
Alya menghapus semua data penting di dalm laptop Liana.Alya membuat satu sistim ,begitu Liana mengoperasikan laptopnya,makan dengan otomastis semua data yang tersisa dalam laptopnya akan hilang ter clear semua.
James pernah mengajarinya,sehingga lawan tidak menyadari nya.
Alya mengembalikan laptopnya.
Alya me Wa Laura menutup akses semua buat Liana.Alya menyuruh Dion juga tidak memberikan akses data apapun pada Liana.Berkilah saja,sebisa mungkin.Dion sudah pernah menasehati Alya agar berhati hati dengan kelicikan Liana.Laura juga baru baru ini mengatakan Liana sangat licik.Dan ada hal yang tidak baik dalam dirinya Alya menyesali kebaikan dafi teman temannya.Beberapa saat kemudian,James kembali memasuki apartemen.Alya mengajak James sarapan pagi,Liana juga makan bersama mereka.Tatapan mata Liana begitu mendamba,sesekali menatap James dalam pandangannya.
James tidak pernah sekalipun melirik ke arah Liana.Itu sudah menentramkan hati Alya.Dia hafus mempercayai suaminya.Dan juga akan mencek semua data CCTV kantor nya.
Liana berangkat duluan.Sedangkan Alya menyusul kemudian bersama James.
"Kita di mana duluan yaaang?James mengecup bibir Alya ketika lampu merah dan kendaraan mereka berhenti bebearapa saat."
"Mas....malu...ujar Alya."
"Kaca filmnya gak akan keliatan Al....ujar James."
"Mas main serobot aja,ujar Alya."
James tertawa dan memeluk isterinya.
"Al....pecatlah Liana.Kamu coba cek ,dia bukan teman baikmu.Menjauhlah...mas tidak mau kamu terluka ."
Alya hanya diam.
"Kenapa mas beberapa kali menyuruh Alya memecat Liana".
"Dia mencoba menggoda mas.Sudah sejak pertama kita bersama ,ujar James".
"Mas apa mau tergoda?seorang iblis di perlukan demi melihat kesetiaan seorang suami,ujar Alya mengedipkan matanya."
__ADS_1
James mengusap wajah Alya.
"Bagaimana mungkin mas melakukan hal terbodoh.Kamu itu nafas buat mas Al....walau begitu sulitnya kamu mempercayai mas,kelak kamu akan tau,segala hal hanya terpusat pada dirimu ...ujar James."
Alya memasuki apartmen Mark.Alya puas dengan renovasi yang mereka konsep.
Rancangan desain sesuai warna kesukaan Mark.Alya menunggu kedatangan Mark dan James kembali ke kantor Mark karena Alya melarang James di apartemen.Karena debu dan pembersihan serta finishing apartemen bisa mempengaruhi kesehatan James.
Sesudah James kembali ke kantor,Tidak begitu lama kemudian Mark juga datang.Mark takjub dengan hasil apartemennya sangat teduh dan nyaman saat menempatinya.
"Hasilnya sangat bagus.Makasih Al....kamu sangat berbakat,ujar Mark."
Mark menyukai Alya.Sangat tertarik pada sosok Alya.Ketegarannya dalam masa lalunya,sifat baik yang dia miliki,Mark sudah pernah merasakan kebaikan Alya.Sewaktu di Swiss,Mark dirampok dan kehilangan uang dan ponselnya.Mark saat itu memakai maskernya,sehingga tidak di kenal Alya saat ini.Alya membawa Mark ke rumah sakit,memberikan ponselnya agar Mark menelepon keluarganya.Ketika Mark menelepon,Alya keluar dari ruangan,karena Alya tidak mau menguping pembicaraan orang lain.Makanya Alya tidak melihat wajah Mark.Dan Mqrk menutupi identitas dirinya.Karena selama ini begitu banyak wanita yang mengincar dan memanfaatkan kekayaannya.
Alya meninggalkan sejumlah uang di kantong celana Mark.Juga membayar biaya rumah sakit Mark.Mark meminta nama penanggung jawab di rumah sakit,dan mengetahui bahwa orang yang menolongnya adalah Alya Kusuma ,dan Mark memerintahkan asistennya melacak identitas Alya.
Mark beberapa kali melihat keseharian Alya.Rasa kagum,rasa itu semakin mendalam.Alya sangat murah hati pada siapapun.Dan saat ini Mark menugaskan bodyguard nya mengawasi seorang Juan.Mark sadar,Alya mencintai suaminya.Dan Mark menghargai perasaannya dan bahagia saat melihat orang yang dia cintai bahagia.
"Kalau ada yang tidak sesuai,tolong tuan Mark info ulang Alya."
"Saya menyukai semua ini.Dulu suasana apartemen ini sangat membosankan,Mark tertawa.Sekarang aku bisa betah Al disini,tinggal bawa isteri...ujar Mark".
Alya tersenyum.
"Benar....ujar Alya.Udah ada calon kali ya pak bos...ujar Alya."
__ADS_1
"Calonnya sudah keduluan orang,ujar Mark".
Markpun tertawa.
"Bagaimana proyek kantor Al?tanya Mark".
"Bram sudah menyelesaikan desain perombakan,dan kami sudah mengkoreksi beberapa tempat.Mudah mudahan rampung di bulan depan,ujar Alya."
Selesai sudah renovasi apartemen Mark.Alya menghubungi Nathan.Nathan punya sepupu yang handal dalam menangani berbagai kontrak proyek,sifatnya baik dan pekerja keras.Nathan meyakinkan Alya untuk memakai keahliannya ,sepupunya bekerja di sebuah perusahaan ,Nathan menyuruh Alya menukar posisi Liana dengannya.Sudah lama Nathan mengatakan hal itu.Dan Alya saat ini memikirkannya.
Alya menelepon Nathan agar mengatur pertemuannya dengan Sepupu Nathan.
Alya memeriksa rekaman CCTV.Terlihat Liana begitu berani menggoda suaminya beberapa bulan setelah mereka menikah.
Terlihat James menahan kemarahannya.Alya tau,James tidak pernah mau menyakiti wanita.Mungkin kejadian di apartemen tadi puncak kesabaran suaminya.Dan dia juga paham ungkapan suaminya tadi.
Liana sangat berani jika Alya sedang sibuk.Dia selalu mengambil kesempatan.
Terlihat James sangat frustasi,menghadapi godaan seorang Liana.Alya baru menyadari,kebaikan James ,kelembutan James,dan wajah James menjadi daya pikat bagi siapapun.
Alya merasakan kekecewaan.Liana selama ini sahabat yang dia percayai,kenapa harus menusuknya dari belakang.Rasa cinta itu tidak harus merampas kebahagiaan sahabatnya sendiri.Apakah harus dengan cara mencuri,menggoda?seperti tidak ada lagikah laki laki di dunia ini?Alya mengembuskan nafasnya.
Perasaannya terasa sangat sedih dan sakit
☔☔☔☔☔☔☔☔☔☔☔☔☔☔☔☔☔☔
Jangan lupa like
vote
koment
__ADS_1