
Pagi itu, Nathan sudah memutuskan , akan memonitor restorannya dari rumah , Nathan juga punya orang kepercayaan yang bisa di andalkannya.
Nathan sangat terkejut saat beberapa hari lalu melihat kaki Alya bengkak, Nathan langsung membawa Alya ke dokter untuk konsultasi.
Menurut dokter , Kaki bengkak saat hamil adalah hal yang normal terjadi, sebagai akibat dari meningkatnya produksi cairan ini. Cairan ekstra ini dibutuhkan agar tubuh melunak dan dapat berkembang, mengikuti perkembangan bayi. Kondisi ini juga akan membantu persiapan sendi pinggul dan jaringan agar bisa terbuka saat proses persalinan.
Meskipun bengkak yang tiba-tiba di wajah dan tangan dapat menjadi tanda kondisi preeclampsia, namun pembengkakan ringan di kaki biasanya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.
Oleh karena itu, jangan galau dan jangan stres, karena penyakit ini bisa ditangani. Dirangkum dari berbagai sumber, inilah penyebab dan cara penanganan kaki bengkak saat hamil.
Ada beberapa cara mudah untuk membuat Moms tetap merasa nyaman kala mengalami kaki bengkak di masa kehamilan. Cara-cara ini tergolong menyenangkan, lho.
Kurangi asupan sodium
Salah satu cara mudah adalah mengurangi asupan sodium ( garam ) di masa kehamilan. Garam membuat tubuh menahan lebih banyak air.
Karena itu, kurangi makan makanan kalengan atau mengandung pengawet. Karena kedua jenis makanan ini memiliki sodium yang tinggi.
Perbanyak asupan potasium
Kurangnya potasium membuat tubuh Moms menjadi mudah berkeringat. Karena potasium membantu menyeimbangkan cairan di dalam tubuh.
Kurangi asupan kafein
Moms, konsumsi kafein terlalu banyak selama masa kehamilan bukan hal yang baik, lho. Ini akan membuat Moms menjadi lebih banyak berkeringat.
Kafein juga merupakan diuretik, yang dapat membuat Moms menjadi lebih banyak buang air kecil.
Minum lebih banyak air
Minum air untuk melawan pembengkakan memang terdengar aneh, tapi sebetulnya ini efektif. Ketika tubuh Moms sedang dehidrasi, maka dia akan berusaha untuk menahan lebih banyak air untuk mengimbangi kondisi dehidrasi.
Mendengar penjelasan itu, Nathan sangat lega , tetapi Nathan selalu ada dimana Alya berada, jika Alya mau ke toilet , Nathan selalu memegang Alya ke kamar mandi . Nathan takut kejadian seperti sepupunya yang jatuh ketika di kamar mandi , dan mereka kehilangan baby nya .
Nathan tidak mau ,membiarkan Alya sendiri di kamar mandi , selalu ibu, bi Oni, menemani Alya .
Alya sesekali meringis merasa perutnya begitu berat , sangat susah ketika berjalan , ibu selalu menemani Alya berjalan di taman belakang , dan di pagi hari , Nathan mengajak Dina ke taman dekat komplek .
Pagi itu Alya tidak mau di ajak berjalan di taman ,Alya masih sangat mengantuk .
Dokter menyarankan , Nathan lebih rutin melakukan hubungan suami isteri . Alya dan Nathan hanya saling memandang .
Walau mereka tidur satu kamar , Nathan sangat menghormati Alya , mereka sudah memutuskan kesepakatan mereka .Nathan seorang yang sangat pengertian .
Alya merasa tubuhnya tidak nyaman , terkadang kesulitan tidur dan sesak di malam hari, dokter megatakan itu hal wajar , karena pertumbuhan janin semakin besar .
__ADS_1
Nathan sedang di ruang kerja , men cek laporan pembelian bahan - bahan di restoran , juga mencek laporan penjualan di beberapa cabang .
Ibu memberi Alya segelas jus guava , jus guava rutin ibu berikan , agar Hb darah Alya bagus .
" Makasih jus nya bu...." ujar Alya .
" Bu ...apa melahirkan sangat sakit ? "
" Sangat...,ibu mengalami kesulitan melahirkan Nathan nak , ibu berjuang sendiri , tidak ada siapa - siapa , tapi ibu berusaha kuat , ibu berdoa , dan perawat menguatkan ibu . "
Sesudah Nathan lahir , ibu juga bergegas mencari nafkah buat menghidupi Nathan . Masa - masa itu begitu pait , saat keluarga papa Nathan mengambil ahli semua harta , semua di pindah tangankan atas nama saudara papa Nathan .
