
Disini....di apartemen Alya,Laura menemani dirinya.Alya banyakan diam,dan tidak membalas satupun Wa dari James.
Perasaan Alya berkecamuk.Alya mengajak Laura ke sebuah mall.Mereka mengunjungi beberapa butik pakaian ,Laura bingung melihat keanehan Alya.Laura tau,Alya banyak beban masalah saat ini,Laura sangat mengenal Alya.Laura memberi waktu pada Alya,buat bercerita dengannya.
Tiba tiba sebuah tangan menarik tangan Alya.Alya mematung melihat sosok Juan berada di depannya.Alya mundur dan menarik tangannya.
Tetapi Juan tidak melepaskan genggamannya.
"Al....berikan Juan sedikit waktu buat kalian bicara,ujar Mama Juan."
Alya hanya bengong dan menggeleng.Dia tidak pernah membayangkan,akhirnya dia bertemu dengan sosok Juan.
"Bisa kita bicara Al?tanya Juan".
"Kamu harus memberiku waktu Al...beri aku waktu untuk kita bicara,ujar Juan".
Alya akhirnya bisa melepaskan genggaman tangan Juan.
Alya meraih tangan Laura ,mereka pun berjalan menjauh dari Juan dan mamanya.
Laura menjalankan mobil Alya,mereka kembali ke apartemen Alya.
Alya membasahi wajahnya Alya terlihat sangat kacau.Laura memeluk Alya yang bersandar di bawah shower.
"Al....kamu harus cerita.Kamu kenapa?ujar Laura".
"Tukar bajumu dulu Al...jangan serapuh ini,please...ujar Laura."
Alya pun di bantu Lauran mengganti pakaiannya.
Perlahan Alya duduk dengan pakaian santainya.
Laura memesan makanan secara online.
"Makanlah...ujar Laura.Ada saatnya kamu harus tegar,salah satu kekuatanmu adalah makan dahulu,dan tenang berpikir,ujar Laura."
Selesai makan,Alya pun bersandar di sebuah sofa santai di balkon apartemennya.
"La....jika suamimu selingkuh,apa yang akan kamu lakukan?tanya Alya".
"Aku akan mencari bukti,mengajaknya bersama bicara,jika memungkinkan setelah aku dapat bukti di depan mataku,pembicaraan akan aku lakukan ,berdua."
"Kau akan menanyakan alasan perbuatannya,ujar Laura".
"Jika kamu dulu pernah bercerai.Dan di pernikahan keduamu juga kamu terancam bercerai,apa yang kamu lakukan?"
"Apa kamu tidak malu dikatakan kawin cerai ...kawin cerai?ujar Alya".
"Al...semua hidup ini,kalau di komentari orang,tidak akan ada habis habisnya Al.Siapa sih yang mau perceraian berulang-ulang?tidak ada Al...bakan Tuhan membenci perceraian.Tetapi kalau bolak balik kesalahan ,perselingkuhan dilakukan pasangan kita,apa kita bisa memaafkan berulang ulang kali,bagaimanapun kita manusia biasa.Punya rasa sakit dan kecewa."
"Jangan hidup jarena ocehan orang.Hiduplah bahagia dengan apa yang sebaiknya kita lakukan.Jika memang baiknya sendiri,lebih baik sendiri.Jangan pusingkan apapun ,pikirkan diri sendiri.Hidup hanya 1 kali.Jangan pernah hidup hanya dengan sandiwara,karena kita bukan seorang aktris yang pandai bersandiwara.Tapi selidikilah dulu,jangan emosional memutuskan sesuatu."
"Tadi di hotel,aku melihat James dan Elsa.Elsa wanita yang menggilai suamiku.Aku mengikuti mereka,mereka memasuki sebuah kamar hotel, Aku tidak bisa mengetuk pintu itu,tidak juga bisa membuka dengan kunci serap hotel.Aku tidak bisa melakukan itu semua La....aku terlalu takut menerima kenyataan.Orang yang ku percaya,orang yang aku pilih bisa menghianati ku."
"Selidiki terlebih dahulu.Jangan memutuskan sebelum mempunyai bukti.Gunakan orang suruhan,jangan kamu melakukannya.Hasil akhirnya saja ,baru kamu datang Al...ujar Laura".
"Benar...terlalu lelah mengejar dan mengikuti seseorang.Pikiranku sangat kacau,bisa membahayakan orang juga atau diriku sendiri,jika sedang kacau."
__ADS_1
"Benar....ujar Laura."
"Masalah Juan bagaimana Al...?tanya Laura."
