
Ketika aku menapakkan kaki ke sebuah mall,aku bersama Laura ingin berbelanja pakaian buat si kembar dan anak pertamanya.Aku melihat salah satu koleksi wanita mantan suamiku dulu.Jangan heran ,dia memiliki begitu banyak wanita.Hidupnya sedari SMP sudah bebas.Orangtuanya sibuk dengan dunia kerja,sibuk memperoleh materi,tetapi melupakan kewajiban membimbing anak anaknyaaku mengetahui hal ini sesudah menikah dengannya.
Aku terperajat saat melihat wanita itu berjalan kakinya menyeok sewaktu berjalan.Bukan mau menghina dan mencaci,aku membuang pandanganku agar wanita itu tidak melihatku.Namun tanpa ku sadari ,wanita itu mendatanginya.
"Mbak Alya ya...ujarnya".
Dengan terpaksa aku harus menatap koleksi mantanku untuk kesekian kalinya.Kenapa akhir akhir ini selalu saja kilasan orang orang di masa lalu mantan suamiku secara tidak sengaja bertemu denganku.
"Iya...ujarku".
"Saya Merry ,dulu temannya Juan,ujarnya".
Aku melihat dengan jelas tangannya pun mengalami kecacatan,seperti terkena luka bakar.
"Aku banyak salah dengan mbak.Aku jelas jelas mengetahui mbak sudah resmi menikah dengan Juan.Tetapi aku masih mengejarnya.Maaf....ujarnya."
"Mbak....lihatlah kecacatanku.Ini sudah beberapa kali di operasi.Salah satu wanita juan bertengkar denganku,kami saling memperebutkan pria yang sebenarnya bukan hak kami.Wanita itu dan aku bertengkar hebat,sewaktu acara BBQ di rumah teman Juan.Kami saling bertengkar.Dan entah bagaimana kami pun terluka .Api mengenai gaun malam ku,demikian juga dengan wanita itu."
"Wanita itu juga mengalami cacat di badan dan wajahnya.Kalau orang bilang karma itu tidak ada,tapi aku percaya karma itu selalu ada.Mbak tidak tau kan,kejadiannya.Kejadian ini terjadi jauh sebelum mbak bercerai dengannya.Kebaikan Juan ,perhatian Juan ,royal nya seorang Juan menghadiahi wanita wanitanya,membuat kami lupa akan artinya dosa.Kehidupan sex bebas yang kami jalani membuat kami lupa akan arti dosa dunia."
"Sebenarnya Juan sangat mencintaimu mbak.Dia hanya tidak bisa mengungkapkan apa yang dia rasa.Dia juga terbiasa hidup dengan banyak wanita.Ketika dia mau bertobat,wanita wanita selalu tidak mau lepas dari kemewahan yang dia berikan."
"Maaf....inilah mbak hukuman saya,ujar Merry.Menjerat suami orang,bukan membuat saya di cintai.Bukan membuat dia menjadikan saya satu satunya wanita dalam hidupnya.Saya menyadari kesalahan saya.Lihatlah ,saya ikut menertawai mbak saat mbak menangis menahan rasa dihianati,sampai sekarang tidak pernah berhenti saya menangisi keadaan saya.Mbak tau....bahkan Juan juga mendapat karma dari apa yang dia buat.Dia kehilangan mbak, orang yang dia cintai."
__ADS_1
"Saya tidak mengurusi lagi apa yang menjadi takdir setiap manusia.Yang saya tau,siapa yang menanam ,akan menuai.Bagaimanapun hati saya sudah mengiklaskan semua yang terjadi dalam hidup saya."
"Bukan hanya saya yang pernah mengalami hal sepait ini,bahkan banyak wanita yang lebih dari yang saya alami.Sering di sakiti seperti saya.Tapi saya selalu meyakini satu hal,tidak ada yang abadi di dunia ini selain cinta dari Tuhan.Manusia bisa berubah,manusia bisa menyakiti.Bukan saya bahagia dan tertawa melihat penderitaan orang lain,tapi...semuanya ada masanya.Pertanggung jawaban hidup itu yang penting."
Alya menunduk dan permisi pergi dengan Laura.
"Mbak...itu salah satu koleksinya Juan?tanya Laura".
