Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Nenek Sakit


__ADS_3

Alya kembali ke kantor,Alya makan bersama Lily,Lily sangat suka masakan Indonesia, karena ibunya berasal dari Indonesia.


" Mbak coba in ini,Lily menyuap ke mulut Alya.Mereka makan pakai tangan.


Masa pandemi, setiap le rumah sakit sangat ketat di periksa,Alya dan Nathan selalu melewatinya.


Nathan selalu melakukan usahanya mengikuti protokol kesehatan. Rumah makan mereka tidak terlalu berimbas , begitu juga dengan pekerjaan Alya lakukan.


Nenek selama 2 bulan terakhir sering kondisinya drop.Seperti siang ini,perawat nenek menelepon Alya . Nenek nya kembali pingsan, ibu Nathan sudah memanggil ambulans dan saat ini lagi menuju rumah sakit World hospital.


Alya bergegas menyerah urusan kantor pada Lily dan Ray wakil direkturnya.


Alya sangat cemas, neneknya kesehatannya tidak baik karena darah tinggi.


Alya perlahan berjalan menyusuri reseption.Jalan Alya yang sedikit lambat karena kehamilannya.


Sebuah tangan menggenggam Alya.Alya menoleh.


" Pelan - pelan saja jalannya Al...., " ujar Nathan .


Alya pun berjalan dengan di pegang Nathan.


" Nenek di Ruang 208 Al....., " ujar Nathan.


Mereka pun berjalan, air mata Alya mengalir, sangat sedih melihat sang nenek terbaring di brankar.


Disana ada ibu Nathan dan perawat menemani nenek.


" Bagaimana keadaan nenek bu...tanya Alya."

__ADS_1


"Tekanan darah nenek tinggi, makanya tadi sampai pingsan. Dokter mengatakan ,sudah di suntik obat dan tungguh nenek siuman. Jangan cemas Al....tidam mengapa. Duduk lah nak....," ujar ibu Nathan memberikan tempat duduk.


Alya menciumi tangan nenek, dan mengusap wajah nenek.


" Nek....cepat sembuh ya . Alya sangat menyayangi nenek.... nenek orang yang sangat berarti bagi Alya. Nenek sudah seperti ibu bagi Alya . "


Nathan memberikan air minum pada Alya.


" Minumlah Al...., " ujar Nahhan.


" Jangan nginap disini ya Al....ibu akan menemanimu, ujar Nathan.


" Alya sudah mengabari papa tadi mas. Papa sudah terbang , " ujar Alya.


Alya memegang perutnya ,tiba - tiba terasa perih.


Alya meringis.


" Sa..sakit bu...., " ujar Alya mencengkeram gaunnya.


Ibu Nathan memegang perut Alya.


" Kamu mengalami keram nak.....Al...tolong bawa Alya nak ke bagian dokter kandungan nak..., " ujar ibu Nathan.


Alya sangat kesulitan berjalan ,Nathan langsung menggendong Alya.


Beberapa perawat yang melihat keadaan Alya, menunjukkan jalan pada Nathan.


Alya mencengkeram tangan Nathan.Keringat membasahi wajah Alya. Alya tidak bisa memikir apap - apa saat ini.Dokter memeriksa keadaan Alya, dokter menerangkan pada Nathan tindakan medis yang akan mereka lakukan buat Alya .

__ADS_1


Berangsur - angsur Alya tertidur . Dokter berpesan pada Nathan agar menukar pakaian Alya ,begitu Alya terbangun.


Untuk kasus bayi kembar, kontraksi biasa terjadi,apalagi sudah 8 bulan ,usia kandungan Alya.


Ibu Nathan meminta dokter menyatukan kamar Alya dan nenek nya. Agar mereka bisa menjaga lebih mudah. Dan dari ruang perawatan, Alya di pindahkan tepatnya di samping brankar nenek nya.


Nathan menggenggam tangan Alya. Nathan sangat mencintai dan menyayangi Alya.


Nathan memilih pindah ke samping rumah nenek Alya, karena Nathan sangat kawatir, nenek sudah berumur ,sedangkan Alya dalam kondisi hamil. Mereka tidak memiliki siapa - siapa selain papa Alya yang berada di Swiss saat ini , memonitor perusahaan disana . Papa Alya sedang melakukan penawaran untuk menjual setengah sahamnya.Dan perusahaan tersebut akan memiliki CEO yang baru.


Dua jam kemudian, Alya terbangun .


" Bu...tolong tukarkan pakaian Alya ya, tadi Nathan sudah mengambil baju nenek dan Alya


, "ujar Nathan .


" Gak usah bu...Alya bisa kok, " ujar Alya.


"Jangan segan nak....kamu sudah ibu anggap anak ibu sendiri.Sini...ibu bantu lab badan biar enakan , " ujar ibu Nathan .


" Keluar dong Nat..., " ujar ibu Nathan .


" Baiklah bu....Nathan tersenyum karena Melihat mata Alya melotot ke arahnya."


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍🥰🥰😍🥰😍🥰


jangan lupa like


vote

__ADS_1


koment


__ADS_2