Ibu di usir dengan tiket pulang ke Indonesia , dan karena perjuangan ibu, ada family suami yang melihat usaha ibu, mengajak ibu dengan meminjamkan sejumlah uang , membantu usaha ibu , Nathan membuat usaha ini semakin besar .
Ibu memeluk Alya .
Tidak ada yang kekal nak , semua kejahatan ada balasannya . Keluarga saudara papa Nathan tidak punya keturunan , dia sampai menikah berulang kali , melakukan pengobatan , namun tidak bisa memiliki anak , ibu sabar , kamu juga harus kuat , membesarkan twins , ada ibu dan Nathan . Kami tidak sepi lagi, dulu hanya berdua saja , sekarang ada kamu , bentar lagi kita akan sibuk dengan kedua twins .
Alya berbaring di kamar , hujan mengguyur bumi sejak siang tadi .
Setelah makan siang , Aldi kembali ke ruang kerja , sesekali memasuki kamar mengusap wajah Alya .
Rasa sakit kembali Alya rasakan , Alya duduk dan berjalan ke balkon . Perutnya terasa sakit sejak dari tadi pagi , saat ini semakin sakit . Keringat mulai membasahi wajah Alya .
Nathan melihat Alya memejamkan matanya di ayunan balkon. .
" Kenapa Al....ujar Nathan memeluk Alya dari belakang ".
" Mas...sejak pagi , perut Alya sudah gak nyaman , semakin sakit mas....".
Nathan meraih tubuh Alya , memapah Alya ke ranjang .
Nathan mengambil pakaian Alya , membantu Alya bertukar pakaian .
Nathan memanggil ibu nya .
" Al...kenapa nak..? "
" Ibu....perut Alya sangat sakit....".
" Baiklah nak...ibu Nathan mengusap keringat Alya ".
Nathan menggendong Alya , setelah pak Iwan salah satu supir kantor , membuka pintu mobil . Mereka pun menjju rumah sakit .Sesampai di rumah rumah sakit , Alya menerima penanganan , Alya meringis dan sesekali menjerit kesakitan .Nathan menelepon James bahwa Alya akan melahirkan , Nathan tidak mau merintangi hubungan Nathan dan anaknya .
James , Jane dan kedua orangtua nya sudah datang , James terlihat ketakutan saat mendengar jeritan kesakitan Alya . Nathan dan ibunya berada di dalam ruangan . Terlihat Nathan begitu perhatian dan menguatkan Alya .
__ADS_1
" Nath...bayinya tidak bisa lahir normal , tolong tanda tangani , kita harus cepat melakukan operasi ."
" Baiklah dok...lakukan yang terbaik , apa saya bisa masuk dan menemani isteri saya dok ? "
" Tentu saja , asal kamu kuat "
Nathan menandatangani semua berkas , keluar memberitahu James dan ibu nya, bahwa Alya akan dilakukan operasi cesar .
Tidak berapa lama , di terdengar tangisan dua bayi mungil , terlihat wajah Alya begitu bahagia . Nathan menghujaninya dengan kecupan , Nathan membisikkan agar anak mereka selalu sehat, pintar dan berbakti .
Sang bayi pun di bawa ke ruang bayi . James , Jane , ibu Nathan dan kedua orangtua James sangat bahagia .
" Mereka berdua berjenis kelamin laki - laki, ujar Nathan sangat bahagia ".
Air mata James mengalir di kedua pipinya , begitu bahagia melihat kedua putranya sangat menggemas kan .
Air mata juga terlihat dari orang tua James dan ibu Nathan .
" Bagaimana keadaan Alya nak? tanya ibu Nathan".
" Alya akan segera di bawa ke ruang perawatan bu..".
" Ayo nak...kita liat Alya ".
" Papa dan mama Alya sedang menuju ke Canada bu, beliau sedang dalam perjalanan ".
" Baiklah nak...,"
Nathan dan ibunya melihat Alya sudah di bersihkan , Nathan kembali mengusap wajah Alya dan mencium nya .Alya masih pucat setelah melahirkan.
" Mereka sangat ganteng yaaang...mereka sehat ."
" Makasih sudah menguatkan Alya mas ....".
" Kamu itu isterinya mas....".
Nathan memeluk sang isteri yang masih berbaring .
👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲👩🦲
Jangan lupa like
Vote
Koment
__ADS_1