Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Nathan dan Alya


__ADS_3

Alya memanggil Nathan memasuki ruangan kerja nya .


" Silakan duduk mas...," ujar Alya .


" Alya mau menanyakan pada mas , apa mas benar -benar masih mencibtai dan menyayangi Alya apa adanya?"


" Dari dulu sampai sekarang perasaan mas tidak pernah berubah terhadapmu Al...mas sungguh -sungguh dan kamu tau perjuanhan mas sebelum kamu menikahi James sampai saat ini . Mas menghargai pilihan kamu , tidak mengusik ketentraman keluarga kamu Al ,tetapi saat kamu tidak mendapatkan apa yang seharusnya James berikan padamu , disitu mas sangat marah dan kecewa , dan mas melihat sampai kapannkamu bertahan diperlakukan tidak seharusnya ."


" Maaf melibatkan mu mas ".


" Terima kasih sudah melibatkan mas , dan mas tidak melupakan janji mas dengan almarhum nenek .Nenek bahkan meminta pada mas dan ibu untuk menjaga kamu dan twins .Nenek percaya mas bisa mencintai kamu tanpa syarat , bisa menerima kamu , dan ingatlah , selama ini mas menghargai apapun keputusan kamu Al...apapun .Mas tidak akan pernah egois dengan perasaan mas , karena kamu sudah cukup banyak tersakiti , sejak kita mengenal cinta pada masa lalu , mungkin inilah yang menyebabkan mas dan kamu menemui perjalanan panjang , untuk satu kebersamaan , dan percayala walau mas mungkin lebih mencintai kamu saat ini , mas percaya kita pasti bisa bahagia . "


" Ibu juga pingin mas menikah , tapi mas tidak bisa memenuhinya ,karena wanita yang dalam hati mas , jujur hanya kamu Alya Kusuma , semua perjuangan mas , keberhasilan mas , dan apapun yang mas lakukan ingin memilikimu seumur hidupmu, mas tidak akan menyia - nyiakan kalian , sampai kapanpun ."


" Apa ibu bisa menerima Alya mas? "


" Ibu sangat menyayangimu ,percayala Al , kami akan selalu ada di setiap musim hidup mu . Mas tau...cintamu masih ada buat James .Mas tidak memaksakan apapun . Biarlah berjalan sebagaimana mestinya ."


Alya menunduk , tidak ada yang mau menjalani kehidupan seperti nya . Apapun cercaan orang dia tidak akan memperdulikan nya lagi , ini hidupnya , dia yang bertanggung jawab akan hidup dan kebahagiaannya sendiri .


" Mas ...ini surat - surat Alya , apa mas bersedia menikahi Dina besok ? tolong rembukan dulu bersama ibu . Kita akan menikah secara hukum dan agama . Dan memang berat , Alya akan melepaskan keyakinan yang Alya miliki , karena pernikahan secara agama yang Alya anut , tidak menerima pernikahan perceraian . "


" Apapun yang kita putuskan semoga kita bisa pertanggung jawabkan , mas tidak memaksa kamu Al....".

__ADS_1


" Kalau kamu mau , kita mengiris pernikahan beda agama juga bisa " .


" Lakukanlah mas...mana baiknya , karena Alya sudah sangat lelah dengan semua ini . Alya berharap , tidak ada keributan atau apapun yang bisa membatalkan ini semua ."


" Nathan menelepon beberapa orang kenalannya , menanyakan kerumitan persoalan yang di hadapi mereka , Nathan paling mengenal Alya , Nathan tau , Alya sangat mengimani kepercayaannya dan Nathan tidak mau memaksakan mereka dalam satu keyakjnan , seperti kata ibunya , apapun jalani hidup dengan bahagia . Ibunya mau Nathan memperoleh kebahagiaannya ."


Setelah berkonsultasi dengan ahli hukum dan kenalannya di bagian kedutaaan ,


Nathan dari dulu selalu berkarakter tenang , dewasa , berkarisma dan melindungi .


Alya sudah merasa sangat lelah .


" Istirahatlah Al....mas pamit pulang ya ..., semua sudah di selesaikan , kita menganut agama masing - masing , mas tidak mau kita memaksakan yang tidak nyaman bagi kehidupan kita secara pribadi , mas sudah mengurus semua ".


Ketika mereka keluar dari ruangan kerja , James masih di ruang keluarga , bersama orangtuanya dan papa Alya .


Nathan memegang tangan Alya .


" Pa... nanti malam Nathan akan datang bersama ibu ".


Papa Alya hanya diam , memandang ke arah Alya .


" Istirahatlah..."ujar Nathan .

__ADS_1


Alya pun memasuki kamar tidurnya dan berbaring di atas ranjang .


Alya mengetik Wa pada Jane .


" Jane....aku akan menikah dengan Nathan , aku akan menjalankan permintaan nenek untuk terakhir kalinya , kamu mau kan , melihat hari bahagiaku ? ".


" Kenapa ya Al...kisah kita jadi serumit ini ???? apa kamu gak mau memaafkan mas James ? ".


" Terlalu lelah dengan kebohongan Jane , sudahlah ...lebih baik kita dicintai , daripada mencintai ".


" Kamu menyerah Al ?".


" Yah....menyerah , dan pingin dicintai ,sudah saatnya ".


" Aku akan datang , dan aku gak akan beritahu siapapun , kamu butuh dukunganku ,tapi kamu harus janji , ini yang terakhir dan kamu harus bahagia . "


" Makasih Jane ".


☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘


Jangan lupa like


vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2