Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor

Hidup Bahagia Dan Karma Pelakor
Kamu Anggap Aku Apa 2


__ADS_3

"Kamu kenapa diam Jane?,"tanya Alya.


"Sebenarnya aku juga mulai tidak nyaman dengan kehadiran sekertaris baru itu.Dia begitu memikat,sexy dan menggoda.Jeratnya sangat memerangkap lawan jenis."


"Aku bisa mengandalkanmu Jane?,"tanya Alya.


"Bisa.....apapun itu.Kamu teramat baik Al...jika dia menyakitimu,kamu berhak bahagia,jangan pernah memaafkan manusia yang tidak berhak mendapatkan cinta sebaik dirimu,tapi berjanjilah...apapun yang kamu rasa saat ini,pastikan hanya aku temanmu berbagi.Dan jangan pernah menjauh dariku.Ada aku sahabatmu,dan aku akan menjagamu hingga mendapatkan kebahagiaan.Walaupun itu bukan dari saudara ku sendiri."


"Makasih Jane...aku tidak salah memilih mu dan Laura menjadi sahabat sekaligus teman terbaikku.Aku sudah di hianati mamiku,sudah di hianati Juan,sudah di hianati Liana sahabatku sendiri.Aku berharap,kamu dan Laura masih ada bersamaku beserta twins ku."


"Aku akan mengurus semua.Kamu tenanglah Al...aku akan menyelidikinya,"ujar Jane.


"Makasih Jane..."ujar Alya.


Alya menelepon sepupunya yang memang seorang interpol,kakek mereka bersaudara.Namanya Rian,Rian juga sahabat Nathan,Alya tidak mengetahuinya.


Rian pun datang ke apartemen Alya,selepas kepergian Jane.


"Mas...aku curiga dengan kesetiaan suamiku.Bisakah kamu membantuku."


Alya menunduk.


"Mas akan membantumu.Bisakah kamu memasang kamera di ruangan suamimu?caranya meletakkan nya di beberapa tempat.Tolong kamu ke kantor suamimu,dan foto sekitar ruangannya.Mas akan memerintahkan kamu memasang alatnya disana.Alatnya sangat kecil ,dan ini alat paling terbaru.Apa kamu sudah siap,untuk menghadapi apapun hasilnya Al?,"ujar Rian.


"Aku bisa meminta Liana melakukannya,ujar Alya."

__ADS_1


Lita pun melakukan video call,hanya ruangan James yang tidak terdapat kamera CCTV.Alya mengetahui itu.Karena James tidak suka aktifitasnya di pantau oleh bagian penjaga kamera CCTV kantor.


Rian menerangkan titik- titik mana Alya pasang kamera pengintai itu.


Alya menyimak dan mengingatnya.Rian memberikan kamera pengintai juga kamera itu dipasang di ruangan sekretaris baru itu,namanya Dewi.Dia tua beberapa tahun dari Alya.Begitu keterangan yang Alya dapatkan.


Alya menuju ruang Personalia,meminta data para karyawan.Alya membaca ,mbak Dewi masih single,berasal dari Surabaya,pantas wajahnya kecoklatan.Punya 5 saudara,dan orangtuanya seorang guru pesantren,ibunya seorang ibu rumah tangga.Alya mengcopy data itu dan meng email Rian untuk mengusut keluarga Dewi di Indonesia.


Jenjang pendidikannya .memang mengambil jurusan sekertaris.Dari personalia Alya mendapat info,bahwa dia masuk dengan rekoment dari James sendiri.


Brayan memberi informasi gamblang dan menghapus data email yang Alya ambil.Agar semuanya bersih.Brayan adalah sahabat Alya.


"Apapun yang kamu butuhkan,aku akan membantumu,ujar Brayan."


"Jika sesuatu terjadi,bekerjalah di perusahaanku Brayan.Kamu,Lita danTheo,ujar Alya.Aku membutuhkan kalian."


"Panggilkan Theo,"ujar Alya.


"Theo...saat nya aku meminta bantuanmu.Apakah kamu bisa aku andalkan?,"ujar Alya.


"Apapun itu Al...kamu sahabatku terbaik sejak SMp dan SMA.Bahkan pekerjaan ini aku dapatkan dari kamu,ujar Theo."


"Jika sesuatu terjadi,kalian ber 3 resign la dari sini,ujar Alya.Posisi yang sama akan aku sediakan di perusahaanku buat kalian,ujar Alya."


"Baik Al...trima kasih.Kamu bisa mempercayai kami ber 3.Kami bukan Liana manusia yang lupa akan kulit dan kebaikan darimu,ujar Theo."

__ADS_1


"Terima kasih....ujar Alya."


James tidak ada di ruanhannya.Sejak dari pagi,akhir akhir ini semakin sering begitu,ujar Lita.


Alya menugaskan Theo memasang kamera tersembunyi di ruang Dewi sang sekertaris.Kebetulan Leon sedang meeting di sebuah ruangan,dan Tami juga bersamanya.


Semua nya berjalan dengan lancar.Rian menghubungkan kamera tersebut di Handphone Alya,dilaptop Alya dan juga di aplikasi Rian.


"Apapun rekamannya,yang menguatkan save la Ri....sebagai barang bukti,ujar Alya sewaktu di dalam taxi online yang dia tumpangi.Alya menuju rumah mertuanya."


Satu Bulan Kemudian


Sudah 1 bulan semua nya diselidiki orang orang kepercayaan Alya.


Dan hari ini,Alya singgah ke kediaman orangtua James.


Mama dan papa James sangat menyayangi Alya.Alya melihat sang mama menelepon James.Dan tidak begitu lama kemudian James sudah berada di rumah itu.Seperti biasa mengecup dahi Alya dan memasuki kamar nya.James mandi.Pakaian James tercium wangi parfum wanita.


Alya hanya diam.Memang sesekali mereka sering menginap dikediaman orang tua James.


😞😞😞😞😞😞😞😞😞😞😞😞😞😞😞😞😞😞


Jangan lupa like


vote

__ADS_1


koment


__ADS_2