
Kehamilan Alya sudah berjalan 4 bulan.Alya tidak mengalami hal yang namanya mual ,hanya sesekali mengalami morning sickness.Agata terlalu bosan di rumah,Dia menghubungi laura untuk menjemputnya ke kantor,dia ingin hari ini mengecek laporan keuangan dan juga penjualan.
"Al....kamu sangat cantik memakai dress ini.Perutmu masih belum terlalu besar.Apa nafsu makanmu sangat sedikit?",tanya Laura.
"Terkadang gak gitu banyak makan,tapi terkadang kalau mau makan,yah aku makan ,ujar Alya."
"Berarti mood mood tan ya Al...ujar Laura".
"Benar...seperti itu La....".
"Tapi masih lumayan,kamu masih bisa makan dan gak terlalu gimana -gimana."
"Aku mudah lelah juga La...ujar Alya".
"Rata-rata orang hamil ya seperti itu,"ujar Laura.
"Gimana kalau kita makan siang di suatu tempat,sambil ketemu klien.Nih job besar,saat nya kamu tunjukkan kemampuanmu ujar Laura terkekeh."
"Baiklah,kamu jelaskan garis besarnya."
Alya pun membuka setiap sheet di laptop miliknya.
Setelah mempelajari proyek yang ada,Alya dan Laura menuju sebuah hotel tempat pertemuan dengan klien.
Disana Alya seperti biasa,tangguh dan cekatan menjawab semua pertanyaan klien,membuat klien terkagum dengan skill yang dimiliki Alya.Nama Kliennya Nicho Sean.Seorang pengusaha muda,yang sangat sukses dalam memulai berbagai sepak terjang di bidang perhotelan.Dan Alya terkejut saat Laura mengatakan bahwa Nicho seorang duren alias duda keren.Punya anak perempuan usia 5tahun.
__ADS_1
Alya sampai melotot membaca Wa dari Laura.Sedangkan Laura tersenyum dengan sangat manis.
Pertemuan itu akan berlanjut,Nicho meminta Alya yang melihat lokasi proyek.Alya mengatakan,dia akan mewakilkan arsiteknya Bima mengunjungi lokasi proyek,karena saat ini dia sedang mengandung.Dan Nicho bisa menerima.
"Saat di lokasi,saya akan video call dengan arsitek saya,melihat struktur tanah,itu biasa kami lakukan bila saya berhangan datang,"ujar Alya.
Sepintas Alya melihat sosok James berjalan bergandengan dengan seorang wanita.Alya pun merasa hatinya tidak tenang.Ada sesuatu yang mengganggu perasaannya,entah apakah itu,belum pernah dia merasakan seperti itu.
Sesudah pertemuan berlangsung,Alya mengajak Laura berkeliling di hotel tersebut.Ternyata di hotel itu masih ada sebuah cafe di dekat kolam berenang.Disana Laura dan Alya terbengong melihat James dan seorang wanita cantik tertawa dan sangat akrab.
Dina menelepon seorang temannya,yang memang bekerja di perusahaan suaminya.Suaminya tidak mengetahui persahabatan mereka.Sebenarnya ada 3 orang sahabat Alya disana bekerja.Sahabat alya bernama Lita,Theo dan Brayan
Alya hanya memperhatikan gelagat suaminya dengan wanita itu.Menyuruh seorang pelayan mengambil gambar wanita itu.
Alya mengirim foto wanita itu pada Lita.
Alya pun bergerak menjauh dari area itu.Laura hanya diam.Turut merasakan kegundahan bosnya.Bahagimanapun trauma Laura tetap ada,dia dan Alya sama- sama memulai dari hal kekecewaan.Terkadang dia juga meragu dengan suaminya.Terkadang berpikir,apa kesetiaan pria itu begitu mahal.
📞Hallo....ujar Alya
📞Hallo Al...aku tau dia siapa.Sebelum kalian berangkat ke Cina,sudah 8 bulan wanita itu menjadi sekretaris baru suamimu Al.Dia sangat cekatan dalam bekerja,cantik dan memikat bukan...ujar Lita.
📞Benar....ujar Alya.
📞James tidak cerita tentang dia padamu Al?tanya Lita.Biasanya dia kan selalu cerita,ujar Lita.📞Tidak Li....ujar Alya tertunduk.Rasanya belum siap dia berpikir apa-apa.Pikirannya kosong,perasaannya mengatakan feelingnya tidak begitu nyaman dengan itu semua.
__ADS_1
📞Sekertaris lama James kemana Li?tanya Alya
📞James memakai tiga sekretaris.Satu Leon,yang ke dua Mbak Tami ,sekertaris yang lama dan ini bernama Mbak Dewi.
📞Baiklah Li...makasih infonya.
Alya hanya memperhatikan gesture mereka.Dan Alya sangat merasa sedih.Dia mencoba tersenyum melihat itu semua.
Alya me Wa Jane.Mengajaknya bertemu di apartemen Alya yang dulu.
Jane sedikit heran dengan permintaan Alya,namun menyanggupinya.
Laura mengantarkan Alya di apartemennya.Laura pun kembali ke kantor.
Apakah aku terlalu senang,James sangat sering tidak menanyakan keadaanku ,dulu okelah aku sibuk kerja.Tapi sekarang aku tidak kerja sama sekali,dia Wa bisa di hitung dengan jari,ujar Alya dalam hatinya.
Tanpa terasa ,air mata Alya mengalir di pelupuk matanya.Bahkan Juan lebih sering menanyakan keadaannya.Walau tidak pernah Alya balas sekalipun.
Juan sudah sangat berubah.Teman mereka Rio mengatakan sosok Juan sudah menjadi manusia baru.Dan Alya turut senang,Juan bisa berubah menjadi lebih baik.
Bel pun berbunyi,Alya melihat sosok Jane berdiri di hadapannya.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Jangan lupa like
__ADS_1
vote
koment