong pizza pada Alya.Alya reflek menerimanya.
Selesai mereka makan,seorang pria mendekati meja mereka.Dia lah sosok Juan William.
"Hai Al.....ujar Juan sok kenal dan dekat dengan Alya."
Alya hanya mengangguk dan diam.Terlihat sifat Alya yang cuek.
"Double date yah????tanya Juan".
"Bukan urusanmu,ujar Alya".
"Kamu akan selalu berurusan denganku,liat aja Al...ujar Juan."
"Jangan mimpi...ujar Alya".
"Kamu gak akan bisa menolak permintaan orangtua mu.Kamu dan aku sudah melewati pembicaraan orang tua,aku juga baru tau ,ujar Juan".
__ADS_1
"Jangan belagu kamu.Cepat pergi,ujar Alya dengan muka gak sukanya".
"Okeylah....selamat bersenang senang.Toh akan kembali ke perangkapku,ujar Juan".
"aterserah apa omongan mu,ujar Alya".
Juan pergi dari meja itu.Alya meminum jus jeruknya.
Ada perasaan gak nyaman di dalam diri Agata,dengan perkataan Juan.
"Kamu harus menanyakan soal pria itu dengan orang tuamu Al...ujar Jane dengan tatapan serius".
"Maaf...sudah menghancurkan mood kalian,ujar Alya".
"No problem Al..tapi ucapan Jane benar.Kamu harus croscek dengan keluargamu".
"Dia bukan pria yang baik Al.Dia Juan William bukan?seorang pewaris milyoner ,kerajaan bisnis orangtuanya punya adikuasa,ujar Smith.Jeratannya terhadap wanita sudah tidak di ragukan lagi,ujar Smith".
"Nonton yukkk...ujar Alya,midnight...π€π€π€sepertinya bisa buat mood kembali,ujar Alya".
"Yuk.....ujar Jane."
James dan Smith pun mengangguk setuju.
π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«
jangan lupa like
vote
koment
happy reading guys
__ADS_1