"Iya....".
"Mbak....kadang manusia gak takut sama dosa.Waktu buat dosa,enak enakan buatnya.Gitu Tuhan mencobai ,terlena dalam lumpur dosa.Begitu terkena musibah mencari Tuhan."
"Begitulah kebanyakan sifat manusia.Agama dan peran keluarga sangat penting.Tapi aku hancur juga dengan peran ibuku La....ujar Alya.Kelak aku mau menjadi ibu yang baik terhadap anak anakku.Kalau aku nikah,ujar Alya tersenyum."
"Sebenarnya ada rasa ketakutan,mendalam.Memulai hidup bersama orang lain.Apa kamu mengalaminya juga?perang batin ketika menerima suamimu sekarang?tanya Alya".
"Jangan di tanya mbak.Aku dulu tetap menolak suamiku yang sekarang.Gak munafik juga,aku bahkan masih takut,apa benar suamiku setia.Liat saja godaan dunia saat ini seperti apa.Banyaknya perempuan yang mengumbar tubuhnya,dan mengobral dengan mudahnya.Padahal gembar gembor di tayangan televisi,program pemberdayaan wanita.Nyatanya sesama wanita aja banyak saling menjatuhkan.Sesama wanita bisa berebut laki laki.Gimana mau di hormati,diri sendiri tidak menghormati dirinya."
"Trus yang membuat kamu yakin apa?untuk menikah dengannya La?tanya Alya."
"Keimanan dia,cara dia memperlakukan anak saya dengan suami terdahulu.Keluarganya mbak ,baik dan menerima saya.Walau dia bukan jutawan dan dengan harta berlebih ,dia rajin bekerja,ulet.Saya tidak keberatan bekerja juga demi keluarga kami.Sama sama dalam berjuang kan sangat indah mbak.Ternyata surga itu masih ada di dunia ini mbak.Dan mama nya sangat baik,walau kami masih mengkredit rumah,orang tuanya selalu peduli sama kami,saudaranya juga mbak.Halnyang buat saya menangis karena bahagia ,sewaktu saya sakit,suami saya merawat saya,merawat anak kami.Tidak ada perlakuan kasar.Ketika saya hamil,ngidamnya parah,suami saya memasak,menyuapi anak saya dari suaminyang terdahulu.Jika dia mau berangkat kerja,ibunya atau saudara perempuannya menemani saya.Ipar saya sangat baik mbak."
"Walau hidup sederhana,saya sangat bahagia.Mbak tau,melahirkan anak kembar kan biayanya double,susunya juga.Suami saya sewaktu belum menikah hidup hemat,dia menabung dan kami bisa membayar biaya persalinan saya melahirkan.Tetapi karena kantor menanggung biaya persalinan saya,uangnya di tabung.Mertua dan kakak ipar sangat baik,mereka banyak membeli baju si kembar,memang keluarga mereka selalu saling mbak."
__ADS_1
"Bahagia banget kamunya....ujar Alya".
"Pastilah mbak.Mertua saya sangat baik,sayang sama anak saya pertama dari suami terdahulu.Malahan beliau bilang,anak anak tau apa.Sesedih itu masih kecil.Gak ada anak yang mau kan orangtuanya bercerai,gak ada anak anak mau papanya punya tabiat buruk."
"Mbak kenapa sering ke toko pakaian anak?ujar Laura".
"Saya suka beli baju anak kamu,hehehehe....suka beli baju si kembar.Sambil beli buat anak anak panti asuhan."
"Saya menganggap anak anak kamu ,ponakan saya.Kamu seketaris terbaik,punya hati juga sangat baik.Bule terbaik yang gak drugs,gak nyentuh alkohol,gak free sex.Kamu indonesia banget..hehehehehe...."
"Makanya takdirnya dapat bos yang blasteran ada berdarah indonesia juga mbak,kekeh Laura".
Mereka pun pulang dengan tentengan belanjaan Alya.
Persahabatan mereka sudah terjalin.Mereka bisa saling bercerita,saling bertukar pikiran.
🐑🐏🐑🐏🐑🐏🐑🐏🐑🐏🐑🐏🐑🐏🐑🐏🐑
jangan lupa like
vote
koment
__ADS_1