"Aku masih trauma.Sedangkan James dengan Elsa yang kulihat,rentetan penghianatan Juan terkilas balik lagi La....ujar Alya menangis.Aku begitu rapuh,ku pikir aku lumayan kuat,tetapi tidak.Aku hanya berusaha tegar,tangis Alya oun pecah".
Laura memeluk Alya.
"Tenangkanlah dirimu,bukankah dari hasil rapat tadi Dion membuat memo,kamu akan ke Paris beberapa hari ini,tepatnya 2 hari ke depan?gunakan waktumu buat bersantai dan melupakan sejenak masalahmu.Saatnya kamu memanggil orang kepercayaan mu,menyelidiki suamimu,ujar Laura."
"Jangan nangis lagi,matamu sudah bengkak seperti kodok.Kamu disini aja nginap.Kabari aja pada James apapun itu.Aku pulang dulu Al...udah malam juga,ujar Laura.Anak anak di handle mammy ku,ujar Laura".
"Makasih La....sudah menemaniku"
"Kamu juga teman yang memberikan curahan pikiran disaat kejatuhanku.Jadi kita memang seperti ini Al...kita saling menguatkan satu sama lainnya."
Setelah kepergian Laura,Alya mengirimkan Wa pada James.
"Mas....malam ini ...Alya tidak menginap dirumah.Ada pekerjaan,jadi tidak bisa pulang."
Tidak lamanya ada telepon berulang kali dilakukan James.
Alya mematikan handphonenya.
Rasanya pikirannya sangat kacau.Lagi...dan lagikah kehancuran ini?
Terkadang kita tidak tau,seperti apa takdir hidup ini,Alya berusaha memejamkan matanya.Alya sangat merindukan Paris.Kota yang sangat dia Sukai.
Setelah mengompres matanya yang bengkak,pagi ini ,mata Alya sudah kembali seperti sediakala.Alya memakai baju casualnya,dia akan berganti pakaian di kantor.Ada beberapa stok pakaiannya di ruangannya.
Alya mengendarai mobilnya,kembali dia memutar lagu
Kau pernah janji tak menyakiti
Tapi berulang kali kau lukai hati
Janji tak ditepati
Seakan tak pernah peduli
Kita tak sama, tak lagi sama, hoo
Jangan pernah lagi singgah (singgah)
Jika tak punya sungguh-sungguh (sungguh)
Jangan menyakiti
Jika tak mengobati
Jangan pernah datang lagi
Jika hanya berujung pergi
Tak perlu lagi perbaiki
Kau datang hanya untuk pergi
__ADS_1
Janji tak ditepati
Seakan tak pernah peduli
Kita tak sama (tak sama)
Tak lagi sama, hoo-woo
Jangan pernah lagi singgah
Jika tak punya sungguh-sungguh
Jangan menyakiti
Jika tak mengobati
Kau takkan mengobati
Jangan pernah lagi singgah (hoo)
Jika tak punya sungguh-sungguh
Jangan menyakiti
Jika tak mengobati
Jangan pernah datang lagi
Jika hanya berujung pergi
Tak perlu lagi…
Alya mengikuti setiap kata kata dalam lagunya.Dia sudah berpikir jernih,baru saja menemui seseorang kepercayaan yang ditugaskannya buat menyelidiki suaminya.Apapun yang akan terungkap,Alya berusaha menguatkan dirinya.Berjanji pada dirinya tidak akan hancur,tidak akan berharap lagi pada apapun.
Alya memasuki kantornya.Dia membaca beberapa pesan dari James.Kekawatiran James apakah hanya akting?atau sunguhan?dia pun tak tau.Mau tidak mau...dia harus pulang nanti ke manshion mereka.
Alya menyibukkan dirinya dengan berbagai pekerjaan,beberapa proyek yang sudah rampung,dia tugaskan Dion buat.
Alya mengendarai mobilnya ,bersama seketarisnya Laura,Alya melajukan mobil nya,Tiba tiba Alya merem mendadak karena baru tersadar dari lamunanya.Untung saja tidak ada kendaraan di belakang atau di depan mereka.
Laura sampai menjerit.
Sedangkan Alya meminta maaf pada Laura.
"Ma...maaf Laura...ujar Alya."
Laura melihat dahi Alya membiru.
"Al...dahimu terbentur stir,ujar Laura.Kita ke rumah sakit yah...buat ngobati."
"Gak apa apa La....ma..ma...maaf yah...ujar Alya".
☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘
Jangan lupa like
vote
__ADS_1
koment