
Siang itu , kedua orangtua James meminta bertemu dengan Alya . Alya memberitahu Nathan , tentang pertemuan ini , Nathan langsung menyelesaikan pekerjaannya , dan menjemput Alya dan mengantarkannya .
" Mas....Alya bisa pergi dengan supir , ujar Alya ".
" Mas temani ya yaaang....".
" Hmmmm....nanti mas di luar aja nungguin kamu . Biar leluasa kamu dan mereka berbicara . Mas akan menunggu kamu di restoran seberang , begitu selesai , mas akan menemui mu ."
" Baikla mas....".
Nathan mengantarkan Alya ke private room , Nathan menyalami mama dan papa James . Kemudian permisi .
" Bagaimana kabarmu nak? dan kabar kedua twins ? ".
" Baik ma...pa....".
" Wajahmu terlihat sangat bahagia , tanpa tekanan , dan kamu sudah tidak se kurus bulan yang lalu nak , maaf kan mama belum menjadi mertua yang baik buat kamu , sewaktu masa lalu ."
" Mama dan papa sangat baik , jangan bicara seperti itu ma..." .
" Apa boleh James melihat kelahiran twins nak ? jika waktunya tiba ? " .
" Alya akan kabari mama , Alya beberapa waktu lalu ketemu dengan mas James , dia sangat kurus , tapi mas James pergi begitu saja ma ."
" Hari - harinya sibuk, selalu sibuk dengan pekerjaan , jarang pulang ke rumah , hidupnya tidak menentu arah . Makan dan tidur tidak teratur , Jane sering memarahinya , membersihkan apartemennya , Jane sering menangis dan memarahi nya ."
" James kehilangan arah dan tujuan hidup , sangat kacau dan papa sangat takut dia sakit kembali . Makanan yang di makannya selalu amburadul , jika di marahi Jane , James selalu mengatakan , lebih baik dia mati , dari pada hidup sesedih ini , James sangat sedih saat kamu tidak bisa me maafkan kesalahannya . "
" James sejak berpisah dengan mu , sudah tinggal di Canada , menjalankan perusahaan di sini , hanya sesekali pulang ke Swiss dan Paris ."
" Mas James tinggal di apartemen mana ma ? "
" The luxery Residance , lantai 25 , nomor 2523 " .
" Bisakah kamu tidak memisahkan James dan buah hati kalian Al...paling tidaknya berikan kesempatan pada James , bagaimanapun twins juga anaknya ".
" Alya akan janji , tidak akan memisahkan James dan twins , walau hubungan kami tidak ada ikatan lagi , Alya sadar , Alya juga banyak egois selama ini , karena amarah dan rasa sakit yang mas James berikan . Bahkan Alya menerima mas Nathan juga karena rasa frustasi Alya , tapi Alya sadar , setelah melihat mas James , Alya sadar amarah Alya sangat besar , Alya sangat sedih melihat mas James . Alya tidak mau ada terjadi apa - apa dengan mas James ".
Mama James hanya menangis di pundak suaminya .
Alya pun permisi dan Nathan sudah berada di depannya saat ini .
Mereka memasuki mobil .
" Minggu lalu , Alya bertemu dengan mas James , mas James sangat kurus mas , tidak terurus dan sangat beda . Tadi mama James katakan , sejak perceraian , James sudah menetap di Canada . Dia berada di apartemen The Luxury Residance ".
__ADS_1
" Alya terlalu marah , terlalu sakit dengan apa yang dia perbuat , tapi bagaimanapun mas James papa dari twins , mas James juga baik selepas kekhilafannya dalam berumah tangga , mas...apa boleh Alya mengunjunginya . Alya gak mau mas James putus asa seperti ini , Alya gak mau mas James sakit kembali ."
Nathan mengusap wajahnya , terasa dia sangat takut Alya kembali pada mantan suaminya . Gemuruh dalam hatinya , sangat tidak bisa dia tutupi . Bertapa susahnya dia mencapai titik ini , bisa menikahi Alya suatu kebahagiaan yang tidak terkira.
" Mas percayakan sama Alya , Alya akan menjaga kepercayaan mas, Alya pernah di hianati dengan berbagai kepercayaan , Alya tau bagaimana sakitnya di bohongi , di acuhkan dan tak di anggap . "
" Kalau ke apartemennya , ajak lah Jane , atau ibu , atau mas , siapapun yang bisa menemani mu Al ".
Alya mengangguk .
Alya me Wa Jane , jane membalas bahwa dia sudah 1 bulan ini menetap di Canada , karena James membutuhkannya .
" Mas ...boleh turunkan Dina di apartemen The Luxury Residance ? ".
" Baiklah...mas akan mengecek restoran di Mall Sky , hati - hati dan kabari mas , apartemen ini tidak jauh dari mall sky . Kapan mau di jemput, kabari mas ".
" Baik mas ...."
Nathan mengantar Dina sampai ke pintu Lift , kemudian Nathan melambaikan tangannya .
