Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
James Nikson Richland


__ADS_3

Alya menggenggam tangan James.


"Mas....jangan menyerah.Aku akan menemanimu.Kita akan ke China.Kamu akan sembuh.Masih stadium dini.Jangan menyerah okey....ujar Alya."


James memeluk erat Alya.Mata James berkaca kaca.


"Mas...percayalah,kita akan menjadi pemenang.Kamu mau kan berobat?ujar Alya ".


"James mengangguk".


Mereka pun sampai di apartemen James.Alya sudah memberitahu pada Jane.


Jane berlari bersama Smith.


"Al...ada apa?ujar Jane.Perasaanku beberapa hari tidak nyaman.Ada apa sebenarnya,ujar Jane".


"Jane....segera urus semua keberangkatanku dengan James ke China."


"Apa?????tanya Jane.Kalian ngapain ke China".


"Jane please jangan memotong pembicaraanku.Kita berpacu dengan waktu.Tenang dan dengarkan aku bicara,tanpa menyela,ujar Alya".


"Mas James....tadi dan aku general cek up.Aku kawatir karena akhir akhir ini James sering demam.Hasilnya kesehatan aku bagus,tapi tidak dengan mas James."


"Mas James terkena kanker stadium 1 B .Kanker Hati.Terlalu forsir bekerja dan sering mengalami stres berat menyebabkan imun tubuh melemah.Dokter menyarankan pengobatan yang banyak sembuh saat ini di rumah sakit di China.Ini alamatnya,ujar Alya".


Jane histeris dan menangis memeluk James.James begitu baik.Mas yang begitu menyayanhinya.Saudaranya satu satunya.


"Jangan menangis Jane...mas akan sembuh.Perusahaan akan mas serahkan pada papa buat sementara.Alya akan menguatkan mas,hanya Alya yang membuat mas kuat menjalani pengobatan ini,ujar James."


Jane segera menelepon mama dan papanya.Jane menangis dan memeluk kembali saudaranya James.


Orang tua James langsung naik Jet pribadi menuju Paris.


Papa James mengurus semua surat surat keperluan James untuk ke Cina.


Alya mengepak pakaiannya.James terlalu baik.James membutuhkannya saat ini.


Alya memberitahu pada nenek nya Sekarwati.Neneknya mengijinkan dirinya.Neneknya akan kembali ke indonesia untuk sementara.Papinya menjemput sang nenek.


Terlihat mata mami James sembab.Orangtua mana yang tidak terkejut melihat anaknya sehat tiba tiba mengalami sakit parah.


"Mami James memohon pada Alya untuk menemani masa perawatan James.Menemani James dalam badai hidupnya.Alya pun menyanggupinya.Jane teramat baik,James juga.Mereka sangat berarti bagi Alya".


Jane memeluk Alya.


"Makasih Al....makasih...ujar nya.Mereka pun memutuskan untuk berangkat ke China besok pagi."


"Kenapa belum tidur James,ujar Alya".


"Aku gak bisa tidur Al...ujar James."


"Ini seperti mimpi aku ...aku....ujar James terbata."

__ADS_1


Alya memeluk James sambil berbaring.


"Tidurlah James....Alya mengusap wajah James.Berjanjilah kamu akan kuat dalam menjalani berbagai pengobatan,kamu tidak akan menyerah kan James....ujar Alya."


"James mengangguk".


Dengan pelukan Alya,James pun tertidur nyenyak sampai pagi.


Alya bersih bersih dan mengganti pakaiannya.Bersiap siap untuk berangkat ke Cina.


"James...bangun....Alya membangunkan James."


Perlahan James membuka matanya.Memandang wanita yang sangat di cintainya.


James pun bergegas mandi dan memakai pakaiannya.


Mami nya memeluk putranya.Demikian juga papi dan Jane.


"Berjuang boy...kamu akan jadi pemenangnya,tahlukkan dia.Dan Jane...kamu general cek up juga dengan papi dan mami.Smith juga."


Baik pi...ujar Jane dan Smith."


"Percepat pernikahan kalian.Sebelum James mendapatkan perawatan intensif,ujar sang papi".


"Baik pi...ujar Jane dan Smith."


"Pestanya akan kuta buat di Cina.2minggu lagi.Ujar papi.Papi James sudah setuju.Papi mau hanya teman kalian dan keluarga kita saja,ujar Papi Richland."


Jane ikut ke Cina mengantar sang kakak.Sedangkan Smith mengontrol perusahaan James selama papi Rich dk Cina.Smith di bantu 4 asisten handal James.


