Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Penghancuran 2


__ADS_3

Alya memainkan pensil dalam genggamannya ,mengetuk ngetuk di atas meja.Alya akan mempekerjakan Benyamin,di bulan depan.Saat ini Alya sedang di sebuah restoran ,setelah melakukan pertemuan dengan sepupu Nathan.


Alya mengendarai mobilnya.Wa Liana pun Alya baca .


"Al....kamu sedang berada dimana?"tanya Liana.


"Lagi di pertemuan dengan calon klien,Alya membalas Wa Liana".


"Kenapa Li?tanya Alya".


"Gak apa -apa Al."


"Kliennya belum datang.Tadi barusan ngabari,dia telat datangnya,jawab Alya."


"Ooohhh...ya udah aku kerja dulu ya Al...balas Liana".


"Okay....jawab Alya."


Alya sudah menukar mobilnya dengan mobil milik sepupunya Nathan.Ide itu terpikirkan begitu saja.Sepupu Nathan sampai bengong karena harga mobil Alya jauh lebih mahal di banding harga mobil nya.Setelah mengangkat beberapa barang pribadi mereka,mereka pun bertukar mobil.Benyamin sampai tertawa dengan ucapan Alya.Mau menjebak pelakor.


Alya sengaja menjawab Liana,dan berdahlih bawa dia bisa pulang lama,lagi di luar.Padahal dia sudah mendekati kantor Mark.


Alya memarkir mobilnya di parkiran belakang.menukar pakaiannya menjadi model rok pencil.Kakinya yang cantik pun menghiasi balutan rok tersebut.Alya memakai high heels nya.High heels itu sangat nyaman dipakai.Tidak menimbulkan bunyi kebisingan sama sekali.Alya marah ketika James menghadiahkan padanya high heels yang sangat mahal.

__ADS_1


Alya menaiki lift barang dari pintu lift belakang.Alya hampir tidak pernah menggunakannya.


Alya menekan tombol lantai 18 di mana posisi pemugaran sekarang di lantai 20.


Dan mereka berkantor di lantai 18 saat ini.Sudah sekitar 3hari mereka pindah dari lantai yang lain.Liana masih belum mengetahui Datanya hilang.Alya singgah di sebuah ruangan,mengoperasionalkan lpad nya.Dan menghack laptop Liana.Alya menghilangkan semua data penting perusahaannya.Alya juga sudah menugaskan pegawainya mengambil data USB Liana ,Alya mengcopy data tersebut di laptopnya dan menghapus data kantor yang ada disana.Alya cukup mengetahui sosok Liana.Usb nya ada 3,dan dia selalu menyimpan USB nya di dalam dompetnya.Ketika dompetnya terletak di meja atas meja,Alya mengcopy dan menghapus semua data kantor.Dan semua sudah selesai.


Alya perlahan berjalan menuju ruangan nya.Disana biasa James menunggunya.


Alya membuka perlahan pintu ruangannya.Ruangannya punya sekat,Alya perlahan mendengarkan suara Liana.


"Aku membuka pakaianku di depan mu.Lihatlah mas....jangan hanya pandang isterimu.Bukankah dia seorang janda?kita bisa bersenang -senang,ujar Liana."


"Keluar...teriak James.Melemparkan berkas pekerjaannya ke arah Liana."


"Tidak...aku menyukai mu mas James.Sadarlah...


"Jangan pernah kamu bermimpi.Selama ini aku menghargai teman isteriku.Aku tidak mau isteriku tau sejahat apa kamu sebagai temannya.Tapi kamu semakin menjadi jadi.Kamu anggap semua dalam genggaman mu saja,ujar James."


"Keluar...jangan pernah kamu injakan kaki ke ruangan ini lagi.Kamu dengar!Aku bisa baik,tapi saat aku marah,kamu akan ku hancurkan,ujar James."


Alya yang sudah berada di sekat terkejut dengan penampilan Liana.Alya melangkah dan terkejut melihat pakaian Liana Dia buka seluruh kancingnya ,hingga menyisakan bra nya.


Alya menampar wajah Liana.

__ADS_1


"Aku baru sadar,ternyata teman seperti mu ular.Kamu sanggup melakukan banyak hal.Kenapa saat perceraiannku dengan Juan kamu sangat baik,kamu banyak membantuku.Kamu temanku yang ada di dekatku.Kenapa kamu berubah?ujar Alya."


"Aku mencintai Nathan.Tetapi dia selalu menolak.Saat bertemu dengan James.Aku tertarik dan menyukai kebaikan James.Perlahan rasa suka berubah menjadi rasa cinta.Aku mencintai James,ujar Liana."


"Kamu tidak layak,hanya barang bekas buat James....ujar Liana".


"Kamu pikir,Alya cacat ketika menikah denganku?ujar James geram.Aku yang pertama kali menyentuhnya .Kalaupun dia tidak Virgin aku menerimanya. Apa kamu samakan dia sek*tor dirimu?ujar James.Wanita yang mengemis dan menggoda suami temannya sendiri.Melihat mu aku sadar,dan belajar,bahwa begitu banyaknya wanita lic*k sepertimu.Aku belajar mengendalikan diri demi orang yang aku sayangi.Ujar James".


Alya menarik pakaian Liana,dan mendorong Liana di luar ruangan.Banyak pekerja melihat ke arah Liana.


"Jangan katakan,sebaik apa aku selama ini padamu,aku iklas menganggapmu teman.Mulai sejak sekarang kamu bukan teman ku lagi.Kamu juga bukan karyawan ku lagi.Perhitungan gaji dan uang jasa sudah aku perhitungkan."


Alya tidak mau menangis walau sesedih apapun perasaannya saat ini.


😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔


Jangan lupa like


Vote


koment


happy reading guysss

__ADS_1


ikuti protokol kesehatan


happy family


__ADS_2