Nathan berusaha kuat dan menahan gejolaknya.
Alya lelah menekan tombol apartemen James , tetapi tidak di buka juga . Alya mencoba nomor tanggal lahir James , eror , kemudian Alya menekan tanggal lahirnya , Alya teringat tombol pin apartemen mereka di Swiss .
Alya terkejut melihat ruangan itu begitu berantakan , Alya menanyakan pihak apartemen , jasa pembersihan apartemen , mereka langsung merapaikan dan membersihkan ruang tamu, ruang makan, dapur dan balkon .
Alya membuka kamar James , udara begitu apek dan pengap .
Alya melihat kamar itu sangat berantakan. Alya membuka gorden kamar .
Terlihat wajah James masih tertidur . Alya hanya duduk di sebuah sofa , tidak lama kemudian , sosok itu terbangun dan duduk di ranjang .
" Apa begini caranya , mas menjalani hidup baru?"
" Mas tidak pernah mensyukuri , kehidupan kedua yang di berikan Tuhan buat mas ".
" Kerja dimalam hari , hidup berantakan , apa yang mas dapati dari kehancuran ini ? apa hanya sebagai pria , menghamili isteri , meninggalkannya , menyakitinya , meminta orang lain memperdulikan hidup mas yang berantakan? lakukanlah..karena ke egoisan mas sudah bercokol dan mendarah daging . "
" Tidak punya tanggung jawab , tidak pernah berpikir , kamu itu sosok seorang papa yang baik atau malah sosok sebaliknya , jangan salahkan aku membuatmu menjadi seperti ini , karena selama ini , kamu lebih tidak mengutamakan perasaan dan keterbukaan . "
" Papa seperti apa dirimu ? kamu tak layak , itu yang membuatku memutuskan menikahi pria yang lebih punya prinsip, punya tanggung jawab , tidak kekanak kanakan . Mana James yang tenang , peduli , sosok melindungi dan dewasa ? Dia sudah mati . "
" Maafkan mas Al...mas tidak bisa menerima kedaan hidup tanpa kamu , tolong mengerti ".
" Cukup mas...jangan meminta orang mengerti mas, padahal mas tidak pernah mau mengerti orang lain ."
__ADS_1
" Semuanya sudah hancur , mas yang membuat semua ini hancur , maka perbaiki , jangan merusak , karena waktu tidak pernah kembali . Hiduplah dengan baik , paling tidak , tunjukkan pada twins bahwa kamu bisa menjadi manusia baru , manusia yang berharga ".
" Yang kamu bisa hanya membuat orangtuamu susah , menangis , yang kamu bisa hanya membuat Jane kawatir . "
James hanya diam menunduk .
Dulu...seperti inilah Alya membuka pikiran James , ketika berputus asa dalam pengobatannya , Alya mengenal sosok James , tidak akan mempan di bujuk , harus menggunakan metode sekejam ini , biar sadar .
" Keluarlah....ini terakhir petugas kebersihan membersihkan kamar dan apartemen ini , jika esok aku kesini mas , masih dalam keadaan begini , jangan harap kamu bisa melihat aku lagi dan melihat twins , menggendong mereka pun aku takkan ijinkan , kamu bisa buat sesukamu mas , aku juga bisa buat sekejam apapun ".
Alya berdiri dan ke balkon .
" Silakan bersihkan bagian kamar, ujar Alya .
James keluar dari kamar dan ke balkon .
" Bagaimana keadaan mu Al ? "
" Sehat....kamu tidak melihat , aku masih bisa berdiri , walau sehancur apapun keadaanku , aku bisa hidup , dan bersyukur masih bisa di cintai sampai sejauh ini ".
" Mandi dan kita ke rumah sakit , general cek up . Sudah berapa lama kamu makan dan hidup sesukamu mas ? kalau kamu menyesali perbuatanmu , hiduplah dengan baik , jangan kamu menyia - nyiakan hidup mu " .
Petugas kebersihan , sudah selesai membersihkan kamarnya .
James memasuki kamar dan bersih - bersih . Mencukur jambang nya dan berpakaian bersih .
Jane seperti sengaja ,tidak datang ke apartemen , mungkin dia memberi waktu kepada kami menyelesaikan keruwetan ini semua .
Alya menelepon Nathan , mengatakan Alya membawa James general cek up ,Nathan menyuruh Alya ,jangan terlalu capek .
Serangkaian test di lakukan ,dan Alya lega , kondisi James hanya kelelahan bekerja .
James berjanji akan berubah , James berjanji pada twins , akan menjadi papa yang bisa membanggakan mereka .
" Lakukan seperti janji mas , ujar Alya ."
Alya pun di antar Nathan sampai ke kediaman nya . James hanya menatap tubuh Alya sampai Alyah menjauh . James sedih melihat kehancuran ini semua karenanya . Alya begitu berusaha tegar , padahal James tau , seperti apa perasaannya .
🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘🍀☘
Jangan lupa like
Vote
Koment
__ADS_1