"Al....hikmah dari semua ini,kamu berada di dekatku.Apapun itu...akan selalu serasa bahagia,ujar James".


"Gombal ujar Alyapun tertawa."


"Kamu harus bahagia.Perawatmu seorang janda kembang mas.Ujar Alya".


"Sttttt.....jangan ngomong seperti itu.Kamu Alya ku ...Alya ku yang kuat.Ujar James."


"Kamu James ku yang baik.Kamu James ku yang lembut dan perhatian.Sembuh ya....ujar Alya."


"Aku janji.Tapi kalau aku sembuh...maukah kamu hidup bersamaku Al?tanya James menatap matap wajah Alya tulus."


"Kita akan memikirkannya James.Berat ininpermintaanmu James.Aku hak mau mencintaimu karena rasa kasihan.Itu gak layak buat orang sebaik James,ujar Alya".


Jane mendengar kata kata tulus dari sahabatnya.Jane menepuk pundak Alya.


"Benar...kamu the best....calon ipar super duper terbaik.Ujar Jane memeluk Alya".


Papi dan mami James pun tersenyum.Sang mami menghapus air matanya.


Mereka sampai di Cina.Udara begitu dingin.James selalu meperhatikan Alya.Memberi syalnya pada Alya.Alya langsung mengambil syalnya mengalungkannya di leher James.


Serangkaian test di lakukan James.Test yang begitu menyakitkan.Jane sampai menangis tidak kuat melihat kakaknya menjalani semua test itu.

__ADS_1


Hasil keseluruhan test akan keluar besok pagi.


Jane salut dengan Alya.Alya sangat kuat.Mungkin kepaitan hidupnya membuatnya menjadi sekuat ini.


Alya sebenarnya merasa sedih melihat perjuangan James.Alya berlutut di sebuah biara di dalam rumah sakit.Alya berdoa,untuk hasil yang baik dalam test James.Alya meminta Agar orang sebaik James sembuh seutuhnya.


Malam itu,James sangat susah tidur.Alya kembali memeluk James.Menemaninya.Alya teringat di masa masa sulitnya,James selalu ada buatnya.


Ketika pagi datang,James sangat sedikit makan.Namun Alya dengan sabar menyuapi James.


Berat James mengalami penurunan.


Seorang dokter terbaik menjelaskan pada keluarga James.


"Hasilnya cukup baik.Kami akan melakukan berbagai pengobatan.Tingkat hidup 90%karena masih tahap awal.Saya optimis anda sembuh James.zasal patuh dan optimis".


Alya sangat bahagia.Sangkin bahagianya Alya memeluk James.Tidak pernah sebahagia ini yang Alya rasakan .James memeluk Alya dengan erat.


"Temani aku melalui semua ini Al...ujar James."


"Tentu saja James.Aku perawat yang super duper cerewet.Kamu gak nyesal?tanya Alya".


"Aku bahagia bersamamu Al...ujar James".


"Ehem...ehem....Slamat Son....papi menantikan mu sehat kembali,berjuanglah.Pap dan mami akan selalu mengunjungimu,ujar Rich pada anak lelakinya."


2minggu lagi kita akan memestakan adikmu.Dan papa berharap kamu bisa menang melawan sakitmu.Dan juga memenangkan hati wanita yang kamu cintai."


"Makasih pa..ujar James."


James segera dipasangkan baju rumah sakit.Sejumlah suntikan dan obat obatan pun sudah diterima James.James berada di sebuah ruangan.Disana juga terdapat tempat tidur buat Alya.


Tidak terasa pengobatan sudah berlangsung eelama 2minggu.Dan malam ini James di ijinkan sebentar melihat pemberkatan Jane dan Resepsinya.Terlihat Alya begitu cantik mengenakan baju putih sebagai Bresmed.


James tak berhenti menatap Alya.Tawa Alya begitu tulus.


"Sudah waktunya kita kembali mas...ujar Alya."


"Baiklah....ujar James menggandeng Alya dan permisi pada orangtuanya."


Akhir akhir ini,Alya sangat merasakan kembali jantungnya berdebar saat tangannya bertautan setiap malam dengan James.James pria yang pernah Alya cintai sesudah hubungannya kandas dengan Nathan.


Alya dan James sering berpandangan dan tersenyum di kala malam.Alya sering mengompres jarum yang membuat badan James membiru.


Tidak terasa sudah 3 bulan James menjalani pengobatan.Hasil kesehatannya semakin membaik.


Sumber penyakit adalah pikiran.Jika pikiran tenang,bahagia pasti kesembuhan pun sangat cepat.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤Jangan lupa like


vote


koment

__ADS_1


happy reading guyss


__ADS_2